<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-27272043</id><updated>2012-01-13T22:13:30.544+08:00</updated><category term='mulawarman'/><category term='terapung'/><category term='khutbah'/><category term='kartanegara'/><category term='jembatan'/><category term='muhammad'/><category term='kutai'/><category term='cerita'/><category term='tukang'/><category term='remaja'/><category term='zakat'/><category term='pingsan'/><category term='pasir'/><category term='warung'/><category term='obama'/><category term='pasuruan'/><category term='bis'/><category term='puasa'/><category term='runtuh'/><category term='kuala kapuas'/><category term='mahakam'/><category term='kuku'/><category term='bola voly'/><category term='cat'/><category term='pik'/><category term='reproduksi'/><category term='tambang'/><category term='krr'/><category term='jamaah'/><title type='text'>CATATAN PAK AMING</title><subtitle type='html'>"perhatikan kata-katanya, jangan siapa yang berkata"</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://amirhady.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27272043/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://amirhady.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><link rel='next' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27272043/posts/default?start-index=101&amp;max-results=100'/><author><name>PC MUHAMAMDIYAH ANGGANA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08640132165921001261</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/SjL338F4wKI/AAAAAAAAAeQ/nm8lZtosxrg/S220/amir+hady1.bmp'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>179</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-27272043.post-6541305023206136092</id><published>2012-01-13T22:13:00.000+08:00</published><updated>2012-01-13T22:13:30.555+08:00</updated><title type='text'>perjalanan jum'atan yg berat</title><content type='html'>&lt;iframe width="480" height="270" src="http://www.youtube.com/embed/4RgPJrn4UD8?fs=1" frameborder="0" allowFullScreen=""&gt;&lt;/iframe&gt;&lt;br /&gt;perjalanan pergi dan pulang sholat jum'at di Mushalla Nurul Islam, NKL (pangkalan) Anggana yg berat, krn kondisi jalan sangat ekstrim setelah hujan. empat kali terperosok.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/27272043-6541305023206136092?l=amirhady.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://amirhady.blogspot.com/feeds/6541305023206136092/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=27272043&amp;postID=6541305023206136092&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27272043/posts/default/6541305023206136092'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27272043/posts/default/6541305023206136092'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://amirhady.blogspot.com/2012/01/perjalanan-jumatan-yg-berat.html' title='perjalanan jum&apos;atan yg berat'/><author><name>PC MUHAMAMDIYAH ANGGANA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08640132165921001261</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/SjL338F4wKI/AAAAAAAAAeQ/nm8lZtosxrg/S220/amir+hady1.bmp'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://img.youtube.com/vi/4RgPJrn4UD8/default.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-27272043.post-7231401406462376046</id><published>2011-12-22T08:43:00.000+08:00</published><updated>2011-12-22T08:45:36.564+08:00</updated><title type='text'>Toleransi Umar Bin Khattab</title><content type='html'>Senin, 12 Desember 2011&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh: Dr Hamid Fahmy Zarkasyi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;JIKA barometer toleransi abad 20 ini dideteksi di setiap penjuru dunia, maka Jerussalem mungkin adalah yang terburuk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada akhir tahun 1987 saya sempat berkunjung ke kota Jerussalem lama. Kota kuno di atas bukit yang dikelilingi tembok raksasa itu menyimpan tempat suci utama tiga agama. Ketiganya adalah Masjid al-Aqsa, Wailing Wall (Dinding Ratapan) dan Gereja Holy Sepulchre (Kanisat al-Qiyamah). Di zaman modern tempat ini adalah daerah konflik yang paling menegangkan di dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika menapaki jalan-jalan di kota tua itu banyak perisiwa menegangkan. Saya menyaksikan seorang pendeta Katholik dan seorang rabbi Yahudi saling memaki dan sumpah serapah, nyaris saling bunuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di lorong-lorong pasar saya melihat ceceran darah segar Yahudi dan Palestina. Di pintu masuk dinding ratapan saya bertemu seorang Yahudi Canada. Dengan pongah dan percaya diri dia teriak, "I come here to kill Muslims". Di pintu gerbang masjid Aqsa, seorang tentara Palestina menangis selamatkan masjid al-Aqsa! Selamatkan masjid al-Aqsa!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun jika deteksi toleransi itu dialihkan abad ke 7 dan seterusnya mungkin Jerussalem justru yang terbaik. Setidaknya sejak Muslim memimpin dan melindungi kota ini. Jika kita menelurusi lorong via dolorosa menuju Gereja Holy Sepulchre orang akan tersentak dengan bangunan masjid Umar. Masjid Umar itu terletak persis didepan gereja yang diyakini sebagai makam Jesus. Di situ semua sekte berhak melakukan kebaktian. Melihat lay-out dua bangunan tua ini orang akan segera berkhayal “ini pasti lambang konflik dimasa lalu”. Tapi khayalan itu ternyata salah. Fakta sejarah membuktikan masjid itu justru simbol toleransi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejarahnya, umat Islam dibawah pimpinan Umar ibn Khattab mengambil alih kekuasaan Jerussalem dari penguasa Byzantium pada bulan Februari 638. Mungkin karena terkenal wibawa dan watak kerasnya Umar memasuki kota itu tanpa peperangan. Begitu Umar datang, Patriarch Sophronius, penguasa Jerussalem saat itu, segera “menyerahkan kunci” kota.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syahdan diceritakan ketika Umar bersama Sophronius menginspeksi gereja tua itu ia ditawari shalat di dalam gereja. Tapi ia menolak dan berkata: “jika saya shalat di dalam, orang Islam sesudah saya akan menganggap ini milik mereka, hanya karena saya pernah shalat disitu”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Umar kemudian mengambil batu dan melemparkannya keluar gereja. Ditempat batu itu jatuh ia kemudian melakukan shalat. Umar kemudian menjamin bahwa Gereja Holy Sepulchre tidak akan diambil atau dirusak pengikutnya, sampai kapanpun dan tetap terbuka untuk peribadatan umat Kristiani. Itulah toleransi Umar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Toleransi ini kemudian diabadikan Umar dalam bentuk Piagam Perdamaian. Piagam yang dinamakan al-‘Uhda al-Umariyyah itu mirip dengan piagam Madinah. Dibawah kepemimpinan Umar non-Muslim dilindungi dan diatur hak serta kewajiban mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Piagam itu di antaranya berisi sbb: Umar amir al-mu’minin memberi jaminan perlindungan bagi nyawa, keturunan, kekayaan, gereja dan salib, dan juga bagi orang-orang yang sakit dan sehat dari semua penganut agama.  Gereja mereka tidak akan diduduki, dirusak atau dirampas. Penduduk Ilia (maksudnya Jerussalem) harus membayar pajak (jizya) sebagaimana penduduk lainnya; dan seterusnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai ganti perlindungan terhadap diri, anak cucu, harta kekayaan, dan pengikutnya Sophorinus juga menyatakan jaminannya. “kami tidak akan mendirikan monastery, gereja, atau tempat pertapaan baru dikota dan pinggiran kota kami;..Kami juga akan menerima musafir Muslim kerumah kami dan memberi mereka makan dan tempat tinggal untuk tiga malam… kami tidak akan menggunakan ucapan selamat yang digunakan Muslim; kami tidak akan menjual minuman keras; kami tidak akan memasang salib … di jalan-jalan atau di pasar-pasar milik umat Islam”.  (lihat al-Tabari, Tarikh al-Umam wa al-Muluk; juga History of al-Tabari: The Caliphate of Umar b. al-Khattab Trans. Yohanan Fiedmann, Albany, 1992, p. 191)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukan hanya itu. Salah satu poin dalam Piagam itu melarang Yahudi masuk ke wilayah Jerussalem. Ini atas usulan Sophorinus. Namun Umar meminta ini dihapus dan  Sophorinus pun setuju. Umar lalu mengundang 70 keluarga Yahudi dari Tiberias untuk tinggal di Jerussalam dan mendirikan synagogue. Konon Umar bahkan mengajak Sophorinus membersihkan synagog yang penuh dengan sampah. Itulah toleransi Umar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Piagam Umar ternyata terus dilaksanakan dari sau khalifah ke khalifah lainnya. Umat Islam tetap menjadi juru damai antara Yahudi  dan Kristen serta antara sekte-sekte dalam Kristen. Ceritanya, karena sering terjadi perselisihan antar sekte di gereja Holy Sepulchre tentara Islam diminta berjaga-jaga di dalam gereja. Sama seperti Umar, para tentara juru damai itu pun ditawari shalat dalam gereja dan juga menolak. Untuk praktisnya mereka shalat dimana Umar dulu shalat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di tempat itulah kemudian Salahuddin al-Ayyubi pada tahun 1193, membangun masjid permanen. Jadi masjid Umar inilah saksi toleransi Islam di Jerussalem.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, kini Jerussalem yang damai tinggal cerita lama. Belum ada jalan kembali menjadi kota toleransi. Lebih-lebih makna toleransi seperti dulu sudah mati oleh liberalisasi. Umar maupun Sophorinus tidak mungkin akan dinobatkan menjadi “Bapak pluralisme”. Sebab menghormati agama orang lain kini tidak memenuhi syarat toleransi. Toleransi kini ditambah maknanya menjadi menghormati dan mengimani kebenaran agama lain. Tapi “ini salah” kata Muhammad Lagenhausen. Kenneth R. Samples, pun sama “Ini penghinaan terhadap klaim kebenaran Kristen”. Biang keladinya adalah humanis sekuler yang ateis dan paham pluralisme agama (The Challenge of Religious Pluralism, Christian Research Journal). Bagi saya toleransi model pluralisme ini adalah utopia keberagamaan liberal yang paling utopis.*&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penulis adalah Direktur Program PKU ISID&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/27272043-7231401406462376046?l=amirhady.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://amirhady.blogspot.com/feeds/7231401406462376046/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=27272043&amp;postID=7231401406462376046&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27272043/posts/default/7231401406462376046'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27272043/posts/default/7231401406462376046'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://amirhady.blogspot.com/2011/12/toleransi-umar-bin-khattab.html' title='Toleransi Umar Bin Khattab'/><author><name>PC MUHAMAMDIYAH ANGGANA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08640132165921001261</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/SjL338F4wKI/AAAAAAAAAeQ/nm8lZtosxrg/S220/amir+hady1.bmp'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-27272043.post-614734435552073152</id><published>2011-12-19T15:54:00.002+08:00</published><updated>2011-12-19T16:01:15.131+08:00</updated><title type='text'>Rapat Pembentukan Panitia MTQ Tk.Kecamatan Anggana 2012</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-D8NhJNk07EM/Tu7ughYRDhI/AAAAAAAACEM/Ha6GwQziKE4/s1600/SDC15148.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-D8NhJNk07EM/Tu7ughYRDhI/AAAAAAAACEM/Ha6GwQziKE4/s400/SDC15148.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5687745621898890770" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-EOvW1yClEp8/Tu7ugYpwLQI/AAAAAAAACEA/ql0gfvcMZJ8/s1600/SDC15153.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-EOvW1yClEp8/Tu7ugYpwLQI/AAAAAAAACEA/ql0gfvcMZJ8/s400/SDC15153.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5687745619556314370" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-ae_i5yIdj5Y/Tu7uf_z3DiI/AAAAAAAACD4/g12rjyrtp7E/s1600/SDC15154.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-ae_i5yIdj5Y/Tu7uf_z3DiI/AAAAAAAACD4/g12rjyrtp7E/s400/SDC15154.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5687745612887821858" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/-atCN7E9MwcE/Tu7ufv_CUuI/AAAAAAAACDo/auuMuNJXgyI/s1600/SDC15149.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-atCN7E9MwcE/Tu7ufv_CUuI/AAAAAAAACDo/auuMuNJXgyI/s400/SDC15149.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5687745608639730402" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-c5RKWRWJYzs/Tu7uhGfqE7I/AAAAAAAACEY/KMY1cnMb-KA/s1600/SDC15150.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-c5RKWRWJYzs/Tu7uhGfqE7I/AAAAAAAACEY/KMY1cnMb-KA/s400/SDC15150.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5687745631862002610" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Panitia Pelaksana MTQ Tingkat kecamatan Anggana telah terbentuk diketuai langsung oleh Kepala Desa Sidomulyo sebagai tuan rumah, yaitu Bapak Ngatiyono. Rencana pelaksanaan pada tanggal 14 s.d 21 januati 2012. Kafilah-kafilah berasal dari Desa Anggana, Desa Sungai Mariam, Desa Kutai Lama, Desa Handil Terusan, Desa Muara Pantuan, Desa Sepatin dan Desa Tani Baru serta Desa Sidomulyo sebagai tuan rumah.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/27272043-614734435552073152?l=amirhady.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://amirhady.blogspot.com/feeds/614734435552073152/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=27272043&amp;postID=614734435552073152&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27272043/posts/default/614734435552073152'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27272043/posts/default/614734435552073152'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://amirhady.blogspot.com/2011/12/rapat-pembentukan-panitia-mtq.html' title='Rapat Pembentukan Panitia MTQ Tk.Kecamatan Anggana 2012'/><author><name>PC MUHAMAMDIYAH ANGGANA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08640132165921001261</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/SjL338F4wKI/AAAAAAAAAeQ/nm8lZtosxrg/S220/amir+hady1.bmp'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-D8NhJNk07EM/Tu7ughYRDhI/AAAAAAAACEM/Ha6GwQziKE4/s72-c/SDC15148.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-27272043.post-8909522109941359075</id><published>2011-12-19T15:50:00.002+08:00</published><updated>2011-12-19T15:54:05.641+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='mahakam'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='runtuh'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='jembatan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kutai'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kartanegara'/><title type='text'>Pengganti Jembatan Kartanegara di Tenggarong</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-zZKQ_cIOfDY/Tu7tHyK2icI/AAAAAAAACDQ/NdmwaxTl6Oo/s1600/05122011.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-zZKQ_cIOfDY/Tu7tHyK2icI/AAAAAAAACDQ/NdmwaxTl6Oo/s400/05122011.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5687744097397672386" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-DOPenLBY08U/Tu7tIF8mOII/AAAAAAAACDY/xoK79RYCvfY/s1600/05122011%2528001%2529.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-DOPenLBY08U/Tu7tIF8mOII/AAAAAAAACDY/xoK79RYCvfY/s400/05122011%2528001%2529.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5687744102706591874" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Sehubungan dengan runtuhnya Jembatan Kartanegara yang menghubungkan Tenggarong Seberang dengan Tenggarong, maka untuk menyeberangkan orang dan kendaraan digunakan fery kayu.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/27272043-8909522109941359075?l=amirhady.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://amirhady.blogspot.com/feeds/8909522109941359075/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=27272043&amp;postID=8909522109941359075&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27272043/posts/default/8909522109941359075'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27272043/posts/default/8909522109941359075'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://amirhady.blogspot.com/2011/12/pengganti-jembatan-kartanegara-di.html' title='Pengganti Jembatan Kartanegara di Tenggarong'/><author><name>PC MUHAMAMDIYAH ANGGANA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08640132165921001261</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/SjL338F4wKI/AAAAAAAAAeQ/nm8lZtosxrg/S220/amir+hady1.bmp'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-zZKQ_cIOfDY/Tu7tHyK2icI/AAAAAAAACDQ/NdmwaxTl6Oo/s72-c/05122011.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-27272043.post-2078135088270409180</id><published>2011-11-30T07:40:00.001+08:00</published><updated>2011-11-30T07:47:46.318+08:00</updated><title type='text'>KHUTBAH IDUL ADHA 1433 H KETELADANAN NABI IBRAHIM AS</title><content type='html'>بسم الله الرحمن الرحيم  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KHUTBAH IDUL ADHA 1433 H&lt;br /&gt;KETELADANAN NABI IBRAHIM AS&lt;br /&gt;Disampaikan oleh Amir Hady&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ma’asyiral muslimin muslimat rohimakumullah&lt;br /&gt;Marilah pada pagi hari ini, kita tingkatkan rasa ketaqwaan kita kepada Allah swt , seraya bersyukur kepada-Nya bahwa sampai saat ini kita masih diberi kesehatan dan kesempatan sehingga bisa menunaikan ibadah sholat Idul Adha yang diberkati oleh Allah swt ini. &lt;br /&gt;Pada kesempatan yang berbahagia ini, marilah bersama –sama, kita merenungi firman Allah swt, sebagaimana yang tersebut di dalam Surat Al Mumtahanah (60):4, tentang nabi Ibrahim as. Banyak pelajaran yang bisa kita ambil dari kisah beliau, untuk kemudian kita jadikan bekal di dalam mengarungi kehidupan ini. Sungguh sangat benar apa yang difirmankan Allah swt :&lt;br /&gt;QS.Al Mumtahanah (60):4. Sesungguhnya telah ada suri tauladan yang baik bagimu pada Ibrahim dan orang-orang yang bersama dengan dia; ketika mereka berkata kepada kaum mereka: "Sesungguhnya Kami berlepas diri daripada kamu dari daripada apa yang kamu sembah selain Allah, Kami ingkari (kekafiran)mu dan telah nyata antara Kami dan kamu permusuhan dan kebencian buat selama-lamanya sampai kamu beriman kepada Allah saja. kecuali Perkataan Ibrahim kepada bapaknya[1470]: "Sesungguhnya aku akan memohonkan ampunan bagi kamu dan aku tiada dapat menolak sesuatupun dari kamu (siksaan) Allah". (Ibrahim berkata): "Ya Tuhan Kami hanya kepada Engkaulah Kami bertawakkal dan hanya kepada Engkaulah Kami bertaubat dan hanya kepada Engkaulah Kami kembali."&lt;br /&gt;QS.Al Mumtahanah (60):5. "Ya Tuhan Kami, janganlah Engkau jadikan Kami (sasaran) fitnah bagi orang-orang kafir. dan ampunilah Kami Ya Tuhan kami. Sesungguhnya Engkaulah yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[1470] Nabi Ibrahim pernah memintakan ampunan bagi bapaknya yang musyrik kepada Allah : ini tidak boleh ditiru, karena Allah tidak membenarkan orang mukmin memintakan ampunan untuk orang-orang kafir (Lihat surat An Nisa ayat 48).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar walillahilhamd&lt;br /&gt;Ma’asyiral muslimin muslimat rohimakumullah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teladan Dalam Aqidah Tauhid&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nabi Ibrahim as. mampu berlepas diri dari tradisi masyarakat, yaitu tradisi syirik&lt;br /&gt;QS.An Nissa(4):116. Sesungguhnya Allah tidak mengampuni dosa mempersekutukan (sesuatu) dengan Dia, dan Dia mengampuni dosa yang selain syirik bagi siapa yang dikehendaki-Nya. Barangsiapa yang mempersekutukan (sesuatu) dengan Allah, Maka Sesungguhnya ia telah tersesat sejauh-jauhnya.&lt;br /&gt;QS.Ali Imran(3):67. Ibrahim bukan seorang Yahudi dan bukan (pula) seorang Nasrani, akan tetapi Dia adalah seorang yang lurus[201] lagi berserah diri (kepada Allah) dan sekali-kali bukanlah Dia Termasuk golongan orang-orang musyrik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;QS.Ali Imran(3):68. Sesungguhnya orang yang paling dekat kepada Ibrahim ialah orang-orang yang mengikutinya dan Nabi ini (Muhammad), beserta orang-orang yang beriman (kepada Muhammad), dan Allah adalah pelindung semua orang-orang yang beriman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[201] Lurus berarti jauh dari syirik (mempersekutukan Allah) dan jauh dari kesesatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar walillahilhamd&lt;br /&gt;Ma’asyiral muslimin muslimat rohimakumullah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar walillahilhamd&lt;br /&gt;Ma’asyiral muslimin muslimat rohimakumullah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teladan Dalam Ibadah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nabi Ibrahim as. sangat taat kepada perintah Allah SWT&lt;br /&gt;QS.AL Baqarah(2):131. ketika Tuhannya berfirman kepadanya: "Tunduk patuhlah!" Ibrahim menjawab: "Aku tunduk patuh kepada Tuhan semesta alam".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;QS.AL Baqarah(2):132. dan Ibrahim telah Mewasiatkan Ucapan itu kepada anak-anaknya, demikian pula Ya'qub. (Ibrahim berkata): "Hai anak-anakku! Sesungguhnya Allah telah memilih agama ini bagimu, Maka janganlah kamu mati kecuali dalam memeluk agama Islam".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar walillahilhamd&lt;br /&gt;Ma’asyiral muslimin muslimat rohimakumullah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teladan Dalam Akhlaq&lt;br /&gt;- Sangat santun, bahkan ayahnya di do’akan walaupun berbeda pendapat&lt;br /&gt;- Tidak cepat putus asa&lt;br /&gt;- Sangat sabar&lt;br /&gt;- Sangat ikhlas&lt;br /&gt;- Sangat cerdas (luas pandangan dan wawasan) &lt;br /&gt;QS.As Shoffat(37):108. Kami abadikan untuk Ibrahim itu (pujian yang baik) di kalangan orang-orang yang datang Kemudian,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar walillahilhamd&lt;br /&gt;Ma’asyiral muslimin muslimat rohimakumullah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam kontek kekinian, maka teladan Nabi Ibrahim as, sangat diperlukan sebagai motivasi, terutama kemampuan dan kemauan dari kita-kita sebagai umat Islam untuk berlepas diri dari budaya korupsi yang sudah merasuk sampai ke segala sendi-sendi kehidupan. Kita harus mampu dan mau berlepas diri dari tradisi korupsi ini. Pada jaman ini, Itulah pengorbanan yang terbesar yang harus kita lakukan untuk bangsa dan Negara ini. Kita tidak boleh ikut larut terbawa arus gelombang yang besar dan dahsyat ini. Kita harus berani menolak korupsi. Mari kita berkorban untuk tidak melakukan korupsi. Hidup sederhana dengan apa adanya lebih baik dan mulia dari pada bergelimang harta tapi dari hasil korupsi. Tidak usah kita sok dermawan, tetapi sumbangan itu dari hasil korupsi. Biarkan masjid kita sederhana, tapi dari usaha yang bersih dan halal, daripada masjid megah tapi disumbang dari hasil korupsi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga Allah SWT, senantiasa membimbing kita di jalan yang benar, Semoga Allah SWT, senantiasa melindungi kita dari godaan dan rayuan iblis syetan yang terkutuk, Semoga Allah SWT, memberikan rahmat, taufik dan hidayah kepada kita sekalian, amin.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/27272043-2078135088270409180?l=amirhady.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://amirhady.blogspot.com/feeds/2078135088270409180/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=27272043&amp;postID=2078135088270409180&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27272043/posts/default/2078135088270409180'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27272043/posts/default/2078135088270409180'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://amirhady.blogspot.com/2011/11/khutbah-idul-adha-1433-h-keteladanan.html' title='KHUTBAH IDUL ADHA 1433 H KETELADANAN NABI IBRAHIM AS'/><author><name>PC MUHAMAMDIYAH ANGGANA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08640132165921001261</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/SjL338F4wKI/AAAAAAAAAeQ/nm8lZtosxrg/S220/amir+hady1.bmp'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-27272043.post-300271757233292771</id><published>2011-09-12T07:32:00.002+08:00</published><updated>2011-09-12T07:42:33.622+08:00</updated><title type='text'>Pengajian dalam rangka silaturahim alumnus SMA Muh 1 Samarinda</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-7iTLxlpKdnE/Tm1GJ0cwU-I/AAAAAAAAB40/NJ29ngK3j50/s1600/SDC14488.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-7iTLxlpKdnE/Tm1GJ0cwU-I/AAAAAAAAB40/NJ29ngK3j50/s400/SDC14488.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5651250241931858914" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-vdU7egmNG2A/Tm1GJxj0cvI/AAAAAAAAB4s/JItkvdgxXho/s1600/SDC14486.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-vdU7egmNG2A/Tm1GJxj0cvI/AAAAAAAAB4s/JItkvdgxXho/s400/SDC14486.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5651250241156182770" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/-CDrJuo9sEEk/Tm1GKJyV01I/AAAAAAAAB48/kYTdY9gDejc/s1600/SDC14483.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-CDrJuo9sEEk/Tm1GKJyV01I/AAAAAAAAB48/kYTdY9gDejc/s400/SDC14483.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5651250247659541330" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Dalam rangka silaturahim alumnus SMA Muhammadiyah 1 Samarinda (11092011), diselenggarakan pengajian oleh H.Abdul Murad AR. di rumah Saudari Sariyati, Loa Bakung. Materi ceramah berupa pentingnya silaturahim yang merupakan salah satu prinsip dalam ajaran Islam.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/27272043-300271757233292771?l=amirhady.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://amirhady.blogspot.com/feeds/300271757233292771/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=27272043&amp;postID=300271757233292771&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27272043/posts/default/300271757233292771'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27272043/posts/default/300271757233292771'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://amirhady.blogspot.com/2011/09/pengajian-dalam-rangka-silaturahim.html' title='Pengajian dalam rangka silaturahim alumnus SMA Muh 1 Samarinda'/><author><name>PC MUHAMAMDIYAH ANGGANA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08640132165921001261</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/SjL338F4wKI/AAAAAAAAAeQ/nm8lZtosxrg/S220/amir+hady1.bmp'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-7iTLxlpKdnE/Tm1GJ0cwU-I/AAAAAAAAB40/NJ29ngK3j50/s72-c/SDC14488.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-27272043.post-2848544183927374025</id><published>2011-08-24T22:42:00.001+08:00</published><updated>2011-08-24T22:44:50.301+08:00</updated><title type='text'>Unit Pengumpul Zakat Desa Anggana</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-nHxFqQOjrEU/TlUOQJZ78jI/AAAAAAAAB30/bEdwcJDAmZg/s1600/SDC14178.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 266px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-nHxFqQOjrEU/TlUOQJZ78jI/AAAAAAAAB30/bEdwcJDAmZg/s400/SDC14178.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5644433378544185906" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-emLhYcqzGPc/TlUOQOsXKVI/AAAAAAAAB3s/boPS-BVt4tU/s1600/SDC14177.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 266px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-emLhYcqzGPc/TlUOQOsXKVI/AAAAAAAAB3s/boPS-BVt4tU/s400/SDC14177.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5644433379963644242" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-SKiCM7XDl_g/TlUOP0OPN1I/AAAAAAAAB3k/1JTEQxfgx9U/s1600/SDC14176.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 266px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-SKiCM7XDl_g/TlUOP0OPN1I/AAAAAAAAB3k/1JTEQxfgx9U/s400/SDC14176.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5644433372857972562" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-BquU1fGMEc0/TlUOQbn_miI/AAAAAAAAB38/9_OE4KnKvnY/s1600/SDC14179.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 266px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-BquU1fGMEc0/TlUOQbn_miI/AAAAAAAAB38/9_OE4KnKvnY/s400/SDC14179.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5644433383434983970" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/27272043-2848544183927374025?l=amirhady.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://amirhady.blogspot.com/feeds/2848544183927374025/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=27272043&amp;postID=2848544183927374025&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27272043/posts/default/2848544183927374025'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27272043/posts/default/2848544183927374025'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://amirhady.blogspot.com/2011/08/unit-pengumpul-zakat-desa-anggana.html' title='Unit Pengumpul Zakat Desa Anggana'/><author><name>PC MUHAMAMDIYAH ANGGANA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08640132165921001261</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/SjL338F4wKI/AAAAAAAAAeQ/nm8lZtosxrg/S220/amir+hady1.bmp'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-nHxFqQOjrEU/TlUOQJZ78jI/AAAAAAAAB30/bEdwcJDAmZg/s72-c/SDC14178.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-27272043.post-1077945970565921960</id><published>2011-08-24T22:39:00.001+08:00</published><updated>2011-08-24T22:42:34.377+08:00</updated><title type='text'>safari ramadhan anggota DPRD Kaltim</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-AVDoP3nckt8/TlUNvD4CBzI/AAAAAAAAB3U/Wbw_JrZ0uJg/s1600/SDC14170.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 266px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-AVDoP3nckt8/TlUNvD4CBzI/AAAAAAAAB3U/Wbw_JrZ0uJg/s400/SDC14170.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5644432810124117810" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/-Mc5xLuLGefc/TlUNu1UiuhI/AAAAAAAAB3M/wdcDsvMHf0Q/s1600/SDC14168.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 266px; height: 400px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-Mc5xLuLGefc/TlUNu1UiuhI/AAAAAAAAB3M/wdcDsvMHf0Q/s400/SDC14168.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5644432806217169426" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-BAzNSvZ1giU/TlUNuyMpl4I/AAAAAAAAB3E/kJhSqDPO4tM/s1600/SDC14164.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 266px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-BAzNSvZ1giU/TlUNuyMpl4I/AAAAAAAAB3E/kJhSqDPO4tM/s400/SDC14164.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5644432805378758530" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-SZk9zmD0H60/TlUNunutjEI/AAAAAAAAB28/7vodlMxiXRI/s1600/SDC14160.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 266px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-SZk9zmD0H60/TlUNunutjEI/AAAAAAAAB28/7vodlMxiXRI/s400/SDC14160.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5644432802568834114" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/-jXHTjLxoIf8/TlUNvRzQabI/AAAAAAAAB3c/zMTL_Xf5Aao/s1600/SDC14165.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 266px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-jXHTjLxoIf8/TlUNvRzQabI/AAAAAAAAB3c/zMTL_Xf5Aao/s400/SDC14165.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5644432813862185394" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;safari ramadhan anggota DPRD Kaltim H.Darlis Pattalongi di Masjid Ar Rahim Anggana&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/27272043-1077945970565921960?l=amirhady.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://amirhady.blogspot.com/feeds/1077945970565921960/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=27272043&amp;postID=1077945970565921960&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27272043/posts/default/1077945970565921960'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27272043/posts/default/1077945970565921960'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://amirhady.blogspot.com/2011/08/safari-ramadhan-anggota-dprd-kaltim.html' title='safari ramadhan anggota DPRD Kaltim'/><author><name>PC MUHAMAMDIYAH ANGGANA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08640132165921001261</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/SjL338F4wKI/AAAAAAAAAeQ/nm8lZtosxrg/S220/amir+hady1.bmp'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-AVDoP3nckt8/TlUNvD4CBzI/AAAAAAAAB3U/Wbw_JrZ0uJg/s72-c/SDC14170.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-27272043.post-7703674296631330415</id><published>2011-08-22T12:53:00.003+08:00</published><updated>2011-08-22T13:05:58.459+08:00</updated><title type='text'>Sosialisasi BAZ Kec.Anggana</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-QJ7X4PJ1ig4/TlHiJONsliI/AAAAAAAAB2c/JmmE5ZckUb4/s1600/SDC14153.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 267px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-QJ7X4PJ1ig4/TlHiJONsliI/AAAAAAAAB2c/JmmE5ZckUb4/s400/SDC14153.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5643540456134186530" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-KatqJy2Y2So/TlHiI4OJUyI/AAAAAAAAB2U/fdDbIswNcK4/s1600/SDC14152.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 267px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-KatqJy2Y2So/TlHiI4OJUyI/AAAAAAAAB2U/fdDbIswNcK4/s400/SDC14152.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5643540450230489890" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-v5AVqvvKPL0/TlHiI_1t_zI/AAAAAAAAB2M/o66kNwWYhc0/s1600/SDC14151.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 267px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-v5AVqvvKPL0/TlHiI_1t_zI/AAAAAAAAB2M/o66kNwWYhc0/s400/SDC14151.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5643540452275519282" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/-uCKGt1fnPCY/TlHiJZiAkRI/AAAAAAAAB2k/t1i-hqF2dK4/s1600/SDC14154.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 267px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-uCKGt1fnPCY/TlHiJZiAkRI/AAAAAAAAB2k/t1i-hqF2dK4/s400/SDC14154.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5643540459172172050" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-ZkbcwlKplcw/TlHheJO0OuI/AAAAAAAAB18/sXJxJIiCKAU/s1600/SDC14149.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 267px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-ZkbcwlKplcw/TlHheJO0OuI/AAAAAAAAB18/sXJxJIiCKAU/s400/SDC14149.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5643539716062329570" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/-q65056Bd7S8/TlHhd49WWII/AAAAAAAAB10/ZYNTIHj-J2w/s1600/SDC14148.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 267px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-q65056Bd7S8/TlHhd49WWII/AAAAAAAAB10/ZYNTIHj-J2w/s400/SDC14148.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5643539711694100610" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-ubtOGvwr7h4/TlHhd7fzGqI/AAAAAAAAB1s/qeNnAAnlx80/s1600/SDC14147.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 267px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-ubtOGvwr7h4/TlHhd7fzGqI/AAAAAAAAB1s/qeNnAAnlx80/s400/SDC14147.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5643539712375462562" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-dGfL_1E6D4I/TlHhdvYQg9I/AAAAAAAAB1k/iXKZgJXK0Q4/s1600/SDC14146.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 267px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-dGfL_1E6D4I/TlHhdvYQg9I/AAAAAAAAB1k/iXKZgJXK0Q4/s400/SDC14146.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5643539709122610130" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/-qSxK21mHVgM/TlHheJPNVEI/AAAAAAAAB2E/epbc4nMIPEU/s1600/SDC14150.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 267px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-qSxK21mHVgM/TlHheJPNVEI/AAAAAAAAB2E/epbc4nMIPEU/s400/SDC14150.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5643539716063974466" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;silaturahim dan sosialisasi diselenggarakan pada hari senin 22 ramadhan 1432 h/22 agustus 2011 m di Balai Desa Sungai Mariam, dengan hasil terbentuknya pengurus Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Desa Sungai Mariam periode 2011-2013 yaitu Ketua Bapak Taufik, Sekretaris Bapak Suyadi, dan Bendahara Bapak H.Sabri. Tugasdan fungsi UPZ alah mengumpul, menampung dan menyalurkan zakat, infaq dan shadaqah masyarakat Desa Sungai Mariam. &lt;br /&gt;Acara dihadiri oleh Kepala KUA Kec.Anggana, Ketua BAZ Kec.Anggana dan Kapala Desa Sungai Mariam, serta para undangan yang terdiri dari Ketua RT, Kepala Dusun, Pengurus Masjid dan Langgar se Desa Sungai Mariam.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/27272043-7703674296631330415?l=amirhady.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://amirhady.blogspot.com/feeds/7703674296631330415/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=27272043&amp;postID=7703674296631330415&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27272043/posts/default/7703674296631330415'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27272043/posts/default/7703674296631330415'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://amirhady.blogspot.com/2011/08/sosialisasi-baz-kecanggana.html' title='Sosialisasi BAZ Kec.Anggana'/><author><name>PC MUHAMAMDIYAH ANGGANA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08640132165921001261</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/SjL338F4wKI/AAAAAAAAAeQ/nm8lZtosxrg/S220/amir+hady1.bmp'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-QJ7X4PJ1ig4/TlHiJONsliI/AAAAAAAAB2c/JmmE5ZckUb4/s72-c/SDC14153.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-27272043.post-8803865290758757539</id><published>2011-08-12T23:41:00.000+08:00</published><updated>2011-08-12T23:44:01.772+08:00</updated><title type='text'>Mengapa Pahala Puasa Tak Ada Malaikat Yang Mampu Mencatat?</title><content type='html'>Oleh: Sidi Syaikh Muhammad 'Iwadh al-Manqusy hafizhahullah dalam majelis beliau, pembacaan Shohih Bukhari di Hay al-Asyir Nashr City Cairo&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Puasa adalah menyifati diri dengan sifat yang tidak kita miliki; yaitu menyifati diri dengan sifat yang berlawanan dengan sifat diri kita(tawashuf bikhilafi ma nahnu fihi). Hakekat kita adalah zat dengan sifat yang membutuhkan (al-faqir). Dengan puasa, sebenarnya kita lagi menyifati diri [1] kita dengan  sifat yang tidak sesuai dengan zat diri kita, yaitu sifat tidak membutuhkan (al-ghaniy), karena al-ghaniy adalah sifat AllahSubhanahu wa Ta’ala[2] semata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika berpuasa kita  tidak membutuhkan makanan yang mengisi perut dan minuman yang membasahi tenggorokan kita. Bukankah Allah tidak membutuhkan makan dan minum?!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan heran! Bukan kita saja yang sering menyifati diri kita dengan sifat Allah, Allahpun juga terkadang suka menyifati diri-Nya dengan sifat hamba-Nya. Contohnya pada ayat berikut ini Allah lagi menyifati dirinya dengan makhluk yang lagi membutuhkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;مَنْ ذَا الَّذِي يُقْرِضُ اللَّهَ قَرْضًا حَسَنًا&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Siapakah yang mau meminjamkan Allah (uang atau harta) dengan pinjaman yang baik?!” (Al-Baqarah: 245)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Juga pada hadits ini, Allah lagi menyifati dirinya dengan sifat kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;يَا ابْنَ آدَمَ مَرِضْتُ فَلَمْ تَعُدْنِي … يَا ابْنَ آدَمَ اسْتَطْعَمْتُكَ فَلَمْ تُطْعِمْنِي… يَا ابْنَ آدَمَ اسْتَسْقَيْتُكَ فَلَمْ تَسْقِنِي&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Wahai anak Adam, aku sakit tapi kamu tidak menjengukku... Wahai anak Adam, aku lapar tapi kamu tidak memberiku makan… Wahai Anak Adam, aku haus tapi kamu tidak memberiku minum” (Riwayat Muslim)[3]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di alquran Allah juga menyifati diri-Nya dengan penyabar (ash-Shobur),sementara sabar tidak terjadi kecuali jika ada kesusahan (masyaqqah),sementara Allah tidaklah mungkin tertimpa kesusahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari ayat dan hadits di atas, jangan dipahami secara zhohir bahwa Allah butuh uang, Allah sakit, Allah lapar dan Allah haus, tetapi Allah lagibertanazul dengan para hamba, yaitu Allah lagi mendekati hambanya dengan menurunkan sifat-Nya kepada sifat hamba dan pada saat yang bersamaan Allah juga mendekatkan hamba-Nya kepada-Nya dengan menaikkan sifatnya kepada sifat-Nya.[4]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanazul ini saya umpamakan ketika kita menyapa anak-anak kita yang sedang bermain di atas pasir, kita ikut turun ke atas pasir, memperlakukan anak-anak kita bukan dengan sifat kita; sifat orang dewasa, tetapi dengan sifat anak-anak yang lagi bermain di atas pasir. Ini terjadi secara otomatis jika kita mencintai anak-anak kita. Begitu pulalah Allah ketika Allah mensifatkan diri-Nya dengan sifat hamba sebenarnya Allah lagi mendekati hamba-Nya (taqarruban), merealisasikan cinta-Nya (tahabbuban) dan menyentuh hamba dengan merasakan kelembutan sifat-Nya (talathufan).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Murid-muridku yang kucintai…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di antara sifat Allah adalah puasa (shoum) karena puasa adalah imsak, yaituimtina’ (tidak makan dan minum). Ketika Allah menyuruh kita berpuasa, sebenarnya Allah menyuruh kita untuk bersifat dengan sifat Allah, untuk berakhlak dengan akhlak Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu pula puasa adalah istighna’; yaitu tidak membutuhkan segala sesuatu. Istighna’ adalah sifat Allah, dimana Allah tidak membutuhkan segala sesuatu. Jadi ketika puasa, kita sebenarnya lagi melatih diri untuk bersifat dengan sifat Allah, walaupun pada hakekatnya kita membutuhkan segala sesuatu. Namun Allah ingin membiasakan kepada kita: “Berpuasalah kamu, bersifatlah dengan sifat-Ku walaupun hanya sekali-sekali[5] kamu bersifat dengan sifat-Ku, contohlah Aku hingga kamu mengenal dan mencintai Aku."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Puasa adalah ibadah agung untuk bertakhalluq [6] dengan akhlak Allah,tasyakkul [7] dan tanazul [8] dengan sifat Allah Ta’ala secara majaziah karena sifat-sifat itu pada hakekatnya bukanlah sifat kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi hakekat puasa adalah sifat Allah, oleh karena itulah tak ada malaikat yang mampu mencatat pahalanya. Berbeda dengan sedekah, sholat, berbuat baik kepada orang tua, baca alquran dan semuanya ditentukan rinci pahalanya, ada yang sepuluh kali lipat, ada yang tujuh puluh kali lipat, ada yang tujuh ratus kali lipat dan seterusnya. Sementara puasa, Allah tidak memberi tahu. Allah hanya mengatakan dalam hadits:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;وَأَنَا أَجْزِي بِهِ وَالْحَسَنَةُ بِعَشْرِ أَمْثَالِهَا... (رواه البخاري)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“…dan Aku yang akan membalasnya dan sementara kebaikan selain puasa itu pahalanya sepuluh kali lipat…”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hadits di atas adalah sebuah isyarat yang agung bahwa Allah ingin mengatakan pada kita; Takhalluq (bersifat) dengan sifat Allah tidak bisa ditimbang pahalanya, bahkan pada hari kiamatpun pahala puasa ini tidak bisa ditimbang dengan mizan sementara amal-amal yang lain semuanya dapat ditimbang. Siapakah yang dapat menimbang beratnya sifat Allah?! Tak mungkin, itu mustahil. Tak ada satu makhlukpun yang dapat mengukur seberapa besar beratnya timbangan sifat Allah. Mustahil!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karena itulah Allah mensifati orang-orang yang bersifat dengan sifat-Nya sebagai Rabbaniyun:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;وَلَكِنْ كُونُوا رَبَّانِيِّينَ...(آل عمران: 79)  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Akan tetapi jadilah kamu seorang hamba yang bersifat dengan sifat-sifat Rabbmu.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat menjalankan ibadah puasa&lt;br /&gt;Diterjemahkan oleh:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Al-faqir ila maghfirati Rabbih&lt;br /&gt;Muhammad Haris F. Lubis&lt;br /&gt;Kairo, 7 Ramadhan 1432 H, pkl 12.12 pm.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;________________________________________&lt;br /&gt;[1] Tawashuf bukan tasybih/tamtsil, sebab yang tawashuf dalam lingkupsifat-sifat maknawi, sementara tasybih/tamtsil dalam lingkup sifat-sifat jusmani.&lt;br /&gt;[2] Inilah yang dimaksudkan orang-orang sufi denganتخلقوا بأخلاق الله &lt;br /&gt; “Berakhlaklah kamu dengan akhlak Allah”, maksudnya adalah bersifatlah kamu dengan sifat Allah seperti sayang, kasih, pemberi, pemaaf dan penolong.&lt;br /&gt;[3] Lebih lengkapnya hadits tersebut adalah:&lt;br /&gt;يَا ابْنَ آدَمَ مَرِضْتُ فَلَمْ تَعُدْنِي قَالَ يَا رَبِّ كَيْفَ أَعُودُكَ وَأَنْتَ رَبُّ الْعَالَمِينَ قَالَ أَمَا عَلِمْتَ أَنَّ عَبْدِي فُلَانًا مَرِضَ فَلَمْ تَعُدْهُ أَمَا عَلِمْتَ أَنَّكَ لَوْ عُدْتَهُ لَوَجَدْتَنِي عِنْدَهُ يَا ابْنَ آدَمَ اسْتَطْعَمْتُكَ فَلَمْ تُطْعِمْنِي قَالَ يَا رَبِّ وَكَيْفَ أُطْعِمُكَ وَأَنْتَ رَبُّ الْعَالَمِينَ قَالَ أَمَا عَلِمْتَ أَنَّهُ اسْتَطْعَمَكَ عَبْدِي فُلَانٌ فَلَمْ تُطْعِمْهُ أَمَا عَلِمْتَ أَنَّكَ لَوْ أَطْعَمْتَهُ لَوَجَدْتَ ذَلِكَ عِنْدِي يَا ابْنَ آدَمَ اسْتَسْقَيْتُكَ فَلَمْ تَسْقِنِي قَالَ يَا رَبِّ كَيْفَ أَسْقِيكَ وَأَنْتَ رَبُّ الْعَالَمِينَ قَالَ اسْتَسْقَاكَ عَبْدِي فُلَانٌ فَلَمْ تَسْقِهِ أَمَا إِنَّكَ لَوْ سَقَيْتَهُ وَجَدْتَ ذَلِكَ عِنْدِي&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/27272043-8803865290758757539?l=amirhady.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://amirhady.blogspot.com/feeds/8803865290758757539/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=27272043&amp;postID=8803865290758757539&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27272043/posts/default/8803865290758757539'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27272043/posts/default/8803865290758757539'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://amirhady.blogspot.com/2011/08/mengapa-pahala-puasa-tak-ada-malaikat.html' title='Mengapa Pahala Puasa Tak Ada Malaikat Yang Mampu Mencatat?'/><author><name>PC MUHAMAMDIYAH ANGGANA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08640132165921001261</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/SjL338F4wKI/AAAAAAAAAeQ/nm8lZtosxrg/S220/amir+hady1.bmp'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-27272043.post-1785039805827796218</id><published>2011-07-15T16:57:00.003+08:00</published><updated>2011-07-15T17:24:30.992+08:00</updated><title type='text'>silaturahim alumnus SMA Muhammadiyah 1 Samarinda</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-DVsBUThXNEk/TiAHL-FJO_I/AAAAAAAABv8/tOYcO9gwy_w/s1600/SDC13777.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 267px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-DVsBUThXNEk/TiAHL-FJO_I/AAAAAAAABv8/tOYcO9gwy_w/s400/SDC13777.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5629507436437650418" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/-cxvCTgbxF1U/TiAHLmLAxsI/AAAAAAAABv0/LTR2QT6Qb5k/s1600/SDC13776.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 267px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-cxvCTgbxF1U/TiAHLmLAxsI/AAAAAAAABv0/LTR2QT6Qb5k/s400/SDC13776.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5629507430019811010" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/--EWDeSi_SyY/TiAHLablz9I/AAAAAAAABvs/j94qFwU7FlA/s1600/SDC13775.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 267px;" src="http://1.bp.blogspot.com/--EWDeSi_SyY/TiAHLablz9I/AAAAAAAABvs/j94qFwU7FlA/s400/SDC13775.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5629507426868121554" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-0_TahH0SPfg/TiAHLBa3sRI/AAAAAAAABvk/tBxWIUyNxKM/s1600/SDC13773.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 267px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-0_TahH0SPfg/TiAHLBa3sRI/AAAAAAAABvk/tBxWIUyNxKM/s400/SDC13773.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5629507420154212626" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-Hy5ey1UIDAY/TiAHMQwIohI/AAAAAAAABwE/anEYXWwG3a8/s1600/SDC13778.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 267px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-Hy5ey1UIDAY/TiAHMQwIohI/AAAAAAAABwE/anEYXWwG3a8/s400/SDC13778.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5629507441449804306" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/-scruFsaNbIM/TiAGMysXUjI/AAAAAAAABvU/bcISAMf_RF8/s1600/SDC13771.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 267px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-scruFsaNbIM/TiAGMysXUjI/AAAAAAAABvU/bcISAMf_RF8/s400/SDC13771.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5629506351049167410" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-L9ciz_JXNmQ/TiAGMsBC5-I/AAAAAAAABvM/MjvD7xT6-rY/s1600/SDC13770.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 267px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-L9ciz_JXNmQ/TiAGMsBC5-I/AAAAAAAABvM/MjvD7xT6-rY/s400/SDC13770.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5629506349256861666" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-d__7w11-dPA/TiAGMs7WdTI/AAAAAAAABvE/WfbWLAyq2dQ/s1600/SDC13769.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 267px; height: 400px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-d__7w11-dPA/TiAGMs7WdTI/AAAAAAAABvE/WfbWLAyq2dQ/s400/SDC13769.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5629506349501412658" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-iS6Te_AyBYw/TiAGMSbeByI/AAAAAAAABu8/hfHqyb1-qwU/s1600/SDC13768.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 267px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-iS6Te_AyBYw/TiAGMSbeByI/AAAAAAAABu8/hfHqyb1-qwU/s400/SDC13768.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5629506342388369186" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-CcCtUVm2s24/TiAGNBodgfI/AAAAAAAABvc/BGDPV6atHLA/s1600/SDC13772.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 267px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-CcCtUVm2s24/TiAGNBodgfI/AAAAAAAABvc/BGDPV6atHLA/s400/SDC13772.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5629506355059327474" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-aBm-9ODzgYk/TiAFO3gCN6I/AAAAAAAABus/TeHy1v0gr-Q/s1600/SDC13766.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 267px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-aBm-9ODzgYk/TiAFO3gCN6I/AAAAAAAABus/TeHy1v0gr-Q/s400/SDC13766.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5629505287187740578" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-pnTWJzvDfu4/TiAFO1KyC-I/AAAAAAAABuk/vnrY5dSkqSM/s1600/SDC13765.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 267px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-pnTWJzvDfu4/TiAFO1KyC-I/AAAAAAAABuk/vnrY5dSkqSM/s400/SDC13765.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5629505286561729506" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-Cy97Gz283Gg/TiAFOvfhanI/AAAAAAAABuc/DFRN2zH9bAE/s1600/SDC13764.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 267px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-Cy97Gz283Gg/TiAFOvfhanI/AAAAAAAABuc/DFRN2zH9bAE/s400/SDC13764.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5629505285038107250" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-O7kHOqiKFgM/TiAFOdMIzJI/AAAAAAAABuU/o2Nntm3g5Ik/s1600/SDC13763.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 267px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-O7kHOqiKFgM/TiAFOdMIzJI/AAAAAAAABuU/o2Nntm3g5Ik/s400/SDC13763.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5629505280124963986" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-ulDnxcqvo6A/TiAFPGXFL-I/AAAAAAAABu0/LQ8kjFF1K0E/s1600/SDC13767.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 267px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-ulDnxcqvo6A/TiAFPGXFL-I/AAAAAAAABu0/LQ8kjFF1K0E/s400/SDC13767.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5629505291176718306" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;menjalin silaturahim Alumnus SMA Muhammadiyah 1 Samarinda dengan makan malam di Warung Joeragan Kopi, Jl.Juanda Samarinda (14072011)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/27272043-1785039805827796218?l=amirhady.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://amirhady.blogspot.com/feeds/1785039805827796218/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=27272043&amp;postID=1785039805827796218&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27272043/posts/default/1785039805827796218'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27272043/posts/default/1785039805827796218'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://amirhady.blogspot.com/2011/07/silaturahim-alumnus-sma-muhammadiyah-1.html' title='silaturahim alumnus SMA Muhammadiyah 1 Samarinda'/><author><name>PC MUHAMAMDIYAH ANGGANA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08640132165921001261</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/SjL338F4wKI/AAAAAAAAAeQ/nm8lZtosxrg/S220/amir+hady1.bmp'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-DVsBUThXNEk/TiAHL-FJO_I/AAAAAAAABv8/tOYcO9gwy_w/s72-c/SDC13777.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-27272043.post-5519951639572126848</id><published>2011-07-11T08:35:00.002+08:00</published><updated>2011-07-11T08:42:54.542+08:00</updated><title type='text'>donor darah : satu hati</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-v6GTX-EtsUU/ThpGC1b4CzI/AAAAAAAABtc/NN6TcIgp-gQ/s1600/10072011.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-v6GTX-EtsUU/ThpGC1b4CzI/AAAAAAAABtc/NN6TcIgp-gQ/s400/10072011.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5627887698870537010" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-VUYezBatmJA/ThpGC2nSs7I/AAAAAAAABtU/FoEvm5AyLyk/s1600/10072011%2528002%2529.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-VUYezBatmJA/ThpGC2nSs7I/AAAAAAAABtU/FoEvm5AyLyk/s400/10072011%2528002%2529.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5627887699186856882" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/-q7OHZLFdxCg/ThpGDFiA1UI/AAAAAAAABtk/cRkwKETCbS4/s1600/10072011%2528001%2529.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-q7OHZLFdxCg/ThpGDFiA1UI/AAAAAAAABtk/cRkwKETCbS4/s400/10072011%2528001%2529.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5627887703191246146" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;kemarin (10-7-2011) sempat berpartisipasi dalam kegiatan donor darah di Samarinda Central Plaza (SCP) merupakan kerjasama Palang merah Indonesia dan Honda Semoga Jaya, dengan thema : honda peduli donor darah satu hati.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/27272043-5519951639572126848?l=amirhady.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://amirhady.blogspot.com/feeds/5519951639572126848/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=27272043&amp;postID=5519951639572126848&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27272043/posts/default/5519951639572126848'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27272043/posts/default/5519951639572126848'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://amirhady.blogspot.com/2011/07/donor-darah-satu-hati.html' title='donor darah : satu hati'/><author><name>PC MUHAMAMDIYAH ANGGANA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08640132165921001261</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/SjL338F4wKI/AAAAAAAAAeQ/nm8lZtosxrg/S220/amir+hady1.bmp'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-v6GTX-EtsUU/ThpGC1b4CzI/AAAAAAAABtc/NN6TcIgp-gQ/s72-c/10072011.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-27272043.post-294591791112024874</id><published>2011-07-10T17:26:00.000+08:00</published><updated>2011-07-10T17:27:31.613+08:00</updated><title type='text'>Sekolah untuk Apa?</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/-RT5dlRrlJgc/ThlwRKf1WKI/AAAAAAAABtM/vx2SJStjN7A/s1600/rhenald%2Bkasali.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 198px; height: 254px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-RT5dlRrlJgc/ThlwRKf1WKI/AAAAAAAABtM/vx2SJStjN7A/s400/rhenald%2Bkasali.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5627652649554106530" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Thursday, 07 July 2011 &lt;br /&gt;Beberapa hari ini kita membaca berita betapa sulitnya anak-anak mencari sekolah.Masuk universitas pilihan susahnya setengah mati. Kalaupun diterima, bak lolos dari lubang jarum. Sudah masuk ternyata banyak yang ”salah kamar”.Sudah sering saya mengajak dialog mahasiswa yang bermasalah dalam perkuliahan, yang begitu digali selalu mengatakan mereka masuk jurusan yang salah. Demikianlah, diterima di perguruan tinggi negeri (PTN) masalah, tidak diterima juga masalah. Kalau ada uang bisa kuliah di mana saja.&lt;br /&gt;Bagaimana kalau uang tak ada? Hampir semua orang ingin menjadi sarjana, bahkan masuk program S-2. Jadi birokrat atau jenderal pun sekarang banyak yang ingin punya gelar S- 3. Persoalan seperti itu saya hadapi waktu lulus SMA, 30 tahun lalu, dan ternyata masih menjadi masalah hari ini.&lt;br /&gt;Sekarang, memilih SMP dan SMA pun sama sulitnya. Mengapa hanya soal memindahkan anak ke sekolah negeri lain saja lantaran pindah rumah biayanya begitu besar? Padahal bangku sekolah masih banyak yang kosong. Masuk sekolah susah, pindah juga sulit, diterima di perguruan tinggi untung-untungan, cari kerja susahnya minta ampun.&lt;br /&gt;Lengkap sudah masalah kita. Kalau kita sepakat sekolah adalah jembatan untuk mengangkat kesejahteraan dan daya saing bangsa, mengapa dibuat sulit? Lantas apa yang harus dilakukan orang tua? Jadi sekolah untuk apa di negeri yang serbasulit ini?&lt;br /&gt;Kesadaran Membangun SDMLebih dari 25 tahun yang lalu, saat berkuasa, Perdana Menteri (PM) Malaysia Mahathir Mohamad sadar betul pentingnya pembangunan sumber daya manusia (SDM). Dia pun mengirim puluhan ribu sarjana mengambil gelar S-2 dan S-3 ke berbagai negara maju.&lt;br /&gt;Hal serupa juga dilakukan China. Tidak sampai 10 tahun,lulusan terbaik itu sudah siap mengisi perekonomian negara. Hasilnya Anda bisa lihat sekarang. BUMN di negara itu dipimpin orang-orang hebat, demikian pula perusahaan swasta dan birokrasinya. Perubahan bukan hanya sampai di situ.&lt;br /&gt;Orang-orang muda yang kembali ke negerinya secara masif me-reform sistem pendidikan. Tradisi lama yang terlalu kognitif dibongkar. Old ways teaching yang terlalu berpusat pada guru dan papan tulis,serta peran brain memory (hafalan dan rumus) yang dominan mulai ditinggalkan.&lt;br /&gt;Mereka membongkar kurikulum, memperbaiki metode pengajaran, dan seterusnya.Tak mengherankan kalau sekolahsekolah di berbagai belahan dunia pun mulai berubah. Di negeri Belanda saya sempat terbengong-bengong menyaksikan bagaimana universitas seterkenal Erasmus begitu mudah menerima mahasiswa.&lt;br /&gt;”Semua warga negara punya hak untuk mendapat pendidikan yang layak, jadi mereka yang mendaftar harus kami terima,” ujar seorang dekan di Erasmus. Beda benar dengan universitas negeri kita yang diberi privilege untuk mencari dan mendapatkan lulusan SLTA yang terbaik.&lt;br /&gt;Seleksinya sangat ketat. Lantas bagaimana membangun bangsa dari lulusan yang asal masuk ini? ”Mudah saja,” ujar dekan itu. ”Kita potong di tahun kedua. Masuk tahun kedua, angka drop out tinggi sekali. Di sinilah kita baru bicara kualitas, sebab walaupun semua orang bicara hak, soal kemampuan dan minat bisa membuat masa depan berbeda,”ujarnya.&lt;br /&gt;Hal senada juga saya saksikan hari-hari ini di Selandia Baru. Meski murid-murid yang kuliah sudah dipersiapkan sejak di tingkat SLTA, angka drop out mahasiswa tahun pertama cukup tinggi.Mereka pindah ke politeknik yang hanya butuh satu tahun kuliah. Yang lebih mengejutkan saya adalah saat memindahkan anak bersekolah di tingkat SLTA di Selandia Baru.&lt;br /&gt;Sekolah yang kami tuju tentu saja sekolah yang terbaik, masuk dalam 10 besar nasional dengan fasilitas dan guru yang baik. Saya menghabiskan waktu beberapa hari untuk mewawancarai lulusan sekolah itu masing-masing, ikut tour keliling sekolah, menanyakan kurikulum dan mengintip bagaimana pelajaran diajarkan.&lt;br /&gt;Di luar dugaan saya,pindah sekolah ke sini pun ternyata begitu mudah. Sudah lama saya gelisah dengan metode pembelajaran di sekolah-sekolah kita yang terlalu kognitif, dengan guruguru yang merasa hebat kalau muridnya bisa dapat nilai ratarata di atas 80 (betapapun stresnya mereka) dan sebaliknya memandang rendah terhadap murid aktif, namun tak menguasai semua subjek.&lt;br /&gt;Potensi anak hanya dilihat dari nilai, yang merupakan cerminan kemampuan mengopi isi buku dan catatan. Entah di mana keguruan itu muncul kalau sekolah tak mengajarkan critical thinking. Kita mengkritik lulusan yang biasa membebek, tapi tak berhenti menciptakan bebek-bebek dogmatik.&lt;br /&gt;Kalau lulusannya mudah diterima di sekolah yang baik di luar negeri,mungkin guruguru kita akan menganggap sekolahnya begitu bagus. Mohon maaf, ternyata tidak demikian. Jangankan dibaca, diminta transkrip nilainya pun tidak. Maka jangan heran, anak dari daerah terpencil pun di Indonesia, bisa dengan mudah diterima di sekolah yang baik di luar negeri.&lt;br /&gt;Bahkan tanpa tes. Apa yang membuat demikian? ”Undang-undang menjamin semua orang punya hak yang sama untuk belajar,” ujar seorang guru di Selandia Baru. Lantas, bukankah kualitas lulusan ditentukan input-nya? ”Itu ada benarnya, tapi bukan segala-galanya,” ujar putra sulung saya yang kuliah di Auckland University tahun ketiga.&lt;br /&gt;Maksudnya,tes masuk tetap ada,tetapi hanya dipakai untuk penempatan dan kualifikasi. Di tingkat SLTA, mereka hanya diwajibkan mengambil dua mata pelajaran wajib (compulsory) yaitu Matematika dan Bahasa Inggris. Pada dua mata pelajaran ini pun mereka punya tiga kategori: akselerasi, rata-rata, dan yang masih butuh bimbingan.&lt;br /&gt;Sekolah dilarang hanya menerima anakanak bernilai akademik tinggi karena dapat menimbulkan guncangan karakter pada masa depan anak, khususnya sifat-sifat superioritas, arogansi, dan kurang empati. Mereka hanya super di kedua kelas itu, di kelas lain mereka berbaur.&lt;br /&gt;Dan belum tentu superior di kelas lain karena pengajaran tidak hanya diberikan secara kognitif. Selebihnya, hanya ada empat mata pelajaran pilihan lain yang disesuaikan dengan tujuan masa depan masingmasing. Bagi mereka yang bercita- cita menjadi dokter, biologi dan ilmu kimia wajib dikuasai.&lt;br /&gt;Bagi yang akan menjadi insinyur wajib menguasai fisika dan kimia. Sedangkan bagi yang ingin menjadi ekonom wajib mendalami accounting, statistik,dan ekonomi. Anak-anak yang ingin menjadi ekonom tak perlu belajar biologi dan fisika. Beda benar dengan anak-anak kita yang harus mengambil 16 mata pelajaran di tingkat SLTA di sini, dan semuanya diwajibkan lulus di atas kriteria ketuntasan minimal (KKM).&lt;br /&gt;Bayangkan, bukankah citacita pembuat kurikulum itu orangnya hebat sekali? Mungkin dia manusia super.Seorang lulusan SLTA tahun pertama harus menguasai empat bidang sains (biologi,ilmu kimia, fisika, dan matematika), lalu tiga bahasa (Bahasa Indonesia, Inggris, dan satu bahasa lain), ditambah PPKN, sejarah, sosiologi, ekonomi, agama, geografi, kesenian, olahraga, dan komputer.&lt;br /&gt;Hebat sekali bukan? Tidak mengherankan kalau sekolah menjadi sangat menakutkan, stressful, banyak korban kesurupan, terbiasa mencontek, dan sebagainya. Harus diakui kurikulum SLTA kita sangat berat. Seperti kurikulum program S-1 20 tahun lalu yang sejajar dengan program S-1 yang digabung hingga S-3 di Amerika.&lt;br /&gt;Setelah direformasi, kini anak-anak kita bisa lulus sarjana tiga tahun. Padahal dulu butuh lima tahun. Dulu program doktor menyelesaikan di atas 100 SKS, sehingga hampir tak ada yang lulus. Kini seseorang bisa lulus doktor dalam tiga tahun. Anda bisa saja mengatakan, dulu kita juga demikian, tapi tak ada masalah kok!&lt;br /&gt;Di mana masalahnya? Masalahnya, saat ini banyak hal telah berubah. Teknologi telah mengubah banyak hal, anakanak kita dikepung informasi yang lebih bersifat pendalaman dan banyak pilihan, tapi datang dengan lebih menyenangkan. Belajar bukan hanya dari guru, melainkan dari segala resources.&lt;br /&gt;Ilmu belajar menjadi lebih penting dari apa yang dipelajari itu sendiri,sehingga diperlukan lebih dari seorang pengajar, yaitu pendidik. Guru tak bisa lagi memberikan semua isi buku untuk dihafalkan, tetapi guru dituntut memberikan bagaimana hidup tanpa guru, lifelong learning.&lt;br /&gt; Saya saksikan metode belajar telah jauh berubah. Seorang guru di West Lake Boys School di Auckland mengatakan, ”Kami sudah meninggalkan old ways teaching sejak 10 tahun lalu. Maka itu, sekolah sekarang harus memberikan lebih banyak pilihan daripada paksaan. Percuma memberi banyak pengetahuan kalau tak bisa dikunyah. Guru kami ubah,metode diperbarui,fasilitas baru dibangun,” ujar seorang guru.&lt;br /&gt;Masih banyak yang ingin saya diskusikan,tapi sampai di sini ada baiknya kita berefleksi sejenak. Untuk apa kita menciptakan sekolah dan untuk apa kita bersekolah? Mudahmudahan kita bisa mendiskusikan lebih dalam minggu depan dan semoga anak-anak kita mendapatkan masa depan yang lebih baik.&lt;br /&gt;(RHENALD KASALI Ketua Program MM UI)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/27272043-294591791112024874?l=amirhady.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://amirhady.blogspot.com/feeds/294591791112024874/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=27272043&amp;postID=294591791112024874&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27272043/posts/default/294591791112024874'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27272043/posts/default/294591791112024874'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://amirhady.blogspot.com/2011/07/sekolah-untuk-apa.html' title='Sekolah untuk Apa?'/><author><name>PC MUHAMAMDIYAH ANGGANA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08640132165921001261</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/SjL338F4wKI/AAAAAAAAAeQ/nm8lZtosxrg/S220/amir+hady1.bmp'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-RT5dlRrlJgc/ThlwRKf1WKI/AAAAAAAABtM/vx2SJStjN7A/s72-c/rhenald%2Bkasali.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-27272043.post-6484574924088379125</id><published>2011-06-22T05:21:00.002+08:00</published><updated>2011-06-22T05:27:39.835+08:00</updated><title type='text'>"Driver Taxi Itu Trainerku "</title><content type='html'>Senin kemarin saya sengaja “mengistirahatkan” driver yang selama ini setia menemani saya. Setelah jadwal training yang begitu padat saya khawatir ia jatuh sakit. Untuk memulihkan stamina, ia saya bebaskan mengantar saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari itu, saya menggunakan jasa taxi, Blue Bird. Begitu saya naik taxi sang driver&lt;br /&gt;menyapa dengan kata-kata yang lembut dan bahasa tubuh yang mengesankan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semakin saya ajak ngobrol, saya semakin “jatuh cinta” dengan driver itu. Dalam hati saya bergumam, “Pasti ada sesuatu di dalam diri driver ini sehingga pribadinya begitu&lt;br /&gt;mempesona. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya ingin banyak belajar dengan driver ini.” Agar punya kesempatan yang lebih luas untuk ngobrol, driver ini saya ajak makan siang di salah satu restoran kesukaan saya di Bogor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Awalnya dia menolak, tetapi setelah saya “paksa” akhirnya ia bersedia menemani saya. Ketika saya tanya mau pesan apa, dia menjawab,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Terserah bapak.” Driver itu saya pesankan menu sama persis dengan pesanan saya: Sate kambing tanpa lemak dan sop kambing, masing-masing satu mangkok.  Sebelum makan saya bertanya, “Tinggal dimana?”  Dia menjawab, “Balaraja Tangerang.”  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Berapa jam perjalanan ke pool?” sambung saya. Diapun menjawab, “Empat jam.”  Saya terkejut, “Hah! Empat jam? Pergi pulang delapan jam. "Kenapa gak nginep saja di pool?”  Dia segera menjawab, “Saya harus menjaga ibu saya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Menjaga ibu?” batinku. Bagaimana mungkin menjaga ibu, sampai rumah jam 23.30 berangkat kerja jam 03.30 dini hari? Untuk mengurangi rasa penasaran, kemudian saya bertanya lagi, “Bukannya sampai rumah ibu sudah tidur, berangkat ibu belum bangun?”  Dengan agak terbata dia menjawab, &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Setiap saya berangkat ibu sudah bangun. Saya hanya ingin mencium tangan ibu setiap pagi sebelum berangkat kerja, sambil berdoa semoga saya bisa membahagiakan ibu.” &lt;br /&gt;Jawaban itu menusuk sanubariku, hanya sekedar mencium tangan ibu dan mendoakannya ia&lt;br /&gt;rela menempuh perjalanan delapan jam setiap hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sayapun ke belakang sejenak menghapus air mata yang mengalir di pipi.  Kemudian saya bertanya lagi, “Apa yang kamu lakukan untuk membahagiakan ibu?”  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan lembut ia menjawab, “Saya sudah daftarkan umroh di kantor.” “Maksudnya?” seru saya.  Ia menjawab, &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kalau saya berprestasi dan tidak pernah mangkir kerja, saya berpeluang mendapat hadiah umroh dari kantor.  Bila saya menang, hadiah umroh itu akan saya berikan kepada ibu tercinta.”  Mendengar jawaban itu saya menarik napas panjang.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan nada agak bergetar ia melanjutkan, “Setiap hari saya pulang agar bisa mencium tangan ibu dan mendoakannya agar ia bisa pergi umroh. Saya benar-benar ingin membahagiakan ibu saya.”  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mendengar jawaban itu, haru dan malu bercampur menjadi satu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Air matapun mengalir deras di pipiku. Malu karena pengorbananku untuk ibuku kalah jauh dengan driver taxi ini. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila selama ini saya yang membuat peserta training berkaca-kaca.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari ini Asep Setiawan, driver taxi itu, yang membuatku menangis tersedu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia telah menjadi trainer dalam kehidupanku. Ya, Asep Setiawan telah menjadi trainerku… &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;bukan melalui kata-katanya tetapi melalui tindakannya.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;By Jamil Azzaini (May 31, 2011)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/27272043-6484574924088379125?l=amirhady.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://amirhady.blogspot.com/feeds/6484574924088379125/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=27272043&amp;postID=6484574924088379125&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27272043/posts/default/6484574924088379125'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27272043/posts/default/6484574924088379125'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://amirhady.blogspot.com/2011/06/driver-taxi-itu-trainerku.html' title='&quot;Driver Taxi Itu Trainerku &quot;'/><author><name>PC MUHAMAMDIYAH ANGGANA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08640132165921001261</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/SjL338F4wKI/AAAAAAAAAeQ/nm8lZtosxrg/S220/amir+hady1.bmp'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-27272043.post-3709614842379842597</id><published>2011-06-06T08:20:00.001+08:00</published><updated>2011-06-06T08:23:45.247+08:00</updated><title type='text'>Syi’ah Menurut Kacamata Sejumlah Tokoh</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-zMlPuGFzxBk/TeweAE2MRCI/AAAAAAAABpI/qnGwlIZjoF8/s1600/ahmadinejad_yahudi_syiah.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 288px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-zMlPuGFzxBk/TeweAE2MRCI/AAAAAAAABpI/qnGwlIZjoF8/s400/ahmadinejad_yahudi_syiah.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5614895822074037282" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Keberadaan paham sesat Syi’ah di Indonesia semakin disadari eksistensinya ketika di Iran terjadi revolusi yang berlangsung sejak awal 1978 dan berakhir di penghujung 1979, saat Khomeini disepakati menjadi pemimpin tertinggi negara pada bulan Desember.&lt;br /&gt;Keberhasilan revolusi Iran meruntuhkan kekuasaan rezim korup Shah Mohammad Reza Pahlevi yang bercorak monarki menjadi republik, membuat sebagian pemuda kita yang sudah jenuh dengan rezim Soeharto menjadi melirik paham Syi’ah. Sebagian dari mereka tidak sekedar melirik tetapi justru kepincut. Bahkan, ada yang menjadi misionaris syi’ah. Salah satu diantaranya adalah Jalaluddin Rakhmat.&lt;br /&gt;Menurut pengamat politik, sesungguhnya bukan paham Syi’ah yang membuat revolusi Iran berhasil menumbangkan rezim monarkis yang korup, tetapi sekutu Iran yakni Amerika sudah mulai jenuh dengan kepemimpinan Shah Mohammad Reza Pahlevi yang terlalu lama (dari 16 September 1941 hingga 11 Februari 1979).&lt;br /&gt;Kala itu, Amerika dan negara-negara Barat pada umumnya mulai menginginkan diterapkannya demokrasi di Iran. Apalagi, kekuatan militer yang selama ini menjaga kekuasaan rezim Shah Iran, menunjukkan sikap berbeda: dari semula mendukung kemudian bersikap ‘netral’ yang berarti melepaskan dukungan. Ditambah lagi dengan inflasi yang tinggi, demonstrasi yang massif dan terus menerus, membuat rezim Shah Iran yang sekuler pun runtuh.&lt;br /&gt;Namun demikian, sebagian generasi muda Islam tetap kepincut dengan Syi’ah yang merupakan induk kesesatan ini. Untuk itulah para tokoh Islam kala itu, berusaha membendung masuknya paham Syi’ah ke kalangan muda. Salah satu upaya yang dilakukan adalah menerbitkan buku saku sebagaimana dilakukan Prof. Dr. H.M. Rasyidi (1984)&lt;br /&gt;Sebelumnya, 1983, Departemen Agama saat jabatan menterinya dipegang oleh Munawir Sjadzali, mengeluarkan surat edaran bertajuk “Hal Ikhwal Mengenai Golongan Syi’ah”. Setidaknya, menurut edaran tersebut, perbedaan antara Syi’ah dengan Islam (ahlussunnah wal jama’ah) dapat dilihat pada tujuh hal pokok.&lt;br /&gt;Pertama, mengenai kedudukan Ali bin Abi Thalib ra. Menurut pandangan Islam, Ali bin Abi Thalib ra merupakan salah satu dari Khulafa Rasyidin, sebagai Khalifah ke-4. Namun menurut pemahaman Syi’ah, Ali ra adalah Imam yang maksum (terjaga dari salah dan dosa.), serta memiliki sifat-sifat Ketuhanan, dan mempunyai kedudukan di atas manusia. Pemahaman tersebut jelas-jelas bukan merupakan ajaran Islam.&lt;br /&gt;Kedua, mengenai kedudukan Abu Bakar ra, Umar bin Khattab ra dan Usman bin Affan ra. Menurut pandangan Islam mereka adalah Khulafa Rasyidin (sebagai khalifah pertama, kedua dan ketiga). Namun menurut pemahaman Syi’ah, kekhalifahan mereka (terutama Abu Bakar ra dan Umar bin Khattab ra) tidak sah, karena dianggap menyerobot hak Ali bin Abi Thalib ra. Selain mengingkari, kalangan Syi’ah juga mengutuk Abu Bakar ra dan Umar bin Khattab ra. Mengingkari dan mengutuk Abu Bakar ra dan Umar bin Khattab ra menurut ajarah Syi’ah merupakan ajaran prinsip yang harus dilakukan. Sementara itu, menurut ajaran Islam, perbuatan tersebut tidak patut dan dilarang.&lt;br /&gt;Ketiga, mengenai kedudukan Kekhalifahan (Khilafah). Menurut pandangan Islam, Khalifah adalah pemimpin umat yang harus memenuhi syarat-syarat kepemimpinannya; siapapun dapat menduduki jabatan ini asal memenuhi syarat dan ditempuh dengan cara yang sah; selain itu, menurut pandangan Islam perihal Khalifah adalah masalah keduniaan dan kemashlahatan (bukan bagian dari Rukun Iman). Namun menurut pemahaman Syi’ah, Khalifah atau Imam itu harus dari keturunan Ali bin Abi Thalib ra dan bersifat maksum; Imam mempunyai sifat-sifat Ketuhanan; kedudukan Imam lebih tinggi dari manusia biasa, sebagai perantara antara Tuhan dan manusia; perihal Imam termasuk masalah keagamaan dan menyangkut keimanan (Rukun Iman versi Syi’ah); kedudukan Imam sebagai penjaga dan pelaksana syari’at; selain itu menurut pemahaman Syi’ah, apapun yang dikatakan atau diperbuat Imam dianggap benar, dan yang dilarang oleh Imam dianggap salah.&lt;br /&gt;Keempat, mengenai Ijma’ Ulama. Menurut pandagan Islam, Ijma’ Ulama sebagai sumber hukum ketiga setelah Al-Qur’an dan Al-Hadits. Namun menurut pemahaman Syi’ah, Ijma’ Ulama tidak diakui sebagai salah satu sumber hukum, karena hal itu bermakna memasukkan unsur pemikiran manusia ke dalam agama, dan itu tidak boleh. Menurut pemahaman Syi’ah, Ijma hanya dapat diterima apabila direstui oleh Imam, karena Imam adalah penjaga dan pelaksana Syari’at.&lt;br /&gt;Kelima, mengenai Hadits. Menurut pandangan Islam, Hadits didukkan sebagai sumber hukum kedua setelah Al-Qur’an; sebuah Hadits dapat diterima bila diriwayatkan oleh orang yang terjamin integritasnya, apapun golongannya. Sedangkan menurut pemahaman Syi’ah, sebuah Hadits dapat diterima bila hadits itu diriwayatkan oleh ulama Syi’ah. Ini berarti kalangan Syi’ah memperlakukan Hadits secara diskriminatif.&lt;br /&gt;Keenam, mengenai Ijtihad. Menurut pandangan Islam, Ijtihad diakui keberadaannya karena dianjurkan oleh Al-Qur’an dan Hadits.; selain itu, menurut pandangan Islam, Ijtihad adalah sarana pengembangan hukum dalam bidang-bidang keduniaan. Namun menurut pemahaman Syi’ah, Ijtihad tidak diperkenankan karena segala sesuatu harus bersumber dan tergantung Imam. Ini berarti, dalam pandangan Syi’ah, kekuasaan Imam menurut bersifat religius otoriter.&lt;br /&gt;Ketujuh, mengenai Nikah Mut’ah. Menurut pandangan Islam, Nikah Mut’ah merupakan sesuatu yang dilarang (tidak boleh), dan dipandang sebagai menyerupai perzinahan, merendahkan derajat wanita, dan berdampak menelantarkan anak/keturunan. Namun menurut pandangan Syi’ah, Nikah Mut’ah itu selain halal juga dipraktekkan sebagai salah satu identitas dari golongan Syi’ah Imamiah.&lt;br /&gt;Demikianlah tujuh pokok perbedaan antara Islam dan Syi’ah. Berkenaan dengan terpilihnya Abu Bakar ra sebagai Khalifah pertama, dapat dilihat melalui penuturan gamblang Prof. Dr. H.M. Rasyidi melalui bukunya berjudul “Apa Itu Syi’ah?” yang terbit tahun 1984.&lt;br /&gt;Ketika Rasulullah saw. wafat pada 8 Juni 632 M, saat itu Negara Madinah baru berusia 10 tahun. Ada dua jabatan yang melekat pada Muhammad SAW, yaitu sebagai Rasulullah dan sebagai kepala negara. Sebagai Nabi dan Rasul, tentu tidak ada lagi Nabi dan Rasul sesudah wafatnya Muhammad. Namun sebagai kepala negara, harus ada pengganti.&lt;br /&gt;Menurut penuturan Prof. Dr. H.M. Rasyidi: “Dalam suasana yang kalut, Umar ibn Khattab mengulurkan tangannya kepada Abu Bakar agar ia berdiri. Dan setelah Abu Bakar berdiri Umar mengatakan bahwa ia dengan rela hati akan patuh kepada Abu Bakar sebagai pengganti nabi atau khalifah. Dengan ucapan Umar itu semua yang hadir serentak menyampaikan persetujuan mereka. Setelah itu Abu Bakar sebagai Khalifah, bersama-sama Umar dan sahabat-sahabat Nabi lainnya, pergi ke rumah Nabi Muhammad saw untuk mengurus pemakaman jenazah beliau saw.”&lt;br /&gt;Peristiwa tersebut bagi kalangan Syi’ah, merupakan penyerobotan Umar dan Abu Bakar terhadap hak Ali yang sesungguhnya menurut angapan mereka paling berhak atas jabatan khalifah. Menurut Prof. Dr. H.M. Rasyidi, kecenderungan sekelompok orang terhadap Ali antara lain didasarkan pada sifat berani Ali yang ditunjukkannya di medan peperangan, keakraban Ali dengan Muhammad SAW, status Ali yang bersaudara sepupu dengan Rasululah. Terlebih lagi, Ali kemudian menjadi menantu Muhammad Rasulullah. Ali menikah dengan Fathimah dan dikaruniai Allah dua orang cucu lelaki: Hasan dan Husein.&lt;br /&gt;Husein kemudian menikah dengan putri Persia (Iran) yang terakhir. Bangsa Persia, sebelum masuk Islam mempunyai kecenderungan menghormati, menjunjung tinggi bahkan mendewa-dewakan raja-raja mereka. Bahkan setelah masuk Islam pun kecenderungan itu masih berlanjut, mereka memandang Nabi seperti mereka memandang Kisra (Raja persia), dan memandang keluarga Nabi sebagaimana mereka memandang Dinasti Persia, dan mereka menganggap bahwa jika Nabi wafat, maka penggantinya haruslah dari pihak keluarga nabi.&lt;br /&gt;Latar belakang budaya Persia (Iran) seperti itulah yang menyebakan paham sesat Syi’ah berkembang di Iran, bahkan berhasil menumpas Islam (Sunni) sejak agama Syi’ah Imamiyah (khususnya Itsna ‘Asyriyah) menjadi agama resmi negara. Menurut Rasyidi: “…ketika Isma’il Shafawi jadi penguasa di Iran, ia menjadikan aliran Itsna ‘Asyriyah sebagai agama resmi negara, dan menghapuskan aliran Ahlus Sunnah. Ia meninggal pada tanggal 24 Mei 1524. Dinasti Shafawi dihapuskan oleh Nadirsyah pada tanggal 26 Februari 1737, tetapi agama Syi’ah Itsna ‘Asyriyah tetap menjadi agama negara.”&lt;br /&gt;Menurut Drs. KH Moch. Dawam Anwar dalam sebuah makalahnya berjudul “Inilah Haqiqat Syi’ah”, meski paham Syi’ah itu tediri dari berbagai sekte, namun bila saat ini kita menyebut Syi’ah, maka yang dimaksud adalah Syi’ah Imamiyah, khususnya Itsna ‘Asyariyah, yaitu golongan Syi’ah yang percaya kepada Dua belas Imam. Syi’ah Imamiyah Itsna ‘Asyariyah telah mencakup sebagian besar pendapat-pendapat dan aqidah yang dianut oleh sekte-sekte Syi’ah lain yang berbeda-beda.&lt;br /&gt;Menurut KH Irfan Zidny, MA yang pernah tinggal di negara-negara berpenduduk mayoritas Syi’ah, dan pernah belajar kepada ulama-ulama Syi’ah, selama delapan belas tahun, “Syi’ah Imamiyah Itsnaa ‘Asyariyah lebih tepat disebut Aliran Politik daripada Aliran ‘Aqidah (Tauhid dan Syariah). Ini dapat dilihat dari definisi para Ulama Syi’ah sendiri tentang faham ini. Sebutan Syi’ah Imamiyah Itsnaa ‘Asyariyah memperkuat makna Syi’ah sebagai faham politik seperti masalah siapa yang berhak menjadi kepala negara sesudah Nabi saw wafat, bagaimana bentuk negara Islam, apa UUD Islam, dan sebagainya. Pengaruh Imamah (‘Ali dan anak keturunannya) lebih menonjol dalam kegiatan dan moralitas Syi’ah, sehingga mewarnai semua ajarannya seperti Aqidah, Syariah dan Tasawuf. Imamah menjadi sumber penafsiran Al-Qur’an, pembuatan dan penjelasan hadits dan sumber kekuasaan setelah Allah SWT dan Rasulullah saw.”&lt;br /&gt;Menurut Drs. HM Nabhan Husein, seraya mengutip kitab Sa’ad bin Abdullah Al-Asy’ari Al-Qummi, dikatakan bahwa “… Syi’ah Imamiyah Itsnaa ‘Asyariyah itu timbul belakangan dan tidak pernah ada dan diketahui di masa Rasulullah saw dan Khulafaur Rasyidin. Ia merupakan kombinasi berbagai faham Syi’ah yang ada sebelumnya…”&lt;br /&gt;Hal ini dapat diartikan Syi’ah yang kita kenal sekarang belum tentu atau bahkan tidak ada kaitannya sama sekali dengan dinamika politik pasaca wafatnya Rasulullah saw, yang sempat melahirkan pengikut (syi’ah) Ali dan pengikut (syi’ah) Mu’awiyah. Kedua syi’ah pada masa itu adalah Islam ahlussunah wal jama’ah, tidak mempunyai konsep dan paham sesat sebagaimana dipraktekkan oleh syi’ah yang berkembang di Iran.&lt;br /&gt;Boleh jadi, syi’ah dihidupkan oleh kepentingan Barat, sebagaimana bisa dilihat antara lain pada masa Isma’il Shafawi, menurut DR. M. Hidayat Nur Wahid, telah terjalin hubungan kerja sama politik keamanan dan ekonomi dengan Barat (Eropa) untuk menghadapi musuh bersama yaitu Daulah Turki Utsmani yang berpaham Sunni. Selain itu, menurut Hidayat, pada masa Isma’il Shafawi juga sudah ada pakta militer dengan Portugal yang intinya berisi kesepakatan bahwa Isma’il Shafawi tidak akan menuntut Portugal untuk mengembalikan pulau Hurmuz dan pelabuhan Kamberun, sementara itu Portugal sepakat untuk membantu Isma’il Shafawi melawan Turki Utsmani.&lt;br /&gt;Di Indonesia, menurut KH Thohir Abdullah Al-Kaff, perkembangan Syi’ah dibungkus dengan istilah madzhab Ahlul Bait, perkembangannya pasca revolusi Iran 1979, terolong pesat. Gerakan mereka dikemas dalam institusi berbentuk pesantren dan yayasan. Upaya yang dilakukan selain menerbitkan berbagai buku tentang Syi’ah memanfaatkan media massa, menyelenggarakan ceramah-ceramah agama, juga melalui jalur pendidikan dan pengkaderan di pesantren-pesantren, maupun di majelis-majelis ta’lim.&lt;br /&gt;Sosok yang terlihat gigih mensosialisasikan Syi’ah selain Jalaluddin Rakhmat (ketua IJABI, Ikatan Jamaah Ahlul Bait Indonesia) juga Said Agil Siradj yang kini Ketua Umum PBNU, dengan bukti begitu gigihnya dalam acara kesyiahan misalnya peringatan Asyuro dengan aneka namanya. Entah haul Husein cucu Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam atau semacamnya. Secara kultural, paham sesat Syi’ah memang dipraktekkan kalangan NU, seperti ziarah kubur dengan praktek-praktek yang tidak syar’i. Secara kultural, sebagian tradisi dan ritual ala syi’ah memang sudah dipraktekkan, namun lebih sering karena ketidaktahuan semata, bukan karena mereka benar-benar mengerti akan hal itu.&lt;br /&gt;Untuk itulah tugas para juru dakwah memberikan pencerahan kepada ummat Islam yang awam, terutama mereka yang tidak bisa membedakan antara Islam dan bid’ah padahal di dalam bid’ah itu tidak jarang mengandung paham sesat syi’ah. Ini merupakan pekerjaan yang tidak main-main dan tingkat kesulitannya cukup tinggi, karena para praktisi bid’ah itu sebagian bergerombol di dalam sebuah ormas yang konon jumlah jama’ahnya terbanyak dibanding ormas-ormas lain. Apalagi salah satu mantan pucuk pimpinannya pernah menjadi pemimpin nasional yang ternyata banyak menghidupkan kesesatan bahkan kemusyrikan, misalnya ruwatan dan sebagainya. Musibah bagi Ummat Islam. Namun bagi dedengkot aliran sesat syi’ah di Indonesia, tahun 2000-an itu seakan jadi periode emas, hingga kewetu (terlontar ucapan) dari mulutnya: Mumpung presidennya Gus … (haji/tede/nahimunkar.com)&lt;br /&gt; http://www.eramuslim.com/berita/tahukah-anda/syi-ah-menurut-kacamata-sejumlah-tokoh.htm&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/27272043-3709614842379842597?l=amirhady.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://amirhady.blogspot.com/feeds/3709614842379842597/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=27272043&amp;postID=3709614842379842597&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27272043/posts/default/3709614842379842597'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27272043/posts/default/3709614842379842597'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://amirhady.blogspot.com/2011/06/syiah-menurut-kacamata-sejumlah-tokoh.html' title='Syi’ah Menurut Kacamata Sejumlah Tokoh'/><author><name>PC MUHAMAMDIYAH ANGGANA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08640132165921001261</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/SjL338F4wKI/AAAAAAAAAeQ/nm8lZtosxrg/S220/amir+hady1.bmp'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-zMlPuGFzxBk/TeweAE2MRCI/AAAAAAAABpI/qnGwlIZjoF8/s72-c/ahmadinejad_yahudi_syiah.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-27272043.post-9061594505321488265</id><published>2011-04-21T20:51:00.002+08:00</published><updated>2011-04-21T20:55:19.368+08:00</updated><title type='text'>Kontroversi Sejarah, R.A.Kartini Pahlawan Wanita Bikinan Belanda</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-reH3WFkkJMI/TbAo8rIb_gI/AAAAAAAABl0/RDX0CJXCzNE/s1600/kartini.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 112px; height: 128px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-reH3WFkkJMI/TbAo8rIb_gI/AAAAAAAABl0/RDX0CJXCzNE/s400/kartini.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5598019359656902146" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Kamis, 22-04-2010 17:58:32 oleh: Abdullah Ibnu Ahmad&lt;br /&gt;Kanal: Opini&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tulisan ini tidak bermaksud mengecilkan jasa-jasa seorang R.A. Kartini yang turut membangkitkan semangat kaum wanita Indonesia untuk maju. Juga tidak merendahkan penghargaan gelar pahlawan kepada beliau oleh pemerintah. Tapi hanya ingin menyadarkan kita bahwa tidak sepenuhnya sejarah itu mutlak benar, dan apa-apa yang kita yakini kebenarannya saat ini bisa saja sebuah kekeliruan yang harus dikoreksi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bermula di tahun 1970-an, ketika itu guru besar Universitas Indonesia (UI), Prof. Dr. Harsja W. Bachtiar mengkritik “pengkultusan” R.A. Kartini sebagai pahlawan nasional Indonesia. Dalam buku Satu Abad Kartini (1879-1979), (Jakarta Pustaka Sinar Harapan, 1990 cetakan ke-4), Harsja W. Bachtiar menulis sebuah artikel berjudul: Kartini dan Peranan Wanita dalam Masyarakat Kita. Tulisan ini bernada gugatan terhadap penokohan Kartini. Kita mengambil alih Kartini sebagai lambang emansipasi wanita di Indonesia dari orang-orang Belanda. Kita tidak mencipta sendiri lambang budaya ini, meskipun kemudian kitalah yang mengembangkannya lebih lanjut; tulis Harsja W. Bachtiar, yang menamatkan doktor sosiologisnya di Harvard University. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Harsja juga menggugat dengan halus, kenapa harus Kartini yang dijadikan sebagai simbol kemajuan wanita Indonesia. Ia menunjuk dua sosok wanita yang hebat dalam sejarah Indonesia. Pertama, Sultanah Seri Ratu Tajul Alam Safiatuddin Johan Berdaulat dari Aceh dan kedua, Siti Aisyah We Tenriolle dari Sulawesi Selatan. Anehnya, tulis Harsja, dua wanita itu tidak masuk dalam buku Sejarah Setengah Abad Pergerakan Wanita Indonesia (Jakarta: Balai Pustaka, 1978), terbitan resmi Kongres Wanita Indonesia (Kowani).  Tentu saja Kartini masuk dalam buku tersebut. Padahal, papar Harsja, kehebatan dua wanita itu sangat luar biasa. Sultanah Safiatudin dikenal sebagai sosok yang sangat pintar dan aktif mengembangkan ilmu pengetahuan. Selain bahasa Aceh dan Melayu, dia menguasai bahasa Arab, Persia, Spanyol dan Urdu. Di masa pemerintahannya, ilmu dan kesusastraan berkembang pesat. Ketika itulah lahir karya-karya besar dari Nurudddin ar-Raniry, Hamzah Fansuri, dan Abdur Rauf. Ia juga berhasil menampik usaha-usaha Belanda untuk menempatkan diri di daerah Aceh. VOC pun tidak berhasil memperoleh monopoli atas perdagangan timah dan komoditi lainnya. Sultanah memerintah Aceh cukup lama, yaitu tahun 1644-1675. Ia dikenal sangat memajukan pendidikan, baik untuk pria maupun wanita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tokoh wanita kedua yang disebut Harsja Bachtiar adalah Siti Aisyah We Tenriolle. Wanita ini bukan hanya dikenal ahli dalam pemerintahan, tetapi juga mahir dalam kesusastraan. B.F. Matthes, orang Belanda yang ahli sejarah Sulawesi Selatan, mengaku mendapat manfaat besar dari sebuah epos La-Galigo, yang mencakup lebih dari 7.000 halaman folio. Ikhtisar epos besar itu dibuat sendiri oleh We Tenriolle. Pada tahun 1908, wanita ini mendirikan sekolah pertama di Tanette, tempat pendidikan modern pertama yang dibuka baik untuk anak-anak pria maupun wanita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penelusuran Prof. Harsja W. Bachtiar terhadap penokohan Kartini akhirnya menemukan kenyataan, bahwa Kartini memang dipilih oleh orang Belanda untuk ditampilkan ke depan sebagai pendekar kemajuan wanita pribumi di Indonesia. Mula-mula Kartini bergaul dengan Asisten-Residen Ovink suami-istri. Adalah Cristiaan Snouck Hurgronje, penasehat pemerintah Hindia Belanda, yang mendorong J.H. Abendanon, Direktur Departemen Pendidikan, Agama dan Kerajinan, agar memberikan perhatian pada Kartini tiga bersaudara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Harsja menulis tentang kisah ini. Abendanon mengunjungi Kartini tiga bersaudara dan kemudian menjadi sponsor bagi Kartini. Kartini berkenalan dengan Hilda de Booy-Boissevain, istri ajudan Gubernur Jendral Belanda, pada suatu resepsi di Istana Bogor, suatu pertemuan yang sangat mengesankan kedua belah pihak. Ringkasnya, Kartini kemudian berkenalan dengan Estella Zeehandelaar, seorang wanita aktivis gerakan Sociaal Democratische Arbeiderspartij (SDAP). Wanita Belanda ini kemudian mengenalkan Kartini pada berbagai ide modern, terutama mengenai perjuangan wanita dan sosialisme. Tokoh sosialisme H.H. Van Kol dan penganjur Haluan Etika, C.Th. Van Deventer adalah orang-orang yang menampilkan Kartini sebagai pendekar wanita Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lebih dari enam tahun setelah Kartini wafat pada umur 25 tahun, pada tahun 1911, Abendanon menerbitkan kumpulan surat-surat Kartini dengan judul Door Duisternis tot Lich. Kemudian terbit juga edisi bahasa Inggrisnya dengan judul Letters of a Javaness Princess. Beberapa tahun kemudian, terbut terjemahan dalam bahasa Indonesia dengan judul Habis Gelap Terbitlah Terang: Boeah Pikiran (1922, terjemahan Empat Saudara). Dua tahun setelah penerbitan buku Kartini, Hilda de Booy-Boissevain mengadakan prakarsa pengumpulan dana yang memungkinkan pembiayaan sejumlah sekolah di Jawa Tengah. Tanggal 27 Juni 1913, didirikan Komite Kartini Fonds, yang diketuai C. Th. Van Deventer. Usaha pengumpulan dana ini lebih memperkenalkan nama Kartini, serta ide-idenya pada orang-orang Belanda. Harsja Bachtiar kemudian mencatat; Orang-orang Indonesia di luar lingkungan terbatas Kartini sendiri, dalam masa kehidupan Kartini hampir tidak mengenal Kartini dan mungkin tidak akan mengenal Kartini bilamana orang-orang Belanda ini tidak menampilkan Kartini ke depan dalam tulisan-tulisan, percakapan-percakapan maupun tindakan-tindakan mereka. (docs.google.com)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;J.H. Abendanon, Menteri yang menulis buku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;J.H. Abendanon (1852-1925) adalah Menteri Kebudayaan, Agama, dan Kerajinan Hindia Belanda dari tahun 1900-1905. Ia datang ke Hindia-Belanda pada tahun 1900 dan ditugaskan oleh Belanda untuk melaksanakan Politik Etis.  Karena baru di Hindia-Belanda, Abendanon tidak mengetahui keadaan masyarakat Hindia-Belanda dan tidak paham bagaimana dan dari mana ia memulai programnya. Untuk keperluan itu, Abendanon banyak meminta nasihat dari teman sehaluan politiknya, Snouck Hurgronje, seorang orientalis yang terkenal sebagai arsitek perancang kemenangan Hindia-Belanda dalam Perang Aceh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di bawah Abendanon, sejak tahun 1900 mulai berdiri sekolah-sekolah baik untuk kaum priyayi maupun rakyat biasa yang hampir merata di daerah-daerah. Pada tahun ini sekolah Hoofdenscholen (sekolah para kepala) yang lama diubah menjadi sekolah yang direncanakan untuk menghasilkan pegawai-pegawai pemerintahan dan diberi nama baru OSVIA (Opleiding School Voor Inlandsche Ambtenaren).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;J.H. Abendanon kemudian dikenal sebagai salah satu teman koresponden Kartini dan dialah yang menulis buku berjudul Door Duisternis tot Licht yang diterjemahkan oleh Armyn Pane menjadi Habis Gelap Terbitlah Terang. Buku Door Duisternis tot Licht di terbitkan tahun 1911 oleh pemerintah Belanda. Buku ini dicetak sebanyak lima kali, dan anehnya pada cetakan terakhir terdapat tambahan surat Kartini. (Wikipedia)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Snouck Hurgronje dan sepak terjangnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di atas disebutkan peran Snouck Hurgronje sebagai teman bertukar pikiran J.H. Abendanon dalam menjalankan politik etis. Siapa Cristiaan Snouck Hurgronje pasti pembaca sudah banyak yang mengetahuinya. Christiaan Snouck Hurgronje (1857-1936) adalah seorang pendeta Protestan seperti halnya ayah, kakek, dan kakek buyutnya. Sejak kecilnya Snouck sudah diarahkan pada bidang teologi.  Tamat sekolah menengah, dia melanjutkan ke Universitas Leiden untuk mata kuliah Ilmu Teologi dan Sastra Arab di tahun 1875.  Lima tahun kemudian, dia tamat dengan predikat cum laude dengan disertasi Het Mekaansche Feest (Perayaan di Mekah).  Tak cukup bangga dengan kemampuan bahasa Arabnya, Snouck kemudian melanjutkan pendidikan ke Mekkah tahun 1884.  Di Mekkah, keramahannya dan naluri intelektualnya membuat para ulama tak segan membimbingnya. Dan untuk kian merebut hati ulama Mekkah, Snouck memeluk Islam dan berganti nama menjadi Abdul Ghaffar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, pertemuan Snouck dengan Habib Abdurrachman Az-Zahir, seorang keturunan Arab yang pernah menjadi wakil pemerintahan Aceh, kemudian berhasil “dibeli” oleh Belanda dan dikirim ke Mekkah, mengubah minatnya.  Atas bantuan Zahir dan Konsul Belanda di Jeddah,  JA Kruyt, dia mulai mempelajari politik kolonial dan upaya untuk memenangi pertempuran di Aceh.  Setelah saran-sarannya  tak ditanggapi Gubernur Belanda di Nusantara, Habib Zahir yang kecewa menyerahkan semua naskah penelitiannya kepada Snouck yang saat itu, tahun 1886, telah menjadi dosen di Leiden.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Snouck seperti mendapat durian runtuh. Naskah itu dia berikan pada kantor Menteri Daerah Jajahan Belanda (Ministerie van Kolonieën). Snouck bahkan secara berani menawarkan diri sebagai tenaga ilmuwan yang akan dapat memberikan gambaran lebih lengkap tentang Aceh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada 1889, dia menginjakkan kaki di pulau Jawa, dan mulai meneliti pranata Islam di masyarakat pribumi Hindia-Belanda, khususnya Aceh. Setelah Aceh dikuasai Belanda, 1905, Snouck mendapat penghargaan yang luar biasa. Setahun kemudian dia kembali ke Leiden, dan sampai wafatnya tanggal 26 Juni 1936, dia tetap menjadi penasehat utama Belanda untuk urusan penaklukan pribumi di Nusantara. (Wikipedia).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melalui bukunya, Snouck Hurgronje en Islam (Diindonesiakan oleh Giriukti Pusaka, dengan judul Snouck Hurgronje dan Islam tahun 1989) P.Sj. Van Koningsveld memaparkan sosok dan kiprah Snouck Hurgronje dalam upaya membantu penjajah Belanda untuk menaklukan Islam. Untuk mengikuti jejak orientalis Yahudi, Ignaz Goldziher, yang menjadi murid Syekh al-Azhar Kairo, Snouck sampai merasa perlu untuk menyatakan diri sebagai seorang Muslim (1885) dan mengganti nama menjadi Abdul Gaffar seperti disebutkan di atas. Dengan itu dia bisa diterima menjadi murid para ulama Mekkah. Posisi dan pengalamannya ini nantinya memudahkan langkah Snouck dalam menembus daerah-daerah Muslim di berbagai wilayah di Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Van Koningsveld, pemerintah kolonial mengerti benar sepak terjang Snouk dalam penyamarannya sebagai Muslim. Snouck dianggap oleh banyak kaum Muslim di Nusantara ini sebagai ulama. Bahkan ada yang menyebutnya sebagai Mufti Hindia Belanda. Juga ada yang memanggilnya Syaikhul Islam Jawa. Padahal, Snouck sendiri menulis tentang Islam; Sesungguhnya agama ini meskipun cocok untuk membiasakan ketertiban kepada orang-orang biadab, tetapi tidak dapat berdamai dengan peradaban modern, kecuali dengan suatu perubahan radikal, namun tidak sesuatu pun memberi kita hak untuk mengharapkannya (hal 116).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam bukunya, Politik Islam Hindia Belanda (Jakarta, LP3ES, 1985), Dr. Aqib Suminto mengupas panjang lebar pemikiran dan nasehat-nasehat Snouck Hurgronje kepada pemerintah kolonial Belanda. Salah satu strateginya adalah melakukan pembaratan kaum elite pribumi melalui dunia pendidikan, sehingga mereka jauh dari Islam. Sedangkan pengaruh Barat yang mereka miliki akan mempermudah mempertemukannya dengan pemerintahan Eropa. Snouck optimis, rakyat banyak akan mengikuti jejak pemimpin tradisional mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Politik Etis, balas budi Belanda atau perlawanan terhadap syiar Islam?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelumnya telah disinggung mengenai Poltik Etis sebagai program pemerintah Belanda yang harus dijalankan oleh J.H. Abendanon sebagai Menteri Kebudayaan, Agama, dan Kerajinan Hindia Belanda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Politik Etis atau Politik Balas Budi adalah suatu pemikiran yang menyatakan bahwa pemerintah kolonial memegang tanggung jawab moral bagi kesejahteraan pribumi. Pemikiran ini merupakan kritik terhadap politik tanam paksa yang diterapkan sebelumnya. Dengan dipelopori oleh Pieter Brooshooft (wartawan Koran De Locomotief) dan C.Th. van Deventer (seorang politikus), pemikiran ini diterima oleh pemerintah kolonial seperti disebutkan dalam pidato Ratu Wilhelmina pada tanggal 17 September 1901, pada saat baru naik tahta di pembukaan Parlemen Belanda, bahwa pemerintah Belanda mempunyai panggilan moral dan hutang budi (een eerschuld) terhadap bangsa pribumi di Hindia Belanda. Ratu Wilhelmina menuangkan panggilan moral tadi ke dalam kebijakan politik etis, yang terangkum dalam program Trias Politika yang meliputi:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Irigasi (pengairan), membangun dan memperbaiki pengairan-pengairan dan bendungan untuk keperluan pertanian&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Emigrasi yakni mengajak penduduk untuk transmigrasi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Memperluas dalam bidang pengajaran dan pendidikan (edukasi).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun sayangnya, penjajah tetaplah penjajah, niat baik dari penggagas politik etis ini dimanfaatkan oleh pemerintah kolonial untuk memperkuat cengkeraman kuku-kuku penjajahannya di bumi Nusantara. Kebijakan pertama dan kedua disalahgunakan oleh Pemerintah Belanda dengan membangun irigasi untuk perkebunan-perkebunan Belanda dan transmigrasi dilakukan dengan memindahkan penduduk ke daerah perkebunan Belanda untuk dijadikan pekerja rodi. (Wikipedia)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hanya pendidikan yang berarti bagi bangsa Indonesia, namun ini pun dilakukan dengan memaksakan pemikiran dan budaya Barat ke dalam jiwa orang pribumi dan mencoba menyingkirkan cara pandang Islam yang sudah terlebih dulu tumbuh di sanubari orang Jawa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pakar sejarah Melayu, Prof. Naquib Al-Attas sudah lama mengingatkan adanya upaya yang sistematis dari orientalis Belanda untuk memperkecil peran Islam dalam sejarah Kepulauan Nusantara. Dalam bukunya, Islam dalam Sejarah dan Kebudayaan Melayu (Bandung: Mizan, 1990, cet.Ke-4), Prof. Naquib al-Attas menulis tentang masalah ini; Kecenderungan ke arah memperkecil peranan Islam dalam sejarah Kepulauan ini, sudah nyata pula, misalnya dalam tulisan-tulisan Snouck Hurgronje pada akhir abad yang lalu. Kemudian hampir semua sarjana-sarjana yang menulis selepas Hurgronje telah terpengaruh kesan pemikirannya yang meluas dan mendalam di kalangan mereka, sehingga tidak mengherankan sekiranya pengaruh itu masih berlaku sampai dewasa ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa hubungan Kartini dengan Snouck Hugronje?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam sejumlah suratnya kepada Ny. Abendanon, Kartini memang beberapa kali menyebut nama Snouck. Tampaknya, Kartini memandang orientalis-kolonialis Belanda itu sebagai orang hebat yang sangat pakar dalam soal Islam. Dalam suratnya kepada Ny. Abendanon tertanggal 18 Februari 1902, Kartini menulis;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam, Bidadariku yang manis dan baik! … Masih ada lagi satu permintaan penting yang hendak saya ajukan kepada Nyonya. Apabila Nyonya bertemu dengan teman Nyonya Dr. Snouck Hurgronje, sudikah Nyonya bertanya kepada beliau tentang hal berikut; Apalah dalam agama Islam juga ada hukum akil balig seperti yang terdapat dalam undang-undang bangsa Barat? Ataukah sebaiknya saya memberanikan diri langsung bertanya kepada beliau? Saya ingin sekali mengetahui sesuatu tentang hak dan kewajiban perempuan Islam serta anak perempuannya. (Buku: Surat-surat kepada Ny. R.M. Abendanon-Mandri dan Suaminya, penerjemah: Sulastin Sutrisno, Jakarta: Penerbit Djambatan, 2000, hal 234-235).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemahaman agama Islam Kartini yang dangkal&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walaupun kakeknya (ayah ibunya, Kyai Haji Madirono, adalah seorang ulama dan guru agama, ternyata pemahamannya tentang agama Islam masih sangat dangkal. Salah satu sebabnya, seperti diakui sendiri oleh Kartini dalam suratnya kepada nona Zeehandelaar, 6 Nopember 1899, adalah pemahamannya tentang Alquran yang sangat kurang karena tidak mengerti isinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lagi pula, sebenarnya agamaku agama Islam, hanya karena nenek moyangku beragama Islam. Manakah boleh aku cinta akan agamaku, kalau aku tiada kenal, tiada boleh aku mengenalnya? Qur’an terlalu suci, tiada boleh diterjemahkan ke dalam bahasa mana jua pun. Di sini tiada orang yang tahu bahasa Arab. Orang diajar di sini membaca Qur’an, tetapi yang dibacanya itu tiada ia mengerti. Piiranku, pekerjaan gilakah pekerjaan semacam itu, orang diajar di sini membaca, tetapi tidak diajarkan makna yang dibacanya itu. Sama saja engkau mengajar aku membaca kitab bahasa Inggris, aku harus hafal semuanya, sedangkan tiada sepatah kata jua pun yang kau terangkan artinya kepadaku. Sekalipun tiada jadi orang saleh,kan boleh juga orang jadi orang baik hati, bukan Stella?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di bagian lain dari surat itu Kartini menulis:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya, Tuhanku, ada kalanya aku berharap, alangkah baiknya jika tidak ada agama itu, karena agama itu, yang sebenarnya harus mempersatukan semua hamba Allah, sejak dari dahulu-dahulu menjadi pangkal perselisihan dan perpecahan, jadi sebab perkelahian berbunuh-bunuhan yang sangat ngeri dan bengisnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keinginan Kartini yang luar biasa untuk bertemu dan berdiskusi dengan Snouck Hurgronje dan kekagumannya dengan sosok orientalis Belanda tersebut, maka tidak tertutup kemungkinan pemikiran Kartini sudah dipengaruhi secara luas oleh pemikiran Snouck yang sebetulnya sangat ingin menjauhkan Islam dari kehidupan orang pribumi. Seperti kebencian Kartini dengan poligami dan lembaga perkawinan, seperti disebutkan pada suratnya kepada nona Zeehandelaar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meskipun seribu kali orang mengatakan, beristri empat itu bukan dosa menurut hukum Islam, tetapi aku, tetap selama-lamanya aku mengatakan itu dosa. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengertikah engkau sekarang apakah sebabnya maka sesangat itu benar benciku akan perkawinan? Kerja yang serendah-rendahnya maulah aku mengerjakannya dengan berbesar hati dan dengan sungguh-sungguh, asalkan aku tiada kawin, dan aku bebas. Tetapi, tiada suatu jua pun boleh dikerjakan, karena menilik kedudukan Bapak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keraguan atas surat-surat Kartini&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara umum surat-surat R.A. Kartini kepada teman-teman korespondensinya hanya diketahui dari buku J.H. Abendanon. J.H. Abendanon dan istrinya mengaku sebagai salah satu teman korespondensi Kartini, dimana beberapa surat Kartini yang ditujukan kepadanya dan istrinya juga turut dipublikasikan di dalam bukunya itu. Namun sampai sekarang, sebagian besar naskah asli surat-surat Kartini yang dijadikan bahan penulisan buku tersebut maupun jejak J.H. Abendanon sendiri sebagai penulis dan keturunannya belum ditemukan, sehingga ada dugaan sebagian surat-surat Kartini atau isinya direkayasa oleh J.H. Abendanon. Kecurigaan ini timbul karena memang buku Kartini terbit saat pemerintahan kolonial Belanda menjalankan politik etis di Hindia Belanda, dan Abendanon termasuk yang berkepentingan dan mendukung politik etis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Layakkah Kartini sebagai pahlawan Indonesia?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti halnya beberapa warisan kolonial Belanda lainnya yang sampai sekarang masih dipertahankan dan dijadikan acuan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara di Indonesia, seperti peraturan perundangan-undangan dan hukum, maka kepahlawanan seorang R.A. Kartini ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab kita sebagai bangsa, apakah akan terus dipertahankan atau dikoreksi keberadaannya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau dibaca secara mendalam surat-suratnya itu, maka Kartini adalah seorang wanita yang tertekan dengan budaya Jawa dan keislamannya, dan ingin melarikan diri daripadanya. Penyesalannya terlahir sebagai anak gadis Jawa terekam dalam suratnya kepada Nyonya Ovink-Soer (Awal tahun 1900):&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aduh alangkah pedihnya, sedihnya rasa hatiku. Sangat sengsaranya menjadi seorang anak gadis Jawa, sedang dia ada berperasaan halus. Ibu bapakku, kasihan, kasihan, nasib celaka manakah yang memberikan kami ini kepadanya jadi anaknya?&lt;br /&gt;(sumber : http://www.wikimu.com/News/DisplayNews.aspx?id=16868 )&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/27272043-9061594505321488265?l=amirhady.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://amirhady.blogspot.com/feeds/9061594505321488265/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=27272043&amp;postID=9061594505321488265&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27272043/posts/default/9061594505321488265'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27272043/posts/default/9061594505321488265'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://amirhady.blogspot.com/2011/04/kontroversi-sejarah-rakartini-pahlawan.html' title='Kontroversi Sejarah, R.A.Kartini Pahlawan Wanita Bikinan Belanda'/><author><name>PC MUHAMAMDIYAH ANGGANA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08640132165921001261</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/SjL338F4wKI/AAAAAAAAAeQ/nm8lZtosxrg/S220/amir+hady1.bmp'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-reH3WFkkJMI/TbAo8rIb_gI/AAAAAAAABl0/RDX0CJXCzNE/s72-c/kartini.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-27272043.post-9022390399156845144</id><published>2011-03-27T21:33:00.002+08:00</published><updated>2011-03-27T21:39:24.698+08:00</updated><title type='text'>silaturahim alumnus SMA Muhammadiyah 1 Samarinda di Rumah Andi M.Basri Muara Badak</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-Bv2VaW7Bb-g/TY89egXMAqI/AAAAAAAABfs/DoSlTopp6gQ/s1600/SDC12535.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-Bv2VaW7Bb-g/TY89egXMAqI/AAAAAAAABfs/DoSlTopp6gQ/s400/SDC12535.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5588753256882635426" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-2gIh6D46esM/TY89evkyQwI/AAAAAAAABfk/srdiz3r27Bk/s1600/SDC12528.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-2gIh6D46esM/TY89evkyQwI/AAAAAAAABfk/srdiz3r27Bk/s400/SDC12528.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5588753260966200066" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-_2Dk0ixhbJQ/TY89ecbf0zI/AAAAAAAABfc/9GE66ZaHUDE/s1600/SDC12530.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-_2Dk0ixhbJQ/TY89ecbf0zI/AAAAAAAABfc/9GE66ZaHUDE/s400/SDC12530.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5588753255826969394" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-Og7xlEoYECs/TY89eUvT0rI/AAAAAAAABfU/qJ0K9oXWUK0/s1600/SDC12527.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-Og7xlEoYECs/TY89eUvT0rI/AAAAAAAABfU/qJ0K9oXWUK0/s400/SDC12527.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5588753253762585266" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-VBdgxpzaoGA/TY89ezxVS4I/AAAAAAAABf0/gAPFGYk8Bzg/s1600/SDC12536.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-VBdgxpzaoGA/TY89ezxVS4I/AAAAAAAABf0/gAPFGYk8Bzg/s400/SDC12536.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5588753262092569474" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;silaturahim alumnus SMA Muhammadiyah 1 Samarinda di Rumah Andi M.Basri Muara Badak, pada hari ahad 22 Rabiul Akhir 1432 H / 27 Maret 2011 M.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/27272043-9022390399156845144?l=amirhady.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://amirhady.blogspot.com/feeds/9022390399156845144/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=27272043&amp;postID=9022390399156845144&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27272043/posts/default/9022390399156845144'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27272043/posts/default/9022390399156845144'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://amirhady.blogspot.com/2011/03/silaturahim-alumnus-sma-muhammadiyah-1.html' title='silaturahim alumnus SMA Muhammadiyah 1 Samarinda di Rumah Andi M.Basri Muara Badak'/><author><name>PC MUHAMAMDIYAH ANGGANA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08640132165921001261</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/SjL338F4wKI/AAAAAAAAAeQ/nm8lZtosxrg/S220/amir+hady1.bmp'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-Bv2VaW7Bb-g/TY89egXMAqI/AAAAAAAABfs/DoSlTopp6gQ/s72-c/SDC12535.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-27272043.post-7897247840867952734</id><published>2011-03-21T17:50:00.003+08:00</published><updated>2011-03-21T17:55:07.180+08:00</updated><title type='text'>SEMINAR PROVINSI  DALAM RANGKA OPTIMALISASI PEMANFAATAN DATA SDKI 2007 PROYEK MACRO INTERNATINAL-USAID KALIMANTAN TIMUR , 21 MARET 2011</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-Ju6nzr5M0gU/TYcgOcLzAjI/AAAAAAAABeE/O0J5mrcX6RY/s1600/SDC12478.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 300px; height: 400px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-Ju6nzr5M0gU/TYcgOcLzAjI/AAAAAAAABeE/O0J5mrcX6RY/s400/SDC12478.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5586469295232320050" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-awYymc_vfU0/TYcgOZeQtwI/AAAAAAAABd8/HcCB3MsJuTU/s1600/SDC12476.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-awYymc_vfU0/TYcgOZeQtwI/AAAAAAAABd8/HcCB3MsJuTU/s400/SDC12476.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5586469294504457986" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-_R_l5Lml7Y8/TYcgN1x2hjI/AAAAAAAABd0/dYKCPREME_E/s1600/SDC12480.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-_R_l5Lml7Y8/TYcgN1x2hjI/AAAAAAAABd0/dYKCPREME_E/s400/SDC12480.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5586469284922951218" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/-R5nI2-u3Mag/TYcgNqNphjI/AAAAAAAABds/VUsHJWQ70XU/s1600/SDC12483.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 300px; height: 400px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-R5nI2-u3Mag/TYcgNqNphjI/AAAAAAAABds/VUsHJWQ70XU/s400/SDC12483.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5586469281818314290" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Sehubungan diutus oleh PW Muhammadiyah Kaltim untuk memenuhi undangan Kepala BKKBN Propinsi Kalimantan Timur, dengan hasil sebagai berikut :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;HASIL SEMINAR PROVINSI &lt;br /&gt;DALAM RANGKA OPTIMALISASI PEMANFAATAN DATA SDKI 2007&lt;br /&gt;PROYEK MACRO INTERNATINAL-USAID&lt;br /&gt;KALIMANTAN TIMUR , 21 MARET 2011&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah mendengar pemaparan dari pembicara seminar, maka dapat dirumuskan beberapa hal sebagai berikut :&lt;br /&gt;1. Dalam rangka menunjang program Pembangunan berwawasan kependudukan,  Program KB merupakan bagian integral dari program kependudukan &lt;br /&gt;2. Guna meningkatkan  kualitas SDM, salah satu focus yang harus dilaksanakan adalah adanya keserasian kebijakan kependudukan dan revitaralisasi program KB dengan sasaran TFR 2,1 dan NRR 1 pada tahun 2014.&lt;br /&gt;3. Berdasarkan data SDKI tahun 2011 menggambarkan bahwa kemampuan seorang wanita untuk melahirkan anak, rata-rata 2 - 3 anak.&lt;br /&gt;4. Provinsi Kalimantan Timur mempunyai Laju Pertumbuhan Penduduk 3,81% (hasil Sensus 2010), yang memiliki struktur penduduk  yang masih banyak dipenuhi oleh usia dini (0-9 th) dan usia kerja hal ini akan memberikan konsekuensi  pada pemerintah daerah dalam hal  penyediaan anggaran dan program yang diarahkan pada pemenuhan kebutuhan penduduk kelompok usia tersebut seperti KIA, gizi, pendidikan dan lapangan pekerjaan.&lt;br /&gt;5. Pemakaian alat kontrasepsi di Provinsi Kalimantan Timur dipengaruhi antara lain kualitas pelayanan, kurangnya informasi tentang pemakaian, efek samping, kelebihan dan kekurangan  alat kontrasepsi, serta akses masyarakat terhadap tempat pelayanan kontrasepsi.&lt;br /&gt;6. Menyikapi hal tersebut maka perlu dilakukan langkah-langkah :&lt;br /&gt;a. Memperkuat KIE dan advokasi di berbagai tingkatan guna menyamakan persepsi tentang penggarapan Program Kependudukan dan KB ke depannya&lt;br /&gt;b. Refreshing/pelatihan bagi Penyuluh KB/pelaksana operasional program KB di semua tingkatan guna meningkatkan kompetensi petugas dalam pengelolaan Program KB di Lini lapangan&lt;br /&gt;c. Perlu dilakukan rekruitmen Penyuluh Keluarga Berencana (PKB) agar terpenuhi jumlah 1 PKB untuk 1 desa &lt;br /&gt;d. Peranan kader di lini lapangan makin ditingkatkan baik kader yang menangani kelompok kegiatan maupun UPPKS dengan pemberian dana operasional dan penghargaan&lt;br /&gt;e. Melibatkan para tokoh agama, tokoh masyarakat dan tokoh adat, agar mereka mau dan mampu ikut mensukseskan penggarapan Program KB di wilayahnya&lt;br /&gt;f. Penyediaan sarana dan prasarana yang menunjang tugas PKB di lapangan  (pedoman pelaksanaan tugas, KIE Kit, modul-modul tentang alat kontrasepsi serta hal-hal yang terkait dengan pengelolaan program KB)&lt;br /&gt;g. Penyediaan dana operasional yang memadai dalam penggarapan Program KB di setiap tingkatan&lt;br /&gt;h. Untuk menjaga kelangsungan program maka perlu dilakukan pembinaan dan pengawasan secara berjenjang dalam pengelolaan program KB&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian hasil rumusan ini dibuat, agar dipedomani dalam pengelolaan Program KB di Provinsi Kalimantan Timur &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;        Ttd&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;           Tim Perumus&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/27272043-7897247840867952734?l=amirhady.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://amirhady.blogspot.com/feeds/7897247840867952734/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=27272043&amp;postID=7897247840867952734&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27272043/posts/default/7897247840867952734'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27272043/posts/default/7897247840867952734'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://amirhady.blogspot.com/2011/03/seminar-provinsi-dalam-rangka.html' title='SEMINAR PROVINSI  DALAM RANGKA OPTIMALISASI PEMANFAATAN DATA SDKI 2007 PROYEK MACRO INTERNATINAL-USAID KALIMANTAN TIMUR , 21 MARET 2011'/><author><name>PC MUHAMAMDIYAH ANGGANA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08640132165921001261</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/SjL338F4wKI/AAAAAAAAAeQ/nm8lZtosxrg/S220/amir+hady1.bmp'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-Ju6nzr5M0gU/TYcgOcLzAjI/AAAAAAAABeE/O0J5mrcX6RY/s72-c/SDC12478.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-27272043.post-8939013913186437444</id><published>2011-03-15T22:46:00.009+08:00</published><updated>2011-03-15T22:55:17.895+08:00</updated><title type='text'>Silaturahim dengan Wabup Kutai Barat</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-9x6h-nQa2V0/TX99UrbvbgI/AAAAAAAABa8/XcOuxS24tNU/s1600/SDC12333.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-9x6h-nQa2V0/TX99UrbvbgI/AAAAAAAABa8/XcOuxS24tNU/s400/SDC12333.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5584319857172639234" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-w6KZSMRpC5w/TX99UJxO_tI/AAAAAAAABa0/LUBlCGNh-Mc/s1600/SDC12332.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-w6KZSMRpC5w/TX99UJxO_tI/AAAAAAAABa0/LUBlCGNh-Mc/s400/SDC12332.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5584319848135982802" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/-WB1VVdZng7o/TX99TgVxElI/AAAAAAAABas/caWvsizoeGA/s1600/SDC12331.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-WB1VVdZng7o/TX99TgVxElI/AAAAAAAABas/caWvsizoeGA/s400/SDC12331.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5584319837014921810" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-6lZH9sUbHF4/TX99TC3Y7WI/AAAAAAAABak/JLb5gEyJJlk/s1600/SDC12330.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-6lZH9sUbHF4/TX99TC3Y7WI/AAAAAAAABak/JLb5gEyJJlk/s400/SDC12330.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5584319829102882146" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Dalam sebuah kesempatan sarapan pagi di rumah pribadi kediaman Bapak H. Didik Effendi, Wakil Bupati Kutai Barat, di Melak, dalam rangka silaturahim&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/27272043-8939013913186437444?l=amirhady.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://amirhady.blogspot.com/feeds/8939013913186437444/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=27272043&amp;postID=8939013913186437444&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27272043/posts/default/8939013913186437444'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27272043/posts/default/8939013913186437444'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://amirhady.blogspot.com/2011/03/silaturahim-dengan-wabup-kutai-barat.html' title='Silaturahim dengan Wabup Kutai Barat'/><author><name>PC MUHAMAMDIYAH ANGGANA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08640132165921001261</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/SjL338F4wKI/AAAAAAAAAeQ/nm8lZtosxrg/S220/amir+hady1.bmp'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-9x6h-nQa2V0/TX99UrbvbgI/AAAAAAAABa8/XcOuxS24tNU/s72-c/SDC12333.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-27272043.post-3554355510013809764</id><published>2011-02-23T11:58:00.001+08:00</published><updated>2011-02-23T12:01:22.323+08:00</updated><title type='text'>Kalau Tidak Menyebarkan Ahmadiyah, “Priyuk Nasi Saya tidak Ngebul”</title><content type='html'>&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Sunday, 20 February 2011 12:39 &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-EHpzIsA9wrs/TWSGUWgYKRI/AAAAAAAABTk/aFF_fayQy1U/s1600/ahmadiyah%2Bberulah.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-EHpzIsA9wrs/TWSGUWgYKRI/AAAAAAAABTk/aFF_fayQy1U/s400/ahmadiyah%2Bberulah.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5576729922788403474" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Jakarta, mediaumat.com- &lt;/span&gt;Suparman di hadapan guru ngajinya mengaku bahwa ia bersedia menjadi anggota Ahmadiyah dan bahkan menjadi Ketua Jamaah Ahmadiyah Indonesia (JAI) Cikeusik lantaran faktor ekonomi. Hal itu diungkapkan Ketua MUI Banten KH Aminudin Ibrahim dalam acara Halqah Islam dan Peradaban (HIP) ke-27, Ahad (20/2) di Wisma Antara, Jakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anggota Tim Pencari Informasi dan Fakta (TPF) MUI Pusat Kasus Cikeusik ini menjelaskan panjang lebar tentang keberadaan Ahmadiyah di Pandeglang. Sekitar 250 anggota Ahmadiyah Pandeglang akhirnya kembali ke pangkuan Islam setelah diadakannya sosialisasi SKB 3 Menteri pada Nopember 2008 lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun tersisa delapan orang warga yang bersikukuh tetap tidak mau tobat. Mereka adalah para mubaligh Ahmadiyah, salah satunya adalah Suparman warga Kecamatan Cikeusik, Kabupaten Pandeglang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam sosialisasi SKB 3 Menteri itu, terjadilah dialog antara Suparman dengan guru ngajinya yakni Ketua MUI Cikeusik KH Amir. Amir pun menanyakan mengapa Suparman bisa masuk Ahmadiyah. Semua dalil yang diajukan Suparman tentang kenabian Mirza Ghulam Ahmad, terbantahkan dengan telak. Namun Suparman enggan keluar dari Ahmadiyah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya, karena sudah tidak ada argumen berdasarkan dalil Al-Qur'an maupun Hadits lagi, maka ia pun mengakui alasan yang sebenarnya sehingga ia tidak mau kembali ke jalan yang benar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Pak Kiyai kalau saya tidak melaksanakan ini (ajaran Ahmadiyah, red), priyuk nasi saya tidak ngebul" ujar Aminudin menirukan ucapan Suparman kepada Amir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka terungkaplah bahwa Suparman diberi berbagai fasilitas yang menggiurkan oleh JAI Pusat. Di antaranya, tiap bulan ia digaji Rp 10 juta perbulan, diberi uang Rp 150 juta untuk membeli rumah, diberi dana Rp 150 juta untuk kegiatan ‘dakwah' di bulan Ramadhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena Suparman tidak mau meninggalkan mencari nafkah dengan cara yang haram itu, akhirnya masalah ini naik ke Bakorpakem tingkat Kabupaten Pandeglang. Terjadilah dialog dan disepekatilah bahwa Suparman tidak akan mengajarkan lagi ajaran sesatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Bahkan kesepakatan itu ditandatangani oleh Suparman sendiri," ujar Aminudin di hadapan 600 peserta talkshow yang bertema Ahmadiyah Berulah,Umat Islam di Fitnah (Menelisik Konspirasi dan Targetnya) itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aminudin pun mengungkapkan bahwa ternyata Suparman melanggar perjanjian itu. Karena  faktanya ia malah terus mengembangkan ajaran Mirza Ghulam Ahmad, nabi palsu utusan kolonial Inggris.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ia tetap door to door mengajak orang untuk masuk Ahmadiyah dengan iming-iming akan diberi uang," ujarnya. Berdasarkan pengakuan warga kepada Aminudin, uang yang akan diberikan itu variatif tergantung tugasnya nanti. "Yang jelas berkisar 1,5 juta-10 juta rupiahlah," ujarnya kepada mediaumat.com. Sehingga akhirnya di Cikeusik saat ini ada 25 warga yang turut menjadi anggota JAI.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam takshow bulanan yang diselenggaran oleh Hizbut Tahrir Indonesia itu, nampak pula Ketua Dewan Pembina TPM Mahendradatta; Anggota Komisi VIII DPR RI Fraksi PPP Mohammad Arwani Thomafi;  Wakil Ketua Komnas HAM Nurcholis; dan Jubir HTI Muhammad Ismail Yusanto. Mereka hadir sebagai pembicara. Kecuali Nurcholis, semua pembicara sepakat bahwaPresiden SBY harus segera membubarkan Ahmadiyah.[] joko prasetyo&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/27272043-3554355510013809764?l=amirhady.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://amirhady.blogspot.com/feeds/3554355510013809764/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=27272043&amp;postID=3554355510013809764&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27272043/posts/default/3554355510013809764'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27272043/posts/default/3554355510013809764'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://amirhady.blogspot.com/2011/02/kalau-tidak-menyebarkan-ahmadiyah.html' title='Kalau Tidak Menyebarkan Ahmadiyah, “Priyuk Nasi Saya tidak Ngebul”'/><author><name>PC MUHAMAMDIYAH ANGGANA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08640132165921001261</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/SjL338F4wKI/AAAAAAAAAeQ/nm8lZtosxrg/S220/amir+hady1.bmp'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-EHpzIsA9wrs/TWSGUWgYKRI/AAAAAAAABTk/aFF_fayQy1U/s72-c/ahmadiyah%2Bberulah.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-27272043.post-1287236844131264492</id><published>2011-02-22T21:20:00.007+08:00</published><updated>2011-02-22T21:47:08.503+08:00</updated><title type='text'>Lokakarya pembuatan desain....</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-_EIEKhdD56M/TWO4c6p1XvI/AAAAAAAABS0/9IHP4HRUsh4/s1600/SDC11996.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-_EIEKhdD56M/TWO4c6p1XvI/AAAAAAAABS0/9IHP4HRUsh4/s400/SDC11996.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5576503570535374578" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-eehy_jXsOFg/TWO4c9MJ9dI/AAAAAAAABSs/6vSICXCTFHg/s1600/SDC11999.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-eehy_jXsOFg/TWO4c9MJ9dI/AAAAAAAABSs/6vSICXCTFHg/s400/SDC11999.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5576503571216201170" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-Kytg9Ynuu6I/TWO4chPnJSI/AAAAAAAABSk/H5-I9ibUOw0/s1600/SDC12001.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-Kytg9Ynuu6I/TWO4chPnJSI/AAAAAAAABSk/H5-I9ibUOw0/s400/SDC12001.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5576503563714503970" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Lokakarya dengan topik "Desain Penataan dan Pengembangan Kelembagaan serta Pemekaran Wilayah di Prop. Kalimantan Timur" yang dilangsungkan di Ruang Rapat Kantor BAPPEDA Prop.Kaltim Samarinda. Narasumber Jawa Post Institut of Pro Autonomy (JPIP) Area Kaltim, Dr.Meiliana, SE.,M.M (Kepala PKP2A III LAN), Warsilan, SE., MT (Planology UNMUL), Aji Sofyan Effendi, SE., M.Si (Ahli Studi Pembangunan UNMUL), KOREM Aji Surya Nata, Drs. Undunsyah, M.Si (Bupati Tana Tidung, dan BPPDT Prop. Kaltim. &lt;br /&gt;Kegiatan diselenggarakan oleh BAPPEDA Prop.Kaltim, Badan Pengelola Perbatasan, Pedalaman dan Daerah Tertinggal (BPPDT Prop.Kaltim, Center for Community Empowerment &amp; Economic (C-FORCE) didukung oleh Kemitraan Jakarta. Selasa, 22 februari 2011.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Komentar penulis: Materi sangat luas tapi waktu dari jam 9:00 s.d 14:00, cuma 5 jam termasuk acara pembukaan, padahal mesti membahas desain penataan kelembagaan, desain pengembangan kelembagaan dan membahas desain pemekaran wilayah di prop. Kaltim. Secara logis menurut saya paling tidak perlu waktu tiga hari.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/27272043-1287236844131264492?l=amirhady.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://amirhady.blogspot.com/feeds/1287236844131264492/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=27272043&amp;postID=1287236844131264492&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27272043/posts/default/1287236844131264492'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27272043/posts/default/1287236844131264492'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://amirhady.blogspot.com/2011/02/lokakarya-pembuatan-desain.html' title='Lokakarya pembuatan desain....'/><author><name>PC MUHAMAMDIYAH ANGGANA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08640132165921001261</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/SjL338F4wKI/AAAAAAAAAeQ/nm8lZtosxrg/S220/amir+hady1.bmp'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-_EIEKhdD56M/TWO4c6p1XvI/AAAAAAAABS0/9IHP4HRUsh4/s72-c/SDC11996.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-27272043.post-358853156774112630</id><published>2011-02-17T12:21:00.002+08:00</published><updated>2011-02-17T12:25:16.491+08:00</updated><title type='text'>SAYA ANTI DEMOKRASI</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-MF28WXcFG5g/TVyjIHLPoJI/AAAAAAAABPU/PI5gA88SvBA/s1600/amha%2Bainun%2Bnajib.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 158px; height: 176px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-MF28WXcFG5g/TVyjIHLPoJI/AAAAAAAABPU/PI5gA88SvBA/s400/amha%2Bainun%2Bnajib.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5574509798538322066" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;oleh : Emha Ainun Nadjib&lt;br /&gt;Kalau ada bentrok antara Ustadz dengan Pastur, pihak Depag, Polsek, dan Danramil harus menyalahkan Ustadz, sebab kalau tidak itu namanya diktator mayoritas. &lt;br /&gt;Mentang-mentang Ummat Islam mayoritas, asalkan yang mayoritas bukan yang selain Islam - harus mengalah dan wajib kalah. Kalau mayoritas kalah, itu memang sudah seharusnya, asalkan mayoritasnya Islam dan minoritasnya Kristen. Tapi kalau mayoritasnya Kristen dan minoritasnya Islam, Islam yang harus kalah. Baru wajar namanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau Khadhafi kurang ajar, yang salah adalah Islam. Kalau Palestina &lt;br /&gt;banyak teroris, yang salah adalah Islam. Kalau Saddam Hussein nranyak, yang salah adalah Islam. Tapi kalau Belanda menjajah Indonesia 350 tahun, yang salah bukan Kristen. Kalau amerika Serikat jumawa dan adigang adigung adiguna kepada rakyat Irak, yang salah bukan Kristen. Bahkan sesudah ribuan bom dihujankan di &lt;br /&gt;seantero Bagdad, Amerika Serikatlah pemegang sertifikat kebenaran, sementara yang salah pasti adalah Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Agama" yang paling benar adalah demokrasi. Anti demokrasi sama dengan setan dan iblis. Cara mengukur siapa dan bagaiman yang pro dan yang kontra demokrasi, ditentukan pasti bukan oleh orang Islam. Golongan Islam mendapat jatah menjadi pihak yang diplonco dan dites terus menerus oleh subyektivisme kaum non-Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kaum Muslimin diwajibkan menjadi penganut demokrasi agar diakui oleh peradaban dunia. Dan untuk mempelajari demokrasi, mereka dilarang membaca kelakuan kecurangan informasi jaringan media massaBarat atas kesunyatan Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang-orang non-Muslim, terutama kaum Kristiani dunia, mendapatkan previlese dari Tuhan untuk mempelajari Islam tidak dengan membaca Al-Quran dan menghayati Sunnah Rasulullah Muhammad SAW, melainkan dengan menilai dari sudut pandang mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka kalau penghuni peradaban global dunia bersikap anti-Islam tanpa &lt;br /&gt;melalui apresiasi terhadap Qur'an, saya juga akan siap menyatakan diri &lt;br /&gt;sebagai anti-demokrasi karena saya jembek dan muak terhadap kelakuan Amerika Serikat di berbagai belahan dunia. Dan dari sudut itulah demokrasi saya nilai, sebagaimana dari sudut yang semacam juga menilai Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Yogya teman-teman musik Kiai Kanjeng membuat nomer-nomer musik, yang karena bersentuhan dengan syair-syair saya, maka merekapun memasuki wilayah musikal Ummi Kaltsum, penyanyi legendaris Mesir. Musik Kiai Kanjeng mengandung unsur Arab, campur Jawa, jazz Negro dan entah apa lagi. Seorang teman menyapa: "Banyak &lt;br /&gt;nuansa Arabnya ya? Mbok lain kali bikin yang etnis 'gitu..."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lho kok Arab bukan etnis?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukan. Nada-nada arab bukan etnis, melainkan nada Islam. Nada Arab tak diakui sebagai warga etno-musik, karena ia indikatif Islam. Sama-sama kolak, sama-sama sambal, sama-sama lalap, tapi kalau ia Islam-menjadi bukan kolak, bukan sambal, dan bukan lalap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau Sam Bimbo menyanyikan lagu puji-puji atas Rasul dengan mengambil nada Espanyola, itu primordial namanya. Kalau Gipsy King mentransfer kasidah "Yarim Wadi-sakib...", itu universal namanya. Bahasa jelasnya begini: &lt;br /&gt;apa saja, kalau menonjol Islamnya, pasti primordial, tidak universal, &lt;br /&gt;bodoh, ketinggalan jaman, tidak memenuhi kualitas estetik dan tidak bisa masuk jamaah peradaban dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah matahari baru yang kini masih semburat. Tetapi kegelapan yang ditimpakan oleh peradapan yang fasiq dan penuh dhonn kepada Islam, telah terakumulasi sedemikian parahnya. Perlakuan-perlakuan curang atas Islam telah mengendap menjadi gumpalan rasa perih di kalbu jutaan ummat Islam. Kecurangan atas Islam dan Kaum Muslimin itu bahkan diselenggarakan sendiri oleh kaum Muslimin yang mau &lt;br /&gt;tidak mau terjerat menjadi bagian dan pelaku dari mekanisme sistem peradaban yang dominan dan tak ada kompetitornya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Al-Islamu mahjubun bil-muslimin". Cahaya Islam ditutupi dan digelapkan oleh orang Islam sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Endapan-endapan dalam kalbu kollektif ummat Islam itu, kalau pada suatu momentum menemukan titik bocor - maka akan meledak. Pemerintah Indonesia kayaknya harus segera mervisi metoda dan strategi penanganan antar ummat beragama. Kita perlu menyelenggarakan 'sidang pleno' yang transparan, berhati jernih dan berfikiran adil. Sebab kalau tidak, berarti kita sepakat untuk menabuh pisau dan mesiu untuk peperangan di masa depan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber : Buku Emha &lt;br /&gt;http://www.goodreads.com/book/show/1380373.Iblis_Nusantara_Dajjal_Dunia&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/27272043-358853156774112630?l=amirhady.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://amirhady.blogspot.com/feeds/358853156774112630/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=27272043&amp;postID=358853156774112630&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27272043/posts/default/358853156774112630'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27272043/posts/default/358853156774112630'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://amirhady.blogspot.com/2011/02/saya-anti-demokrasi.html' title='SAYA ANTI DEMOKRASI'/><author><name>PC MUHAMAMDIYAH ANGGANA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08640132165921001261</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/SjL338F4wKI/AAAAAAAAAeQ/nm8lZtosxrg/S220/amir+hady1.bmp'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-MF28WXcFG5g/TVyjIHLPoJI/AAAAAAAABPU/PI5gA88SvBA/s72-c/amha%2Bainun%2Bnajib.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-27272043.post-2203119073451287925</id><published>2011-02-06T20:03:00.003+08:00</published><updated>2011-02-06T20:11:18.506+08:00</updated><title type='text'>Dari mana asalnya "NUR MUHAMMAD"...?</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/TU6PaLd-VCI/AAAAAAAABNU/fxF_B6kvgbw/s1600/injil%2Byohanes.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 112px; height: 139px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/TU6PaLd-VCI/AAAAAAAABNU/fxF_B6kvgbw/s400/injil%2Byohanes.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5570547469021762594" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/TU6PaAdPemI/AAAAAAAABNc/hxpGKpKRFJY/s1600/injil%2Byohanes2.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 241px; height: 400px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/TU6PaAdPemI/AAAAAAAABNc/hxpGKpKRFJY/s400/injil%2Byohanes2.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5570547466065902178" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada kemiripan faham "Nur Muhammad" dalam Tasawuf, "Firman" dalam Injil Yohanes, dan "Logos" dalam Filsafat Neo Platonisme.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Injil Yohanes 1 : 1-14 mengutip ajaran logos ini, menurut pengertian Heraklitus, Stoa dan Platonis, isi kalimatnya sebagai berikut :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Maka awal pertama adalah logos dan logos itu bersama-sama dengan Allah. Logos juga Allah dan segala sesuatu dijadikan olehnya, segala suatu yang telah terjadi. Dan logos itu telah menjadi Manusia dan tinggal bersama kita"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KONSEP FILSAFAT YUNANI&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Plato memberi Orpheus untuk mengatakan (Dalam Tim. I, 312.26 dan seterusnya, dan 324.14 dan seterusnya, rujuk Proclus ibid., halaman 168).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;…bahwa segala sesuatu tercipta dalam Zeus, setelah penelanan Phanes, walaupun penyebab segala sesuatu dalam kosmos muncul terutamanya dan dalam bentuk bersatu di dalamnya (sc. Phanes), mereka muncul secara sekunder dan dalam bentuk tertentu dalam Demiurge. Matahari, bulan, langit sendiri, segala elemen, dan Eros yang menjadi penyatu – semuanya wujud sebagai satu kesatuan ‘yang bercampur bersama dalam perut Zeus’ (Orph. Dari 167b.7 Kern).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang Yunani, dari Parmenides, mengubah konsep itu kepada Monisme, yang menjadikan Yang Esa hadir. Namun Proclus menunjukkan bahwa konsep-konsep ini, khususnya Idea-idea yang berasal dari Kehendak Nous, mempunyai asal-usul mereka dalam Chaldean Oracles (Kata-kata Hikmah Kasdim) (dari 37 Des Places):&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Intelek Nous terpancar, melahirkan dengan kehendaknya yang tidak lelah kepada&lt;br /&gt;Idea-idea berbagai bentuk; dan mereka keluar melayang dari sumber tunggal ini&lt;br /&gt;Karena ini adalah nasihat dan pencapaian Nous. Namun mereka dibagikan oleh api kebijaksanaan dan disebarkan di kalangan makhluk-makhluk bijaksana yang lain. Karena tuan mereka telah meletakkan di hadapan kosmos berbagai bentuk ini satu model berakal yang kekal; dan kosmos berusaha sederhana untuk mengikuti jejak awalnya. Dan muncul dalam bentuk yang ia ada dan dipenuhi dengan berbagai jenis Idea. Untuk semua ini terdapat satu sumber, namun sementara mereka memecah keluar banyak yang lain telah berpecah dan tersebar melalui jasad-jasad kosmos, berkerumun seperti lebah sekitar ruangan-ruangan besar dunia, dan berputar-putar dalam berbagai arah. Idea-idea bijaksana ini, yang keluar dari sumber Nous, memegang pada kobaran api yang besar. Pada detik utama waktu yang tidak terhenti. Sumber Nous yang utama dan serba mencukupi ini telah memancar keluar Idea-idea generatif utama ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KONSEP KRISTIANI&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PADA MULANYA ADALAH FIRMAN ( Yohanes 1:1-14)&lt;br /&gt;    1. Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah.&lt;br /&gt;    2. Ia pada mulanya bersama-sama dengan Allah.&lt;br /&gt;    3. Segala sesuatu dijadikan oleh Dia dan tanpa Dia tidak ada suatupun yang telah jadi dari segala yang telah dijadikan.&lt;br /&gt;    4. Dalam Dia ada hidup dan hidup itu adalah terang manusia.&lt;br /&gt;    5. Terang itu bercahaya di dalam kegelapan dan kegelapan itu tidak menguasainya. dst 6 s/d kita lewati.&lt;br /&gt;    6. Datanglah seorang yang diutus Allah, namanya Yohanes.&lt;br /&gt;    7. Ia datang sebagai saksi untuk memberi kesaksian tentang terang itu, supaya oleh dia semua orang menjadi percaya.&lt;br /&gt;    8. Ia bukan terang itu, tetapi ia harus memberi kesaksian tentang terang itu.&lt;br /&gt;    9. Terang yang sesungguhnya, yang menerangi setiap orang, sedang datang ke dalam dunia.&lt;br /&gt;    10. Ia telah ada di dunia, dan dunia dijadikan oleh-Nya, tetapi dunia tidak mengenal-Nya.&lt;br /&gt;    11. Ia datang kepada milik kepunyaan-Nya, tetapi orang-orang kepunyaan-Nya itu tidak menerima-Nya.&lt;br /&gt;    12. Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu mereka yang percaya dalam nama-Nya.&lt;br /&gt;    13. orang-orang yang diperanakkan bukan dari darah atau dari daging, bukan pula secara jasmani oleh keinginan seorang laki-laki, melainkan dari Allah.&lt;br /&gt;    14. Firman itu telah menjadi manusia, diam di antara kita, dan kita telah melihat kemuliaan-Nya yaitu kemuliaan yang diberikan kepada-Nya sebagai anak tunggal bapa, penuh kasih karunia dan kebenaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbeda dengan penulis-penulis Injil lainnya, Yohanes tidak memulai Injilnya dengan pengenalan langsung dari Yesus yang historis. Sebaliknya ia menuntun pembacanya kepada Firman (bahasa Yunani 'LOGOS'), yang dipersamakan dengan Yesus pada akhir prolognya. Tak dapat disangkal, bahwa caranya menjurus kepada peristiwa-peristiwa historis ini, mempunyai pengaruh besar pada tafsiran keseluruhan kitab. Justru pengertian tentang arti "Firman" sebagaimana istilah ini dimengerti oleh pembaca pertama Injil ini penting sekali, sekalipun ada beberapa pendapat yang berbeda mengenai pernyataan ini. Satu tumpuan pendapat yang kuat mempertahankan hubungan-hubungan ide itu dengan dunia pemikiran Yunani. 'LOGOS' adalah kata Yunani yang searti dengan "firman", kadang-kadang ditulis 'RHEMA'. Padanan kata Ibrani "DABAR", berarti yang diucapkan maupun hal yang dikerjakan, atau suatu perkara. Dalam sastra Yohanes, 'LOGOS' menunjukkan Firman yang berpribadi. Istilah 'LOGOS' dipakai di kalangan para Stoa dalam menggambarkan prinsip budi ilahi 'LOGOS SPERMATIKOS' yang menyebabkan bertumbuhnya ciptaan alamiah. Ide ini lebih menyeluruh diperkembangkan selaku sesuatu yang berdiri sendiri dimana ide itu digunakan selaku alat melalui mana dunia diciptakan. Bahwa sebelum penciptaan, Firman telah ada. "Pada mulanya adalah Firman", 'EN ARKHE EN HO LOGOS'. Pernyataan Yohanes bahwa Firman itu adalah "hidup" ('ZOE') menyusul secara logis dari kegiatan kreatif-Nya. Pandangan tentang Firman selaku sumber hidup adalah asasi bagi Injil ini, karena Yohanes menyatakan tujuannya: agar pembaca memperoleh hidup dalam nama-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada mulanya, sebelum dunia dijadikan, Firman sudah ada. Firman ada bersama Allah dan Firman sama dengan Allah. Sejak semula ia bersama Allah. Segalanya dijadikan melalui Dia, dan dari segala yang ada, tak satupun dijadikan tanpa Dia. ( Injil Johanes : 1 : 1-3)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KONSEP TASAWUF (YANG KELIRU) DALAM ISLAM&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum dunia dijadikan Nur Muhammad sudah ada, segalanya dijadikan melalui Nur Muhammad, Segalanya dijadikan melaui Dia, dari segala yang ada, tak satupun dijadikan tanpa Dia. (Kitab Daqoiqul Akbar – Al Imam Abdurrahman bin Ahmad Qodhi)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bandingkan dengan Hadits-hadits palsu ( مَوْ ضُوْع ) dan Hadits yang tidak jelas asal usulnya ( لاَ اَصْلَ لَهُ ) di bawah ini !&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;إِنَّ اللهَ خَلَقَ رُوْحَ النَّبِي صَلىَ اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مِنْ زَاتِهِ وَ خَلَقَ العَا لَمَ بِأَسْرِهِ مِنْ رُوْحِ محُمَّدٍ صَلَى اللهُ عَلَيْهِ وَ سَلَّم&lt;br /&gt;"Bahwa Allah menjadikan Ruh Nabi Muhammad ( Nur Muhammad ) daripada Dzat-Nya. Dan dijadikan Alam seluruhnya dari pada Ruh Nabi Muhammad (Nur Muhammad)" ( Al Hadits, bagaimana Matan dan Sanadnya ? )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;خَلَقْتُ الأَ شْيَاءَ ِلأَجْلِكَ وَخلَقْتُكَ ِلأَجْلِى&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Aku jadikan sesuatu adalah karenamu ya Muhammad, dan aku jadikan kamu adalah aku"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;أَنَا مِنَ اللهِ وَالمُؤْمِنُوْنَ مِنِّى&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Aku yang pertama dijadikan, (yakni Nur Muhammad), dan sekalian mu'min adalah daripadaku"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;اَوَّلُ مَا خَلَقَ اللهُ نُوْرُ نَبِيِّكَ ياَ جَابْر&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" Pertama yang dijadikan Allah adalah Cahaya Nabimu (Nur Muhammad), Wahai Jabir "&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;خَلَقْتُ نُوْرَ مُحَمَّدٍ إِثْنَى اَلْفِيْنَ سَنَةٍ قَبْلَ خَلَقْتُ آ دَمَ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kujadikan Nur Muhammad 2000 tahun sebelum kujadikan Adam"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;اِنَّ اللهَ قَبَضَ قَبْضَةً مِنْ نُوْرِهِ فَقَالَ لَهَا : كُوْنِي مُحَمَّدًا&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sesungguhnya Allah menggenggam segenggam cahaya, lalu berfirman, Jadilah engkau Muhammad" !&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;لمَاَّ اقْتَرَفَ آدَمُ الْخَطِيْئَةَ قَالَ : يَا رَبِّ أَسْاءَ لُكَ بِحَقِّ مُحَمَّدِ لِمَا غَفَرْ تَ لِي&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ketika Adam melakukan kesalahan, dia berkata, Wahai Tuhanku, aku memohon kepadaMu dengan hak Muhammad untuk mengampuniku"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Coba anda bandingkan Kata Sabda, Firman, atau Logos dengan Nur Muhammad di atas !&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PANDANGAN ISLAM YANG SEBENARNYA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahwa hanya Malaikat yang diciptakan dari "Nur", sedangkan manusia di ciptakan asalnya adalah dari "Tanah". Apakah Nabi Muhammad termasuk Malaikat ? Padahal Nabi dilahirkan seperti manusia biasa. Maka Allah menyuruh Nabi Muhammad mengatakan :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;قُلْ إِنَّمَا أَنَا بَشَرٌ مِثْلُكُمْ يُوحَى إِلَيَّ أَنَّمَا إِلَهُكُمْ إِلَهٌ وَاحِدٌ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Katakanlah: "Sesungguhnya aku ini manusia biasa seperti kamu, yang diwahyukan kepadaku: "Bahwa Sesungguhnya Tuhan kamu itu adalah Tuhan yang Esa". (QS. Al Kahfi : 110)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Rafi' dan Abdu bin Humaid, berkata Abdu: Telah mengkhabarkan kepada kami, sedangkan Ibnu Rafi' berkata: Telah menceritakan kepada kami Abdurrazzaq telah mengkhabarkan kepada kami Ma'mar dari Az Zuhri dari Urwah dari Aisyah berkata: Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Salam bersabda: "&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malaikat diciptakan dari cahaya (nur), Jin diciptakan dari api yang menyala-nyala dan Adam diciptakan dari sesuatu yang telah disebutkan (ciri-cirinya) untuk kalian." (HR. Muslim No. 5314)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hadits palsu tersebut juga bertentangan dengan sabda Nabi :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;إن أول ما خلق الله تعالى القلم، فقال له: اكتب، فجرى في تلك الساعة بما هو كائن إلى يوم القيامة&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sesungguhnya, pertama-tama yang diciptakan Allah Ta'ala adalah qalam (pena), lalu Allah berfirman kepadanya : Tulislah ! Maka ditulislah pada saat itu apa yang terjadi sampai hari kiamat." (HR. Ahmad)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sesungguhnya yang pertama kali diciptakan oleh Allah adalah  PENA, dan Allah memerintahkannya untuk menulis segala sesuatu yang akan terjadi". (HR. Abu ya'la 1/123, Baihaqi dalam Asma' was Shifat hal. 271)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Silahkan dibaca juga link ini :&lt;br /&gt;http://pustakaimamsyafii.com/perjalanan-nur-muhammad.html&lt;br /&gt;Wallahu 'alam.&lt;br /&gt;Anwar Baru Belajar&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/27272043-2203119073451287925?l=amirhady.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://amirhady.blogspot.com/feeds/2203119073451287925/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=27272043&amp;postID=2203119073451287925&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27272043/posts/default/2203119073451287925'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27272043/posts/default/2203119073451287925'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://amirhady.blogspot.com/2011/02/dari-mana-asalnya-nur-muhammad.html' title='Dari mana asalnya &quot;NUR MUHAMMAD&quot;...?'/><author><name>PC MUHAMAMDIYAH ANGGANA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08640132165921001261</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/SjL338F4wKI/AAAAAAAAAeQ/nm8lZtosxrg/S220/amir+hady1.bmp'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/TU6PaLd-VCI/AAAAAAAABNU/fxF_B6kvgbw/s72-c/injil%2Byohanes.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-27272043.post-2020249317788565493</id><published>2011-01-16T18:50:00.004+08:00</published><updated>2011-01-16T19:16:24.300+08:00</updated><title type='text'>silaturahim alumnus SMA Muhammadiyah 1 Samarinda</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/TTLTTrqLDwI/AAAAAAAABMY/yAMXEO9l_l0/s1600/silat10.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/TTLTTrqLDwI/AAAAAAAABMY/yAMXEO9l_l0/s400/silat10.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5562740824846569218" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/TTLTTep5-sI/AAAAAAAABMQ/_3F0RjnnvlQ/s1600/silat9.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/TTLTTep5-sI/AAAAAAAABMQ/_3F0RjnnvlQ/s400/silat9.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5562740821355788994" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/TTLTTcOIJpI/AAAAAAAABMI/MMc06LEJmVQ/s1600/silat8.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/TTLTTcOIJpI/AAAAAAAABMI/MMc06LEJmVQ/s400/silat8.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5562740820702406290" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/TTLTTFmIpQI/AAAAAAAABMA/wExMNZYdjME/s1600/silat7.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/TTLTTFmIpQI/AAAAAAAABMA/wExMNZYdjME/s400/silat7.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5562740814629086466" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/TTLR0LymQ2I/AAAAAAAABL4/YhiJ3r3_XKA/s1600/silat5.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/TTLR0LymQ2I/AAAAAAAABL4/YhiJ3r3_XKA/s400/silat5.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5562739184204399458" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/TTLR0F0CwGI/AAAAAAAABLw/CVncO2efZK8/s1600/silat4.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/TTLR0F0CwGI/AAAAAAAABLw/CVncO2efZK8/s400/silat4.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5562739182599848034" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/TTLRzzLXDRI/AAAAAAAABLo/0UTwSU6Z_yc/s1600/silat3.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/TTLRzzLXDRI/AAAAAAAABLo/0UTwSU6Z_yc/s400/silat3.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5562739177597373714" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/TTLRzq5p-OI/AAAAAAAABLg/O1IEv3lPWbs/s1600/silat2.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/TTLRzq5p-OI/AAAAAAAABLg/O1IEv3lPWbs/s400/silat2.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5562739175375632610" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/TTLRzqCc3UI/AAAAAAAABLY/blLEXcnODec/s1600/silat1.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/TTLRzqCc3UI/AAAAAAAABLY/blLEXcnODec/s400/silat1.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5562739175144086850" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/TTLQJHP8owI/AAAAAAAABLQ/6kTCeEPlXoM/s1600/silat6.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/TTLQJHP8owI/AAAAAAAABLQ/6kTCeEPlXoM/s400/silat6.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5562737344739320578" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;dalam rangka silaturahim, beberapa teman alumnus SMA Muhammadiyah 1 Samarinda, kumpul-kumpul di kediaman Maria dan Amir Hady di Desa Anggana, Kab.Kutai Kartanegara pada hari Ahad, 16 Januari 2011. Rencananya untuk pertemuan silaturahim yang akan datang di tempatnya saudara H.Andi M.Basri di Muara Badak.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/27272043-2020249317788565493?l=amirhady.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://amirhady.blogspot.com/feeds/2020249317788565493/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=27272043&amp;postID=2020249317788565493&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27272043/posts/default/2020249317788565493'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27272043/posts/default/2020249317788565493'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://amirhady.blogspot.com/2011/01/silaturahim-alumnus-sma-muhammadiyah-1.html' title='silaturahim alumnus SMA Muhammadiyah 1 Samarinda'/><author><name>PC MUHAMAMDIYAH ANGGANA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08640132165921001261</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/SjL338F4wKI/AAAAAAAAAeQ/nm8lZtosxrg/S220/amir+hady1.bmp'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/TTLTTrqLDwI/AAAAAAAABMY/yAMXEO9l_l0/s72-c/silat10.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-27272043.post-4964690299134649870</id><published>2011-01-07T09:28:00.000+08:00</published><updated>2011-01-07T09:41:34.296+08:00</updated><title type='text'>JADWAL PUASA TAHUN 2011</title><content type='html'>Ketika Islam melarang berpuasa pada hari-hari tertentu, maka Islam pun menganjurkan &lt;br /&gt;kepada umatnya agar berpuasa pada hari-hari yang Rasulullah sendiri biasa melakukannya.&lt;br /&gt;Berikut adalah jadual 'Puasa Sunnah' sesuai penanggalan Masehi tahun 2011.&lt;br /&gt;Semoga manfaat.&lt;br /&gt;[lm]&lt;br /&gt;----------------------------------------------------------------------------------&lt;br /&gt;1. Puasa tiap hari Senin dan Kamis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Puasa 3 (tiga) hari setiap bulan - 'shaumul biidh' - &lt;br /&gt;Yakni pada tanggal 13,14 dan 15 - penanggalan Islam - (saat bulan purnama).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   -  18, 19, 20 Januari 2011/ 13, 14, 15 Shafar 1432 H&lt;br /&gt;   -  16, 17, 18  Februari 2011/ 13, 14, 15 Rabi'ul Awwal 1432 H&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;-  18, 19, 20 Maret 2011/ 13, 14, 15 Rabi'ul Akhir 1432 H&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;   -  17, 18, 19 April 2011/ 13, 14, 15 Jumadil Awwal 1432 H&lt;br /&gt;   -  17, 18, 19 Mei 2011/ 13, 14, 15 Jumadil Akhir 1432 H&lt;br /&gt;   -  15, 16, 17 Juni 2011/ 13, 14, 15 Rajab 1432 H&lt;br /&gt;   -  15, 16, 17 Juli 2011/ 13, 14, 15 Sya'ban 1432 H&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; (- Puasa Ramadhan 1432 H :  1 Agustus 2011 - 29 Agustus 2011)&lt;br /&gt;   -  11, 12, 13 September 2011/ 13, 14, 15 Syawwal 1432 H&lt;br /&gt;   -  11, 12, 13 Oktober 2011/ 13, 14, 15 Dzulqa'dah 1432 H&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;   -  10, 11 November 2011/ 14, 15 Dzulhijjah 1432 H&lt;br /&gt;      ( 9 November 2011 bertepatan dengan hari tasyriq - 13 Dzulhijjah 1432 H&lt;br /&gt;         Hari tasyriq tidak diperkenankan berpuasa )&lt;br /&gt;   -  9, 10, 11 Desember 2011/ 13, 14, 15 Muharram 1433 H&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;  3. Puasa 1/3 (sepertiga) bulan - Yakni di bulan Dzulhijjah.&lt;br /&gt;    Antara 28 Oktober 2011 - 26 November 2011/ Dzulhijjah 1432 H&lt;br /&gt;    Puasa tanggal 9 Dzulhijjah (Arafah)  bagi selain orang yang melaksanakan haji.&lt;br /&gt;    Yakni : 5 November 2011/ 9 Dzulhijjah 1432 H.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Tidak diperkenankan berpuasa :&lt;br /&gt;    Hari Idul Adha - 10 Dzulhijjah/ 6 November 2011&lt;br /&gt;    Hari tasyriq - 11, 12, 13 Dzulhijjah/ 7, 8, 9 November 2011/ Dzulhijjah 1432 H &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; 4. Puasa bulan Muharram - 'Asyura' selama 3 (tiga) hari - tanggal 9,10,11 Muharram.&lt;br /&gt;     Sangat dianjurkan tanggal 9 dan 10 ( Tasu'a dan 'Asyura )&lt;br /&gt;     Yakni : 5, 6, 7 Desember 2011/  9, 10, 11 Muharram 1433 H.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Puasa pada sebagian bulan Sya'ban.&lt;br /&gt;    Antara 3 Juli - 31 Juli 2011.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Puasa  6 hari pada bulan Syawwal.&lt;br /&gt;    Antara 31 Agustus - 28 September 2011.&lt;br /&gt;    Tidak diperkenankan puasa pada 1 Syawwal (30 Agustus 2011).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Puasa Daud - berpuasa berselang-seling.&lt;br /&gt;    Berpuasa satu hari lalu berbuka satu hari&lt;br /&gt;(lm)&lt;br /&gt;email dari nugroho laison&lt;br /&gt;Ringkasan - Referensi :&lt;br /&gt;Penanggalan Tahun 2011 - Penerbit Gema Insani.&lt;br /&gt;Fiqhus Sunnah Sayyid Sabiq&lt;br /&gt;Tamamul Minnah, Muhammad Nashiruddin al-Albani&lt;br /&gt;Al-Islam- Pusat Informasi dan Komunikasi Islam Indonesia.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/27272043-4964690299134649870?l=amirhady.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://amirhady.blogspot.com/feeds/4964690299134649870/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=27272043&amp;postID=4964690299134649870&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27272043/posts/default/4964690299134649870'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27272043/posts/default/4964690299134649870'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://amirhady.blogspot.com/2011/01/jadwal-puasa-tahun-2011.html' title='JADWAL PUASA TAHUN 2011'/><author><name>PC MUHAMAMDIYAH ANGGANA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08640132165921001261</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/SjL338F4wKI/AAAAAAAAAeQ/nm8lZtosxrg/S220/amir+hady1.bmp'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-27272043.post-6902406469643565893</id><published>2010-11-27T14:27:00.003+08:00</published><updated>2010-11-27T14:34:42.270+08:00</updated><title type='text'>salman khan, guru di internet</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/TPCmP3CE9tI/AAAAAAAABFU/y6k0Tzbt-2k/s1600/salman%2Bkhan.png"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 100px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/TPCmP3CE9tI/AAAAAAAABFU/y6k0Tzbt-2k/s400/salman%2Bkhan.png" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5544113932693993170" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Salman Khan bisa memasukkan nama Bill Gates sebagai salah satu penggemarnya. Serius, ini Bill Gates orang terkaya di dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Khan bukan jawara Lembah Silikon, seperti Mark Zuckerberg yang menemukan Facebook atau Andy Rubin yang membuat Google bangkit dengan Android. Khan cuma seorang guru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Khan menghabiskan waktunya di sebuah bekas toilet mini yang ia sulap menjadi studio rekaman sekaligus perpustakaan. Ruangan berukuran 1,5 x 2 meter itu adalah think thank yang dia sebut: bgC3. Di ruang sesak inilah Khan menghabiskan waktunya bersama dua komputer, headphone di telinga, kaus tidur dan piyama, menunggu siang sambil membaca buku atau membuat video.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Orang ini luar biasa,” kata Gates dalam surelnya. “Dia mengerjakan banyak hal dengan sumber daya yang amat terbatas.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengapa Khan begitu dikagumi Bill Gates? Gates dan anak laki-lakinya yang berumur 11 tahun, Rory, terpana oleh video-video pendidikan bikinan Khan, dari video aljabar sampai biologi. Yang membuat kagum Gates adalah sosok Khan yang meninggalkan dunia gemerlap sebagai manajer investasi beralih menjadi guru yang mendidik jutaan orang lewat video Internet.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di kontrakannya yang sempit di Lembah Silikon itulah guru digital ini membikin tutorial video. Hebatnya, semua itu dikerjakannya sendiri, mulai dari menyusun materi, memvideokan, hingga menjadi guru sekaligus. Khan sebenarnya adalah lulusan MBA (master business of administration) Universitas Harvard. Dulu dia manajer keuangan. Tapi hidupnya kini dia serahkan ke dunia pendidikan, yang dia sebut Khan Academy (http://khanacademy.org/). Di Khan Academy itu, dia adalah satu-satunya guru. Dia bisa mengajar apa saja, dari kalkulus, trigonometri, kimia, fisika, biologi, sampai tentang perang Napoleon, dan pelajaran ekonomi dari pabrik cupcake.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejauh ini, dari bekas toilet itu, dia telah menciptakan 1.630 tutorial dan ditonton oleh 70 ribu orang per hari. Angka itu nyaris dua kali lipat jumlah mahasiswa Harvard plus Universitas Sanford. “Jumlah pengunjung tertinggi mencapai 200 ribu orang,” kata Khan. Sebuah kesungguhan dan ketulusan yang membuat banyak orang iri, termasuk Bill Gates.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Keindahan dari pengajaran Khan adalah konsistensi dia,” ujar Gates.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti entrepreneur hebat lainnya, Khan terjun di dunia pendidikan tanpa sengaja. Dia lahir dan besar di New Orleans. Khan putra imigran berdarah Bangladesh dan India. Di bangku kuliah, Khan adalah bintang. Dia punya tiga gelar dari universitas ternama di Amerika Serikat: MBA dari Harvard, bachelor of science bidang matematika dari Massachusetts Institute of Technology (MIT), serta bachelor dan master dari MIT untuk bidang kelistrikan. Dia sempat menjadi presiden kelas di MIT.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Khan jatuh cinta kepada kegiatan mengajar setelah ia menjadi guru sukarelawan untuk anak-anak Brookline. Ini adalah anak-anak yang mengalami sindrom attention deficit disorder, yang kesulitan memusatkan fokus perhatian. Dia juga tersentuh ketika keponakannya, yang kelas VII, bertanya soal konversi berat dalam kilogram. Khan pun mulai membuat tutorial dengan menggunakan teknologi yang sederhana. Ia hanya menggunakan software Yahoo Doodle dan Microsoft Paint berteknologi rendah untuk membuat sketsa, dengan latar belakang hitam dan garis-garis berwarna cerah dan persamaan ketika ia bekerja melalui penjelasannya. Video pertama yang ia buat adalah pelajaran mengonversi gram untuk kilogram yang awalnya hanya ditujukan bagi sepupunya itu. Sejak itulah kecanduan mengajar di sekolah online dimulai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Khan mulai membuat tutorial dengan menulis program JavaScript sendiri. Dia bekerja di sela-sela waktu istirahatnya sebagai manajer investasi, di antara waktu main bola. Lalu dia rekam dalam bentuk video dan diunggah ke YouTube.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Khan akhirnya benar-benar hidup untuk akademinya setelah mendapat pesangon US$ 1 juta (Rp 9 miliar). Uang itu dia sebut Khan Capital, yang digunakan untuk membiayai hidupnya dengan investasi. Khan berkukuh tak mau mengkomersialkan situsnya. “Saya sudah punya dua mobil Honda, istri yang cantik dan anak yang hebat, serta rumah,” katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak ada sekat suku bangsa, ruang, apalagi teritorial. Baik yang ada di ujung Samudra Atlantik hingga pedalaman Hutan Amazon, semua diajari Salman Khan lewat sekolah dunia maya miliknya secara cuma-cuma.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi sebagian orang, matematika memang sudah seperti momok yang sulit dimengerti, apalagi dikuasai. Perasaan yang sama dialami pula oleh seorang bocah Korea berusia 11 tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi, siapa sangka pelajaran yang selalu membuatnya stres tersebut berbalik menjadi pelajaran favoritnya setelah ia membuka situs buatan SalmAn Khan, www.khanacademy.org.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak hanya anak dari Korea, sepasang orang tua di California, AS, tampak tak kuasa meluapkan rasa senang atas kemajuan yang dilakukan anak mereka dalam pelajaran aljabar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Saya tidak tahu siapa Anda. Tapi dalam pikiran saya, Anda adalah penyelamat. Anak-anak saya benar-benar bersemangat dengan matematikanya. Terima kasih,” ucapnya di situs yang dikelola seorang pria yang baru menginjak usia 33 tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Khan tak pernah miskin dengan kebaikan. Sebab, pengusaha-pengusaha Lembah Silikon pun membanjiri dia dengan donasi. Indonesia butuh orang-orang baik budi dan tidak sombong seperti dia. Selamat hari guru, 25 November, teman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*sumber: tempointeraktif.com, http://asrul.blogdetik.com/tag/salman-khan/&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/27272043-6902406469643565893?l=amirhady.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://amirhady.blogspot.com/feeds/6902406469643565893/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=27272043&amp;postID=6902406469643565893&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27272043/posts/default/6902406469643565893'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27272043/posts/default/6902406469643565893'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://amirhady.blogspot.com/2010/11/salman-khan-guru-di-internet.html' title='salman khan, guru di internet'/><author><name>PC MUHAMAMDIYAH ANGGANA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08640132165921001261</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/SjL338F4wKI/AAAAAAAAAeQ/nm8lZtosxrg/S220/amir+hady1.bmp'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/TPCmP3CE9tI/AAAAAAAABFU/y6k0Tzbt-2k/s72-c/salman%2Bkhan.png' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-27272043.post-8807816551580654491</id><published>2010-11-27T07:34:00.001+08:00</published><updated>2010-11-27T07:40:41.811+08:00</updated><title type='text'>anak tidak masuk rangking 10 besar</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/TPBFakNbcnI/AAAAAAAABFM/eQVRW-6_-HQ/s1600/jenjang%2Bbelajar.jpeg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 119px; height: 135px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/TPBFakNbcnI/AAAAAAAABFM/eQVRW-6_-HQ/s400/jenjang%2Bbelajar.jpeg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5544007463991997042" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Assalaamu'alaikum, wr, wb.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita sering bangga mengetahui berita keberhasilan siswa Indonesia mendapatkan medali di event olimpiade sains internasional. Kebanggaan itu menjadi penyejuk dan pemberi asa akan masa depan bangsa kita, terutama di tengah tengah berita berita buruk yang terjadi di masyarakat kita yang kadang membuat kita seperti putus asa atas masa depan bangsa Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi, tahukah anda bahwa sistem pemberian medali emas, perak dan perunggu di olimpiade sains tidak seperti di olimpiade olahraga yang biasa kita kita kenal ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbeda dari olimpiade olahraga yang hanya memberikan satu emas, satu perak dan satu perunggu untuk setiap perlombaan, Olimpiade sains memberikan penghargaan medali emas, perak, dan perunggu kepada lebih dari tiga peserta. 10 % siswa dengan nilai tertinggi berhak mendapatkan medali emas. 20% siswa berikutnya mendapatkan medali perak, dan 30% berikutnya mendapatkan medali perunggu. Dengan demikian, 60% peserta pasti akan mendapatkan medali emas, perak atau perunggu. Di luar top 60% itu, ada para peserta yang akan mendapatkan sertifikat penghargaan semacam "juara harapan"; dan sisanya akan mendapatkan piagam penghargaan sebagai "peserta".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;http://en.wikipedia.org/wiki/International_Chemistry_Olympiad&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;So, what gitu loh ?! :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagian besar di antara kita tentu akan bergumam, "ooo, ternyata begitu, tho." dan sejurus kemudian, sisi negatif thinking kita akan berkata, "wah, ternyata tidak sulit untuk mendapatkan medali di olimpiade sains internasional." Dan tiba tiba, kita tidak lagi bangga dengan medali medali yang diraih anak anak kita di olimpiade sains internasional tsb.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Negatif thinking itu menurut saya adalah buah dari sistem ranking yang diterapkan di sekolah sekolah di negeri kita. Sejak kecil, anak selalu diranking terhadap anak yang lain. Perankingan itu selalu menghasilkan n posisi juara nomor x, dimana x adalah bilangan bulat positif dan n adalah jumlah siswa. Dengan demikian, hanya ada satu orang juara satu, satu orang juara dua, dan seterusnya, hingga pasti ada satu orang juru kunci juara ke-n.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan sistem seperti ini, maka hanya segelintir siswa saja yang mendapatkan apresiasi. Mayoritas siswa tidak mendapatkan apresiasi; tidak peduli betapapun keras usaha mereka, betapapun tinggi nilai mereka. Mereka tidak mendapatkan apresiasi dari guru, dan dari masyarakat atas apapun yang mereka capai, kecuali juara 1, 2 atau 3. Apresiasi menjadi barang langka bagi siswa. Celakanya, orang tua pun juga memiliki pandangan yang sama. Mereka ikut ikutan pelit memberikan apresiasi thd anak mereka karena anak mereka "tidak mendapat ranking". Mayoritas anak Indonesia tumbuh dalam suasana miskin apresiasi karena guru, orang tua, dan masyarakat sangat pelit dalam memberikan apresiasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelak, ketika dewasa, anak anak itu juga akan pelit memberikan apresiasi. Anak anak itu adalah kita kita sekarang ini. Kita yang tiba tiba turun -atau bahkan hilang seketika- respek dan apresiasi kita untuk anak kita yang berhasil meraih medali perunggu, perak, bahkan emas sekalipun di olimpiade internasional; semata mata karena sekarang kita menjadi tahu bahwa bisa jadi anak peraih medali perunggu itu adalah ranking 60 dari 100 peserta, bisa jadi peraih medali perak itu adalah ranking 30 dari 100 peserta, dan bisa jadi peraih medali emas itu "hanya" ranking 10 dari 100 peserta. Sungguh celakalah diri kita !&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari ini, 4 anak saya mengenyam pendidikan sekolah dasar dan menengah di Kanada. Negara yang masuk dalam kategori negara maju. Maukah saya beritahukan kepada Anda rangking berapa anak saya di sekolah mereka? Tidak ada satupun anak saya yang "mendapatkan ranking". Apakah saya kecewa dengan prestasi mereka? Tidak. Mengapa? Karena sistem pendidikan di Kanada sini tidak mengenal ranking. Tidak ada ujian kenaikan kelas. Tidak ada ujian akhir semacam EBTANAS atau UAN.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua siswa diapresisasi sesuai dengan attitude mereka, kemauan mereka untuk terus belajar, mencintai dan peduli kepada teman, guru, orang tua dan lingkungan mereka. Kemampuan akademik siswa tidak diranking thd sesama siswa, tetapi thd pencapaian standar kurikulum. Ketika semua siswa telah mencapai standar kurikulum yang disesuaikan dengan kemampuan "alami" individu siswa, maka semua siswa adalah sang juara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka menjadi juara bukan karena bisa mengalahkan teman mereka; karena teman memang bukan untuk dikalahkan. Mereka menjadi juara karena mereka mampu menyelesaikan tugas yang diberikan kepada mereka dengan baik dan benar. Mereka menjadi juara karena mereka bisa mengalahkan unsur unsur negatif dari diri mereka: kemalasan, selfishness, akhlak yang buruk, dan lain lain. Mereka menjadi juara karena mereka mau belajar untuk menjadi manusia yang baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah hanya Kanada yang tidak menerapkan sistem ranking? Tidak. Konon kebanyakan negara maju memang tidak meranking siswa thd siswa lainnya. Dan buktinya, olimpiade sains internasional memberikan penghargaan kepada semua peserta olimpiade. Bukan karena fakta bhw mereka adalah siswa terbaik dari negerinya masing masing, tetapi karena tujuan dari pendidikan dan acara olimpiade itu sendiri adalah mendorong kecintaan para siswa kepada sains. Bukan untuk saling mengalahkan, tetapi untuk bersama sama menjadi sang juara, yaitu mereka yang gemar berfikir, mau meninggalkan kemalasan dan mau bersilaturahmi dengan teman teman mereka dari seluruh penjuru dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mudah mudahan sistem ranking di sekolah sekolah di Indonesia segera lenyap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setujukah anda dengan do'a saya ini?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wassalam,&lt;br /&gt;Rois Fatoni&lt;br /&gt;Dosen Teknik Kimia Universitas Muhammadiyah Surakarta&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Graduate Student (atas biaya DIKTI)&lt;br /&gt;Department of Chemical Engineering&lt;br /&gt;University of Waterloo&lt;br /&gt;200 University Avenue West&lt;br /&gt;Waterloo, ON, Canada N2L 3G1&lt;br /&gt;519 888 4567 ext 35675&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/27272043-8807816551580654491?l=amirhady.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://amirhady.blogspot.com/feeds/8807816551580654491/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=27272043&amp;postID=8807816551580654491&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27272043/posts/default/8807816551580654491'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27272043/posts/default/8807816551580654491'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://amirhady.blogspot.com/2010/11/anak-tidak-masuk-rangking-10-besar.html' title='anak tidak masuk rangking 10 besar'/><author><name>PC MUHAMAMDIYAH ANGGANA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08640132165921001261</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/SjL338F4wKI/AAAAAAAAAeQ/nm8lZtosxrg/S220/amir+hady1.bmp'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/TPBFakNbcnI/AAAAAAAABFM/eQVRW-6_-HQ/s72-c/jenjang%2Bbelajar.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-27272043.post-8353785788308967204</id><published>2010-11-12T14:58:00.002+08:00</published><updated>2010-11-12T15:02:49.584+08:00</updated><title type='text'>Upaya Iblis untuk menyesatkan manusia</title><content type='html'>14. iblis menjawab: "Beri tangguhlah saya[529] sampai waktu mereka dibangkitkan". 15. Allah berfirman: "Sesungguhnya kamu Termasuk mereka yang diberi tangguh". 16. iblis menjawab: "Karena Engkau telah menghukum saya tersesat, saya benar-benar akan (menghalang-halangi) mereka dari jalan Engkau yang lurus, 17. kemudian saya akan mendatangi mereka dari muka dan dari belakang mereka, dari kanan dan dari kiri mereka. dan Engkau tidak akan mendapati kebanyakan mereka bersyukur (taat). (QS.Al A’raaf(7):14-17)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;36. berkata Iblis: "Ya Tuhanku, (kalau begitu) Maka beri tangguhlah kepadaku sampai hari (manusia) dibangkitkan[797], 37. Allah berfirman: "(Kalau begitu) Maka Sesungguhnya kamu Termasuk orang-orang yang diberi tangguh, 38. sampai hari (suatu) waktu yang telah ditentukan[798],  39. iblis berkata: "Ya Tuhanku, oleh sebab Engkau telah memutuskan bahwa aku sesat, pasti aku akan menjadikan mereka memandang baik (perbuatan ma'siat) di muka bumi, dan pasti aku akan menyesatkan mereka semuanya, 40. kecuali hamba-hamba Engkau yang mukhlis[799] di antara mereka". (QS.Al Hijr(15):36-40)&lt;br /&gt;[797] Maksudnya iblis memohon agar Dia tidak diazab dari sekarang melainkan diberikan kebebasan hidup sampai hari berbangkit.&lt;br /&gt;[798] Yakni waktu tiupan pertama tanda permulaan hari kiamat.&lt;br /&gt;[799] Yang dimaksud dengan mukhlis ialah orang-orang yang telah diberi taufiq untuk mentaati segala petunjuk dan perintah Allah s.w.t.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;61. dan (ingatlah), tatkala Kami berfirman kepada Para Malaikat: "Sujudlah kamu semua kepada Adam", lalu mereka sujud kecuali iblis. Dia berkata: "Apakah aku akan sujud kepada orang yang Engkau ciptakan dari tanah?" 62. Dia (iblis) berkata: "Terangkanlah kepadaku inikah orangnya yang Engkau muliakan atas diriku? Sesungguhnya jika Engkau memberi tangguh kepadaku sampai hari kiamat, niscaya benar-benar akan aku sesatkan keturunannya, kecuali sebahagian kecil". 63. Tuhan berfirman: "Pergilah, Barangsiapa di antara mereka yang mengikuti kamu, Maka Sesungguhnya neraka Jahannam adalah balasanmu semua, sebagai suatu pembalasan yang cukup. 64. dan hasunglah siapa yang kamu sanggupi di antara mereka dengan ajakanmu, dan kerahkanlah terhadap mereka pasukan berkuda dan pasukanmu yang berjalan kaki dan berserikatlah dengan mereka pada harta dan anak-anak dan beri janjilah mereka. dan tidak ada yang dijanjikan oleh syaitan kepada mereka melainkan tipuan belaka[861]. 65. Sesungguhnya hamba-hamba-Ku, kamu tidak dapat berkuasa atas mereka. dan cukuplah Tuhan-mu sebagai Penjaga". (QS.Al Isra(17):61-65)&lt;br /&gt;[861] Maksud ayat ini ialah Allah memberi kesempatan kepada iblis untuk menyesatkan manusia dengan segala kemampuan yang ada padanya. tetapi segala tipu daya syaitan itu tidak akan mampu menghadapi orang-orang yang benar-benar beriman.&lt;br /&gt;82. iblis menjawab: "Demi kekuasaan Engkau aku akan menyesatkan mereka semuanya, 83. kecuali hamba-hamba-Mu yang mukhlis di antara mereka[1304]. QS.Shaad(38):82-83&lt;br /&gt;[1304] Yang dimaksud dengan mukhlis ialah orang-orang yang telah diberi taufiq untuk mentaati segala petunjuk dan perintah Allah s.w.t.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/27272043-8353785788308967204?l=amirhady.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://amirhady.blogspot.com/feeds/8353785788308967204/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=27272043&amp;postID=8353785788308967204&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27272043/posts/default/8353785788308967204'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27272043/posts/default/8353785788308967204'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://amirhady.blogspot.com/2010/11/upaya-iblis-untuk-menyesatkan-manusia.html' title='Upaya Iblis untuk menyesatkan manusia'/><author><name>PC MUHAMAMDIYAH ANGGANA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08640132165921001261</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/SjL338F4wKI/AAAAAAAAAeQ/nm8lZtosxrg/S220/amir+hady1.bmp'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-27272043.post-2035943529271919489</id><published>2010-11-11T22:31:00.000+08:00</published><updated>2010-11-11T22:34:16.498+08:00</updated><title type='text'>mengapa saya?</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/TNv-tTDK7WI/AAAAAAAABDk/sneFy3eSqVM/s1600/arthur%2Bashe.jpeg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 133px; height: 210px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/TNv-tTDK7WI/AAAAAAAABDk/sneFy3eSqVM/s400/arthur%2Bashe.jpeg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5538300220943297890" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Message of Monday – Senin, 8 Nopember 2010&lt;br /&gt;Mengapa Saya?&lt;br /&gt;Oleh: Sonny Wibisono *&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“If I were to say, ‘God, why me?’ about the bad things, then I should have said, ‘God, why me?’ about the good things that happened in my life.”&lt;br /&gt;-- Arthur Robert Ashe, Jr., petenis profesional asal Amerika, 1943 –1993&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Arthur Ashe adalah seorang petenis kulit hitam legendaris asal Amerika. Prestasinya sungguh luar biasa. Tiga gelar grand slam, turnamen paling bergengsi tersimpan di lemari kacanya. Gelar itu adalah US Open (1968), Australian Open (1970), dan Wimbledon (1975). Sebuah prestasi yang sulit diraih pada masa itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selesai berkarir di lapangan, dia pun gantung raket. Namun dia bernasib kurang bagus. Pada 1979, ia terkena serangan jantung. Dokter memutuskan ia harus operasi by pass. Dua kali operasi dijalankan agar Ashe sembuh. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi bukan sembuh yang didapat. Operasi ternyata membawa bencana lain. Dari transfusi darah, dia mendapat virus yang sekarang dikenal dengan nama HIV pada 1983. Pada masa itu, pengawasan terhadap berjangkitnya virus ini memang masih rendah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenyataan pahit ini ia sembunyikan kepada publik. Sampai akhirnya, pada April 1992, koran terkemuka USA Today menurunkan laporannya mengenai kondisi kesehatannya. Sontak publik pun tercengang. Kebanyakan dari mereka menyayangkan tragedi yang menimpa petenis yang rendah hati itu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sepucuk surat dari seorang pengagumnya pun sampai ke tangannya. Penggemar itu menyatakan keprihatinannya. Dalam suratnya, sang penggemar bertanya, "Why did God have to select you for such a bad disease?”. Pertanyaan yang biasa saja, tapi sungguh dalam, “Mengapa Tuhan memilih kamu untuk menerima penyakit ini?” &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ashe menjawab, “Begini. Di dunia ini ada 50 juta anak yang ingin bermain tenis. Di antaranya 5 juta orang yang bisa belajar bermain tenis. 500 ribu belajar menjadi pemain tenis profesional. 50 ribu datang ke arena untuk bertanding. 5 ribu mencapai turnamen grand slam. 50 orang berhasil sampai ke Wimbledon. 4 orang sampai di semifinal. 2 orang berlaga di final. Dan ketika saya mengangkat trofi Wimbledon, saya tidak pernah bertanya kepada Tuhan, ‘Mengapa saya?’ Jadi ketika sekarang saya menderita sakit, tidak seharusnya juga saya bertanya kepada Tuhan, ‘Mengapa saya?’”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada 6 Februari 1993, Ashe mengembuskan napas terakhirnya. Dua bulan sebelum mengembuskan napas terakhirnya, Ashe mendirikan the Arthur Ashe Institute for Urban Health. Dan beberapa minggu sebelum ia wafat, Ashe masih menyempatkan diri menulis memoarnya yang berjudul ’Days of Grace’.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Membaca ketulusan dan keikhlasan Ashe tidak saja menyentuh, tapi juga mengetuk hati siapa saja. Penjelasan panjang lebar tentang kemenangan di lapangan menggambarkan betapa dalam hidup kita hanya ingin mendapatkan hal-hal yang terbaik belaka dan selalu lupa untuk sekadar berucap syukur atas karunia itu. Bahkan alih-alih bersyukur, malah kesombongan yang kerap muncul di saat berada di puncak kejayaan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kadang sebaliknya yang terjadi pada saat kesusahan. Pertanyaan kenapa nasib buruk itu hanya menimpa pada kita kerap kali menggerundel dari mulut. Seolah-olah keburukan tidak boleh mampir melintasi dalam perjalanan hidup kita. Saat menerima cobaan, apa pun, kita bertanya kepada Tuhan ‘mengapa saya, mengapa bukan orang lain?’ Sehingga kita merasa berhak menggugat Tuhan. Bahkan memvonis betapa tidak adilnya Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ashe berbeda. Dia tak pernah mengeluh dan bertanya ‘mengapa saya’. Dia tetap teguh dalam harapan. Seberapa besar pun beban hidup yang menimpa. Baginya, kebaikan dan keburukan dari Tuhan adalah anugerah yang terindah dalam hidupnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*) Sonny Wibisono, penulis buku 'Message of Monday', PT Elex Media Komputindo, 2009&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/27272043-2035943529271919489?l=amirhady.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://amirhady.blogspot.com/feeds/2035943529271919489/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=27272043&amp;postID=2035943529271919489&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27272043/posts/default/2035943529271919489'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27272043/posts/default/2035943529271919489'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://amirhady.blogspot.com/2010/11/mengapa-saya.html' title='mengapa saya?'/><author><name>PC MUHAMAMDIYAH ANGGANA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08640132165921001261</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/SjL338F4wKI/AAAAAAAAAeQ/nm8lZtosxrg/S220/amir+hady1.bmp'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/TNv-tTDK7WI/AAAAAAAABDk/sneFy3eSqVM/s72-c/arthur%2Bashe.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-27272043.post-477869840044411920</id><published>2010-10-26T15:34:00.001+08:00</published><updated>2010-10-26T15:38:36.566+08:00</updated><title type='text'>GUCI DAN BOLA GOLF</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/TMaExdbeeZI/AAAAAAAABDc/i0ImufEx4gA/s1600/PROF+GUCI+%26+BOLA+GOLF.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 213px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/TMaExdbeeZI/AAAAAAAABDc/i0ImufEx4gA/s400/PROF+GUCI+%26+BOLA+GOLF.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5532255177519561106" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Ketika hal dalam hidup Anda tampaknya hampir terlalu banyak untuk ditangani,&lt;br /&gt;Ketika 24 jam sehari tidaklah cukup,&lt;br /&gt;ingat guci dan 2 cangkir kopi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Seorang profesor berdiri di depan kelas filsafatnya dan beberapa benda di depannya.&lt;br /&gt;Saat kelas dimulai, tanpa kata, ia mengambil sebuah guci yang sangat besar dan kosong dan mulai mengisinya dengan bola golf.&lt;br /&gt;Dia kemudian bertanya kepada mahasiswa apakah guci itu telah penuh.&lt;br /&gt;Mereka menyetujuinya.&lt;br /&gt;Profesor kemudian mengambil sekotak kerikil dan menuangkan itu ke dalam guci itu. Dia mengguncang botol itu perlahan.&lt;br /&gt;Kerikil bergulir ke tempat kosong di antara bola golf.&lt;br /&gt;Dia kemudian bertanya pada siswa lagi baha guci itu telah penuh.&lt;br /&gt;Mereka sepakat akan itu.&lt;br /&gt;Profesor itu selanjutnya mengambil sebuah kotak pasir dan menuangnya ke dalam guci itu.&lt;br /&gt;Tentu saja, pasir mengisi kesemua tempat yang kosong diantara kerikil dan bola golf yang ada.&lt;br /&gt;Dia bertanya sekali lagi apakah guci itu penuh. Para siswa menjawab dengan suara bulat “ya”.&lt;br /&gt;Profesor kemudian mengambil dua cangkir kopi dari bawah meja dan menuangkan seluruh isinya ke dalam guci,&lt;br /&gt;Efektif kopi mengisi ruang kosong di antara pasir.&lt;br /&gt;Para siswa tertawa.&lt;br /&gt;"Sekarang," kata sang profesor, setelah tawa mereda,&lt;br /&gt;"Aku ingin kau menyadari bahwa guci ini melambangkan hidup Anda.”&lt;br /&gt;“Bola golf adalah hal yang - Tuhan, keluarga, anak-anak, kesehatan, teman, dan kesenangan utama.&lt;br /&gt;Hal-hal yang jika yang lain hilang dan tapi mereka ada, kehidupan Anda akan tetap penuh.”&lt;br /&gt;“Kerikil adalah hal-hal seperti pekerjaan, rumah, mobil ..dll.”&lt;br /&gt;“Pasir adalah segala sesuatu yang lain - Hal-hal kecil.”&lt;br /&gt;"Jika Anda memasukkan pasir ke dalam guci pertama kali," lanjutnya, 'Tidak ada ruang untuk kerikil atau bola golf.&lt;br /&gt;Hal yang sama berlaku untuk kehidupan.&lt;br /&gt;Jika Anda menghabiskan seluruh waktu dan energi Anda pada hal-hal kecil,&lt;br /&gt;Anda tidak akan pernah memiliki ruang untuk hal-hal yang penting bagi Anda.&lt;br /&gt;Jadi ...&lt;br /&gt;Perhatikan hal-hal yang penting bagi kebahagiaan Anda.&lt;br /&gt;Bermain dengan anak Anda.&lt;br /&gt;Luangkan waktu untuk mendapatkan pemeriksaan medis.&lt;br /&gt;Bawa pasangan Anda untuk makan malam.&lt;br /&gt;Akan selalu ada waktu untuk membersihkan rumah dan memperbaiki atap yang bocor.&lt;br /&gt;“Pertama bola golf - hal-hal yang benar-benar penting. Tetapkan prioritas. Sisanya hanya pasir. "&lt;br /&gt;Salah satu siswa mengangkat tangan dan bertanya apa yang diwakili oleh kopi.&lt;br /&gt;Profesor itu tersenyum.&lt;br /&gt;"Aku senang kau bertanya"&lt;br /&gt;ini Hanya menunjukkan bahwa tidak peduli seberapa penuh hidup anda,&lt;br /&gt;selalu ada ruang untuk dua cangkir kopi dengan seorang teman. "&lt;br /&gt;Silakan bagikan sesuatu ini dengan "bola golf" lain.&lt;br /&gt;Seperti yang baru saja saya lakukan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ditulis kembali oleh:&lt;br /&gt;Isdanarto (isdanarto.training@indomobil-volvotrucks.com)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/27272043-477869840044411920?l=amirhady.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://amirhady.blogspot.com/feeds/477869840044411920/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=27272043&amp;postID=477869840044411920&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27272043/posts/default/477869840044411920'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27272043/posts/default/477869840044411920'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://amirhady.blogspot.com/2010/10/guci-dan-bola-golf.html' title='GUCI DAN BOLA GOLF'/><author><name>PC MUHAMAMDIYAH ANGGANA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08640132165921001261</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/SjL338F4wKI/AAAAAAAAAeQ/nm8lZtosxrg/S220/amir+hady1.bmp'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/TMaExdbeeZI/AAAAAAAABDc/i0ImufEx4gA/s72-c/PROF+GUCI+%26+BOLA+GOLF.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-27272043.post-2172636644681280788</id><published>2010-10-26T14:55:00.001+08:00</published><updated>2010-10-26T15:07:59.493+08:00</updated><title type='text'>SEORANG OFFICE BOY -pun BISA MENJADI VICE PRESIDENT</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/TMZ-M9Xei_I/AAAAAAAABDU/bYvkIPSsfA8/s1600/houtman.jpeg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 191px; height: 156px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/TMZ-M9Xei_I/AAAAAAAABDU/bYvkIPSsfA8/s400/houtman.jpeg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5532247953367796722" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/TMZ-Mqk_lfI/AAAAAAAABDM/dgF584QVs8c/s1600/Houtman-Zainal-Arifin.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 300px; height: 400px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/TMZ-Mqk_lfI/AAAAAAAABDM/dgF584QVs8c/s400/Houtman-Zainal-Arifin.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5532247948324214258" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Sungguh sebuah karunia  yang luar biasa bagi saya bisa bertemu dengan seorang yang  memiliki pribadi dan kisah menakjubkan. Dialah Houtman Zainal  Arifin, seorang pedagang asongan, anak jalanan, Office Boy  yang kemudian menjadi Vice President Citibank di Indonesia.  Sebuah jabatan Nomor 1 di Indonesia karena Presiden Direktur  Citibank sendiri berada di USA.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tepatnya 10 Juni 2010,  saya berkesempatan bertemu pak Houtman. Kala itu saya sedang  mengikuti training leadership yang diadakan oleh kantor saya,  Bank Syariah Mandiri di Hotel Treva International, Jakarta.  Selama satu minggu saya memperoleh pelatihan yang luar biasa  mencerahkan, salah satu nya saya peroleh dari Pak Houtman.  Berikut kisah inspirasinya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekitar tahun 60an Houtman  memulai karirnya sebagai perantau, berangkat dari desa ke  jalanan Ibukota. Merantau dari kampung dengan penuh impian dan  harapan, Houtman remaja berangkat ke Jakarta. Di Jakarta  ternyata Houtman harus menerima kenyataan bahwa kehidupan  ibukota ternyata sangat keras dan tidak mudah. Tidak ada  pilihan bagi seorang lulusan SMA di Jakarta, pekerjaan tidak  mudah diperoleh. Houtman pun memilih bertahan hidup dengan  profesi sebagai pedagang asongan, dari jalan raya ke kolong  jembatan kemudian ke lampu merah menjajakan dagangannya.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi kondisi seperti ini tidak membuat Houtman  kehilangan cita-cita dan impian. Suatu ketika Houtman  beristirahat di sebuah kolong jembatan, dia memperhatikan  kendaran-kendaraan mewah yang berseliweran di jalan Jakarta.  Para penumpang mobil tersebut berpakaian rapih, keren dan  berdasi. Houtman remaja pun ingin seperti mereka, mengendarai  kendaraan berpendingin, berpakaian necis dan tentu saja  memiliki uang yang banyak. Saat itu juga Houtman  menggantungkan cita-citanya setinggi langit, sebuah cita-cita  dan tekad diazamkan dalam hatinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Azam atau tekad  yang kuat dari Houtman telah membuatnya ingin segera merubah  nasib. Tanpa menunggu waktu lama Houtman segera memulai  mengirimkan lamaran kerja ke setiap gedung bertingkat yang dia  ketahui. Bila ada gedung yang menurutnya bagus maka pasti  dengan segera dikirimkannya sebuah lamaran kerja. Houtman  menyisihkan setiap keuntungan yang diperolehnya dari berdagang  asongan digunakan untuk membiayai lamaran kerja.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai suatu saat Houtman mendapat panggilan kerja  dari sebuah perusahaan yang sangat terkenal dan terkemuka di  Dunia, The First National City Bank (citibank), sebuah bank  bonafid dari USA. Houtman pun diterima bekerja sebagai seorang  Office Boy. Sebuah jabatan paling dasar, paling bawah dalam  sebuah hierarki organisasi dengan tugas utama membersihkan ruangan kantor, wc, ruang kerja dan ruangan  lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi Houtman tetap bangga dengan jabatannya,  dia tidak menampik pekerjaan. Diterimanyalah jabatan tersebut  dengan sebuah cita-cita yang tinggi. Houtman percaya bahwa  nasib akan berubah sehingga tanpa disadarinya Houtman telah  membuka pintu masa depan menjadi orang yang berbeda.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai Office Boy Houtman selalu mengerjakan tugas  dan pekerjaannya dengan baik. Terkadang dia rela membantu para  staf dengan sukarela. Selepas sore saat seluruh pekerjaan  telah usai Houtman berusaha menambah pengetahuan dengan  bertanya tanya kepada para pegawai. Dia bertanya mengenai  istilah istilah bank yang rumit, walaupun terkadang saat  bertanya dia menjadi bahan tertawaan atau sang staf  mengernyitkan dahinya. Mungkin dalam benak pegawai ”ngapain  nih OB nanya-nanya istilah bank segala, kayak ngerti aja”.  Sampai akhirnya Houtman sedikit demi sedikit familiar dengan  dengan istilah bank seperti Letter of Credit, Bank Garansi, Transfer, Kliring, dll.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu saat Houtman tertegun  dengan sebuah mesin yang dapat menduplikasi dokumen (saat ini  dikenal dengan mesin photo copy). Ketika itu mesin foto kopi  sangatlah langka, hanya perusahaan perusahaan tertentu lah  yang memiliki mesin tersebut dan diperlukan seorang petugas  khusus untuk mengoperasikannya. Setiap selesai pekerjaan  setelah jam 4 sore Houtman sering mengunjungi mesin tersebut  dan minta kepada petugas foto kopi untuk mengajarinya. Houtman  pun akhirnya mahir mengoperasikan mesin foto kopi, dan tanpa  di sadarinya pintu pertama masa depan terbuka. Pada suatu hari  petugas mesin foto kopi itu berhalangan dan praktis hanya  Houtman yang bisa menggantikannya, sejak itu pula Houtman resmi naik jabatan dari OB sebagai Tukang Foto Kopi.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menjadi tukang foto kopi merupakan sebuah prestasi  bagi Houtman, tetapi Houtman tidak cepat berpuas diri.  Disela-sela kesibukannya Houtman terus menambah pengetahuan  dan minat akan bidang lain. Houtman tertegun melihat salah  seorang staf memiliki setumpuk pekerjaan di mejanya. Houtman  pun menawarkan bantuan kepada staf tersebut hingga membuat  sang staf tertegun. “bener nih lo mo mau bantuin gua” begitu  Houtman mengenang ucapan sang staff dulu. “iya bener saya mau  bantu, sekalian nambah ilmu” begitu Houtman menjawab. “Tapi  hati-hati ya ngga boleh salah, kalau salah tanggungjawab lo,  bisa dipecat lo”, sang staff mewanti-wanti dengan keras.  Akhirnya Houtman diberi setumpuk dokumen, tugas dia adalah  membubuhkan stempel pada Cek, Bilyet Giro dan dokumen lainnya  pada kolom tertentu. Stempel tersebut harus berada di dalam  kolom tidak boleh menyimpang atau keluar kolom. Alhasil  Houtman membutuhkan waktu berjam-jam untuk&lt;br /&gt;menyelesaikan  pekerjaan tersebut karena dia sangat berhati-hati sekali  Selama mengerjakan tugas tersebut Houtman tidak sekedar  mencap, tapi dia membaca dan mempelajari dokumen yang ada.  Akibatnya Houtman sedikit demi sedikit memahami berbagai  istilah dan teknis perbankan. Kelak pengetahuannya ini membawa  Houtman kepada jabatan yang tidak pernah diduganya.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Houtman cepat menguasai berbagai pekerjaan yang  diberikan dan selalu mengerjakan seluruh tugasnya dengan baik.  Dia pun ringan tangan untuk membantu orang lain, para staff  dan atasannya. Sehingga para staff pun tidak segan untuk  membagi ilmu kepadanya. Sampai suatu saat pejabat di Citibank  mengangkatnya menjadi pegawai bank karena prestasi dan  kompetensi yang dimilikinya, padahal Houtman hanyalah lulusan  SMA.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peristiwa pengangkatan Houtman menjadi pegawai  Bank menjadi berita luar biasa heboh dan kontroversial.  Bagaimana bisa seorang OB menjadi staff, bahkan rekan sesama  OB mencibir Houtman sebagai orang yang tidak konsisten.  Houtman dianggap tidak konsisten dengan tugasnya,  “jika masuk OB, ya  pensiun harus OB juga” begitu rekan sesama OB menggugat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Houtman  tidak patah semangat, dicibir teman-teman bahkan rekan sesama  staf pun tidak membuat goyah. Houtman terus mengasah  keterampilan dan berbagi membantu rekan kerjanya yang lain.  Hanya membantulah yang bisa diberikan oleh Houtman, karena  materi tidak ia miliki. Houtman tidak pernah lama dalam  memegang suatu jabatan, sama seperti ketika menjadi OB yang  haus akan ilmu baru. Houtman selalu mencoba tantangan dan  pekerjaan baru. Sehingga karir Houtman melesat bak panah  meninggalkan rekan sesama OB bahkan staff yang mengajarinya  tentang istilah bank.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;19 tahun kemudian sejak Houtman masuk sebagai  Office Boy di The First National City Bank, Houtman mencapai  jabatan tertingginya yaitu Vice President. Sebuah jabatan  puncak citibank di Indonesia. Jabatan tertinggi citibank  sendiri berada di USA yaitu Presiden Director yang tidak mungkin dijabat oleh orang Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai dengan  saat ini belum ada yang mampu memecahkan rekor Houtman masuk  sebagai OB pensiun sebagai Vice President, dan hanya  berpendidikan SMA. Houtman pun kini pensiun dengan berbagai  jabatan pernah diembannya, menjadi staf ahli citibank asia  pasifik, menjadi penasehat keuangan salah satu gubernur,  menjabat CEO di berbagai perusahaan dan menjadi inspirator bagi banyak orang .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Kisah Nyata Houtman Zainal Arifin,  disampaikan dalam training Leadership bank Syariah  Mandiri)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/27272043-2172636644681280788?l=amirhady.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://amirhady.blogspot.com/feeds/2172636644681280788/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=27272043&amp;postID=2172636644681280788&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27272043/posts/default/2172636644681280788'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27272043/posts/default/2172636644681280788'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://amirhady.blogspot.com/2010/10/seorang-office-boy-pun-bisa-menjadi.html' title='SEORANG OFFICE BOY -pun BISA MENJADI VICE PRESIDENT'/><author><name>PC MUHAMAMDIYAH ANGGANA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08640132165921001261</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/SjL338F4wKI/AAAAAAAAAeQ/nm8lZtosxrg/S220/amir+hady1.bmp'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/TMZ-M9Xei_I/AAAAAAAABDU/bYvkIPSsfA8/s72-c/houtman.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-27272043.post-143678913800197910</id><published>2010-10-06T19:10:00.002+08:00</published><updated>2010-10-06T19:18:02.254+08:00</updated><title type='text'>reuni GIM85</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/TKxaE6sejlI/AAAAAAAABCk/SqPJwEKkF4E/s1600/25092010(004).jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/TKxaE6sejlI/AAAAAAAABCk/SqPJwEKkF4E/s400/25092010(004).jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5524889883398540882" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/TKxaEa1dA7I/AAAAAAAABCc/cRktKYMqNgg/s1600/25092010(005).jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/TKxaEa1dA7I/AAAAAAAABCc/cRktKYMqNgg/s400/25092010(005).jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5524889874846254002" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/TKxaEEV9shI/AAAAAAAABCU/1NAgb0jlEa8/s1600/25092010(008).jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/TKxaEEV9shI/AAAAAAAABCU/1NAgb0jlEa8/s400/25092010(008).jpg" border="0" alt=n""id="BLOGGaER_PHiOTO_ID_55g2488a98b68808598034" e/&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Sebagian Teman-teman Fakultas Pertanian Unmul tahun 1985, berkumpul di Tempat Hj.Elvi Gaffar, Air Hitam, Samarinda pada hari Sabtu tgl.25 September 2010.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/27272043-143678913800197910?l=amirhady.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://amirhady.blogspot.com/feeds/143678913800197910/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=27272043&amp;postID=143678913800197910&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27272043/posts/default/143678913800197910'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27272043/posts/default/143678913800197910'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://amirhady.blogspot.com/2010/10/reuni-gim85.html' title='reuni GIM85'/><author><name>PC MUHAMAMDIYAH ANGGANA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08640132165921001261</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/SjL338F4wKI/AAAAAAAAAeQ/nm8lZtosxrg/S220/amir+hady1.bmp'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/TKxaE6sejlI/AAAAAAAABCk/SqPJwEKkF4E/s72-c/25092010(004).jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-27272043.post-7641495821722929394</id><published>2010-08-22T14:01:00.001+08:00</published><updated>2010-08-22T14:03:37.628+08:00</updated><title type='text'>Keluarga Lumpuh</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/THC9gAyzf3I/AAAAAAAABA8/mpWF8DBxDxo/s1600/keluarga_lumpuh.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/THC9gAyzf3I/AAAAAAAABA8/mpWF8DBxDxo/s400/keluarga_lumpuh.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5508110701940670322" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bayangkan kalau semua anak Anda menderita lumpuh. Tentu, Anda akan sangat bingung dengan masa depan mereka. Di Purwakarta, ada seorang ibu yang bukan hanya empat anaknya yang lumpuh. Melainkan juga, suami yang menjadi tulang punggung keluarga. Allahu Akbar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal itulah yang kini dialami seorang ibu usia 70 tahun. Namanya Atikah. Di rumahnya yang sederhana, ia dan keluarga lebih banyak berbaring daripada beraktivitas layaknya keluarga besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mak Atikah bersyukur bisa menikah dengan seorang suami yang alhamdulillah baik dan rajin. Walau hanya sebagai pencari rumput, Mak Atikah begitu menghargai pekerjaan yang dilakoni suaminya. Bahkan, tidak jarang, ia membantu sang suami ikut mencari rumput.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa bulan setelah menikah, tepatnya di tahun 1957, Allah mengaruniai Mak Atikah dengan seorang putera. Ia dan suami begitu bahagia. Ia kasih nama sang putera tercinta dengan nama Entang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Awalnya, Entang tumbuh normal. Biasa-biasa saja layaknya anak-anak lain. Baru terasa beda ketika anak sulung itu berusia 10 tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu itu, Entang sakit panas. Bagi Mak Atikah dan suami, anak sakit panas sudah menjadi hal biasa. Apalagi tinggal di daerah pedesaan yang jauh dari pelayanan medis. Entang pun dibiarkan sakit panas tanpa obat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Panas yang diderita sang anak ternyata kian hebat. Tiba-tiba, Entang merasakan kalau kakinya tidak bisa digerakkan. Setelah dicoba beberapa kali, kaki Entang memang benar-benar lumpuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Musibah ini ternyata tidak berhenti hanya di si sulung. Tiga adik Entang pun punya gejala sakit yang sama dengan sang kakak. Dan semuanya sakit di usia SD atau kira-kira antara 7 sampai 10 tahun. Satu per satu, anak-anak Mak Atikah menderita lumpuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Usut punya usut, ternyata anak-anak yang tinggal di Desa Cileunca, Kecamatan Bojong, Purwakarta itu sebagian besar terserang penyakit polio. Tapi, semuanya sudah serba terlambat. Lagi pula, apa yang bisa dilakukan Mak Atikah dengan suami yang hanya seorang pencari rumput.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak itu, Mak Atikah mengurus empat anaknya sekaligus seorang diri. Dengan sarana hidup yang begitu sederhana, bahkan sangat kekurangan, keluarga ini mengarungi hidup puluhan tahun dengan kesibukan anak-anak yang lumpuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ujian Allah buat Mak Atikah ternyata tidak berhenti sampai di situ. Di tahun 90-an, giliran suami Bu Atikah yang mengalami musibah. Saat mencari rumput, Pak Didin terjatuh. Orang-orang sekitar pun menggotong Pak Didin pulang. Dan sejak itu, Pak Didin tidak bisa lagi menggerakkan kaki dan tangannya. Ia cuma bisa berbaring.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu, bagaimana dengan pemasukan keluarga kalau sang suami tidak lagi bisa berkerja. Bu Atikah pun tidak mau diam. Kalau selama ini ia hanya bisa mengurus anak-anak di rumah, sejak itu, ibu yang waktu itu berusia hampir enam puluh tahun pun menggantikan sang suami dengan pekerjaan yang sama. Di usianya yang begitu lanjut, Bu Atikah mengais rezeki dengan mencari rumput.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sehari-hari, ia berangkat pagi menuju tanah-tanah kosong yang dipenuhi rumput. Ia kumpulkan rumput-rumput itu dengan sebilah arit, kemudian dibawa ke pemesan. Tidak sampai sepuluh ribu rupiah ia kumpulkan per hari dari mencari rumput. Dan itu, ia gunakan untuk mengepulkan asap dapur rumahnya. Hanya sekadar menyambung hidup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di bulan Mei tahun ini, sang suami yang hanya bisa berbaring dipanggil Allah untuk selamanya. Kini, tinggal Mak Atikah yang mengurus keempat anaknya yang tidak juga sembuh dari lumpuh.&lt;br /&gt;Allah menguji hambaNya dengan sesuatu yang mungkin sulit untuk dicerna pikiran orang lain. Subhanallah. (saad/mnh)&lt;br /&gt;http://www.eramuslim.com/hikmah/kisah-hati/keluarga-lumpuh.htm&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/27272043-7641495821722929394?l=amirhady.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://amirhady.blogspot.com/feeds/7641495821722929394/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=27272043&amp;postID=7641495821722929394&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27272043/posts/default/7641495821722929394'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27272043/posts/default/7641495821722929394'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://amirhady.blogspot.com/2010/08/keluarga-lumpuh.html' title='Keluarga Lumpuh'/><author><name>PC MUHAMAMDIYAH ANGGANA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08640132165921001261</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/SjL338F4wKI/AAAAAAAAAeQ/nm8lZtosxrg/S220/amir+hady1.bmp'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/THC9gAyzf3I/AAAAAAAABA8/mpWF8DBxDxo/s72-c/keluarga_lumpuh.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-27272043.post-8703815231169835203</id><published>2010-08-22T13:18:00.003+08:00</published><updated>2010-08-22T13:22:55.075+08:00</updated><title type='text'>Warga Muslim New York Tuntut Libur Idul Fitri dan Idul Adha</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/THCzXUIT1wI/AAAAAAAABA0/4MiPgrgxydw/s1600/warga_muslim_di_new_york_saat_melakukan_shalat_idul_100818071053.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 360px; height: 260px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/THCzXUIT1wI/AAAAAAAABA0/4MiPgrgxydw/s400/warga_muslim_di_new_york_saat_melakukan_shalat_idul_100818071053.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5508099557396043522" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Warga muslim di New York saat melakukan shalat Idul Fitri di Masjid Baitul Ma'Mur di Brooklyn, New York, 20 September 2009. Di kota New York diperkirakan terdapat kurang lebih 600.000 warga muslim. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rabu, 18 Agustus 2010, 07:10 WIB&lt;br /&gt;REPUBLIKA.CO.ID,Tidak seperti di Indonesia, di Amerika, pemerintah daerah menentukan hari libur sekolah di wilayahnya. Tuntutan warga Muslim kota New York ditujukan pada pemerintah kota New York, tempat bermukim sekitar 600.000 warga Muslim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hingga kini, Natal adalah satu-satunya hari libur keagamaan yang diakui sebagai hari libur resmi nasional di Amerika Serikat. Murid yang beragama Islam terpaksa bolos saat Idul Fitri dan mengaku kewalahan saat masuk sekolah keesokan harinya karena ketinggalan pelajaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa kota lain di Amerika seperti Dearborn, di negara bagian Michigan dan empat kota di negara bagian New Jersey telah meloloskan undang-undang menjadikan Idul Fitri dan Idul Adha sebagai hari libur sekolah. Anggota dewan kota New York yang beragama Islam, Robert Jackson, yakin perundangan ini bisa lolos di kota New York.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Permohonan ini sudah diproses namun belum mendapat persetujuan Walikota New York Michael Bloomberg. Menurut Bloomberg, populasi Muslim kota New York tidak cukup untuk meloloskan kebijakan baru ini. Banyak warga dan pejabat kota yang positif kalau kebijakan untuk menjadikan hari Idul Fitri dan Idul Adha sebagai hari libur sekolah akan terwujud.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain mendapat dukungan dari pejabat kota, perjuangan warga Muslim di kota New York ini juga didukung oleh tokoh-tokoh agama Kristen dan Yahudi. Sekitar 12 persen dari 8 juta warga kota New York, atau sekitar 960.000, beragama Yahudi.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/27272043-8703815231169835203?l=amirhady.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://amirhady.blogspot.com/feeds/8703815231169835203/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=27272043&amp;postID=8703815231169835203&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27272043/posts/default/8703815231169835203'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27272043/posts/default/8703815231169835203'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://amirhady.blogspot.com/2010/08/warga-muslim-new-york-tuntut-libur-idul.html' title='Warga Muslim New York Tuntut Libur Idul Fitri dan Idul Adha'/><author><name>PC MUHAMAMDIYAH ANGGANA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08640132165921001261</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/SjL338F4wKI/AAAAAAAAAeQ/nm8lZtosxrg/S220/amir+hady1.bmp'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/THCzXUIT1wI/AAAAAAAABA0/4MiPgrgxydw/s72-c/warga_muslim_di_new_york_saat_melakukan_shalat_idul_100818071053.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-27272043.post-754806475808121430</id><published>2010-08-22T12:58:00.001+08:00</published><updated>2010-08-22T13:01:49.683+08:00</updated><title type='text'>Muslim Jerman Berpuasa Selama 18 Jam dalam Sehari | Republika Online</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/THCvH0kqBBI/AAAAAAAABAs/B8ULdQoJD-Q/s1600/puasa+di+jerman.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 360px; height: 260px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/THCvH0kqBBI/AAAAAAAABAs/B8ULdQoJD-Q/s400/puasa+di+jerman.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5508094893180453906" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.republika.co.id/berita/ramadhan/puasa-mancanegara/10/08/22/131265-muslim-jerman-berpuasa-selama-18-jam"&gt;Muslim Jerman Berpuasa Selama 18 Jam dalam Sehari | Republika Online&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;REPUBLIKA.CO.ID, BERLIN--Puasa selama 18 jam sehari? Tentu sangat mengagetkan buat muslim Indonesia yang umumnya menjalani puasa di bulan Ramadhan selama 13 jam. Kekagetan itu dirasakan warga Indonesia, Erwida Maulia yang satu bulan ini mendapatkan kesempatan kursus dari pemerintah Jerman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Awalnya, pertama tahu bahwa kami harus puasa selama 18 jam (sepanjang musim semi), kami agak shock. Tapi, saya dan teman Indonesia yang satu itu bertekad akan mencoba dulu untuk betul-betul menjalaninya sesuai dengan waktu sini,'' tuturnya dari Berlin, Jerman, Kamis (19/08) dini hari waktu setempat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Soal puasa di Jerman, tadinya Wida dan teman-teman satu kursus yang beragama Islam dari Indonesia dan Afrika ingin mencoba berkomunikasi dengan komunitas muslim di Jerman. Hanya, mereka pun tak sempat berkenalan dengan komunitas itu. Akhirnya, mereka pun mencari tahu dimulainya bulan Ramadhan dari situs internet www.islamicfinder.org. Situs internet itu ternyata sangat berguna untuk mengetahui waktu shalat di berbagai kota di dunia, termasuk arah kiblat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Sepertinya, mereka mengambil patokan mulainya puasa di Makkah. Jadi kami mulai puasa hari Rabu minggu lalu (11/08/2010),'' sambungnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meski pun kaget dengan lamanya puasa di Jerman, dia dan teman se-Indonesianya bertekad terus menjalaninya. Sampai hari ini, mereka pun berhasil menjalaninya. ''Delapan hari Ramadhan sudah berlalu, dan ternyata alhamdulillaah kami kuat; bisa puasa dari sekitar pukul 03.00 sampai hampir pukul 21.00, hingga hari ini.''&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenapa bisa kuat? Dia mengatakan, semua itu didasari dari niat. Selain itu, ada faktor lain yang ikut mendorongnya, yaitu cuaca. Sebetulnya, karena cuaca di sini cukup mendukung. Biarpun musim panas, di Hamburg (di mana dia tinggal sampai Jum'at, pekan lalu) dan di Berlin (tempatnya saat ini) udaranya sangat sejuk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Jadi, cuacanya enggak bikin kita cepat haus. Kalau mesti puasa 18 jam di tempat kayak Jakarta, yang udaranya amat panas, mataharinya menyengat, kayaknya sih enggak bakal sanggup,'' katanya sambil tertawa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada lagi yang masih jadi tantangan buat Wida adalah justru waktu shalat. Karena, dia terlalu terbiasa dengan waktu shalat yang sangat teratur di Indonesia, akibatnya dia mengalami kesulitan untuk menyesuaikan dengan waktu shalat di Jerman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Bayangkan waktu subuh sekitar pukul 03.00 dan berakhir sekitar 05.30. Lalu Zuhur pukul 13.00, Ashar pukul 17.30, Maghrib hampir pukul 21.00, dan Isya hampir pukul 24.00,'' rincinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu yang dirasakannya sulit adalah shalat Isya. Kalau mereka sholat Isya dan tarawih dulu baru tidur, kemungkinan besar sahurnya kesiangan, karena hanya tidur sekitar dua jam. ''Kalau tidur dulu, lalu baru bangun sahur, shalat isya dan tarawih, khawatir kebablasan dan waktunya terlalu mepet. Jadi, yah agak-agak 'trial and error' di sini.''&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wida mengaku tak pernah shalat di mesjid di Berlin. Soalnya, lokasi mesjidnya jauh dari lokasinya menginap dan juga jadwal pelatihan yang padat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tantangan yang lain adalah karena dia dan teman-temannya harus beraktivitas di sekitar orang-orang yang tidak tahu tentang puasa Ramadhan. Mereka sepertinya sangat kaget bahwa muslim harus puasa, tak makan dan minum selama 18 jam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kadang-kadang, tambah Wida, mereka menganjurkannya dan teman-teman kursus yang muslim untuk menunda puasanya di tanah air saja. Bahkan, kadang-kadang kalau ada di antara peserta Muslim yang mengantuk selama pelatihan, puasanya yang disalahkan, walau tak disampaikan secara langsung. ''Meskipun, sebagian besar sebetulnya ngantuk karena alasan yang lain, seperti memang suka bawaan ngantuk kalau pagi-pagi, atau karena malamnya habis main internet-an sampai hampir begadang, atau sebab-sebab yang lain.''&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentu saja kalau puasa begini, Wida jadi kangen masakan ibunya di rumah. ''Kangen gorengan, teh manis hangat, dan es campur yang hampir selalu jadi menu berbuka di rumah. Aku juga kangen makan bakso habis shalat tarawih di Tangerang,'' tawanya sambil berharap, di akhir-akhir puasa, dia masih sempat mencicipi makanan kesukaannya itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Soal makanan halal di sana, dia tak menemukan banyak kendala. Umumnya, jurnalis salah satu media nasional di Jakarta ini umum memilih menu seafood supaya aman dan kadang-kadang disediakan makanan vegetarian. ''Waktu di Hamburg panitianya kadang nyediain ayam atau daging halal, jadi lumayan juga. Tapi di Berlin sini, cari makan sendiri. Jadi, kalo lagi kangen ayam atau daging, aku cari kedai kebab Turki yang biasanya pasang logo halal.''&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama di Berlin, dia sangat berharap bisa mengunjungi pameran tentang Ramadhan di kota itu. Di Berlin ada pameran besar dalam rangka Ramadhan. Judulnya 'Nights of Ramadhan', yang berlokasi di Museum Island, Berlin. ''Berencana berkunjung ke sana, tapi belum sempat, nih.''&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia pun sempat bertemu adiknya yang tinggal di Zwolle, Belanda di Hamburg. Adiknya itu juga agak kaget dengan lamanya puasa kali ini. Dia sudah tiga tahun di Belanda yang puasanya bahkan lebih pendek waktunya dari Indonesia. ''Dia sempat mengeluh pusing di hari pertama Ramadhan, tapi setelah diinterogasi ternyata itu karena dia enggak sahur. Jadi, aku bilangin dia supaya sahur yang benar, dan sekarang sepertinya dia lebih segar menjalani puasa.''&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari semua yang dialaminya dalam berpuasa, Wida merasa belum bisa ibadah maksimal di sana. Dikiranya, ini karena masalah kebiasaaan saja, terlebih lagi, dengan perbedaan waktu Indonesia dan di Jerman. ''Aku enggak biasa sama pukul 19.00-20.00 yang masih terang benderang. Sering banget jadi lupa kalau itu sebetulnya sudah malam dan kami di sini masih aja beraktivitas seakan-akan masih siang.''&lt;br /&gt;Red: Siwi Tri Puji B&lt;br /&gt;Rep: Dewi Mardiani&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/27272043-754806475808121430?l=amirhady.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://www.republika.co.id/berita/ramadhan/puasa-mancanegara/10/08/22/131265-muslim-jerman-berpuasa-selama-18-jam' title='Muslim Jerman Berpuasa Selama 18 Jam dalam Sehari | Republika Online'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://amirhady.blogspot.com/feeds/754806475808121430/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=27272043&amp;postID=754806475808121430&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27272043/posts/default/754806475808121430'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27272043/posts/default/754806475808121430'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://amirhady.blogspot.com/2010/08/muslim-jerman-berpuasa-selama-18-jam.html' title='Muslim Jerman Berpuasa Selama 18 Jam dalam Sehari | Republika Online'/><author><name>PC MUHAMAMDIYAH ANGGANA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08640132165921001261</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/SjL338F4wKI/AAAAAAAAAeQ/nm8lZtosxrg/S220/amir+hady1.bmp'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/THCvH0kqBBI/AAAAAAAABAs/B8ULdQoJD-Q/s72-c/puasa+di+jerman.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-27272043.post-5049686408626264452</id><published>2010-08-12T09:38:00.001+08:00</published><updated>2010-08-12T09:41:02.693+08:00</updated><title type='text'>Hukum Melafalkan Niat Berpuasa</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/TGNRHVzg1qI/AAAAAAAAA-s/KRxh0nnBfak/s1600/timthumb.php.jpeg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 355px; height: 235px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/TGNRHVzg1qI/AAAAAAAAA-s/KRxh0nnBfak/s400/timthumb.php.jpeg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5504332356131018402" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Hukum Melafalkan Niat Berpuasa&lt;br /&gt;Segala puji bagi Allah. Shalawat serta salam semoga tercurah kepada Nabi Muhammad, keluarganya, sahabatnya dan pengikutnya yang baik hingga hari kiamat. Amma ba'du:&lt;br /&gt;Para pembaca yang dirahmati Allah Ta’alaa!&lt;br /&gt;Puasa merupakan ibadah yang mana setiap ibadah harus disertai dengan niat jika kita ingin ibadah kita sah diterima Allah Ta’alaa. Namun perlu kita ketahui bahwa melafalkan niat dalam ibadah tidak disyariatkan karena tidak pernah dilakukan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam maupun salah seorang shahabatnya radhiallahu anhum, dan itu merupakan hal-hal yang baru ada di zaman terakhir sejak zaman salaful shalih yang dipuji oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam dalam sabdanya:&lt;br /&gt;“sebaik-baik abad adalah abadku kemudian yang sesudahnya kemudian yang sesudahnya” Hadits shahih&lt;br /&gt;Demikian juga karena hakikat niat adalah: kehendak secara mutlak, yaitu kehendak melakukan perbuatan, dan tempatnya di dalam hati bukan lisan, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:&lt;br /&gt;“sesungguhnya amalan itu tergantung niatnya”, beliau tidak mengatakan tergantung lafalnya atau bunyinya, dan itu diperkuat dengan beberapa hal:&lt;br /&gt;1- Firman Allah Ta’alaa: &lt;br /&gt;يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا إِذَا قُمْتُمْ إِلَى الصَّلَاةِ فَاغْسِلُوا وُجُوهَكُمْ&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;"Wahai orang-orang yang beriman apabila kalian hendak melakukan shalat maka basuhlah wajah kalian." (QS. Al-Maidah: 6)&lt;br /&gt;Ayat di atas menunjukkan bahwa karena kehendak tempatnya dalam hati maka Allah Ta’ala memerintahkan kita untuk langsung membasuh wajah, bukan memerintahkan untuk melafalkan niat terlebih dahulu.&lt;br /&gt;2- Sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam kepada orang yang keliru dalam shalatnya: “Jika engkau hendak shalat maka sempurnakanlah wudhu kemudian menghadaplah ke arah kiblat lalu bertakbirlah” Hadits shahih.&lt;br /&gt;Beliau tidak memerintahkannya untuk melafalkan niat, meskipun ketika itu dalam posisi mengajari orang yang jahil, dan lafal pertama yang beliau perintahkan: bertakbirlah, seandainya melafalkan niat disyariatkan tentunya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam telah menjelaskannya, tetapi karena niat tempatnya dalam hati, dan itu dapat dicapai dengan kehendak melakukan perbuatan yang beliau jelaskan dengan sabdanya: “Jika engkau hendak shalat” beliau memerintahkannya dengan kewajiban pertama yang dilafalkan yaitu ucapan: Allahu Akbar.&lt;br /&gt;3- Demikian juga yang dipahami oleh para shahabat radhiallahu anhum, di mana mereka tidak pernah melafalkan niat ketika hendak melakukan suatu amalan, bahkan mereka mengingkarinya, seperti yang dilakukan oleh Ibnu Umar radhiallahu anhu:&lt;br /&gt;Telah shahih riwayat dari Ibnu Umar radhiallahu anhu ketika beliau mendengar seseorang yang hendak berihram mengucapkan: "Ya Allah sesungguhnya saya hendak melakukan haji dan umrah." Maka beliau berkata: "Apakah kamu hendak memberitahukan kepada manusia? Bukankah Allah mengetahui apa yang ada dalam hatimu?" (Dikeluarkan oleh Al-Baihaqi:5/40).&lt;br /&gt;Maka tidak boleh melafalkan niat meskipun ketika hendak melaksanakan haji dan umrah.&lt;br /&gt;Tidak boleh mengucapkan ketika hendak berihram: "Ya Allah sesungguhnya aku hendak melaksanakan haji dan umrah," namun hanya disyariatkan mengucapkan talbiyah untuk haji dan umrah secara bersamaan atau salah satunya.&lt;br /&gt;Dan ini bukanlah termasuk melafalkan niat karena kedudukannya seperti Takbiratul Ihram ketika masuk kedalam shalat.&lt;br /&gt;Demikian juga ketika hendak berpuasa, tidak perlu mengucapkan niat apalagi secara berjamaah dengan dipimpin seseorang:&lt;br /&gt;Nawaitu souma godhin ‘an adaa i, fardhi syahri ramadhaana haadzihis sanati lillahi ta’aalaa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Aku niat puasa esok hari untuk menunaikan kewajiban bulan Ramadhan tahun ini karena Allah Ta’alaa."&lt;br /&gt;Bahkan tidak perlunya melafalkan niat merupakan madzhab para imam terdahulu seperti Imam Ahmad, Syafie, Malik dan Abu Hanifah rahimahumullah ajma’in.&lt;br /&gt;Berkata Ibnu Abil ’Izz Al-Hanafi rahimahullah: (Tidak seorangpun dari para imam yang empat, tidak imam Syafie atau yang lainnya menyaratkan pelafalan niat karena niat tempatnya dalam hati berdasarkan kesepakatan mereka, kecuali sebagian ulama mutaakhirin dari mereka yang mewajibkan pelafalan niat dan mengeluarkan satu sisi pendapat dalam madzhab imam Syafie? Imam Nawawi rahimahullah berkata: Dan itu keliru. Selesai. Karena telah didahului dengan ijma’) Lihat kitab Al-Itba’ hal:62.&lt;br /&gt;Seperti dikatakan dalam kitab Al-Qaulul Mubin karangan Syeikh Masyhur bin Hasan hafidhahullah: "Sungguh telah keliru Abu Abdullah Az-Zubairi rahimahullah dari kalangan madzhab Syafiiyah ketika menukil dari Imam Syafie rahimahullah sehingga mengeluarkan satu sisi pendapat dari perkataan Imam dengan sangkaan bahwa beliau mewajibkan pelafalan niat dalam shalat." Dan sebab kekeliruan beliau adalah kurang memahami perkataan Imam Syafie karena perkataan beliau secara nas adalah: ((apabila berniat untuk haji dan umrah maka sudah cukup, meskipun tidak melafalkan, dan tidak seperti shalat yang tidak sah kecuali dengan melafalkan)) [Al-Majmu’ 3/243].&lt;br /&gt;Imam Nawawi berkata: ((berkata para sahabat kami: yang mengatakan ini telah keliru, karena maksud Imam Syafie dengan melafalkan dalam shalat bukan ini, tetapi maksudnya Takbir)) [ibid].&lt;br /&gt;Jadi kesimpulannya bahwa melafalkan niat tidak disyariatkan dan merupakan perkara yang baru yang sebaiknya kita hindari.&lt;br /&gt;Mudah-mudahan Allah memberikan taufik kepada kita untuk beramal dibulan Ramadhan ini sesuai dengan tuntunan Nabi shallallahu ’alaihi wasallam.(ar/voa-islam.com) Rabu, 11 Aug 2010&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/27272043-5049686408626264452?l=amirhady.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://amirhady.blogspot.com/feeds/5049686408626264452/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=27272043&amp;postID=5049686408626264452&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27272043/posts/default/5049686408626264452'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27272043/posts/default/5049686408626264452'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://amirhady.blogspot.com/2010/08/hukum-melafalkan-niat-berpuasa.html' title='Hukum Melafalkan Niat Berpuasa'/><author><name>PC MUHAMAMDIYAH ANGGANA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08640132165921001261</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/SjL338F4wKI/AAAAAAAAAeQ/nm8lZtosxrg/S220/amir+hady1.bmp'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/TGNRHVzg1qI/AAAAAAAAA-s/KRxh0nnBfak/s72-c/timthumb.php.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-27272043.post-8545131427351113910</id><published>2010-08-06T14:57:00.002+08:00</published><updated>2010-08-06T14:58:21.023+08:00</updated><title type='text'>Muhammadiyah: 11 Agustus Mulai Puasa Ramadhan</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/TFuyeXgPTRI/AAAAAAAAA-M/0P8j0xYF-9g/s1600/amirhady3.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 355px; height: 400px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/TFuyeXgPTRI/AAAAAAAAA-M/0P8j0xYF-9g/s400/amirhady3.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5502187604538248466" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Jumat, 30 Juli 2010 | 20:27 WITA&lt;br /&gt;Laporan Wartawan Tribun Kaltim, Muhammad Yamin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SAMARINDA , tribunkaltim.co.id - Pimpinan Pusat Muhammadiyah telah menetapkan Puasa Ramadhan dimulai pada tanggal 11 Agustus 2010. Hal ini sesuai dengan maklumat yang dikeluarkan dengan nomor 05/MLM/I.E/2010 yang ditandatangani Ketua Umum Din Syamsuddin dan Sekretaris Umum Agung Danarta tertanggal 16 Juli 2010.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penetapan awal bulan Hiriyah, Muhammadiyah berpegangan pada metode hisab atau penghitungan. Ketua Majelis Tabligh Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Kaltim, Ir Amir Hady menjelaskan pedoman yang dipegang Muhammadiyah dalam penentuan awal bulan adalah Hisab Hakiki wujudul Hilal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ijtimak atau konjungsi terjadi pada tanggal 10 Agustus 2010 bertepatan dengan 29 Syaban pada pukul 10.09.17. Saat matahari terbenam di Yogyakarta , hilal berada di atas ufuk dengan ketinggian dua derajat. Itu artinya sudah masuk bulan baru dan keesokan harinya sudah Ramadhan,” terang Amir, Jumat (30/7/2010)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu, lanjut Amir, Muhammadiyah juga sudah menentukan 1 Syawal 1431 Hijriyah yakni jatuh pada tanggal 10 September 2010.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan metode yang sama, ijtimak menjelang Syawal 1431 Hijriah terjadi pada 8 September 2010 pukul 17.31.01 WIB. Saat matahari terbenam di Yogyakarta hilal belum wujud. Di seluruh wilayah Indonesia , hilal juga masih di bawah ufuk."Berdasarkan hasil hisab tersebut, PP Muhammadiyah mengumumkan bahwa 1 Syawal 1431 H jatuh pada Jumat, 10 September 2010 M," ujar Amir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menjelang memasuki Ramadhan, ia mengimbau warga Muhammadiyah tetap menjaga niat dan kemurnian ibadah puasa dan ibadah lainnya sesuai ajaran Islam. Himbauan yang juga masuk dalam maklumat tersebut, diharapkan Ramadhan bisa dijadikan sarana transformasi diri dari keadaan yang serba negatif menuju hal-hal positif. Sementara itu.“Mudah-mudahan Ramadhan dan Idul Fitri tahun ini tidak ada perbedaan sehingga bisa dilaksanakan secara bersamaan,” kata Amir. (*)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi yg tinggal di kec.anggana dan sekitarnya yg memerlukan Jadwal Imsak Ramadhan 1431 H, silahkan unduh di http://www.ziddu.com/download/11015550/jadwalimsakanggana14312010.pdf.html&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;33 kota di Indonesia, silahkan unduh di http://www.ziddu.com/download/11015591/Imsakiah_1431H.pdf.html&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Samarinda http://www.ziddu.com/download/11015828/imsakiyah1431samarinda.pdf.htm&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/27272043-8545131427351113910?l=amirhady.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://amirhady.blogspot.com/feeds/8545131427351113910/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=27272043&amp;postID=8545131427351113910&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27272043/posts/default/8545131427351113910'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27272043/posts/default/8545131427351113910'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://amirhady.blogspot.com/2010/08/muhammadiyah-11-agustus-mulai-puasa.html' title='Muhammadiyah: 11 Agustus Mulai Puasa Ramadhan'/><author><name>PC MUHAMAMDIYAH ANGGANA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08640132165921001261</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/SjL338F4wKI/AAAAAAAAAeQ/nm8lZtosxrg/S220/amir+hady1.bmp'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/TFuyeXgPTRI/AAAAAAAAA-M/0P8j0xYF-9g/s72-c/amirhady3.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-27272043.post-1527961529624228906</id><published>2010-08-03T21:33:00.002+08:00</published><updated>2010-08-03T21:34:22.540+08:00</updated><title type='text'>KH. A DAHLAN, WONG AGUNG DENGAN MAKAM SEDERHANA</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/TFgayT03O2I/AAAAAAAAA90/yM2DOd0AfVA/s1600/makam+adahlan3.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/TFgayT03O2I/AAAAAAAAA90/yM2DOd0AfVA/s400/makam+adahlan3.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5501176396450839394" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/TFgayJguCDI/AAAAAAAAA9s/yIz2Cy9ocE0/s1600/makam+adahlan1.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 300px; height: 400px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/TFgayJguCDI/AAAAAAAAA9s/yIz2Cy9ocE0/s400/makam+adahlan1.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5501176393681995826" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/TFgax1bjN7I/AAAAAAAAA9k/UOSItDfAgv0/s1600/makam+adahlan2.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 300px; height: 400px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/TFgax1bjN7I/AAAAAAAAA9k/UOSItDfAgv0/s400/makam+adahlan2.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5501176388291606450" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Keletakan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Makam Kyai Haji Ahmad Dahlan terletak di RT 41 RW 11, Kampung Karangkajen, Brontokusuman, Mergangsan, Yogyakarta. Lokasi makam ini berada di belakang Masjid Jami Karangkajen. Keduanya berada di tengah pemukiman penduduk yang padat. Lokasi ini dapat dijangkau melalui Jl. Karangkajen (jika pengunjung menggunakan jalur sisi timur). Jika menggunakan jalur sisi barat pengunjung bisa menjangkaunya melalui Jl. Parangtritis. Tepatnya di sisi selatan Hotel Matahari terdapat gang kecil ke timur. Pengunjung tinggal mengikuti gang ini dan melihat papan petunjuk lokasi makam atau lokasi Masjid Jami Karangkajen. Jika diukur dari Jl. Parangtritis, maka jarak antara makam KHA. Dahlan dan Jl. Parangtritis kurang lebih 1 kilometer.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kondisi Fisik Makam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nisan dari KH. Ahmad Dahlan dibuat dengan sederhana. Nisannya hanya berupa pasangan batu bata yang direkatkan dengan semen sambung-menyambung sehingga membentuk bangun persegi panjang. Nisan ini pada bagian tengahnya dibiarkan kosong dan dihias dengan taburan batu kerikil. Jirat dari makam KH. Dahlan hanya satu, yakni di bagian kepala (utara). Jirat ini bertuliskan namanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nisan dari KH. Ahmad Dahlan diletakkan berdampingan dengan nisan kerabat dan keturunannya. Secara keseluruhan kompleks makam di Karangkajen ini kelihatan panas karena minimnya pohon peneduh di dalam makam. Hal ini mungkin memang disengaja karena tumbuhnya banyak pepohonan di areal makam akan menyita bidang-bidang tanah yang bisa digunakan untuk lokasi kuburan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Luas makam di Karangkajen ini sekitar 2.000 meter persegi. Jika keluasannya dihitung dengan kompleks Masjid Jami Karangkajen, maka keluasannya sekitar 3.000 meter persegi. Demikian menurut penjelasan jurukunci makam setempat yang bernama Mas Bekel Surakso Nurhadi alias Muhammad Nurhadi (55). Kompleks Makam Karangkajen ini diberi pengaman berupa tembok keliling bercat putih yang keberadaannya menyambung (menjadi satu dengan dinding Masjid Jami Karangkajen). Pintu gerbang makam terletak di sisi timur (samping masjid) dan sisi utara (menghadap gang kampung).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada kompleks makam Karangkajen ii selain terdapat makam KH. Ahmad Dahlan juga terdapat makam Prof. Fatchurrochman yang dulu pernah menjadi Menteri Agama RI, makam Ir. HM. Baried Ishom seorang tokoh pendiri PKU Muhammadiyah, dan makam KH. Muchtar yang pernah menjabat sebagai Ketua Pengadilan Agama I di Yogyakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Latar Belakang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kyai Haji Ahmad Dahlan bukan merupakan nama asing bagi bangsa Indonesia bahkan dunia. Bahkan istrinya pun, yakni Nyai Haji Ahmad Dahlan tidak kalah populernya dengan KHA. Dahlan. Melalui buah pikiran dan kiprahnya lahirlah organisasi bernafaskan keagamaan, Muhammadiyah dan PP Aisyiah. Dua organisasi Islam ini telah memberikan sumbangsih yang sangat besar bagi kemajuan di berbagai bidang. Tidak saja dalam bidang keagamaan atau spiritual, namun juga bidang-bidang sosial, politik, kesehatan, pendidikan, dan sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jasa-jasanya yang besar terhadap kemajuan agama Islam dan pembangunan bangsa Indonesia pada umumnya menyebabkan KHA. Dahlan maupun Nyai Haji Ahmad Dahlan dianugerahi gelar pahlawan nasional. Namanya dikenang abadi tidak saja oleh warga Muhammadiyah, namun juga oleh seluruh bangsa. Ada begitu banyak nama jalan di seantero Indonesia ini yang menggunakan nama KHA. Dahlan dan Nyai Haji Ahmad Dahlan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KHA. Dahlan memiliki nama kecil Mohammad Darwis. Semasa kanak-kanak dan remaja ia dikenal sebagai sosok yang terampil membuat aneka macam kerajinan dan permainan. Hobinya adalah bermain layang-layang dan gasing. Ia belajar agama (fiqh) pada Kyai Haji Muhamad Saleh. Sedangkan pada Kyai haji Muhsin ia belajar nahwu. Selain itu ia juga banyak belajar kepada Kyai Haji Abdul Hamid dan Kyai Haji Muhammad Nur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KHA. Dahlan dikenal sebagai orang gemar membaca dan mencari ilmu. Sebelum naik haji ia banyak membaca kitab-kitab Ahlussunah wal jamaah dalam ilmu alqaid dari mashab Syafii dalam ilmu fiqh, dan ilmu-ilmu tasawuf dari Imam Ghazali. Pada saat naik haji pertama kali ke Mekkah tahun 1888, KHA. Dahlan juga banyak belajar pada para ulama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk ilmu hadits ia belajar kepada Kyai Mahfudh Termas dan Syekh Khayat, belajar ilmu qiraah kepada Syekh Amien dan Sayid Bakri Syatha, belajar ilmu falaq pada K.H. Dahlan Semarang, Ia juga pernah belajar pada Syekh Hasan tentang cara-cara atau mengobati racun binatang. Selain dengan guru-guru di atas, selama delapan bulan di tanah suci, ia sempat bersosialisasi dengan Syekh Akhmad Khatib dan Syekh Jamil Jambek dari Minangkabau, Kyai Najrowi dari Banyumas, Kyai Nawawi dari Banten, para ulama dari Arab, serta pemikiran baru yang ia pelajari selama mukim di di Mekkah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanggal 18 November 1912 ia mendirikan organisasi Islam, Muhammadiyah. Melalui organisasi ini ia ingin mengubah cara berpikir, bertindak, berperilaku, beramal, dan berdoa menurut agama Islam. Ia ingin mengajak umat Islam kembali kepada Al Qur’an dan Al Hadis. Sejak awal pendirian organisasi ini KHA. Dahlan telah menyatakan bahwa Muhammadiyah bukan organisasi politik namun organisasi yang bersifat sosial dan bergerak pada bidang pendidikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yang dilakukan oleh KHA. Dahlan ini bukannya tidak mendapatkan penolakan, penentangan, fitnah, dan sebagainya. Bahkan resistensi itu juga muncul di dari kerabat-kerabatnya sendiri. Ia dituduh akan mendirikan agama baru yang bertentangan dengan Islam. Ia juga dituduh sebagai kyai palsu karena gagasan atau cara berpikirnya meniru bangsa Barat (Belanda). Bahkan ia juga dituduh meniru-niru cara hidup orang Kristen. Tidak aneh jika di masa itu ia menjadi sasaran kebencian dari banyak orang, khususnya yang tidak atau belum bisa memahami jalan pemikirannya. Sekalipun demikian banyak orang menentang buah pikirannya, KHA. Dahlan tidak menyerah. Ia menghadapi semuanya itu dengan sabar dan tabah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanggal 20 Desember 1912 KHA. Dahlan mengajukan ijin pada pemerintah Hindia Belanda untuk mendapatkan badan hukum bagi organisasi Muhammadiyah yang baru saja dibentuknya. Pemerintah kolonial Hindia Belanda waktu itu memiliki kekhawatiran terhadap organisasi yang didirikan KHA. Dahlan ini. Dengan berbagai pertimbangan ijin atau badan hukum untuk organisasi Muhammadiyah ini keluar juga selang dua tahun kemudian, yakni pada tanggal 22 Agustus 1914, dengan nomor SK 18.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atas jasa-jasanya dalam membangkitkan kesadaran bangsa melalui pembaharuan Islam dan pendidikan, maka Pemerintah Republik Indonesia menetapkan KHA. Dahlan sebagai Pahlawan Nasional. Penetapan ini dituangkan dengan surat Keputusan Presiden no. 657 tahun 1961.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. sartono&lt;br /&gt;http://www.tembi.org/situs/20100722.htm&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/27272043-1527961529624228906?l=amirhady.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://amirhady.blogspot.com/feeds/1527961529624228906/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=27272043&amp;postID=1527961529624228906&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27272043/posts/default/1527961529624228906'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27272043/posts/default/1527961529624228906'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://amirhady.blogspot.com/2010/08/kh-dahlan-wong-agung-dengan-makam.html' title='KH. A DAHLAN, WONG AGUNG DENGAN MAKAM SEDERHANA'/><author><name>PC MUHAMAMDIYAH ANGGANA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08640132165921001261</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/SjL338F4wKI/AAAAAAAAAeQ/nm8lZtosxrg/S220/amir+hady1.bmp'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/TFgayT03O2I/AAAAAAAAA90/yM2DOd0AfVA/s72-c/makam+adahlan3.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-27272043.post-119932488644805056</id><published>2010-07-27T15:13:00.002+08:00</published><updated>2010-07-27T15:14:09.435+08:00</updated><title type='text'>Ketika Sang Muballigh sakit</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/TE6HL7plLmI/AAAAAAAAA8s/aL4G9ITQT3s/s1600/ar+fakhruddin.jpeg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 69px; height: 92px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/TE6HL7plLmI/AAAAAAAAA8s/aL4G9ITQT3s/s400/ar+fakhruddin.jpeg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5498480834126360162" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Suatu hari di sebuah pengajian ibu-ibu, sang Muballigh pamit tidak bisa hadir. Dia tidak memberitahu alasannya. Dia sakit dan dirawat di rumah sakit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibu-ibu ternyata mencium sesuatu dan mencari tahu kenapa sang guru tidak hadir di pengajian. Ketemulah jawabannya bahwa sang muballigh lagi sakit. Dia menjalani operasi di rumah sakit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Biasalah, kehidupan seorang muballigh itu sederhana dan bersahaja. Demikian pula muballigh yang satu ini. Dia memang muballigh yang bisa dibilang sangat sederhana dan sangat ikhlas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para ibu kemudian berniat untuk membantu sang guru yang lagi sakit. Mereka bersepakat untuk mengumpulkan uang guna meringankan biaya di rumah sakit bagi sang muballigh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Uang terkumpul lumayan banyak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para ibu kemudian menjalankan sunnah Nabi saw dengan menjenguk “saudaranya” yang sakit. Di rumah sakit, para ibu dengan sedikit basa basi kemudian mengatakan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bapak, kami datang ke sini untuk memberikan amanat para ibu yakni menyerahkan sumbangan untuk kepentingan meringankan biaya bapak di rumah sakit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentu saja sang muballigh berterima kasih dan merasa bersyukur karena dibantu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Singkat cerita, sembuhlah sang muballigh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak berapa lama kemudian, sang muballigh mengundang para ibu ke rumahnya (rumah tempat tinggal yang bukan milik sang muballigh). Para ibu senang mendengar Bapak guru sudah sembuh. Datanglah mereka ke rumah sang muballigh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang Muballigh mengucapkan terima kasih kepada para ibu yang telah membantu biaya selama dirinya dirawat di rumah sakit. Dan alhamdulillah, sekarang dirinya sudah sembuh. Di bagian akhir dari sambutan sang muballigh, ada sesuatu yang mengejutkan. Sang muballigh menyerahkan sebuah amplop yang agak besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentu saja para ibu kaget. Apa isi amplop itu? Sang muballigh mempersilahkan para ibu untuk membukanya. Ketika dibuka, ibu-ibu lebih kaget lagi. Isinya adalah uang!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para ibu bertanya-tanya, ada apa dengan uang itu. Kenapa sang muballigh memberi mereka uang. Bapak muballigh itu kemudian menjelaskan bahwa uang itu adalah uang kelebihan dari sumbangan ibu-ibu untuk berobat di rumah sakit. Uang sumbangan dari ibu-ibu itu lebih dari cukup untuk berobat. Karena akad (kata-kata para ibu) waktu menyerahkan sumbangan adalah untuk biaya berobat dan ternyata masih ada kelebihan maka kelebihan itu dikembalikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah kisah seorang Muballigh yang saya beruntung pernah belajar kepada beliau waktu di Mu’allimin tahun 1972/1973. Beliau adalah Bapak AR Fakhruddin, mantan ketua PP. Muhammadiyah. Rumah tinggal Pak AR sekarang menjadi Kator PP. Muhammadiyah yang baru di jl. Cik Di Tiro (dekat kampus UGM)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;M.Yusron Asrofi&lt;br /&gt;Catatan: Karena cerita ini sudah lama saya dengar maka detil cerita mungkin ada kekeliruan. Karena itu saya istighfar kepada Allah. Semoga kalau saya keliru, Allah mengampuni saya. Isi cerita sudah saya konfirmasi dengan Pak Sukri AR, meskipun saya mendengarnya dari orang lain.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/27272043-119932488644805056?l=amirhady.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://amirhady.blogspot.com/feeds/119932488644805056/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=27272043&amp;postID=119932488644805056&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27272043/posts/default/119932488644805056'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27272043/posts/default/119932488644805056'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://amirhady.blogspot.com/2010/07/ketika-sang-muballigh-sakit.html' title='Ketika Sang Muballigh sakit'/><author><name>PC MUHAMAMDIYAH ANGGANA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08640132165921001261</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/SjL338F4wKI/AAAAAAAAAeQ/nm8lZtosxrg/S220/amir+hady1.bmp'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/TE6HL7plLmI/AAAAAAAAA8s/aL4G9ITQT3s/s72-c/ar+fakhruddin.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-27272043.post-527603942743270202</id><published>2010-07-24T13:56:00.002+08:00</published><updated>2010-07-24T14:03:32.248+08:00</updated><title type='text'>Encouragement</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/TEqCIy9WrsI/AAAAAAAAA8U/UHwKb2G2D-0/s1600/rhenald+kasali.jpeg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 99px; height: 108px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/TEqCIy9WrsI/AAAAAAAAA8U/UHwKb2G2D-0/s400/rhenald+kasali.jpeg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5497349382788787906" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;LIMA belas tahun lalu saya pernah mengajukan protes pada guru sebuah sekolah &lt;br /&gt;tempat anak saya belajar di Amerika Serikat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masalahnya, karangan berbahasa Inggris yang ditulis anak saya seadanya itu telah &lt;br /&gt;diberi nilai E (excellence) yang artinya sempurna, hebat, bagus sekali. Padahal &lt;br /&gt;dia baru saja tiba di Amerika dan baru mulai belajar bahasa. Karangan yang dia &lt;br /&gt;tulis sehari sebelumnya itu pernah ditunjukkan kepada saya dan saya mencemaskan &lt;br /&gt;kemampuan verbalnya yang terbatas. Menurut saya tulisan itu buruk, logikanya &lt;br /&gt;sangat sederhana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya memintanya memperbaiki kembali,sampai dia menyerah.Rupanya karangan itulah &lt;br /&gt;yang diserahkan anak saya kepada gurunya dan bukan diberi nilai buruk, malah &lt;br /&gt;dipuji. Ada apa? Apa tidak salah memberi nilai? Bukankah pendidikan memerlukan &lt;br /&gt;kesungguhan? Kalau begini saja sudah diberi nilai tinggi, saya khawatir anak &lt;br /&gt;saya cepat puas diri. Sewaktu saya protes, ibu guru yang menerima saya hanya &lt;br /&gt;bertanya singkat. “Maaf Bapak dari mana?” “Dari Indonesia,” jawab saya. Dia pun &lt;br /&gt;tersenyum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Budaya Menghukum&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertemuan itu merupakan sebuah titik balik yang penting bagi hidup saya. Itulah &lt;br /&gt;saat yang mengubah cara saya dalam mendidik dan membangun masyarakat. “Saya &lt;br /&gt;mengerti,” jawab ibu guru yang wajahnya mulai berkerut, namun tetap simpatik &lt;br /&gt;itu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Beberapa kali saya bertemu ayah-ibu dari Indonesia yang anakanaknya dididik di &lt;br /&gt;sini,” lanjutnya. “Di negeri Anda, guru sangat sulit memberi nilai. Filosofi &lt;br /&gt;kami mendidik di sini bukan untuk menghukum, melainkan untuk merangsang orang &lt;br /&gt;agar maju. Encouragement!” Dia pun melanjutkan argumentasinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Saya sudah 20 tahun mengajar. Setiap anak berbedabeda. Namun untuk anak sebesar &lt;br /&gt;itu, baru tiba dari negara yang bahasa ibunya bukan bahasa Inggris, saya dapat &lt;br /&gt;menjamin, ini adalah karya yang hebat,” ujarnya menunjuk karangan berbahasa &lt;br /&gt;Inggris yang dibuat anak saya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari diskusi itu saya mendapat pelajaran berharga. Kita tidak dapat mengukur &lt;br /&gt;prestasi orang lain menurut ukuran kita.Saya teringat betapa mudahnya saya &lt;br /&gt;menyelesaikan study saya yang bergelimang nilai “A”, dari program master hingga &lt;br /&gt;doktor. Sementara di Indonesia, saya harus menyelesaikan studi jungkir balik &lt;br /&gt;ditengarai ancaman drop out dan para penguji yang siap menerkam. Saat ujian &lt;br /&gt;program doktor saya pun dapat melewatinya dengan mudah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertanyaan mereka memang sangat serius dan membuat saya harus benar-benar siap. &lt;br /&gt;Namun suasana ujian dibuat sangat bersahabat. Seorang penguji bertanya dan &lt;br /&gt;penguji yang lain tidak ikut menekan, melainkan ikut membantu memberikan jalan &lt;br /&gt;begitu mereka tahu jawabannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka menunjukkan grafikgrafik yang saya buat dan menerangkan &lt;br /&gt;seterang-terangnya sehingga kami makin mengerti. Ujian penuh puja-puji, &lt;br /&gt;menanyakan ihwal masa depan dan mendiskusikan kekurangan penuh keterbukaan. &lt;br /&gt;Pada saat kembali ke Tanah Air, banyak hal sebaliknya sering saya saksikan. Para &lt;br /&gt;pengajar bukan saling menolong, malah ikut “menelan” mahasiswanya yang duduk di &lt;br /&gt;bangku ujian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika seseorang penguji atau promotor membela atau meluruskan pertanyaan, &lt;br /&gt;penguji marah-marah, tersinggung, dan menyebarkan berita tidak sedap seakanakan &lt;br /&gt;kebaikan itu ada udang di balik batunya. Saya sempat mengalami frustrasi yang &lt;br /&gt;luar biasa menyaksikan bagaimana para dosen menguji, yang maaf, menurut hemat &lt;br /&gt;saya sangat tidak manusiawi. Mereka bukan melakukan encouragement, melainkan &lt;br /&gt;discouragement. Hasilnya pun bisa diduga, kelulusan rendah dan yang diluluskan &lt;br /&gt;pun kualitasnya tidak hebat-hebat betul. Orang yang tertekan ternyata belakangan &lt;br /&gt;saya temukan juga menguji dengan cara menekan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada semacam balas dendam dan kecurigaan. Saya ingat betul bagaimana guru-guru di &lt;br /&gt;Amerika memajukan anak didiknya. Saya berpikir pantaslah anak-anak di sana &lt;br /&gt;mampu menjadi penulis karya-karya ilmiah yang hebat, bahkan penerima Hadiah &lt;br /&gt;Nobel. Bukan karena mereka punya guru yang pintar secara akademis, melainkan &lt;br /&gt;karakternya sangat kuat: karakter yang membangun, bukan merusak. Kembali ke &lt;br /&gt;pengalaman anak saya di atas, ibu guru mengingatkan saya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Janganlah kita mengukur kualitas anak-anak kita dengan kemampuan kita yang &lt;br /&gt;sudah jauh di depan,” ujarnya dengan penuh kesungguhan. Saya juga teringat &lt;br /&gt;dengan rapor anak-anak di Amerika yang ditulis dalam bentuk verbal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anak-anak Indonesia yang baru tiba umumnya mengalami kesulitan, namun rapornya &lt;br /&gt;tidak diberi nilai merah, melainkan diberi kalimat yang mendorongnya untuk &lt;br /&gt;bekerja lebih keras, seperti berikut. “Sarah telah memulainya dengan berat, dia &lt;br /&gt;mencobanya dengan sungguh-sungguh. Namun Sarah telah menunjukkan kemajuan yang &lt;br /&gt;berarti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam itu saya mendatangi anak saya yang tengah tertidur dan mengecup keningnya. &lt;br /&gt;Saya ingin memeluknya di tengah-tengah rasa salah telah memberi penilaian yang &lt;br /&gt;tidak objektif. Dia pernah protes saat menerima nilai E yang berarti excellent &lt;br /&gt;(sempurna), tetapi saya mengatakan “gurunya salah”. Kini saya melihatnya dengan &lt;br /&gt;kacamata yang berbeda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melahirkan Kehebatan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bisakah kita mencetak orangorang hebat dengan cara menciptakan hambatan dan rasa &lt;br /&gt;takut? Bukan tidak mustahil kita adalah generasi yang dibentuk oleh sejuta &lt;br /&gt;ancaman: gesper, rotan pemukul, tangan bercincin batu akik, kapur, dan penghapus &lt;br /&gt;yang dilontarkan dengan keras oleh guru,sundutan rokok, dan seterusnya. Kita &lt;br /&gt;dibesarkan dengan seribu satu kata-kata ancaman: Awas...; Kalau,...; Nanti,...; &lt;br /&gt;dan tentu saja tulisan berwarna merah menyala di atas kertas ujian dan rapor di &lt;br /&gt;sekolah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekolah yang membuat kita tidak nyaman mungkin telah membuat kita menjadi lebih &lt;br /&gt;disiplin. Namun di lain pihak dia juga bisa mematikan inisiatif dan mengendurkan &lt;br /&gt;semangat. Temuan-temuan baru dalam ilmu otak ternyata menunjukkan otak manusia &lt;br /&gt;tidak statis, melainkan dapat mengerucut (mengecil) atau sebaliknya,dapat &lt;br /&gt;tumbuh.Semua itu sangat tergantung dari ancaman atau dukungan (dorongan) yang &lt;br /&gt;didapat dari orang-orang di sekitarnya. Dengan demikian kecerdasan manusia dapat &lt;br /&gt;tumbuh, sebaliknya dapat menurun. Seperti yang sering saya katakan, ada orang &lt;br /&gt;pintar dan ada orang yang kurang pintar atau bodoh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi juga ada orang yang tambah pintar dan ada orang yang tambah bodoh. Mari &lt;br /&gt;kita renungkan dan mulailah mendorong kemajuan, bukan menaburkan ancaman atau &lt;br /&gt;ketakutan. Bantulah orang lain untuk maju, bukan dengan menghina atau memberi &lt;br /&gt;ancaman yang menakut-nakuti. (*)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;RHENALD KASALI&lt;br /&gt;Ketua Program MM UI&lt;br /&gt;Kamis, 15 Juli 2010 - 10:23 wib&lt;br /&gt;Source :  http://kampus. / okezone.com/ read/2010/ 07/15/95/&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/27272043-527603942743270202?l=amirhady.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://amirhady.blogspot.com/feeds/527603942743270202/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=27272043&amp;postID=527603942743270202&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27272043/posts/default/527603942743270202'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27272043/posts/default/527603942743270202'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://amirhady.blogspot.com/2010/07/encouragement.html' title='Encouragement'/><author><name>PC MUHAMAMDIYAH ANGGANA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08640132165921001261</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/SjL338F4wKI/AAAAAAAAAeQ/nm8lZtosxrg/S220/amir+hady1.bmp'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/TEqCIy9WrsI/AAAAAAAAA8U/UHwKb2G2D-0/s72-c/rhenald+kasali.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-27272043.post-1533930524909907958</id><published>2010-07-22T06:55:00.002+08:00</published><updated>2010-07-22T07:01:01.674+08:00</updated><title type='text'>Majelis Surga</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/TEd8Hfz3C2I/AAAAAAAAA8M/aVpN_Uc5w6Y/s1600/thawaf.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 133px; height: 87px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/TEd8Hfz3C2I/AAAAAAAAA8M/aVpN_Uc5w6Y/s400/thawaf.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5496498338468924258" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Di surga kelak… Kebahagaian terbesarku setelah melihat wajah Allah… adalah memandangi kekasih tercinta… semoga Allah mengijinkannya…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di surga-Nya kelak… aku ingin sekali bisa menjumpai Rasulullah… jika tidak bisa berdua… beramai-ramai dengan para sahabatnya dan pengemban dakwah yang lain juga tidak apa…  karena cukup bagiku hanya dengan memandangi wajah agung beliau… sang penyejuk hati… penawar kerinduan yang membuncah…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat duduk dalam majelis beliau yang sangat indah… di pinggir telaga Rasulullah yang lebarnya antara kota Bushra di Syam dan kota Shan’a di Yaman. Airnya mengalir dari mata air al-Kautsar, yang lebih putih dari susu, lebih lembut dari buih dan lebih manis dari madu di lilinnya. Kerikil-kerikilnya adalah mutiara, sungai-sungainya adalah miski. Sungguh tak terbayangkan betapa nyaman dan nikmatnya majelis itu di saat mendengarkan suara merdu beliau membacakan ayat-ayat Allah… mendengarkan beliau menyampaikan tentang Islam… pastilah begitu sejuk dihati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di sana pastilah akan kutemui Abu Bakar dengan wajahnya yang bijak dan kesabarannya… beliau yang Rasul dan Allah puji sebagai pemilik kebenaran dan selalu membenarkan Rasul-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di sana juga pasti ada Umar al-Faruq, sahabat beliau Saw. yang bahkan setan pun akan menyingkir dari jalan yang dilaluinya karena kekuatan dan kekokohannya dalam memegang agama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu aku juga akan melihat Utsman bin Affan yang bahkan para malaikat malu kepadanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian pasti aku akan melihat Ali bin Abi Thalib di samping Rasulullahku… dengan wajah yang tampan dan berwibawa menunjukkan keilmuannya yang tinggi… karena beliau adalah kunci dari Ilmu sekaligus kerabat serta menantu Rasulullah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di sana pastilah banyak sahabat yang mulia… ada Zubair bin Awwam r.a., ada Thalhah bin Ubaidillah r.a., juga Abdurrahman bin ‘Auf r.a., serta Sa’ad bin Abi Waqash r.a….. juga para ‘ulama yang ternama… para mujahid yang perkasa… para pengemban dakwah yang tak kenal lelah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku hanya ingin… ingin sekali jadi bagian di antara majelis mereka… dan berharap posisiku tak jauh dari mereka… agar aku bisa memandangi Rasulullahku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jauh di seberang sana ada majelis wanita… di tengah-tengahnya ada ummahatul mu’minin (ibunda kaum Muslim) Khadijah  r.ah., isteri Rasulullah tercinta… di sampingnya ada Maryam bin Imran, ada Aisyah, ada Fatimah, ada Siti Sarah… dan yang lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Indah sekali surga itu… indah sekali majelis-majelis itu… sungguh tak terbayangkan keindahannya…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua yang ada di dalamnya tersenyum berseri… hanya ada wajah-wajah ceria…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak ada duka… gelisah… ataupun cemas… apalagi rasa takut…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hanya aku…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang tersekat isak tangis di kerongkonganku…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika mengingat ilmu-ku yang sedikit…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Amal ku yang kerdil…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedekahku yang secuil…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku hanya bermohon… dan terus bersholawat kepada kekasihku itu… agar beliau mau memberiku syafaat karena cintaku…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Agar aku bisa merasakan nikmatnya duduk dalam majelis beliau yang indah dan mulia… Dalam surga-Nya yang penuh kebahagiaan abadi…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku ingin sekali dapat mencintai beliau seperti beliau mencintai umatnya… walau hanya sepersepuluh atau bahkan seperseribu cinta beliau tidak apa-apa… walau cintaku tak sebesar cintanya Abu Bakar dan Umar… tak seindah cintanya Utsman dan Ali… yang jelas cintaku harus lebih tinggi dari cintaku terhadap diriku sendiri atau siapapun, bahkan kedua ayah bundaku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mampukah kita mencintai beliau seperti beliau mencintai kita???&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allahumma Sholli ‘ala Muhammad wa baarik wa salim ‘alaihi… betapa cintanya beliau kepada kita……&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ingatkah kalian detik-detik saat Rasulullah akan meninggal dunia berjumpa dengan Kekasihnya Yang Maha Tinggi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disaat sakaratul maut mendera beliau, ketika putri beliau Fatimah r.ah., berkata, “Aduhai susahnya wahai ayahanda”. “Tidak ada kesusahaan bagi ayahmu setelah hari ini, sesungguhnya telah datang kepada ayah sesuatu yang tidak akan luput dari seorangpun, yaitu kematian” jawab baginda Nabi lembut kepada putri kesayangannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan Aisyah r.ah., menggambarkan dengan kata-kata beliau tentang beratnya kematian yang dihadapi oleh baginda Nabi Saw. suaminya itu, “Aku tidak pernah lagi merasa iri akan mudahnya seseorang dengan kematiannya, setelah aku melihat sendiri dahsyatnya kematian yang dialami oleh Rasulullah Saw”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ingatkah kalian, disaat beratnya menghadapi kematian tersebut beliau masih memikirkan umatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ingatkah kalian disaat malaikat Jibril datang kepada beliau, dan beliau menanyakan bagaimana nanti umat beliau…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat Baginda Rasulullah Saw. berkata kepada Jibril menjelang wafatnya, “Siapakah orang yang menggantikanku untuk ummatku?” Kemudian Allah mewahyukan kepada Jibril, “Berilah kabar gembira kepada kekasih-Ku, bahwa aku tidak akan menjadikannya hina di tengah umatnya, dan berikanlah kabar gembira kepadanya, bahwasanya dia adalah orang yang paling cepat keluar dari bumi jika dibangkitkan, dan sesungguhnya surga itu diharamkan kepada semua umat sehingga dimasuki oleh umatnya”. Setelah itu Rasulullah Saw. bersabda, “Sekarang mataku menjadi tenang”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ah…. sungguh tak tertandingi kemuliaan hatimu yaa Rasulullah…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungguh benarlah firman Allah bahwa engkau adalah suri teladan umat manusia yang tiada bandingnya…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ah… betapa besarnya cintamu kepada kami wahai kekasih Allah. Diakhir hayatmu pun, engkau masih mengingat dan berwasiat serta menangis untuk kami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami tahu, air matamu yang mulia itu membasahi pipimu karena mengkhawatirkan kami. Umatmu ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Engkau takut kami tersesat, engkau takut kami berpaling dari Allah. Engkau takut, ada diantara kami yang tidak dimasukkan ke dalam surga-Nya, tidak berjumpa denganmu di sana di dalam majelismu…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ah… Kekasihku…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Air mata ku pun tak terbendung lagi. Setiap mengenang saat-saat terakhir di dalam hidupmu itu…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat engkau dan para sahabatmu menangis, engkaupun bersabda: “Tenanglah, semoga Allah mengampuni kalian, dan semoga Allah memberikan balasan kebaikan dari Nabi kalian”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku takut ya Rasulullah, dirikukah orang yang membuat air mata muliamu membasahi pipimu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dirikukah orang yang engkau khawatirkan ya Rasul?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dirikukah yang engkau sebut ”ummati… ummati…” di dalam hadits-haditsmu…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya Rasul, tentulah engkau akan kembali menangis, seandainya engkau melihat kami di penghujung zaman ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Betapa banyak diantara kami, yang meninggalkan perintah Tuhanmu, dan justru melaksanakan larangan-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kamikah umatmu itu ya Rasul….?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentulah air matamu akan kembali mengalir. Karena begitu banyak dari umatmu yang hidup tanpa mewarisi risalahmu. Sepanjang hidupmu engkau mengatur umatmu dengan Al Qur’an, sementara saat ini mereka mengatur kehidupan ini dengan aturan buatan mereka sendiri, dengan hawa nafsu mereka sendiri…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diakhir hayatmupun engkau menangis karena kami…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara kami tak sekalipun menangis karena dosa-dosa kami…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak sekalipun menangis karena merindukanmu ya Rasul…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Umatmu kini, tak lagi mengikutimu. Mereka telah berani menantang Tuhanmu secara terang-terangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para wanita tak lagi menjaga auratnya dihadapan laki-laki….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Laki-laki tak lagi memberi nafkah keluarganya dengan yang halal….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka tak lagi peduli bagaimana cara mereka bergaul…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anak tak lagi punya bakti kepada kedua orang tuanya…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orangtua tak lagi peduli dengan agama anak-anaknya…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para penguasa, tak lagi mengurusi rakyatnya dengan al-Qur’an dan Sunnahmu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terlaknatlah kami jika seperti ini…..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya Rasulullah… Demi Allah yang menggenggam jiwaku. Sejak detik ini, selama nafas masih milikku, akan kujadikan engkau kekasih yang selalu ada di hatiku. Akan kulanjutkan risalahmu. Akan kujadikan kau selalu dihatiku, yang akan membimbing hidupku. Akan kusucikan namamu dari segala fitnah musuh-musuhmu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demi Allah akan kubunuh, siapa saja yang mencacimu di hadapanku. Demi Allah wahai cintaku….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Posted by Fauzan in 03:27:07 &lt;br /&gt;http://fauzanalbanjari.blog.com/2009/03/23/majelis-di-surga/comment-page-1/#comment-70&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/27272043-1533930524909907958?l=amirhady.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://amirhady.blogspot.com/feeds/1533930524909907958/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=27272043&amp;postID=1533930524909907958&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27272043/posts/default/1533930524909907958'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27272043/posts/default/1533930524909907958'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://amirhady.blogspot.com/2010/07/majelis-surga.html' title='Majelis Surga'/><author><name>PC MUHAMAMDIYAH ANGGANA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08640132165921001261</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/SjL338F4wKI/AAAAAAAAAeQ/nm8lZtosxrg/S220/amir+hady1.bmp'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/TEd8Hfz3C2I/AAAAAAAAA8M/aVpN_Uc5w6Y/s72-c/thawaf.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-27272043.post-7980817878970739066</id><published>2010-07-21T10:20:00.003+08:00</published><updated>2010-07-21T10:24:11.200+08:00</updated><title type='text'>Mana yang lebih dulu, ayam atau telur? ....terjawab!</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/TEZZzAlVqaI/AAAAAAAAA8E/YqFMHdObieQ/s1600/telur_atau_ayam_duluan_100715103138.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 360px; height: 260px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/TEZZzAlVqaI/AAAAAAAAA8E/YqFMHdObieQ/s400/telur_atau_ayam_duluan_100715103138.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5496179128117078434" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA--Mana yang lebih dulu, ayam atau telur? Teka-teki yang tampaknya iseng dan kerap dilontarkan itu entah sudah sejak kapan tak menemukan jawaban yang pasti. Kita pun mungkin kerap mendengarkannya dalam percakapan sehari-hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi jangan khawatir kini jawabannya sudah tersedia. Para ilmuwan pekan ini mengklaim telah memecahkan teka-teki tersebut. Jawabannya, kata mereka, adalah ayam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti dilaporkan Mailonline, para peneliti menemukan bahwa pembentukan kulit telur bergantung pada satu protein yang hanya ditemukan di indung telur ayam. Artinya, telur hanya bisa ada jika berada di dalam ayam. Protein yang disebut ovocledidin-17, atau OC-17 - bertindak sebagai katalis untuk mempercepat pengembangan kulit telur itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cangkang keras ini penting sebagai tempat bagi kuning dan putih telur. Para ilmuwan dari universitas di Sheffield dan Warwick menggunakan super komputer untuk men-'zoom in' pembentukan telur tersebut. Komputer yang disebut HECToR itu mengungkapkan bahwa OC-17 sangat penting dalam memulai kristalisasi atau tahap awal penciptaan kulit telur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Protein tersebut mengubah kalsium karbonat menjadi kristal kalsit yang membentuk kulit telur. Kalsit kristal ada di berbagai tulang dan tempurung tetapi mereka terbentuk lebih cepat di dalam ayam. Unggas itu mampu menghasilkan 6 gram kulit telur setiap 24 jam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dr Colin Freeman, dari Departemen Teknik Material Universitas Sheffield, mengatakan, ''Selama ini orang mengira bahwa yang terlebih dulu ada adalah telur, tapi kini kita memiliki bukti ilmiah yang menunjukkan bahwa sebenarnya ayamlah yang lebih dulu ada.''&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Protein itu sudah diidentifikasi lama dan diketahui terkait dengan pembentukan telur. Ternyata, dengan memeriksanya secara jeli kita dapat melihat cara protein itu mengendalikan proses pembentukan kulit telur,'' jelasnya. ''Menarik untuk diketahui bahwa berbagai jenis spesies burung tampaknya memiliki variasi protein dengan cara kerja yang sama.''&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Profesor John Harding, dari jurusan yang sama di Sheffield, mengatakan bahwa penemuan itu bisa berguna untuk hal lain. ''Memahami cara ayam membuat kulit telur dapat memberi petunjuk menuju rancangan baru maupun bahan baru,'' katanya. ''Alam telah menemukan solusi inovatif untuk semua jenis masalah dalam ilmu tentang materi dan teknologi, kita dapat belajar banyak dari alam.''&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Red: Budi Raharjo&lt;br /&gt;Rep: Antara&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;http://www.republika.co.id/trendtek/sains/10/07/15/124806-ayam-atau-telur-duluan-terjawab-sudah&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/27272043-7980817878970739066?l=amirhady.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://amirhady.blogspot.com/feeds/7980817878970739066/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=27272043&amp;postID=7980817878970739066&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27272043/posts/default/7980817878970739066'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27272043/posts/default/7980817878970739066'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://amirhady.blogspot.com/2010/07/mana-yang-lebih-dulu-ayam-atau-telur.html' title='Mana yang lebih dulu, ayam atau telur? ....terjawab!'/><author><name>PC MUHAMAMDIYAH ANGGANA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08640132165921001261</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/SjL338F4wKI/AAAAAAAAAeQ/nm8lZtosxrg/S220/amir+hady1.bmp'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/TEZZzAlVqaI/AAAAAAAAA8E/YqFMHdObieQ/s72-c/telur_atau_ayam_duluan_100715103138.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-27272043.post-9147355612040411490</id><published>2010-07-19T16:56:00.002+08:00</published><updated>2010-07-19T17:00:17.996+08:00</updated><title type='text'>Pendidikan Islam Membentuk Murid Agar Mencintai Allah dan Rasul</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/TEQT45q1eZI/AAAAAAAAA7s/Fm_AVU3rnqA/s1600/didik+islam.jpeg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 355px; height: 235px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/TEQT45q1eZI/AAAAAAAAA7s/Fm_AVU3rnqA/s400/didik+islam.jpeg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5495539313572936082" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Pada masa jahiliyah, para pemimpin dan tokoh masyarakat Arab berusaha menguasai rakyat mereka dengan dididik menjadi hamba sahaya dan budak belian. Kemudian datanglah Rasulullah shallallaahu 'alaihi wasallam  untuk mengeluarkan bangsa Arab yang buta huruf dan berperilaku keji menjadi bangsa yang mulia lagi kekal kemuliaannya. Allah Ta’ala berfirman,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;هُوَ الَّذِي بَعَثَ فِي الْأُمِّيِّينَ رَسُولًا مِنْهُمْ يَتْلُو عَلَيْهِمْ آَيَاتِهِ وَيُزَكِّيهِمْ وَيُعَلِّمُهُمُ الْكِتَابَ وَالْحِكْمَةَ وَإِنْ كَانُوا مِنْ قَبْلُ لَفِي ضَلَالٍ مُبِينٍ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Dia-lah yang mengutus kepada kaum yang buta huruf seorang Rasul di antara mereka, yang membacakan ayat-ayat-Nya kepada mereka, menyucikan mereka dan mengajarkan kepada mereka Kitab dan Hikmah (As sunnah). Dan sesungguhnya mereka sebelumnya benar-benar dalam kesesatan yang nyata." (QS. Al-Jumu’ah: 2)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para orang tua dan pendidik muslim wajib mengetahui metode dan cara Nabi shallallaahu 'alaihi wasallam dalam mendidik para sahabat beliau. Bagaimana Nabi shallallaahu 'alaihi wasallam bisa membuat mereka semua menjadi manusia-manusia mulia yang berperilaku agung?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam dakwah dan pendidikan, Nabi shallallaahu 'alaihi wasallam memerankan diri sebagai pengarah, guru, pendidik, dan pejuangnya secara langsung. Beliau terus memimpin jalannya dakwah ini dengan sunnah-sunnahnya hingga umat ini berada di atas jalan keselamaan, hidup di atas kemuliaan, dan masuk ke dalam surga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam mendidik dan membina para sahabat, Nabi shallallaahu 'alaihi wasallam senantiasa berusaha dan berupaya agar umatnya senantiasa mencintai Allah dan Rasul-Nya dengan sebenarnya. Cinta yang karenanya mereka tidak khawatir lagi darah mereka tertumpah, tubuh mereka tercacah, harta benda mereka habis untuk fi sabilillah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam merealisasikan cinta ini mereka tidak pernah pantang mundur menghadapi musuh-musuh Allah, Rasul-Nya dan musuh mereka dari kalangan kafirin musyrikin. Dalam diri mereka terbangun sikap berani dan bermental baja sehingga mereka tidak pernah gentar dengan pedang, panah, dan tombak yang siap mengoyak tubuh mereka. Ini semua mereka lakukan agar mendapat cinta Allah dan Rasul-Nya sehingga layak masuk ke dalam jannatun na’im.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka siap berkata yang benar dan terus terang dengan keimanan mereka. Sikap mereka sangat jelas dalam berislam. Semua itu karena niat mereka benar dan lurus. Cinta yang mereka cari adalah cinta Allah dan Rasul-Nya. Mereka akan melakukan apa saja untuk meraihnya. Sebaliknya segala perilaku dan sikap yang bisa mengundang murka keduanya dijauhi, sebagaimana mereka tidak mau kalau dilemparkan ke dalam neraka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Menanamkan kecintaan kepada Allah dan Rasul-Nya merupakan tugas utama seorang pendidik muslim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menanamkan kecintaan kepada Allah dan Rasul-Nya merupakan tugas utama seorang pendidik muslim. Dengannya, anak didik akan ringan melaksanakan ibadah dan mengikuti sunnah. Ringan dalam menerima dan mengamalkan ajaran Islam dalam kehidupannya, karena yang dituju dan dicari sudah jelas, yaitu cinta Allah dan Rasul-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika Rasulullah shallallaahu 'alaihi wasallam tiba di Madinah, beberapa orang Yahudi datang menemui beliau. Mereka berkata, “Kami mencintai Allah, akan tetapi kami tidak dapat mengikuti ajaranmu.” Kemudian Allah membantah dan membatilkan kecintaan mereka kepada-Nya dan menganggap pernyataan itu dusta. Allah berfirman,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;قُلْ إِنْ كُنْتُمْ تُحِبُّونَ اللَّهَ فَاتَّبِعُونِي يُحْبِبْكُمُ اللَّهُ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ وَاللَّهُ غَفُورٌ رَحِيم&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Katakanlah: "Jika kamu (benar-benar) mencintai Allah, ikutilah aku, niscaya Allah mengasihi dan mengampuni dosa-dosamu." Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang." (QS. Ali Imran: 31)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah Subhanahu wa Ta'ala juga berfirman,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;لَقَدْ كَانَ لَكُمْ فِي رَسُولِ اللَّهِ أُسْوَةٌ حَسَنَةٌ لِمَنْ كَانَ يَرْجُو اللَّهَ وَالْيَوْمَ الْآَخِرَ وَذَكَرَ اللَّهَ كَثِيرًا&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah." (QS. Al-Ahzab: 21)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah shallallaahu 'alaihi wasallam datang memberikan pelajaran kepada para sahabat akan kecintaan kepada Allah dan Rasul-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disebutkan dalam Shahih al-Bukhari, Umar bin Khathab radliyallaahu 'anhu berkata kepada Rasulullah shallallaahu 'alaihi wasallam, “Wahai Rasulullah, demi Allah engkau lebih aku cintai daripada harta, keluarga, dan anakku, kecuali diriku.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beliau bersabda, “Tidak wahai Umar, aku harus lebih engkau cintai dari dirimu sendiri.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Umar berkata, “Demi Allah wahai Rasulullah, engkau lebih aku cintai daripada diriku sendiri.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beliau bersabda, “Sekarang (kecintaanmu telah benar) wahai Umar.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam Sunan al-Tirmidzi dengan sanad hasan, dikisahkan ketika Umar hendak melaksanakan umrah, Rasulullah shallallaahu 'alaihi wasallam berkata kepadanya, “Jangan engkau lupakan kami dalam doamu, wahai saudaraku!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Umar kemudian berangkat melaksanakan umrah, namun ia meninggalkan hatinya bersama Rasulullah shallallaahu 'alaihi wasallam dengan penuh perasaan rindu dan cinta. Dan rasa ini semakin kuat pada diri Umar ketika berada di medan perang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kecintaan ini pula yang mendorong Anas bin Nadhar untuk menghunuskan pedangnya menuju perang Uhud. Padahal ketika itu Saad bin Mu’adz berkata, “Kembalilah engkau wahai Anas.” Akhirnya ia meninggal setalah mendapat delapan puluh lebih tebasan pedang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kecintaan ini pula yang membuat Handzalaqh termotifasi untuk meninggalkan istrinya di malam pengantin baru untuk berangkat ke medan perang, padahal ia dalam keadaan junub. Ia mengorbankan dirinya di jalan Allah dan memasrahkan dirinya kepada Islam. Ini semua merupakan tanda adanya cinta kepada Allah dan Rasul-Nya dalam diri Handzalah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dikisahkan bahwa Rasulullah shallallaahu 'alaihi wasallam melihat ke arah lengit ketika berada di sisi jasad Handzalah, beliau bersabda, “Demi jiwaku yang berada di genggaman-Nya, aku menyaksikan para malaikat memandikan tubuh Handzalah di antara langit dan bumi.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abdullah Al-Anshari, ayah Jabir, menyiapkan kain kafan dan wangi-wangian, setelah sebelumnya ia menorehkan pedangnya pada kulit lututnya. Ia berkata, “Ya Allah, ambillah darahku pada hari ini sampai Engkau meridlaiku.”&lt;br /&gt;Iapun berangkat ke medan peperangan sehingga terbunuh. Hal itu membuat anaknya, Jabir menangis. Rasulullah shallallaahu 'alaihi wasallam kemudian bersabda, “Janganlah engkau menangisinya, Malaikat akan terus memberikan naungan kepadanya dengan sayap-sayapnya hingga ruhny diangkat.” (HR. Bukhari dan Muslim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Allah tidak berbicara kepada seorangpun kecuali dari balik hijab. Allah menghidupkan ayahmu dan berbicara dengannya secara berhadapan langsung. Allah berfirman, ‘Engkau memberikan (berkorban) kepadaku maka aku akan memberikan sesuat kepadamu.’ Ia berkata, ‘Wahai Tuhanku, apakah Engkau akan menghidupkanku hingga aku terbunuh karena membela ajaran-Mu untuk kedua kalinya?’ Allah berfirman, ‘Sudah menjadi ketetapan-Ku sejak dahulu bahwa mereka tidak akan dikembalikan (ke dunia)’.” (HR. Tirmidzi, Ibnu Majah, dan Ibnu Hibban)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat Abdullah bin Jahsyi ikut serta dalam perang Uhud, ia berkata, “Wahai Rabbku, sunguh Engkau Mahamengetahui bahwa aku mencintaimu. Aku perrsembahkan mahar pembaiatanku. Ya Allah, jika Engkau mengetahui kecintaanku itu, maka pertemukanlah aku dengan musuh-Mu yang paling kuat hingga ia dapat menewaskanku di jalan-Mu. Jika Engkau berkata kepadaku, ‘Untuk apa engkau melakukan hal seperti ini?’ Maka aku akan menjawab, ‘Aku lakukan itu karena-Mu, wahai Rabbku’.” (HR. Al-Baihaqi dan Al-Hakim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesungguhnya para kekasih Allah pasti akan bersegera menggapai kecintaan Allah. Dia akan mengutamakannya atas yang lain. Rasulullah shallallaahu 'alaihi wasallam pernah mengabarkan bahwa Allah tersenyum pada tiga jenis manusia. Salah satunya adalah seorang laki-laki yang memiliki rasa cinta. Ia melakukan perjalanan bersama rombongan kafilah. Di tengah perjalanan mereka merasakan kelelahan. Ketika sahabatnya yang lain berhenti, mereka merebahkan tubuh mereka di atas tanah hingga tertidur. Adapun orang tadi, ia sama sekali tidak tidur. Ia bergegas mencari air dan mengambil wudlu. Ia lalu menghadap kiblat untuk shalat dan menangis. Ia berdoa dan bermunajat kepada Dzat yang Mahaesa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini merupakan cerminan dari adanya rasa cinta. Kecintaan yang mendorong pemiliknya untuk melakukan apa saja agar mendapat keridlaan orang yang dicintainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DR. Aidh bin Abdullah Al-Qarni dalam bukunya Bait Ussisa ‘alaa al-Taqwa, menuliskan sebuah kisah yang disebutkan seorang dai. Bahwa ada seorang pemuda muslim dari Jazirah Arab pergi ke Inggris, tepatnya di kota London.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di London, dia tinggal di rumah seorang wanita pribumi yang telah berusia lanjut. Meski udara di waktu Fajar begitu amat dingin dan bersalju, ia tetap melaksanakan shalat. Ketika ia berwudlu, pemilik rumah yang sudah renta tersebut terus memperhatikannya. Ia berkata kepadanya, “Apakah engkau sudah gila?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia menjawab, “Tidak.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia bertanya terheran-heran, “Bagaimana engkau bisa bangun di jam seperi ini untuk mengambil air wudlu?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Agamaku memerintahkanku untuk melakukan itu,” jawabnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia kembali bertanya, “Tidak bisakah engkau undur waktunya?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia menjawab, “Jika aku undur waktunya, maka Allah tidak menerima amalku.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wanita itu menggeleng-gelengkan kepalanya dan berkata, “Sikap seperti itu bagaikan tekad yang kaut yang dapat menghancurkan besi sekalipun. Sikap seperti itu bagaikan tekad yang kuat yang dapat menghancurkan besi sekalipun.” Ia mengulang dua kali ucapannya itu. (PurWD/voa-islam.com)&lt;br /&gt;Oleh: Badrul Tamam &lt;br /&gt;http://www.voa-islam.com/islamia/aqidah/2010/07/13/8106/pendidikan-islam-membentuk-murid-agar-mencintai-allah-dan-rasul/&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/27272043-9147355612040411490?l=amirhady.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://amirhady.blogspot.com/feeds/9147355612040411490/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=27272043&amp;postID=9147355612040411490&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27272043/posts/default/9147355612040411490'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27272043/posts/default/9147355612040411490'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://amirhady.blogspot.com/2010/07/pendidikan-islam-membentuk-murid-agar.html' title='Pendidikan Islam Membentuk Murid Agar Mencintai Allah dan Rasul'/><author><name>PC MUHAMAMDIYAH ANGGANA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08640132165921001261</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/SjL338F4wKI/AAAAAAAAAeQ/nm8lZtosxrg/S220/amir+hady1.bmp'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/TEQT45q1eZI/AAAAAAAAA7s/Fm_AVU3rnqA/s72-c/didik+islam.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-27272043.post-3288358155231012388</id><published>2010-06-17T20:47:00.002+08:00</published><updated>2010-06-17T21:02:29.263+08:00</updated><title type='text'>silaturahim di tempat satyawati</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/TBobb28uvbI/AAAAAAAAA7k/EnXXYrDCnVE/s1600/S4025807.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/TBobb28uvbI/AAAAAAAAA7k/EnXXYrDCnVE/s400/S4025807.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5483725661697654194" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/TBobbfHQKaI/AAAAAAAAA7c/HHuEfXIbXbM/s1600/S4025805.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/TBobbfHQKaI/AAAAAAAAA7c/HHuEfXIbXbM/s400/S4025805.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5483725655299336610" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/TBobajSthwI/AAAAAAAAA7U/yFMGT2CT6dA/s1600/S4025806.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/TBobajSthwI/AAAAAAAAA7U/yFMGT2CT6dA/s400/S4025806.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5483725639241271042" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;silaturahim di tempat saudara Setyawati, Jl.Harun Nafsi, Samarinda Seberang pada hari Kamis, 17 Juni 2010. Yang hadir Bpk.Abdurahman, Arifin Suparman, Achmad Joni sekeluarga, Abdullah Yudhi+istri &amp; anak, Hj.Masyitah+anak, Amir Hady + Maria+anak, Imaluddin.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/27272043-3288358155231012388?l=amirhady.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://amirhady.blogspot.com/feeds/3288358155231012388/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=27272043&amp;postID=3288358155231012388&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27272043/posts/default/3288358155231012388'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27272043/posts/default/3288358155231012388'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://amirhady.blogspot.com/2010/06/silaturahim-di-tempat-satyawati.html' title='silaturahim di tempat satyawati'/><author><name>PC MUHAMAMDIYAH ANGGANA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08640132165921001261</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/SjL338F4wKI/AAAAAAAAAeQ/nm8lZtosxrg/S220/amir+hady1.bmp'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/TBobb28uvbI/AAAAAAAAA7k/EnXXYrDCnVE/s72-c/S4025807.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-27272043.post-556635566049559447</id><published>2010-06-02T07:56:00.001+08:00</published><updated>2010-06-02T08:01:36.155+08:00</updated><title type='text'>Selingan Hari ini....</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/TAWfIqeRERI/AAAAAAAAA6E/to_XTq21nn4/s1600/suap.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 68px; height: 45px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/TAWfIqeRERI/AAAAAAAAA6E/to_XTq21nn4/s400/suap.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5477959492955083026" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Seorang warga Indonesia meninggal dan karena amal perbuatannya buruk lalu ia&lt;br /&gt;dikirim menuju ke neraka. Di sana ia mendapatkan bahwa ternyata neraka itu&lt;br /&gt;berbeda-beda bagi tiap negara asal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama ia ke neraka orang-orang Inggris dan bertanya kpd orang-orang&lt;br /&gt;Inggris di situ: "Kalian diapain disini?"&lt;br /&gt;Orang Inggris menjawab: "Pertama-tama, kita didudukan di atas kursi listrik&lt;br /&gt;selama satu jam. Lalu didudukan di atas kursi paku selama satu jam lagi.&lt;br /&gt;Lalu disiram dengan bensin dan disulut api. Lalu, setan Inggris muncul dan&lt;br /&gt;memecut kita sepanjang sisa hari."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena kedengarannya tidak menyenangkan, si orang Indonesia menuju ke neraka&lt;br /&gt;lain. Ia coba melihat-lihat bagaimana keadaan di neraka AS, neraka Jepang,&lt;br /&gt;neraka Rusia dan banyak lagi.&lt;br /&gt;Ia mendapati bahwa ke semua neraka-neraka itu kurang lebih mirip dengan&lt;br /&gt;neraka orang Inggris.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya ia tiba di neraka orang Indonesia sendiri, dan melihat antrian&lt;br /&gt;sangat-sangat panjang yang terdiri dari orang berbagai negara (tidak cuma&lt;br /&gt;orang Indonesia saja) yang menunggu giliran untuk masuk neraka Indonesia.&lt;br /&gt;Dengan tercengang ia bertanya kepada yang ngantri: "Apa yang akan dilakukan&lt;br /&gt;di sini?" ia memperoleh jawaban: "Pertama-tama, kita didudukkan diatas kursi&lt;br /&gt;listrik selama satu jam. Lalu didudukkan di atas kursi paku selama satu jam&lt;br /&gt;lagi. Lalu disiram dengan bensin dan disulut api.&lt;br /&gt;Lalu setan Indonesia muncul dan memecut kita sepanjang hari."&lt;br /&gt;"Tapi itu kan sama persis dengan neraka-neraka yang lain toh.&lt;br /&gt;Lalu kenapa dong begitu banyak orang ngantri untuk masuk ke sini?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Di sini service-nya sangat-sangat buruk, kursi listriknya nggak nyala,&lt;br /&gt;karena listrik sering mati... ,Kursi pakunya nggak ada, tinggal pakunya aja&lt;br /&gt;karena kursinya sering diperebutkan. ..&lt;br /&gt;Bensinnya juga nggak ada tuh, karena harganya melambung tinggi&lt;br /&gt;dan setannya adalah mantan anggota DPR, jadi ia cuma datang, tanda tangan&lt;br /&gt;absensi, lalu pulang.".... ...&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Zulfadhli Mohd. Nur Zein&lt;br /&gt;Laboratory of Material Science&lt;br /&gt;Department of Materials Engineering and Design&lt;br /&gt;Faculty of Mechanical and Manufacturing Engineering&lt;br /&gt;University Tun Hussein Onn Malaysia - Johor, 86400&lt;br /&gt;Contact Mobile: +60143807760&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Permanent Address:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Zulfadhli Mohd. Nur Zein&lt;br /&gt;Design and Construction Division&lt;br /&gt;Mechanical Engineering Department&lt;br /&gt;Engineering Faculty, Syiah Kuala University&lt;br /&gt;Darussalam-BANDA ACEH, 23111&lt;br /&gt;INDONESIA&lt;br /&gt;H/P : +628126916066; +628136282969&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/27272043-556635566049559447?l=amirhady.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://amirhady.blogspot.com/feeds/556635566049559447/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=27272043&amp;postID=556635566049559447&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27272043/posts/default/556635566049559447'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27272043/posts/default/556635566049559447'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://amirhady.blogspot.com/2010/06/selingan-hari-ini.html' title='Selingan Hari ini....'/><author><name>PC MUHAMAMDIYAH ANGGANA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08640132165921001261</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/SjL338F4wKI/AAAAAAAAAeQ/nm8lZtosxrg/S220/amir+hady1.bmp'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/TAWfIqeRERI/AAAAAAAAA6E/to_XTq21nn4/s72-c/suap.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-27272043.post-2667000319063115390</id><published>2010-05-17T08:26:00.001+08:00</published><updated>2010-05-17T08:32:54.803+08:00</updated><title type='text'>KITA HANYA SEDIKIT LUPA..............</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/S_COl72CZ9I/AAAAAAAAA58/dA21eKWQ28A/s1600/Upbend1-tkaba.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 300px; height: 400px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/S_COl72CZ9I/AAAAAAAAA58/dA21eKWQ28A/s400/Upbend1-tkaba.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5472030329625798610" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Bismillah… sejarah yang saya tulis disini masih perlu diverivikasi kebenarannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya pernah mendengar, bahwa untuk melakukan rekayasa sosial dibutuhkan tiga hal :Ide,tokoh dan gerakan yang massif. Lantas, idea atau desire apa yang harus kita tanamkan untuk melecutkan kita semua menjadi bangsa yang lebih beradab?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita semua tahu bahwa salah satu kunci untuk menjadi manusia sukses adalah kepercayaan diri, dengan demikian sebuah bangsa yang ingin maju tentunya juga harus memiliki kepercayaan diri yang tinggi. Namun, ketika sebuah pertanyaan sederhana saya lontarkan kepada sekelompok mahasiswa ITB :” Seperti apakah bangsa Indonesia menurut kamu?” sebagian besar dari mereka menjawab :Korup, Pemalas, Dilecehkan dunia Internasional (pecundang) dan sebagainya.. Ibarat manusia, hal ini mengisyaratkan tak hanya kepercayaan diri sebagai sebuah bangsa yang rendah.. malah menurut saya sudah menjurus ke arah depresi. Apakah Benar bahwa bangsa kita demikian buruknya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah benar bahwa bangsa kita pecundang? &lt;br /&gt;Alkisah.. pasukan Gurkha adalah pasukan sewaan (orang2 nepal, india) yang terkenal garang dan hebat. Mereka diiringi banyak mitos, salah satunya adala pisau andalan mereka yang konon bisa membelah orang. Saat perang Malvinas (inggris vs argentina), menyerahnya argentina diindikasikan salah satunya karna ketakutan terhadap Gurkha, dan dalam perang tersebut tak ada satupun Gurkha yang mati. Namun.. sekian puluh Gurkha mati di Surabaya.. Oleh siapa? Oleh prajurit pilihankah? Bukan.. mereka mati oleh pemuda2 tanggung seusia saya.. arek-arek Surabaya yang hanya bermodalkan bambu runcing dan hasrat untuk tetap merdeka.. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam buku Perang Eropa dipertontonkan kehebatan Churcill dan pasukan Inggris.. dan konon katanya selama PD 2 tak satupun Jendral Inggris yang mati. Namun, seorang Jendral Inggris mati di Surabaya.. lagi-lagi oleh sekelompok pemuda yang hanya bermodalkan bambu runcing dan hasrat untuk tetap merdeka. Kemarahan Inggris membawa malapetaka bagi Surabaya yang dihujani serangan dari darat, laut dan udara.. bayangkan dalam kondisi sedemikian riuh, ada saja yang nekat memanjat atap hotel Yamato untuk sekedar mengganti merah,putih, biru menjadi merah-putih…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita bisa menelusuri sejarah perang lebih lanjut.. saat sebuah Negara menyerah kalah.. biasanya masih menyisakan sekian banyak pasukan dan senjata (cek di buku perang eropa), jarang sekali sampai habis-habisan (puputan). Namun di Nusantara ini.. pernah terjadi pertahanan harga diri hingga meletus perang puputan.. Setidaknya ada di Bali, dipimpin oleh I Gusti ktut Jelantik dan di Aceh waktu mempertahankan benteng kutoreh… sebuah hasrat merdeka yang diwujudkan dalam perang habis-habisan tanpa sisa dengan mengorbankan jiwa dan raga…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi apa benar kita adalah bangsa yang pecundang? Tidak.. kita adalah bangsa yang pemberani.. kita hanya sedikit lupa dengan masa lalu kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah benar bahwa kita adalah bangsa yang korup? Alkisah.. pernah ada di Nusantara kita seorang Ratu Sima dari Kalingga.. Beliau terkenal sebagai seorang Raja yang adil, jujur dan tegas.. pemerintahannya bersih. Hal ini mengundang penasaran seorang dari Arab yang ingin mengujinya dengan meletakan emas permata disana. Tak satupun rakyat yang berani menyentuhnya sampai suatu ketika sang pangeran calon pewaris tahta menyentuh emas permata tersebut. Tanpa ampun, ratu sima menghukum buah hatinya tersebut, salah satu versi menyebut sang pangeran dipotong kakinya..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi apa benar kita adalah bangsa yang korup? &lt;br /&gt;Tidak.. setidaknya pernah terjadi di Nusantara kita ketika hukum ditegakan, keadilan diwujudkan.. mungkin kita hanya sedikit lupa dengan masa lalu kita…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah kita adalah bangsa yang bodoh?&lt;br /&gt; Alkisah.. Sastra Lisan Bujang Tan Domang dari Riau mengisyaratkan keramahan ekologis sebelum kita mengenal terminology Sustainable Development,, Jendral Sudirman membuat linglung Belanda dengan Inovasinya terhadap strategi perang Inggris saat menusuk Birma (kita mengenalnya sebagai Gerilya), Dengan bantuan Laksamana Nala, Gadjahmada dalam waktu singkat berhasil mengubah pola pertahanan yang bersifat continental menjadi berbasis maritim,, dan sebagainya.. kita bukanlah bangsa yang bodoh.. kita hanya sedikit lupa dengan masa lalu kita…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kembali ke syarat seorang manusia bisa sukses.. saya kira, semua training motivasi mensyaratkan kepercayaan diri dan mimpi.. Jadi, kepada kaum muda.. mari kita ubah cara pandang kita terhadap bangsa kita,, berpikirlah positif.. kita adalah bangsa yang terhormat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita pun membutuhkan strong desire,,vladmir putin bersama rekan-rekan eks KGB memiliki desire “The Great Rusia”. Kaum Yahudi memendam desire “tanah yang dijanjikan”.. Korea berkata :”Baja..Baja..Baja.. Kalahkan Jepang”. Lantas apa yang harus menjadi Desire kita?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Andaikan kita adalah bangsa yang nakal.. untuk menghancurkan Singapura dan Malaysia cukup dengan membakar beberapa pulau terluar.. mereka akan sesak napas karna asap.. Cukup dengan memasang perompak atau ranjau di Laut untuk menghancurkan perekonomian dunia karna perairan kita sangat ramai digunakan sebagai jalur pengiriman barang (termasuk supply minyak china)..menghancurkan kalimantan dan papua sangat mengganggu kesetimbangan iklim global. . Bahwa Indonesia memegang peranan kunci dalam keseimbangan tatanan global, bisa dijadikan titik pijak untuk menemukan desire kita.. karna kita bukanlah bangsa yang nakal...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Zulkaida Akbar&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/27272043-2667000319063115390?l=amirhady.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://amirhady.blogspot.com/feeds/2667000319063115390/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=27272043&amp;postID=2667000319063115390&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27272043/posts/default/2667000319063115390'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27272043/posts/default/2667000319063115390'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://amirhady.blogspot.com/2010/05/kita-hanya-sedikit-lupa.html' title='KITA HANYA SEDIKIT LUPA..............'/><author><name>PC MUHAMAMDIYAH ANGGANA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08640132165921001261</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/SjL338F4wKI/AAAAAAAAAeQ/nm8lZtosxrg/S220/amir+hady1.bmp'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/S_COl72CZ9I/AAAAAAAAA58/dA21eKWQ28A/s72-c/Upbend1-tkaba.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-27272043.post-4418003530579282796</id><published>2010-05-09T17:41:00.002+08:00</published><updated>2010-05-09T17:47:22.243+08:00</updated><title type='text'>Islam Nusantara Mereka yang Rela 'Menjual Diri' Kepada Allah</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/S-aDbz3weyI/AAAAAAAAA50/i652c_Cu79Q/s1600/dengan_keterbatasan_mendidik_generasi_muslim_100507072612.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 360px; height: 260px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/S-aDbz3weyI/AAAAAAAAA50/i652c_Cu79Q/s400/dengan_keterbatasan_mendidik_generasi_muslim_100507072612.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5469203311291824930" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hidupnya jauh dari sederhana. Tapi, sepetak lahan 200 meter persegi yang ia punyai diwakafkan untuk mushala dan madrasah. Mudasir pemilik tanah itu, mengikhlaskannya untuk sarana pendidikan di bawah Gunung Linggo, Trenggalek, Jawa Timur. Sebagai pengganti lahan untuk bercocok tanam, ia menggarap sebidang tanah perhutani di lereng Gunung Abimanyu yang ditanami singkong sebagai makanan pokok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dai desa yang lugu itu, hanya berniat menyelamatkan tunas desa agar dapat pendidikan lebih baik. Kini, dibantu dai desa yang lain, Mudasir mengurus 300 santri. Madrasah itu juga dilengkapi playgroup ala kampung, TPA, dan majelis taklim. Semuanya gratis, agar anak-anak tak takut belajar karena orang tuanya tak mampu membayar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di bilangan Rawa Kalong, Gunungsindur, Bogor, sebuah keluarga bersahaja juga memberikan lahannya untuk fasilitas pendidikan. Di kampung dekat Ibukota itu, keluarga Nurbaiti memfasilitasi warga untuk menyekolahkan anak-anak di jenjang playgroup, TPQ, MI, juga majelis taklim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rumahnya yang sederhana, bahkan nyaris tak pernah dikunci. Satu ruang pribadi pun hampir tak ada. Semua, bebas menggunakan fasilitas yang ada di dalam rumah. Meski di belakang rumah sudah dibangun dua lokal kelas, tapi para wali santri hingga anak-anak, masih menggunakan bagian dalam rumah. Tak sekadar mereka menggunakan fasilitas belajar, meja makan pun, isinya juga boleh disantap siapa saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kisah hebat serupa juga dijalani La Ode Ardin bersama istrinya di Kendari Sulawesi Tenggara. Dia membeli lahan cukup luas dari penghasilannya sebagai guru ngaji. Di atas tanah dekat Bandara Kendari itu, ia mendirikan Madrasah Tsanawiah. Murid asuhnya dari warga jauh dan dekat yang terbelakang kondisi ekonominya. Sebagian, bahkan anak-anak yang bekerja sebagai pembuat bata merah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di sekolah yang tiga tahun lalu terbuat dari papan rapuh itu, tak ada busana formal. Anak-anak bebas memakai sandal jepit, bahkan ada yang jarang mandi. Tapi, kondisi buruk itulah yang bertahap diubah Ardin. Anak-anak yang lahir berpeluh derita, harus mendapatkan pengetahuan yang layak dan adil. Mereka perlu diselamatkan, tidak oleh kritik melulu ke negara, tapi dengan tindakan nyata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sulit mengucapkan kata sanjung untuk orang-orang hebat itu. Tapi mereka tak butuh. Meski dipandang umum sebagai bukan siapa-siapa, tapi mereka telah melakukan pengabdian hebat lebih dari orang yang dianggap hebat oleh umum. Diukur dari kekayaan, mereka golongan dhuafa yang untuk makan saja sulit. Tapi, nyatanya amat kaya. Mereka mampu menyelamatkan sebuah generasi, tidak dengan pajak atau amunisi yang diperoleh dari korupsi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Serba sederhana kehidupan mereka bukan berarti tak punya sikap. Dua pekan lalu, salah satu dari mereka menolak bantuan Rp 100 juta dari sebuah perusahaan minyak asing. Alasannya sederhana, dana itu diperoleh dari perut bumi yang tak menyejahterakan rakyat tapi menciptakan kemiskinan yang turun-temurun. Bahkan, mengorbankan kehidupan masyarakat yang ada di sekitar area produksi minyak. Lebih khusus lagi, minyak yang disuplai ke negeri asing itu, digunakan untuk perang memusuhi dan membunuh umat muslim di belahan negara lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak hanya perusahaan minyak asing, bahkan seorang pejabat juga ditolak bantuannya, karena ia ragu sumber uangnya. Niat mereka sederhana, dari bibit dan pupuk yang baik akan tumbuh tunas baik dan buah yang bermanfaat. Tugas mulia ini telah mereka pasrahkan ke Allah SWT. “Saya menjual diri untuk Allah, insya Allah ini perniagaan yang halal," tutur Mudasir. Kejujuran yang mestinya mencabik nurani kemanusiaan kita.&lt;br /&gt;Red: irf&lt;br /&gt;Sumber: Baznas&lt;br /&gt;Republika OnLine » Dunia Islam » Islam Nusantara&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/27272043-4418003530579282796?l=amirhady.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://amirhady.blogspot.com/feeds/4418003530579282796/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=27272043&amp;postID=4418003530579282796&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27272043/posts/default/4418003530579282796'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27272043/posts/default/4418003530579282796'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://amirhady.blogspot.com/2010/05/islam-nusantara-mereka-yang-rela.html' title='Islam Nusantara Mereka yang Rela &apos;Menjual Diri&apos; Kepada Allah'/><author><name>PC MUHAMAMDIYAH ANGGANA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08640132165921001261</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/SjL338F4wKI/AAAAAAAAAeQ/nm8lZtosxrg/S220/amir+hady1.bmp'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/S-aDbz3weyI/AAAAAAAAA50/i652c_Cu79Q/s72-c/dengan_keterbatasan_mendidik_generasi_muslim_100507072612.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-27272043.post-8989896048046426934</id><published>2010-04-01T08:37:00.002+08:00</published><updated>2010-04-01T08:41:44.225+08:00</updated><title type='text'>Fosil Laba-Laba Cina Bantah Teori Evolusi</title><content type='html'>Fosil laba-laba 165 juta tahun silam sama persis dengan kerabat modernnya, alias tidak berevolusi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hidayatullah.Com – Baru-baru ini Paul A. Selden dari University of Kansas, AS, dan Diying Huang dari Nanjing Institute of Geology and Palaeontology, Cina, menerbitkan karya ilmiah seputar temuan fosil laba-laba yang berusia 165 juta tahun lalu. Fosil yang terawetkan lengkap ini berasal dari zaman Yura (Jurassic era) dan diberi nama ilmiah Eoplectreurys gertschi. Temuan teranyar yang tergali dari lapisan Yura Madya ini adalah 120 juta tahun lebih tua dibandingkan dua fosil laba-laba lain yang pernah diketahui.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Awet dan tidak berubah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada dua hal menarik seputar fosil yang ditemukan di daerah Daohugou, Cina Utara, tersebut: (1) derajat terawetkannya fosil tersebut yang utuh; dan (2) tingkat kemiripannya yang sama dengan laba-laba modern. Yang patut disimak lagi, bersama dengan fosil laba-laba itu, ditemukan juga salamander, mamalia kecil tingkat rendah, serangga dan udang air yang terfosilkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fosil laba-laba dari zaman setua Yura adalah jarang. Ini dikarenakan tubuh lunak sebagaimana yang dimiliki laba-laba tidak dapat terawetkan dengan baik. Namun pengawetan alamiah yang terjadi pada fosil Eoplectreurys gertschi ini mungkin terjadi akibat terperangkap dalam debu gunung berapi. Butiran-butiran debu teramat halus itu telah menimbun sang laba-laba tanpa menghancurkan lapisan kulit luar yang melapisi tubuh sang laba-laba.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut sang ilmuwan, Paul A Selden, fosil laba-laba E. gertschi tersebut menampakkan seluruh ciri laba-laba modern dari keluarga yang sama asal Amerika Utara. Ini mengisyaratkan laba-laba tersebut mengalami evolusi sangat sedikit sejak zaman Yura, kata Selden. "Perawakan berbentuk pedang melengkung yang Anda cermati pada pejantan sungguhlah khas," ujarnya. "Dengan melihat laba-laba modern, Anda akan berpikir, yah, [fosil] itu hanyalah kembarannya yang mati."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dogma evolusi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungguh menarik bahwa selama 165 juta tahun, fosil laba-laba tersebut jika disandingkan dengan kerabat modernnya tidak menampakkan perbedaan mencolok. Saking nyaris sama persisnya, sampai-sampai sang ilmuwan, Paul A Selden, berkomentar fosil berusia jutaan tahun asal Cina itu tampak seperti "kembaran yang mati" dari laba-laba yang masih hidup saat ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anggaplah seekor laba-laba tertua yang pernah ada di bumi dapat hidup selama 20 tahun. Maka 165 juta tahun berarti laba-laba itu telah beranak pinak atau berketurunan selama sekitar 8 juta generasi. Ini adalah waktu yang cukup bagi laba-laba untuk mengalami mutasi dan berbagai tekanan alamiah lainnya yang mendorong terjadinya evolusi yang diduga ada itu. Namun ternyata evolusi itu tak terjadi. Fosil laba-laba yang hidup 165 juta tahun lalu memiliki segala ciri khas lengkap sebagaimana laba-laba modern yang masih hidup saat ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pernyataan bahwa "laba-laba tersebut mengalami evolusi sangat sedikit" sebagaimana kata Paul A. Selden di atas atau dalam kedok bahasa ilmiah "evolutionary conservatism" (kecenderungan untuk tidak berubah secara evolusi) sungguhlah tidak masuk akal. Ini menunjukkan betapa tempurung dogma evolusi menutupi seseorang untuk melihat fakta selain dogma buta evolusi, sehingga perlu untuk memaksakan penamaan dengan istilah yang berbau evolusi meski hakikatnya tidak ada evolusi yang terjadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ciri-ciri laba-laba 165 juta tahun lalu yang sama persis dengan penampakan laba-laba yang hidup saat ini, sebagaimana yang diakui ilmuwan itu, justru merupakan isyarat tidak terjadinya evolusi. Tidak dijumpai perubahan atau evolusi apa pun dari laba-laba menjadi hewan lain seperti kala jengking, kaki seribu, apalagi reptil, ikan, burung, mamalia, dan lain-lainnya. Selain itu, tidak ada fosil-fosil mata rantai atau peralihan yang pernah ditemukan yang menunjukkan laba-laba berevolusi dari hewan lain ataupun sebaliknya, berevolusi menjadi hewan lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fosil laba-laba ini dan fosil-fosil makhluk hidup lain yang telah ditemukan berlimpah adalah bukti nyata bahwa makhluk hidup muncul menjadi ada dalam keadaan diciptakan terpisah, masing-masing dengan kelengkapan tubuh sempurna sedari pertama kali diciptakan. Singkat kata, teori evolusi sejatinya telah ambruk dihadapan temuan-temuan fosil. Mereka yang tetap mempertahankan teori evolusi, meski dihadapkan bukti-bukti nyata ini, semakin memperlihatkan betapa evolusi bukanlah teori ilmiah. Teori evolusi adalah keyakinan buta yang dipercayai dan dipertahankan dengan menolak penjelasan lain. Teori evolusi, sebagaimana lazimnya dogma dan ideologi buta lain, merasa takut dan khawatir terhadap diajarkannya secara adil dan berimbang penjelasan ilmiah yang menyanggah evolusi di sekolah dan perguruan tinggi.(as/wiredscience/naturwissenschaften/hidayatulla.com)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Referensi:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Ghose T (2010). Stunningly Preserved 165-Million-Year-Old Spider Fossil Found. Wired Science, 9 Februari 2010. (http://www.wired.com/wiredscience/2010/02/spider-fossil/, terkunjungi pada 20 Maret 2010)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Selden PA &amp; Huang D (2010). The oldest haplogyne spider (Araneae: Plectreuridae), from the Middle Jurassic of China. Naturwissenschaften, published online 6 February 2010. (http://homepage.mac.com/paulselden/Sites/Website/Plectreurid.pdf, or http://www.springerlink.com/content/v4r927t13446q311/?p=be8737ef790947d5a19d3faa934227daÏ€=0, terkunjungi pada 20 Maret 2010)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Animal Corner (2003) Spiders. (http://www.animalcorner.co.uk/insects/spiders/spiders.html, terkunjungi pada 20 Maret 2010)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(cakmaswan email:haamsyak@hotmail.de)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/27272043-8989896048046426934?l=amirhady.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://amirhady.blogspot.com/feeds/8989896048046426934/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=27272043&amp;postID=8989896048046426934&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27272043/posts/default/8989896048046426934'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27272043/posts/default/8989896048046426934'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://amirhady.blogspot.com/2010/04/fosil-laba-laba-cina-bantah-teori.html' title='Fosil Laba-Laba Cina Bantah Teori Evolusi'/><author><name>PC MUHAMAMDIYAH ANGGANA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08640132165921001261</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/SjL338F4wKI/AAAAAAAAAeQ/nm8lZtosxrg/S220/amir+hady1.bmp'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-27272043.post-6548308886315473025</id><published>2010-03-14T21:10:00.005+08:00</published><updated>2010-03-15T13:21:51.961+08:00</updated><title type='text'>silaturahim dg beberapa sahabat alumni SMA M 1 Samarinda</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/S5zhDEj7GsI/AAAAAAAAA0U/5GCXnN2nz8M/s1600-h/S4025509.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/S5zhDEj7GsI/AAAAAAAAA0U/5GCXnN2nz8M/s400/S4025509.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5448477092091730626" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Kunjungan silaturahim di kediaman saudara Jainal Arifin di Bakungan, Kec.Loa Janan Kab. Kutai Kartanegara, ahad 14 maret 2010. Rombongan terdiri dari saudara Arifin Suparman, Achmad Joni sekeluarga, Abdullah Yudhi sekeluarga, Satyawati &amp; anak, Amir Hady sekeluarga.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/27272043-6548308886315473025?l=amirhady.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://amirhady.blogspot.com/feeds/6548308886315473025/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=27272043&amp;postID=6548308886315473025&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27272043/posts/default/6548308886315473025'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27272043/posts/default/6548308886315473025'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://amirhady.blogspot.com/2010/03/silaturahim-dg-beberapa-sahabat-alumni.html' title='silaturahim dg beberapa sahabat alumni SMA M 1 Samarinda'/><author><name>PC MUHAMAMDIYAH ANGGANA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08640132165921001261</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/SjL338F4wKI/AAAAAAAAAeQ/nm8lZtosxrg/S220/amir+hady1.bmp'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/S5zhDEj7GsI/AAAAAAAAA0U/5GCXnN2nz8M/s72-c/S4025509.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-27272043.post-3918945957865036726</id><published>2010-02-15T15:29:00.006+08:00</published><updated>2010-02-19T08:29:39.208+08:00</updated><title type='text'>Dosa dipikul pelakunya!</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/S33bTWt-pBI/AAAAAAAAAx8/RMAyRyEhfls/s1600-h/suap.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 68px; height: 45px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/S33bTWt-pBI/AAAAAAAAAx8/RMAyRyEhfls/s400/suap.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5439745050495853586" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Cukup banyak orang yang terkesan bermasa bodoh atas apa risiko lanjut dari yang dilakukannya, meskipun orang seperti ini tahu bahwa yang dilakukannya itu bukanlah hal yang benar; misalnya ketika dia melakukan sesuatu atas suruhan ataupun perintah seseorang. Bahkan kepada orang yang "bernasib sama" dengan dirinya orang ini terkadang "berpromosi" dengan mengatakan: "Sudahlah lakukan saja, biarlah dosanya nanti dia yang menanggung". Orang-orang seperti ini perlu dikasihani; mereka mungkin kurang memahami bahwa Allah SWT sudah menyatakan bahwa seseorang tidak dapat mengambil alih dosa orang lain (QS 6:164, 17:15, 35:18, 39:7). Seseorang akan menanggung dosa atas kesalahan yang dilakukannya. Bahkan bukan itu saja; Rasulullah Muhammad SAW mengingatkan kalaulah dosa yang dilakukannya itu kemudian ternyata ditiru orang lain (walaupun dia tidak bermaksud mengajari!), maka dia akan mendapat tambahan dosa sebesar dosa orang-orang yang menirunya, tanpa mengurangi dosa peniru itu sedikitpun. Rasulullah mencontohkan bahwa Qabil akan mendapat tambahan dosa setiap kali ada pembunuhan, karena Qabil adalah yang "memberi contoh" memulai adanya pembunuhan atas manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Manusia telah dilengkapi dengan akal yang dengan itu dia secara "alami" dapat mengenali mana yang baik dan mana yang buruk, sehingga orang sebenarnya dapat menentukan sikap yang benar. Namun nyatanya syaitan sering mampu memberikan gambaran yang salah sehingga orang lalu cenderung memilih yang salah. Dan atas pilihannya itu Allah nanti akan memintai pertanggungjawabannya, untuk selanjutnya diberi pahala jika benar atau dihukum jika salah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam mengikuti perintah, suruhan, ataupun ajakan, seseorang tidak boleh berbuat tanpa pertimbangan sendiri. Secara sederhana Rasulullah SAW menyatakan: "Tidak boleh mentaati seseorang untuk bermuat maksiat kepada Allah; ketaatan hanya boleh dalam mematuhi Allah".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akankah kita sekedar menjadi pak turut meskipun akan masuk neraka?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wa l-Lahu a'lamu bi sh-shawwab &lt;br /&gt;dr. H.R.M. Tauhid-al-Amien, MSc., DipHPEd., AIF.&lt;br /&gt;e-mail: tauhid@telkom.net&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jalan Kendangsari Lebar 48 Surabaya INDONESIA 60292&lt;br /&gt;Telp. (031)-841-7486, 081-652-7486&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/27272043-3918945957865036726?l=amirhady.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://amirhady.blogspot.com/feeds/3918945957865036726/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=27272043&amp;postID=3918945957865036726&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27272043/posts/default/3918945957865036726'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27272043/posts/default/3918945957865036726'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://amirhady.blogspot.com/2010/02/dosa-dipikul-pelakunya.html' title='Dosa dipikul pelakunya!'/><author><name>PC MUHAMAMDIYAH ANGGANA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08640132165921001261</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/SjL338F4wKI/AAAAAAAAAeQ/nm8lZtosxrg/S220/amir+hady1.bmp'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/S33bTWt-pBI/AAAAAAAAAx8/RMAyRyEhfls/s72-c/suap.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-27272043.post-7700829255724523550</id><published>2010-02-15T15:29:00.004+08:00</published><updated>2010-02-15T15:35:24.154+08:00</updated><title type='text'>Saat Valentine’s Day dan Imlek Tiba Bersama</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/S3j5JVwJmGI/AAAAAAAAAxc/KDhrW1EXtkM/s1600-h/imlek.jpeg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 126px; height: 127px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/S3j5JVwJmGI/AAAAAAAAAxc/KDhrW1EXtkM/s400/imlek.jpeg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5438370488903112802" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/S3j4udUuQAI/AAAAAAAAAxU/7JbBOIuQwyM/s1600-h/valentin.jpeg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 104px; height: 78px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/S3j4udUuQAI/AAAAAAAAAxU/7JbBOIuQwyM/s400/valentin.jpeg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5438370027079090178" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Oleh : Zainul Arifin&lt;br /&gt;Dalam beberapa agama, terdapat sesuatu yang dianggap bid’ah. Yakni mengada-adakan sesuatu yang baru, yang tidak ada contohnya sebelumnya, tidak ada dalil yang menguatkannya dan bukan bagian dari ajaran (syari’at) yang harus dilaksanakan. Dalam Agama Islam telah banyak diperbincangkan mengenai hal ini. Bid’ah yang terus dilaksanakan, seringkali kemudian dianggap sebagi sesuatu yang benar oleh generasi-generasi berikutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tatkala zaman berubah, bid’ah ini kemudian ada yang dikemas sebagai suatu komoditas pasar. Dirayakan, dipromosikan, sehingga makin sulitlah mencegah atau memberantasnya. Bid’ah ini kemudian bisa pula menarik masyarakat luas di luar penganut agama dimana bid’ah ini awalnya berkembang. Atas nama kebebasan, pasar, sesuatu yang dianggap berkaitan dengan agama tersubordinasi di bawah logika kapitalisme.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di kalangan Nasrani terdapat ”bid’ah” yang dewasa ini menjadi komoditas pasar global, Valentine’s Day, Hari Valentine yang dirayakan pada tanggal 14 Februari. Disebut bid’ah, karena hari raya ini tidak ada dalam ajaran Nasrani. Ia bahkan semacam kultus individu kepada Santo Valentine, yang tidak tercatat secara cukup terang dalam buku sejarah perjalanan Agama Nasrani. Kultus itu dikembangkan atas nama Hari Kasih Sayang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada Wikipedia (ensiklopedia di internet) dituliskan bahwa, Hari Valentine pada tanggal 14 Februari adalah sebuah hari di mana para kekasih dan mereka yang sedang jatuh cinta menyatakan cintanya di Dunia Barat. Asal-muasalnya gelap sebagai sebuah hari raya. Hari raya ini tidak mungkin diasosiasikan dengan cinta yang romantis sebelum akhir Abad Pertengahan ketika konsep-konsep macam ini diciptakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari penuturan di atas dapat ditangkap secara mudah, bahwa Hari Valentine adalah semacam bid’ah, tradisi dalam suatu agama yang tidak ada kaitannya dengan kandungan kitab suci. Celakanya, di era pasar global sekarang ini, tradisi ini justru diagung-agungkan oleh orang-orang awam yang termakan promosi pasar. Tak terkecuali di kalangan remaja dan anak-anak muda Muslim! Ini sungguh menyedihkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari Valentine dihidup-hidupkan hingga sekarang, bahkan ada kesan kian meriah, itu tidak lain dari upaya para pengusaha yang meraup keuntungan sangat besar dari event itu. Mereka sengaja meniup-niupkan Valentine’s Day sebagai hari khusus yang sangat spesial bagi orang yang dikasihi, agar dagangan mereka laku dan mereka mendapat laba yang besar. Inilah apa yang sering disebut oleh para sosiolog sebagai industrialisasi agama, dimana ”perayaan agama” oleh kapitalis dibelokkan menjadi perayaan bisnis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara kebetulan, pada tahun 2010 ini perayaan Imlek 2561 bagi penganut agama Khonghucu datang bersamaan dengan hari Valentine itu. 14 Februari 2010. Sejak dicabutnya larangan perayaan-perayaan masyarakat Tionghoa dan diakuinya kembali eksistensi agama Khonghucu di Indonesia pada era Presiden Abdurrhamna Wahid, maka hari raya Imlek dan Capgomeh tampil meriah. Kemeriahan itu menyebar ke segenap lapis masyarakat dan makin hari makin memancing partisipasi umat beragama selain Khonghucu. Inilah yang kemudian memancing perdebatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbeda dengan Valintine’s day, hari raya Imlek dipercaya sebagai bagian syah dari Agama Khonghucu. Dalam posisi ini, tentu ia bukanlah bid’ah bagi penganut Konfusius. Dengan demikian dalam perayaan Imlek itu akan ada dua unsur yang dominan, pertama, hal-hal yang berkenaan dengan ritus agama. Kedua, yang berupa kemeriahan semata di luar pelaksanaan ritual agama. Arak-arakan naga (liong) dan barongsay pada saat Imlek dan Capgomeh, yang tampil sangat meriah, pada sebagian kalangan umat non Konghucu masih menimbulkan kebimbangan : ia (terutama Naga) adalah bagian dari ritual agama atau bukan. Jika ia masuk sebagai ritus, tentu bagi kaum Muslim tidak boleh berpartisipasi di dalamnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Islam melarang umatnya turut merayakan peribadatan agama lain. Terlebih bagi sesuatu yang mengada-ada pada agama lain itu. Islam juga melarang melestarikan tradisi-tradisi buruk yang tidak ada tuntutannya dalam agama. Rasulullah bersabda, ”Barangsiapa mengajak kepada hidayah, maka baginya pahala yang sama dengan pahala orang yang mengikutinya, tidak kurang sedikitpun dari pahala mereka, dan barangsiapa mengajak kepada kesesatan, maka baginya dosa yang sama dengan dosa orang yang mengikutinya, tidak kurang sedikitpun dari dosa mereka.” (HR Muslim dari Abu Hurairah). Dalam hadis lain disebutkan, “Barang siapa meniru suatu kaum, maka ia termasuk dari kaum tersebut,” (HR Ahmad, at-Tirmidzi, Abu Dawud dari Ibn Umar).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berkenaan dengan kedatangan perayaan Imlek dan kemeriahan Hari Valentine yang bersamaan, kaum Muslimin tentu harus sangat berhati-hati. Agar tidak terjebak pada sesuatu yang mengganggu akidah kita. Allahu a’lam.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/27272043-7700829255724523550?l=amirhady.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://amirhady.blogspot.com/feeds/7700829255724523550/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=27272043&amp;postID=7700829255724523550&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27272043/posts/default/7700829255724523550'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27272043/posts/default/7700829255724523550'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://amirhady.blogspot.com/2010/02/saat-valentines-day-dan-imlek-tiba.html' title='Saat Valentine’s Day dan Imlek Tiba Bersama'/><author><name>PC MUHAMAMDIYAH ANGGANA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08640132165921001261</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/SjL338F4wKI/AAAAAAAAAeQ/nm8lZtosxrg/S220/amir+hady1.bmp'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/S3j5JVwJmGI/AAAAAAAAAxc/KDhrW1EXtkM/s72-c/imlek.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-27272043.post-7610508778247321770</id><published>2010-01-28T18:01:00.002+08:00</published><updated>2010-01-28T18:07:44.682+08:00</updated><title type='text'>PERUBAHAN</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/S2FhZyPkXLI/AAAAAAAAAus/7kDJ3v16cvg/s1600-h/logo+pak+aming1.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 133px; height: 72px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/S2FhZyPkXLI/AAAAAAAAAus/7kDJ3v16cvg/s400/logo+pak+aming1.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5431729721197223090" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Jika anda hanya FOKUS KEPADA HASIL, maka anda TIDAK akan BERUBAH.&lt;br /&gt;Jika anda FOKUS KEPADA PERUBAHAN, maka anda akan MENDAPATkan HASILnya.&lt;br /&gt;Berubah untuk membuat perubahan dalam hidup !&lt;br /&gt;Melakukan hal yang sama terus menerus hasilnya akan sama. Jika menginginkan hasil yang berbeda harus melakukan hal yang berbeda, melakukan perubahan.&lt;br /&gt;Cara yang sama =&gt; Hasilnya sama.&lt;br /&gt;Cara yang berbeda =&gt; Hasilnya berbeda.&lt;br /&gt;Berpikir sama =&gt; Hasilnya sama.&lt;br /&gt;Berpikir berbeda =&gt; Hasilnya berbeda.&lt;br /&gt;Sikap yang sama =&gt; Hasilnya sama.&lt;br /&gt;Sikap yang berbeda =&gt; Hasilnya berbeda.&lt;br /&gt;Tindakan yang sama =&gt; Hasilnya sama.&lt;br /&gt;Tindakan yang berbeda =&gt; Hasilnya berbeda.&lt;br /&gt;Tidak ada yang akan berubah selama kita tidak berubah.&lt;br /&gt;Hidup berubah yang selalu membuat nilai tambah.&lt;br /&gt;~Albert Einstein ~ :&lt;br /&gt;" Orang yang melakukan hal yang sama terus menerus, menginginkan hasil yang berbeda sama dengan orang gila".&lt;br /&gt;(Azbardi Iryawan &lt;azbardi@yahoo.com&gt;)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/27272043-7610508778247321770?l=amirhady.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://amirhady.blogspot.com/feeds/7610508778247321770/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=27272043&amp;postID=7610508778247321770&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27272043/posts/default/7610508778247321770'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27272043/posts/default/7610508778247321770'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://amirhady.blogspot.com/2010/01/perubahan.html' title='PERUBAHAN'/><author><name>PC MUHAMAMDIYAH ANGGANA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08640132165921001261</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/SjL338F4wKI/AAAAAAAAAeQ/nm8lZtosxrg/S220/amir+hady1.bmp'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/S2FhZyPkXLI/AAAAAAAAAus/7kDJ3v16cvg/s72-c/logo+pak+aming1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-27272043.post-562480874960316871</id><published>2010-01-12T20:10:00.002+08:00</published><updated>2010-01-12T20:13:43.426+08:00</updated><title type='text'>Kardinal Vatikan "Murka" Adanya Islamisasi di Eropa</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/S0xnHQHnX2I/AAAAAAAAAuc/DKeu4r85tQo/s1600-h/muslim.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 390px; height: 310px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/S0xnHQHnX2I/AAAAAAAAAuc/DKeu4r85tQo/s400/muslim.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5425825025358258018" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Surat kabar Inggris melaporkan bahwa seorang kardinal Vatikan "murka" terhadap umat Kristen di Eropa, sambil menuduh mereka lebih mementingkan diri sendiri dan jauh dari ajaran agama kristen serta menjadi pengecut dalam urusan pembelaan terhadap warisan spiritual Eropa yaitu agama Kristen - sehingga menyebabkan umat Islam bisa melakukan "Islamisasi" di benua Eropa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kardinal vatikan yang berasal dari republik Ceko bernama Miloslav Vic (77 tahun) dalam sebuah wawancaranya yang diterbitkan di situs surat kabar The Guardian Inggris - memperingatkan bahwa Eropa bisa "jatuh" ke dalam Islam, jika masyarakat Eropa tidak mau kembali ke akar kekristenan mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia juga menyalahkan banyaknya imigrasi dari negara-negara Islam ke wilayah Eropa dan tingginya tingkat kelahiran umat Islam di Eropa yang mengisi kekosongan rendahnya kelahiran di kalangan umat kristen di Eropa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Surat kabar Inggris "The Guardian" mengutip pernyataan Kardinal Miloslav Vic: "Akar dari Eropa adalah Kristen, hal tersebut tidak dapat disangkal, Eropa punya hak untuk mengusir umat Islam dari ancaman mereka yang ingin menginvasi benua Eropa secara bertahap, dan jika Eropa tidak segera kembali ke akar Kristen mereka, tunggulah suatu saat Eropa akan menjadi benua Islam."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kardinal Vic menyatakan juga: "Pada akhir Abad Pertengahan dan awal zaman modern, Islam gagal di Eropa ketika dikalahkan oleh Kristen namun hari ini adalah peperangan agama dengan kekurangan senjata di Eropa dan umat Islam bersenjata dengan persenjataan yang lengkap dan mengancam kejatuhan Eropa."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Pandangan Eropa saat ini adalah Muslim bukan kristen dan umat Islam punya banyak alasan yang memaksa mereka untuk berimigrasi ke Eropa, mereka ingin mentransfer nilai-nilai Iman mereka kepada masyarakat Eropa yang jauh dari nilai-nilai agama dan kehidupan yang sangat tercela di mata Tuhan," tambah kardinal Vic.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di sisi lain, hasil penelitian di Inggris yang diterbitkan pada hari Minggu kemarin (10/1) menunjukkan bahwa orang-orang Inggris khawatir tentang kebangkitan Islam di Inggris Raya dan adanya rasa takut dari pembagian negara atas agama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Surat kabar "The Sunday Telegraph" telah menerbitkan sebuah hasil studi yang menunjukkan bahwa lebih dari setengah penduduk Briton sangat menentang pembangunan masjid di lingkungan mereka, dan sebagian besar dari mereka percaya bahwa usaha multikulturalisme telah gagal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara 52% dari yang diikut sertakan dalam studi membagi Inggris pada alasan keagamaan, 45% mengatakan keragaman agama memiliki dampak negatif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, seperempat dari mereka yang disurvei, memiliki perasaan positif Muslim, sepertiganya bersikap netral terhadap umat Islam.(eramuslim.com:fq/imo)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/27272043-562480874960316871?l=amirhady.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://amirhady.blogspot.com/feeds/562480874960316871/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=27272043&amp;postID=562480874960316871&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27272043/posts/default/562480874960316871'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27272043/posts/default/562480874960316871'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://amirhady.blogspot.com/2010/01/kardinal-vatikan-murka-adanya.html' title='Kardinal Vatikan &quot;Murka&quot; Adanya Islamisasi di Eropa'/><author><name>PC MUHAMAMDIYAH ANGGANA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08640132165921001261</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/SjL338F4wKI/AAAAAAAAAeQ/nm8lZtosxrg/S220/amir+hady1.bmp'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/S0xnHQHnX2I/AAAAAAAAAuc/DKeu4r85tQo/s72-c/muslim.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-27272043.post-1452096375220541781</id><published>2009-11-14T18:38:00.004+08:00</published><updated>2009-11-14T18:47:24.112+08:00</updated><title type='text'>2012: Beginning of the End or Why the World Won't End?</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/Sv6KXtksY5I/AAAAAAAAAq0/XhuW69ALUWo/s1600-h/397936main1_BlueMarble_226.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 226px; height: 170px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/Sv6KXtksY5I/AAAAAAAAAq0/XhuW69ALUWo/s400/397936main1_BlueMarble_226.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5403908742866297746" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Earth, as seen in the Blue Marble: Next Generation collection of images, showing the color of the planet's surface in high resolution. This image shows South America from September 2004&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Courtesy Columbia Pictures. Scenes from the motion picture "2012." Courtesy Columbia Pictures. Remember the Y2K scare? It came and went without much of a whimper because of adequate planning and analysis of the situation. Impressive movie special effects aside, Dec. 21, 2012, won't be the end of the world as we know. It will, however, be another winter solstice.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Much like Y2K, 2012 has been analyzed and the science of the end of the Earth thoroughly studied. Contrary to some of the common beliefs out there, the science behind the end of the world quickly unravels when pinned down to the 2012 timeline. Below, NASA Scientists answer several questions that we're frequently asked regarding 2012.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Question (Q): Are there any threats to the Earth in 2012? Many Internet websites say the world will end in December 2012.&lt;br /&gt;Answer (A): Nothing bad will happen to the Earth in 2012. Our planet has been getting along just fine for more than 4 billion years, and credible scientists worldwide know of no threat associated with 2012.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Q: What is the origin of the prediction that the world will end in 2012?&lt;br /&gt;A: The story started with claims that Nibiru, a supposed planet discovered by the Sumerians, is headed toward Earth. This catastrophe was initially predicted for May 2003, but when nothing happened the doomsday date was moved forward to December 2012. Then these two fables were linked to the end of one of the cycles in the ancient Mayan calendar at the winter solstice in 2012 -- hence the predicted doomsday date of December 21, 2012.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Q: Does the Mayan calendar end in December 2012?&lt;br /&gt;A: Just as the calendar you have on your kitchen wall does not cease to exist after December 31, the Mayan calendar does not cease to exist on December 21, 2012. This date is the end of the Mayan long-count period but then -- just as your calendar begins again on January 1 -- another long-count period begins for the Mayan calendar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Q: Could a phenomena occur where planets align in a way that impacts Earth?&lt;br /&gt;A: There are no planetary alignments in the next few decades, Earth will not cross the galactic plane in 2012, and even if these alignments were to occur, their effects on the Earth would be negligible. Each December the Earth and sun align with the approximate center of the Milky Way Galaxy but that is an annual event of no consequence.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Q: Is there a planet or brown dwarf called Nibiru or Planet X or Eris that is approaching the Earth and threatening our planet with widespread destruction?&lt;br /&gt;A: Nibiru and other stories about wayward planets are an Internet hoax. There is no factual basis for these claims. If Nibiru or Planet X were real and headed for an encounter with the Earth in 2012, astronomers would have been tracking it for at least the past decade, and it would be visible by now to the naked eye. Obviously, it does not exist. Eris is real, but it is a dwarf planet similar to Pluto that will remain in the outer solar system; the closest it can come to Earth is about 4 billion miles.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;"There apparently is a great deal of interest in celestial bodies, and their locations and trajectories at the end of the calendar year 2012. Now, I for one love a good book or movie as much as the next guy. But the stuff flying around through cyberspace, TV and the movies is not based on science. There is even a fake NASA news release out there..."&lt;br /&gt;- Don Yeomans, NASA senior research scientist&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Q: What is the polar shift theory? Is it true that the earth’s crust does a 180-degree rotation around the core in a matter of days if not hours?&lt;br /&gt;A: A reversal in the rotation of Earth is impossible. There are slow movements of the continents (for example Antarctica was near the equator hundreds of millions of years ago), but that is irrelevant to claims of reversal of the rotational poles. However, many of the disaster websites pull a bait-and-shift to fool people. They claim a relationship between the rotation and the magnetic polarity of Earth, which does change irregularly, with a magnetic reversal taking place every 400,000 years on average. As far as we know, such a magnetic reversal doesn’t cause any harm to life on Earth. A magnetic reversal is very unlikely to happen in the next few millennia, anyway.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Q: Is the Earth in danger of being hit by a meteor in 2012?&lt;br /&gt;A: The Earth has always been subject to impacts by comets and asteroids, although big hits are very rare. The last big impact was 65 million years ago, and that led to the extinction of the dinosaurs. Today NASA astronomers are carrying out a survey called the Spaceguard Survey to find any large near-Earth asteroids long before they hit. We have already determined that there are no threatening asteroids as large as the one that killed the dinosaurs. All this work is done openly with the discoveries posted every day on the NASA NEO Program Office website, so you can see for yourself that nothing is predicted to hit in 2012.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Q: How do NASA scientists feel about claims of pending doomsday?&lt;br /&gt;A: For any claims of disaster or dramatic changes in 2012, where is the science? Where is the evidence? There is none, and for all the fictional assertions, whether they are made in books, movies, documentaries or over the Internet, we cannot change that simple fact. There is no credible evidence for any of the assertions made in support of unusual events taking place in December 2012.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Q: Is there a danger from giant solar storms predicted for 2012?&lt;br /&gt;A: Solar activity has a regular cycle, with peaks approximately every 11 years. Near these activity peaks, solar flares can cause some interruption of satellite communications, although engineers are learning how to build electronics that are protected against most solar storms. But there is no special risk associated with 2012. The next solar maximum will occur in the 2012-2014 time frame and is predicted to be an average solar cycle, no different than previous cycles throughout history.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;http://www.nasa.gov/topics/earth/features/2012.html&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/27272043-1452096375220541781?l=amirhady.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://amirhady.blogspot.com/feeds/1452096375220541781/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=27272043&amp;postID=1452096375220541781&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27272043/posts/default/1452096375220541781'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27272043/posts/default/1452096375220541781'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://amirhady.blogspot.com/2009/11/2012-beginning-of-end-or-why-world-wont.html' title='2012: Beginning of the End or Why the World Won&apos;t End?'/><author><name>PC MUHAMAMDIYAH ANGGANA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08640132165921001261</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/SjL338F4wKI/AAAAAAAAAeQ/nm8lZtosxrg/S220/amir+hady1.bmp'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/Sv6KXtksY5I/AAAAAAAAAq0/XhuW69ALUWo/s72-c/397936main1_BlueMarble_226.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-27272043.post-7411850870640736347</id><published>2009-11-14T06:09:00.001+08:00</published><updated>2009-11-14T06:09:42.543+08:00</updated><title type='text'>ROL News - Pencopet di Kawasan Masjidil Haram Ditangkap</title><content type='html'>   &lt;style&gt; html { 	overflow-y: scroll; } body, form { 	margin: 0; 	padding: 0; 	font-size:11px; }  img { 	behavior			: url(pngbehavior.htc); 	border				: 0px; 	margin				: 0px; 	padding				: 0px; }  /*-- Body start --*/ body { 	background			: #FFFFFF; 	font-family			: Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif; 	font-size			: 11px; 	margin-left			: 0px; 	margin-top			: 0px; 	margin-right		: 0px; 	margin-bottom		: 0px; 	}  h1, h1 a 	{ 	margin				: 0px; 	padding				: 4px 0px; 	display				: block; 	font-size			: 16px; 	color				: #0A6395;  	}  h1 span, h2 span, h3 span, h4 span, h5 span, h6 span 	{ 	visibility			: hidden; 	text-decoration		: none; 	display				: none; 	font-size			: 0px; 	margin				: 0px; 	padding				: 0px; 	text-indent			: -999px; 	} 	 h2, h3, h4, h5, h6{ 	font-size			: 12px; 	margin				: 0px; 	padding				: 0px; 	font-weight			: normal; 	display				: inline; 	font-weight			: bold; 	} &lt;/style&gt;  Hallo pak aming, teman anda amir hady mengirimkan artikel berikut dari &lt;a href="http://www.republika.co.id/"&gt;Republika Online&lt;/a&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  &lt;div style="margin:5px;"&gt; 	&lt;img src="cid:LOGO" /&gt;  	&lt;div&gt; 		&lt;div style="padding:8px;font-size:11px;"&gt; 			&lt;a href="http://www.republika.co.id/launcher/view?mid=16&amp;kid=16"&gt;&lt;strong&gt;Haji &amp; Umroh&lt;/strong&gt;&lt;/a&gt; &amp;raquo; &lt;a href="http://www.republika.co.id/launcher/view?mid=128&amp;kid=16&amp;rid=96"&gt;&lt;strong&gt;Berita Haji&lt;/strong&gt;&lt;/a&gt; 		&lt;/div&gt; 	&lt;/div&gt;  	&lt;div style="clear:both;color:#ff00ff;padding-top:0.1px;"&gt;&lt;/div&gt;  	&lt;!-- box_top start--&gt; 	&lt;div style="margin:2px;padding:0px;"&gt; 		 		&lt;!-- box_lainnya start--&gt; 		&lt;div style="font-size:11px;width:100%;padding:0px 3px;clear:both;"&gt; 			&lt;div style="text-align:left;"&gt; 				&lt;h1&gt;Pencopet di Kawasan Masjidil Haram Ditangkap&lt;/h1&gt; 			&lt;/div&gt; 						 				&lt;!-- reporter start--&gt; 				&lt;div style="margin:0px;padding:0px;"&gt; 				 					&lt;div style="float:left;width:480px;"&gt; 						By Republika Contributor&lt;br /&gt; 						Sabtu, 14 November 2009 pukul 03:54:00					&lt;/div&gt; 				 				&lt;/div&gt; 				 			&lt;!-- contents lainnya start--&gt;         			&lt;div&gt; 									 				&lt;!-- lainnya dalem start--&gt; 				&lt;div style="padding:8px 0px 2px 0px;margin-bottom:2px;width:100%;clear:both;"&gt; 										&lt;p&gt;JEDDAH--Pencopet di Masjidil Haram, AAL (41) asal Indonesia (mukimin di Arab Saudi) ditangkap oleh petugas keamanan Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;AAL, ungkap petugas Media Centre Haji (MMC) Mekah, Jumat, begitu tertangkap tangan oleh petugas PPIH saat melakukan aksinya, ia kemudian diserahkan kepada pihak kepolisian setempat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pelaku sudah dikuntit oleh Ketua Pengamanan Sektor 4 Daerah Kerja (Daker) Mekah PPIH, Sri Pranoto selama sekitar dua jam. Pada aksinya yang pertama AAL tampak gagal membujuk seorang jemaah manula yang sedang berada di sekitar kawasan Ka'bah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu, cerita Pranoto yang berpangkat Mayor Angkatan Laut ini, ia terus mengikuti pelaku dan terlihat bertemu dengan dua temannya. Kemudian AAL berupaya mendekati seorang jamaah calon haji asal Gorontalo yang sedang mengambil air zam zam di dalam Masjidil Haram.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Dia mendekati jemaah yang berusia lanjut itu. Nah, ketika dia membuka tas jemaah, kita !  tangkap, lalu saya serahkan ke petugas Sektor Khusus Jamaah Sesat Jalan," ungkapnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu Kepala Seksi Pengamanan Daker Makah Wagirun, mengingatkan kepada seluruh petugas yang berada di 11 Sektor Daker Mekah, terutama yang tidak sedang bertugas melayani jemaah, untuk melakukan pengamanan tertutup alias menyamar menjadi jemaah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kita memang sudah mengamati gelagat beberapa tersangka pelaku penipuan, perampasan dan pencurian. Malam tadi, saya minta izin Kepala Daker untuk melakukan pengamanan tertutup," jelasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan tertangkapnya pelaku tindak kriminal terhadap sejumlah calon haji Indonesia tersebut, Kepala Daker Mekah Subakin Abdul Muthalib mengungkapkan rasa gembiranya dan berjanji akan menindaklanjuti kasus tersebut sampai komplotan mereka terbongkar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Memang ada mukimin (WNI yang bermukim di Arab Saudi) yang salah niatnya. Saya kecewa dan menyesalkan kejadian ini. Kita masih sama-sama sebangsa, kok tega-teganya terh!  adap jemaah bangsa sendiri," ujarnya dengan kesal. ant/ahi&lt;/p&gt; 					&lt;div style="clear:both;color:#ff00ff;padding-top:0.1px;"&gt;&lt;/div&gt; 				 				&lt;/div&gt; 							 			&lt;/div&gt;   			 		&lt;/div&gt; 		 	&lt;/div&gt; &lt;/div&gt;  Kunjungi artikel ini &lt;a href="http://www.republika.co.id/launcher/view?mid=19&amp;news_id=89313"&gt;di sini&lt;/a&gt;     &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/27272043-7411850870640736347?l=amirhady.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://amirhady.blogspot.com/feeds/7411850870640736347/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=27272043&amp;postID=7411850870640736347&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27272043/posts/default/7411850870640736347'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27272043/posts/default/7411850870640736347'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://amirhady.blogspot.com/2009/11/rol-news-pencopet-di-kawasan-masjidil.html' title='ROL News - Pencopet di Kawasan Masjidil Haram Ditangkap'/><author><name>PC MUHAMAMDIYAH ANGGANA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08640132165921001261</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/SjL338F4wKI/AAAAAAAAAeQ/nm8lZtosxrg/S220/amir+hady1.bmp'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-27272043.post-2087261560684896288</id><published>2009-11-14T05:54:00.002+08:00</published><updated>2009-11-14T06:06:23.061+08:00</updated><title type='text'>ROL News - Pemerintah AS Sita Empat Masjid</title><content type='html'>&lt;style&gt; html {  overflow-y: scroll; } body, form {  margin: 0;  padding: 0;  font-size:11px; }  img {  behavior   : url(pngbehavior.htc);  border    : 0px;  margin    : 0px;  padding    : 0px; }  /*-- Body start --*/ body {  background   : #FFFFFF;  font-family   : Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;  font-size   : 11px;  margin-left   : 0px;  margin-top   : 0px;  margin-right  : 0px;  margin-bottom  : 0px;  }  h1, h1 a  {  margin    : 0px;  padding    : 4px 0px;  display    : block;  font-size   : 16px;  color    : #0A6395;   }  h1 span, h2 span, h3 span, h4 span, h5 span, h6 span  {  visibility   : hidden;  text-decoration  : none;  display    : none;  font-size   : 0px;  margin    : 0px;  padding    : 0px;  text-indent   : -999px;  }   h2, h3, h4, h5, h6{  font-size   : 12px;  margin    : 0px;  padding    : 0px;  font-weight   : normal;  display    : inline;  font-weight   : bold;  } &lt;/style&gt;  Hallo pak aming, teman anda amir hady mengirimkan artikel berikut dari &lt;a href="http://www.republika.co.id/"&gt;Republika Online&lt;/a&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  &lt;div style="margin:5px;"&gt;  &lt;img src="cid:LOGO" /&gt;   &lt;div&gt;   &lt;div style="padding:8px;font-size:11px;"&gt;    &lt;a href="http://www.republika.co.id/launcher/view?mid=13&amp;kid=13"&gt;&lt;strong&gt;Dunia Islam&lt;/strong&gt;&lt;/a&gt; &amp;raquo; &lt;a href="http://www.republika.co.id/launcher/view?mid=117&amp;kid=13&amp;rid=85"&gt;&lt;strong&gt;Islam Mancanegara&lt;/strong&gt;&lt;/a&gt;   &lt;/div&gt;  &lt;/div&gt;   &lt;div style="clear:both;color:#ff00ff;padding-top:0.1px;"&gt;&lt;/div&gt;   &lt;!-- box_top start--&gt;  &lt;div style="margin:2px;padding:0px;"&gt;      &lt;!-- box_lainnya start--&gt;   &lt;div style="font-size:11px;width:100%;padding:0px 3px;clear:both;"&gt;    &lt;div style="text-align:left;"&gt;     &lt;h1&gt;Pemerintah AS Sita Empat Masjid&lt;/h1&gt;    &lt;/div&gt;            &lt;!-- reporter start--&gt;     &lt;div style="margin:0px;padding:0px;"&gt;           &lt;div style="float:left;width:480px;"&gt;       By Republika Contributor&lt;br /&gt;       Jumat, 13 November 2009 pukul 21:26:00     &lt;/div&gt;          &lt;/div&gt;         &lt;!-- contents lainnya start--&gt;            &lt;div&gt;               &lt;!-- lainnya dalem start--&gt;     &lt;div style="padding:8px 0px 2px 0px;margin-bottom:2px;width:100%;clear:both;"&gt;            &lt;img src="cid:ILUSTRASI" style="width:325px;" /&gt; &lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/Sv3YKfwQjOI/AAAAAAAAAqs/43-CIlMExwg/s1600-h/amerika.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 259px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/Sv3YKfwQjOI/AAAAAAAAAqs/43-CIlMExwg/s400/amerika.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5403712802748665058" /&gt;&lt;/a&gt;          &lt;p&gt;NEW YORK--Atas nama perang melawan terorisme, pemerintah Amerika Serikat (AS) hari ini menyita empat masjid dan satu gedung pencakar langit di kota New York milik lembaga Islam. Pengelolaan keempat masjid dan bangunan bertingkat itu dianggap memiliki hubungan dengan pemerintah Iran. Organisasi pengelolanya bernama Alavi Foundation dan menurut laporan AP, memiliki aset lebih dari 500 juta dolar AS.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aset itu meliputi akun di bank, pusat-pusat kegiatan islam berupa sekolah dan masjid di New York, Maryland, California, dan Houston, juga gedung 36 lantai di Manhattan. Penasihat hukum Alavi Foundation, John D Winter pun mengaku tidak puas dengan tindakan pemerintah. "Kami kecewa pemerintah memutuskan untuk mengambil langkah (penyitaan) ini," ujar dia, .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Winter juga mengungkapkan bahwa kasus seperti ini, sangat jarang terjadi di AS. Menurut dia, penyitaan tempat ibadah ini bisa bertentangan dengan aturan yang mengizinkan adanya kebebasan beragama.!   Kejadian ini pun memanaskan hubungan antara pemerintah dan komunitas Muslim di AS. Apalagi, beberapa hari lalu, isu penembakan di markas militer Fort Hood, menjadikan umat Islam menjadi ikut terkena dampak negatif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perasaan tidak puas juga dikemukakan juru bicara Council on American-Islamic Relations (CAIR), Ibrahim Hooper. "Penyitaan ini memberi pesan yang sangat negatif bagi Muslim di seluruh dunia," ujar dia. Ibrahim juga mengungkapkan bahwa langkah tersebut sangat mengganggu hak warga negara untuk bebas menjalankan ajaran agama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Juru bicara kantor kejaksaan AS, Yusill Scribner, mengungkapkan bahwa Alavi Foundation ini mewakili pemerintah Iran dalam mengelola aset properti di AS. Lembaga ini menyalurkan dananya ke bank yang juga milik pemerintah Iran bernama Bank Melli. Yusill menuduh bahwa bank tersebut ikut mendukung program pembiayaan proyek nuklir Iran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kata dia, pemerintah AS sudah lama menduga bahwa Alavi Foundation merupakan perpa!  njangan tangan pemerintah Iran. "Selama dua dekade, urusan Ala!  vi Foundation mengarah pada para petinggi Iran termasuk duta besar Iran di PBB," imbuh seorang jaksa bernama Preet Bharrara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyegelan pusat kegiatan Islam, termasuk lembaga pendidikan ini pun menjadikan para orang tua murid berkumpul di sekolah anak-anaknya. Para penyewa gedung yang disegel juga terkejut. Gedung bernama Piaget itu didirikan tahun 1970-an. Bangunan tersebut disewa sebagai area perkantoran oleh banyak perusahaan investasi. ap/irf&lt;/p&gt;      &lt;div style="clear:both;color:#ff00ff;padding-top:0.1px;"&gt;&lt;/div&gt;          &lt;/div&gt;            &lt;/div&gt;         &lt;/div&gt;     &lt;/div&gt; &lt;/div&gt;  Kunjungi artikel ini &lt;a href="http://www.republika.co.id/launcher/view?mid=19&amp;news_id=89298"&gt;di sini&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/27272043-2087261560684896288?l=amirhady.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://amirhady.blogspot.com/feeds/2087261560684896288/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=27272043&amp;postID=2087261560684896288&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27272043/posts/default/2087261560684896288'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27272043/posts/default/2087261560684896288'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://amirhady.blogspot.com/2009/11/rol-news-pemerintah-as-sita-empat.html' title='ROL News - Pemerintah AS Sita Empat Masjid'/><author><name>PC MUHAMAMDIYAH ANGGANA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08640132165921001261</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/SjL338F4wKI/AAAAAAAAAeQ/nm8lZtosxrg/S220/amir+hady1.bmp'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/Sv3YKfwQjOI/AAAAAAAAAqs/43-CIlMExwg/s72-c/amerika.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-27272043.post-6153033776350645602</id><published>2009-10-22T23:41:00.003+08:00</published><updated>2009-10-22T23:47:21.679+08:00</updated><title type='text'>KABINET INDONESIA BERSATU Jilid 2</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/SuB-KWOBYII/AAAAAAAAApk/5cuDzWyHoww/s1600-h/78060_presiden__wapres_dan_menteri_kabinet_indonesia_bersatu_300_225.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 300px; height: 225px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/SuB-KWOBYII/AAAAAAAAApk/5cuDzWyHoww/s400/78060_presiden__wapres_dan_menteri_kabinet_indonesia_bersatu_300_225.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5395451069818036354" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Komposisi Kabinet Indonesia Bersatu Jilid Kedua 2009-2014&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MENTERI KOORDINATOR&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.  Menko Politik Hukum dan Keamanan : Marsekal (Purn) Djoko Suyanto&lt;br /&gt;2.  Menko Perekonomian : Hatta Rajasa&lt;br /&gt;3.  Menko Kesra : R Agung Laksono&lt;br /&gt;4.  Sekretaris Negara : Sudi Silalahi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MENTERI DEPARTEMEN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.  Menteri Dalam Negeri : Gamawan Fauzi&lt;br /&gt;2.  Menteri Luar Negeri : Marty Natalegawa&lt;br /&gt;3.  Menteri Pertahanan : Purnomo Yusgiantoro&lt;br /&gt;4.  Menteri Hukum dan HAM : Patrialis Akbar&lt;br /&gt;5.  Menteri Keuangan : Sri Mulyani&lt;br /&gt;6.  Menteri ESDM: Darwin Saleh&lt;br /&gt;7.  Menteri Perindustrian : MS Hidayat&lt;br /&gt;8.  Menteri Perdagangan : Mari E. Pangestu&lt;br /&gt;9.  Menteri Pertanian : Suswono&lt;br /&gt;10. Menteri Kehutanan : Zulkifli Hasan&lt;br /&gt;11. Menteri Perhubungan : Freddy Numberi&lt;br /&gt;12. Menteri Kelautan dan Perikanan : Fadel Muhammad&lt;br /&gt;13. Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi : Muhaimin Iskandar&lt;br /&gt;14. Menteri Pekerjaan Umum : Djoko Kirmanto&lt;br /&gt;15. Menteri Kesehatan : Endang Rahayu Setianingsih&lt;br /&gt;16. Menteri Pendidikan Nasional : Mohammad Nuh&lt;br /&gt;17. Menteri Sosial : Salim Segaf Al Jufri&lt;br /&gt;18. Menteri Agama : Suryadharma Ali&lt;br /&gt;19. Menteri Kebudayaan dan Pariwisata : Jero Wacik&lt;br /&gt;20. Menteri Komunikasi dan Informasi : Tifatul Sembiring&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MENTERI NEGARA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.  Menteri Riset dan Teknologi : Suharna Suryapranata&lt;br /&gt;2.  Menteri Koperasi dan UKM : Syarifudin Hasan&lt;br /&gt;3.  Menteri Lingkungan Hidup : Gusti Muhammad Hatta&lt;br /&gt;4.  Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak: Linda Amalia Sari&lt;br /&gt;5.  Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara : E.E Mangindaan&lt;br /&gt;6.  Menteri Negara Pembangunan Daerah Tertinggal : Ahmad Helmy Faishal Zaini&lt;br /&gt;7.  Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional : Armida Alisjahbana&lt;br /&gt;8.  Menteri BUMN : Mustafa Abubakar&lt;br /&gt;9.  Menteri Pemuda dan Olahraga : Andi Alfian Mallarangeng&lt;br /&gt;10. Menteri Perumahan Rakyat : Suharso Manoarfa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PEJABAT SETINGKAT MENTERI&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Kepala BIN: Jenderal (Purn) Sutanto&lt;br /&gt;2. Kepala BKPM: Gita Wirjawan&lt;br /&gt;3. Ketua Unit Kerja Presiden Pengawasan Pengedalian Pembangunan: Kuntoro Mangkusubroto&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/27272043-6153033776350645602?l=amirhady.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://amirhady.blogspot.com/feeds/6153033776350645602/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=27272043&amp;postID=6153033776350645602&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27272043/posts/default/6153033776350645602'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27272043/posts/default/6153033776350645602'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://amirhady.blogspot.com/2009/10/kabinet-indonesia-bersatu-jilid-2.html' title='KABINET INDONESIA BERSATU Jilid 2'/><author><name>PC MUHAMAMDIYAH ANGGANA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08640132165921001261</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/SjL338F4wKI/AAAAAAAAAeQ/nm8lZtosxrg/S220/amir+hady1.bmp'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/SuB-KWOBYII/AAAAAAAAApk/5cuDzWyHoww/s72-c/78060_presiden__wapres_dan_menteri_kabinet_indonesia_bersatu_300_225.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-27272043.post-6618017985758798088</id><published>2009-10-13T22:11:00.003+08:00</published><updated>2009-10-13T22:20:55.311+08:00</updated><title type='text'>Sosialisasi Assosiasi Kelompok UPPKS di Kecamatan Anggana</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/StSLHLmsb4I/AAAAAAAAApM/9rDUmgeaDVA/s1600-h/S4024762.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/StSLHLmsb4I/AAAAAAAAApM/9rDUmgeaDVA/s400/S4024762.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5392087609359757186" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/StSLGj4hJSI/AAAAAAAAApE/XPdkYHxte24/s1600-h/S4024766.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/StSLGj4hJSI/AAAAAAAAApE/XPdkYHxte24/s400/S4024766.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5392087598697096482" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/StSLGZSdLdI/AAAAAAAAAo8/o2_ck5cBbm4/s1600-h/S4024767.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/StSLGZSdLdI/AAAAAAAAAo8/o2_ck5cBbm4/s400/S4024767.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5392087595853098450" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Sosialisasi Program Assosiasi Kelompok UPPKS (AKU) Badan Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Badan KB, PP &amp; PA) Kabupaten Kutai Kartanegara diselenggarakan di Balai Pertemuan Umum (BPU) Kecamatan Anggana pada Selasa 13 Oktober 2009. DSalam kesempatan tersebut juga telah dibentuk kepengurusan tingkat kecamatan yang disebut Badan Pengurus Ranting Kecamatan Anggana masa bakti 2009-2012 dengan pengurus harian terdiri dari Ketua Ibu Eka ISnawati,SE; Wakil Ketua Ibu Hj.Siti Aisyah; Sekretaris Ibu Siti Yusna,SE; dan Bendahara Ibu Agustina Handayani,S.Ag&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/27272043-6618017985758798088?l=amirhady.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://amirhady.blogspot.com/feeds/6618017985758798088/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=27272043&amp;postID=6618017985758798088&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27272043/posts/default/6618017985758798088'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27272043/posts/default/6618017985758798088'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://amirhady.blogspot.com/2009/10/sosialisasi-assosiasi-kelompok-uppks-di.html' title='Sosialisasi Assosiasi Kelompok UPPKS di Kecamatan Anggana'/><author><name>PC MUHAMAMDIYAH ANGGANA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08640132165921001261</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/SjL338F4wKI/AAAAAAAAAeQ/nm8lZtosxrg/S220/amir+hady1.bmp'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/StSLHLmsb4I/AAAAAAAAApM/9rDUmgeaDVA/s72-c/S4024762.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-27272043.post-165454147100532596</id><published>2009-10-13T21:57:00.002+08:00</published><updated>2009-10-13T22:06:52.654+08:00</updated><title type='text'>Anggota Badan Perwakilan Desa Anggana 2009-2015</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/StSIRqVF9fI/AAAAAAAAAo0/zLOLZJ-fAtE/s1600-h/S4024777.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/StSIRqVF9fI/AAAAAAAAAo0/zLOLZJ-fAtE/s400/S4024777.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5392084490871240178" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/StSIQwhkjeI/AAAAAAAAAos/i04F67OtN-k/s1600-h/S4024757.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/StSIQwhkjeI/AAAAAAAAAos/i04F67OtN-k/s400/S4024757.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5392084475354320354" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/StSIQnQfC6I/AAAAAAAAAok/AKQVdfPiHIU/s1600-h/S4024774.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/StSIQnQfC6I/AAAAAAAAAok/AKQVdfPiHIU/s400/S4024774.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5392084472866737058" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Desa Anggana Kecamatan Anggana Kabupaten Kutai Kartanegara telah menyelenggarakan Musyawarah Pemilihan Anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) untuk periode 2009-2015 pada hari Selasa, 13 Oktober 2009 di Balai Desa Anggana. Adapun yang hasilnya adalah sebagai berikut: Botri Suwondo, Joko Supriyadi, Supardi, Yatirah, Yuliansyah, Ariyadi dan All Udin.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/27272043-165454147100532596?l=amirhady.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://amirhady.blogspot.com/feeds/165454147100532596/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=27272043&amp;postID=165454147100532596&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27272043/posts/default/165454147100532596'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27272043/posts/default/165454147100532596'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://amirhady.blogspot.com/2009/10/anggota-badan-perwakilan-desa-anggana.html' title='Anggota Badan Perwakilan Desa Anggana 2009-2015'/><author><name>PC MUHAMAMDIYAH ANGGANA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08640132165921001261</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/SjL338F4wKI/AAAAAAAAAeQ/nm8lZtosxrg/S220/amir+hady1.bmp'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/StSIRqVF9fI/AAAAAAAAAo0/zLOLZJ-fAtE/s72-c/S4024777.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-27272043.post-7005643423515370316</id><published>2009-10-10T12:17:00.001+08:00</published><updated>2009-10-10T12:19:25.229+08:00</updated><title type='text'>Kisah Aboutaleb, Wali Kota Muslim Rotterdam</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/StALP44s5ZI/AAAAAAAAAoE/Ze-4yGAck7U/s1600-h/walikota+muslim+roterdam.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 330px; height: 226px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/StALP44s5ZI/AAAAAAAAAoE/Ze-4yGAck7U/s400/walikota+muslim+roterdam.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5390821121558635922" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;ROTTERDAM--Seorang perempuan berjilbab menggandeng tangan anak-anaknya. Ia berlalu melewati sebuah toko minuman keras. Ia melenggang, mengabaikan deretan botol minuman keras yang terlihat dalam toko. Kakinya, ia langkahkan ke toko daging Muslim, di sebelah toko minuman itu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di seberang jalan, seorang laki-laki muncul dari sebuah toko alat bantu seks dengan barang-barang yang dibelinya. Ia melangkahkan kakinya dengan cepat, tanpa menoleh ke sebuah restoran kebab Turki yang baru saja dibuka untuk makan siang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemandangan itu terlihat di salah satu kota di Belanda, Rotterdam. Orang konservatif dan liberal, religius dan sekuler, serta orang Belanda dan asing, semuanya ada di sana. Perbedaan ini harus mampu dikelola dan terkadang juga menjadi potensi konflik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keberagaman semacam itulah yang dihadapi Ahmed Aboutaleb, Wali Kota Rotterdam, Belanda. Awal tahun lalu, ia yang seorang Muslim kelahiran Maroko dipercaya memimpin kota itu. Tentu, ia pun dituntut mampu menjembatani perbedaan budaya dan keyakinan masyarakatnya itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aboutaleb baru sembilan bulan tinggal di Rotterdam. Ia menjadi Muslim imigran pertama yang memimpin sebuah kota besar di Belanda, seperti Rotterdam. Seperti diketahui, Rotterdam merupakan kota terbesar kedua yang ada di Belanda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keberhasilan anak seorang imam ini menjadi sebuah kisah klasik keberhasilan seorang imigran. Aboutaleb memang harus merangkak dari bawah hingga menduduki jabatan seperti sekarang ini. Saat remaja, ia tiba di Belanda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aboutaleb bekerja keras dan sedikit demi sedikit menaiki tangga sosialnya. Mulanya, ia menjadi seorang jurnalis. Namun kemudian, ia mengubah haluan hidupnya, menjadi seorang politikus. Ia bergabung dengan Partai Buruh di Amsterdam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penominasian Aboutaleb, sebagai wali kota Rotterdam oleh pimpinan partainya, yang dianggap oleh sebagian orang hanya posisi seremonial, telah membuat sejumlah pengamat merasa terkejut. Apalagi, ia yang seorang imigran Muslim akhirnya menjadi seorang wali kota.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apalagi, Rotterdam merupakan sebuah kota di mana imigrasi dan integrasi menjadi sebuah persoalan. Banyak kalangan menyorot soal imigran Muslim, yang tak jarang dianggap memicu gesekan dengan warga masyarakat lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada 2002, misalnya, Pim Fortuyn, seorang populis dan politikus yang mengecam Islam dan menganggapnya sebagai agama terbelakang, tewas ditembak oleh seorang berkulit putih yang mengklaim melakukannya untuk mendukung komunitas Muslim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aboutaleb juga dihadapkan pada kemungkinan munculnya gesekan semacam itu. Ia harus mampu melayani semua orang, tak hanya Muslim yang tinggal di sana. Di sisi lain, komunitas Muslim tentu berharap ia mampu memberikan perlindungan bagi mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aboutaleb harus mampu mengatasi dan menghadapi segala masalah terkait dengan keberagaman masyarakat selama enam tahun menjabat sebagai wali kota. Dalam kurun beberapa pekan terakhir, ia menyatakan ingin membicarakan soal integrasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, Aboutaleb tak menjelaskan bagaimana cara memulainya. Untuk menjalankan langkahnya itu, ia harus mampu memberikan arahan yang benar pada para pemeluk agama yang berbeda di Rotterdam dan semua pemangku kepentingan di sana, termasuk aktivis atau birokrat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Langkah itu memang cukup berisiko baginya. Sebab, jika dia gagal, tak akan ada seorang pun yang akan membelanya,'' kata Rinus van Schendelen, seorang profesor ilmu politik dari Erasmus University, Rotterdam, seperti dikutip Los Angeles Times, belum lama ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai wali kota, kata Schendelen, Aboutaleb harus mampu mengambil langkah dengan tepat. Ia harus mampu menghadapi kelompok masyarakat yang selama ini meyakini konsep masyarakat liberal dan sekuler dan kelompok imigran yang Muslim dan sering dijadikan kambing hitam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apalagi, ada komentar tak sedap yang dilontarkan oleh politikus garis keras di Belanda, Geert Wilder. Ia mengatakan, terpilihnya Aboutaleb menjadi wali kota merupakan hal yang tak bisa diterima. Ini, kata dia, seperti memilih seorang Belanda menjadi wali kota Makkah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di sisi lain, Muslim merasakan kegembiraan membuncah atas terpilihnya Aboutaleb sebagai wali kota. ''Saya benar-benar bahagia dia menjadi wali kota. Seorang wali kota harus mampu menyatukan masyarakatnya. Ia pasti bisa,'' kata seorang ahli farmasi, Jilani Sayed. fer/itz (By Republika Newsroom&lt;br /&gt;Jumat, 09 Oktober 2009 pukul 14:36:00)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/27272043-7005643423515370316?l=amirhady.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://amirhady.blogspot.com/feeds/7005643423515370316/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=27272043&amp;postID=7005643423515370316&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27272043/posts/default/7005643423515370316'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27272043/posts/default/7005643423515370316'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://amirhady.blogspot.com/2009/10/kisah-aboutaleb-wali-kota-muslim.html' title='Kisah Aboutaleb, Wali Kota Muslim Rotterdam'/><author><name>PC MUHAMAMDIYAH ANGGANA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08640132165921001261</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/SjL338F4wKI/AAAAAAAAAeQ/nm8lZtosxrg/S220/amir+hady1.bmp'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/StALP44s5ZI/AAAAAAAAAoE/Ze-4yGAck7U/s72-c/walikota+muslim+roterdam.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-27272043.post-7128673554172649835</id><published>2009-10-10T12:00:00.003+08:00</published><updated>2009-10-10T12:07:41.823+08:00</updated><title type='text'>MUSLIM DI EROPA</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/StAIOLS2yQI/AAAAAAAAAn8/QzO8paHSuaM/s1600-h/thawaf.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 133px; height: 87px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/StAIOLS2yQI/AAAAAAAAAn8/QzO8paHSuaM/s400/thawaf.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5390817793605552386" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;0leh: Amich Alhumami&lt;br /&gt;(Peneliti di Department of Anthropology University of Sussex, UK)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peristiwa ini terjadi pada awal abad ke-8 Masehi. Sekitar tujuh ribu (ada pula yang menyebut 12.000) balatentara terperanjat ketika sang jenderal perang, Tareq bin Ziyad, seorang Muslim Berber Afrika, memerintahkan membakar habis kapal-kapal perang setelah mereka berhasil menyeberangi selat Mediterania, dari Maroko mencapai Andalusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika balatentara masih tertegun tak percaya, sang jenderal membakar semangat juang mereka dalam sebuah pidato yang sangat heroik, "Oh my warriors, whither would you flee? Behind you is the sea and before you, the enemy. ... You have left now only the hope of your courage and your constancy ." Namun, dengan sengit, para pasukan perang itu memprotes 'perintah gila' sang jenderal. ''Bagaimana kita bisa pulang ke rumah untuk berkumpul kembali dengan keluarga kalau kapal-kapal perang dimusnahkan? ''&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jenderal Tareq menjawab dengan ungkapan puitis, " The Muslim is not like a bird which has a particular nest ." Maka, balatentara itu pun menandai sebuah gunung sebagai titik awal peperangan dengan mengukir nama Gibraltar (Arab: Jabal Tareq).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bermula dari Gibraltar , riwayat panjang penaklukan tanah Eropa oleh pasukan Muslim dinarasikan dalam kitab-kitab  tarikh al-Islam , sebuah proses penundukan dengan menggunakan  hard power : perang dan operasi militer. Dan, Andalusia pun jatuh ke tangan pasukan Tareq bin Ziyad pada tahun 711. Tertulis dalam buku-buku sejarah dunia, penguasaan atas benua Eropa berlanjut melalui jalan  soft power ketika imperium Islam sukses membangun peradaban baru, berpuncak pada pencapaian cemerlang di bidang sains, filsafat, seni, sastra, dan kebudayaan. Saksikan, zaman keemasan Islam di Eropa bertahan dalam kurun waktu sangat lama, tujuh abad, di bawah kekuasaan dua dinasti besar dalam sejarah Islam klasik: Umayyah (661-750) dan Abbasiyyah (750-1492).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah berjarak sekitar lima abad, penjelajahan Muslim di benua Eropa dimulai kembali bersamaan dengan gelombang imigrasi massal yang berlangsung pada pertengahan abad ke-20. Kaum imigran Muslim yang berdatangan ke Eropa mayoritas berasal dari negara-negara kawasan Asia Selatan (Pakistan, Afghanistan, Bangladesh, India) dan Afrika Utara (Maroko, Aljazair, Sudan, Somalia, Ethiopia). Mereka berimigrasi ke Eropa karena dua alasan pokok: ekonomi mencari penghidupan yang lebih baik dan politik menghindari rezim despotik. Ketika survei demografi dilakukan pada awal abad ke-21, jumlah kaum Muslim di Eropa Barat sudah mencapai sekitar 17 juta jiwa yang mayoritas tersebar di Prancis (5 juta), Jerman (4 juta), Inggris (2 juta), dan sisanya bermukim di Belanda, Italia, Swedia, Finlandia, Belgia, dan Denmark. Jumlah penduduk Muslim di Eropa tumbuh pesat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain karena gelombang imigrasi yang terus berkesinambungan, juga lantaran pertumbuhan demografi yang berlangsung alamiah melalui proses kelahiran. Tidak seperti orang Eropa asli yang umumnya berkeluarga kecil dengan hanya satu atau dua anak, Muslim tak membatasi jumlah anak sehingga pertumbuhan populasi mereka amat cepat. Melihat gejala demikian, sarjana Barat menulis,  Muslim culture is unusually full of messages laying out the practical advantages of procreation .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka, sangat mungkin populasi bangsa Eropa akan terus menyusut, mengalami  demographic shrinkrage yang disebabkan oleh tingkat kelahiran amat rendah. Selain itu, perbandingan tingkat kematian dan kelahiran di kalangan penduduk imigran juga sangat mencolok. Misalnya, di Italia bagian utara sebesar 0,2 persen dan 25 persen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan tingkat pertumbuhan penduduk yang relatif tinggi, dapat dimaklumi bila muncul kekhawatiran di sebagian masyarakat Eropa bahwa pada suatu masa nanti perbandingan antara warga Muslim dan warga kulit putih Eropa akan berimbang. Bahkan, yang pertama mungkin dapat melampaui yang kedua. Kekhawatiran semacam ini terungkap dengan amat jelas seperti dapat dibaca dalam buku karangan Christopher Caldwell,  Reflections on the Revolution in Europe ( Allen Lane , 2009). Merujuk sebuah jajak pendapat yang melibatkan sejumlah negara Eropa, Caldwell mengungkapkan, sebanyak 57 persen responden mengatakan terlalu banyak orang asing di negara mereka dan hanya 19 persen yang menyatakan kaum imigran berlaku/bersikap baik di negara mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan, Prancis dan Inggris yang dikenal sangat toleran pada kaum imigran dan menghargai tinggi multikulturalisme, tercatat sebanyak 73 persen dan 69 persen responden di kedua negara itu yang menyatakan terlalu banyak orang asing, bahkan acap kali disebut spesifik: orang Arab, orang Asia/Afrika Muslim di negara mereka. Dikatakan pula, sikap antipati mulai muncul bersamaan dengan kian pesatnya pertumbuhan populasi kaum imigran itu. Bermaksud mengingatkan agar bangsa Eropa waspada, sejarawan Universitas Princeton, Bernard Lewis, membuat pernyataan bernada provokatif,  By the end of this century, Europe will be part of the Arabic west, of the Maghreb .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Munculnya kekhawatiran demikian cukup beralasan karena struktur dan komposisi demografi masyarakat Eropa perlahan-lahan mulai bergeser. Pergeseran demografi ini bukan saja disebabkan oleh gelombang besar imigrasi yang tak terbendung dan  total fertility rate yang tinggi di kalangan masyarakat pendatang, melainkan juga perkawinan campuran (dan konversi agama) yang turut menyumbang pertumbuhan populasi Muslim Eropa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Belanda, misalnya, pada tahun 2050, menurut proyeksi, sekitar 29 persen anak-anak Belanda yang lahir berayah atau beribu orang asing dan sebagian besar dari mereka adalah Muslim. Pada tahun yang sama, diperkirakan sebanyak 16 juta warga nonkulit putih bermukim di Inggris bila gelombang imigrasi tetap tinggi, yaitu mencapai antara 100,000 sampai 150,000 per tahun. Menurut proyeksi, pada pertengahan abad ke-21, penduduk berkebangsaan asing yang tinggal di negara-negara besar Eropa akan mencapai antara 20 persen sampai 30 persen, sebuah jumlah populasi yang amat besar!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka, andai penguasaan atas  the whites continent akan berulang kembali, tentu tidak dilakukan melalui jalan perang seperti zaman Tareq bin Ziyad. Namun, itu dilakukan dengan menempuh jalan alamiah melalui  demographic engineering : peningkatan gelombang imigrasi dan memacu tingkat kelahiran, sehingga pertumbuhan populasi Muslim di Eropa berlangsung pesat. Menyimak perbincangan orang-orang Eropa di kafe-kafe di tepian Thames River (Inggris), Rhine River (Jerman), atau Champs Elysees (Prancis) yang masyhur itu, sayup-sayup terdengar pertanyaan retorik,  Can Europe be the same with different people in it? Ini jelas menyiratkan rasa gundah akan masa depan bangsa kulit putih Eropa pada suatu masa nanti.&lt;br /&gt;(http://www.republik a.co.id/koran/24)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/27272043-7128673554172649835?l=amirhady.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://amirhady.blogspot.com/feeds/7128673554172649835/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=27272043&amp;postID=7128673554172649835&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27272043/posts/default/7128673554172649835'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27272043/posts/default/7128673554172649835'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://amirhady.blogspot.com/2009/10/muslim-di-eropa.html' title='MUSLIM DI EROPA'/><author><name>PC MUHAMAMDIYAH ANGGANA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08640132165921001261</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/SjL338F4wKI/AAAAAAAAAeQ/nm8lZtosxrg/S220/amir+hady1.bmp'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/StAIOLS2yQI/AAAAAAAAAn8/QzO8paHSuaM/s72-c/thawaf.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-27272043.post-285313420241770833</id><published>2009-09-26T08:31:00.001+08:00</published><updated>2009-09-26T08:33:07.842+08:00</updated><title type='text'>FESTIVAL KORUPSI DI SEBUAH NEGERI</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/Sr1hON7SAbI/AAAAAAAAAmk/QDgHbcFmH0E/s1600-h/suap.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 68px; height: 45px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/Sr1hON7SAbI/AAAAAAAAAmk/QDgHbcFmH0E/s400/suap.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5385567626289349042" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Mustofa W Hasyim&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada tahun 9999 ada wartawan tersesat di sebuah negeri&lt;br /&gt;Ia salah masuk terminal di bandara, pesawatnya menuju negeri itu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di dalam pesawat ia sudah mulai heran, lebih lima jam perjalanan&lt;br /&gt;Pramugari hanya memberi aqua gelas dan permen&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Mengapa penumpang tidak diberi makan siang atau apa?”&lt;br /&gt;“Anda sedang menuju negeri Korupsiana, anggaran makan siang ada,&lt;br /&gt;tapi kata pimpinan, makan siang tidak akan diberikan.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mendengar kata pramugari, wartawan itu heran, Korupsiana?&lt;br /&gt;Negeri apa pula ini? Mengapa aku harus menuju ke negeri ini?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pramugari tadi mendekat sambil tersenyum manis, bebrisik lirih,&lt;br /&gt;“Anda tahu, menurut aturan pesawat ini seharusnya terbang&lt;br /&gt;di ketinggian tigaribu kaki, tapi pilot hanya menaikkan pesawat ini&lt;br /&gt;seribu limaratus kaki.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wah, ketinggian pesawat saja dikorupsi oleh pilot pesawat ini,&lt;br /&gt;makan siang juga. hebat juga perusahaan negara negeri Korupsiana ini,&lt;br /&gt;pikir wartawan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pesawat mendarat dengan kecepatan yang diperlambat separonya,&lt;br /&gt;menyentuh landasan yang panjangnya hanya separo landaan normal&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ini benar-benar di luar dugaan, di negeri Korupsiana orangnya kreatif betul,&lt;br /&gt;Kecepatan pesawat dikorupsi, panjang landasan pacu dikorupsi, dan&lt;br /&gt;semua selamat-sentausa tak kurang satu apa,” gerutu wartawan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang wartawan segera dicegat oleh pemandu wisata, “Selamat Datang.”&lt;br /&gt;“Terima kasih. Saya baru pertama menginjak negeri ini, jadi banyak heran&lt;br /&gt;Gumun sejak tadi.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Saudara bruntung datang ke negeri ini hari ini,” kata pemandu wisata&lt;br /&gt;“Kenapa?” wartawan heran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Karena nanti malam ada pembukaan Festival Korupsi. Festival tahunan&lt;br /&gt;Negeri ini, akan berlangsung empatpuluh hari empatpuluh malam.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Wow, wow. Ini sungguh wonderfull country, sungguh unpredictable country.”&lt;br /&gt;“Yes, in my country the wrong it right and the right is wrong.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ya, betul di negeri ini orong-orong le mangan ngirit dan kalau kecirit-cirit harus&lt;br /&gt;sembunyi di gorong-gorong, betul kan?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;‘Yes, yes, very bet.”&lt;br /&gt;“Kok very bet?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Very bet itu maksudnya very betul. Adalah biasa kalau orang negeri ini&lt;br /&gt;mengunthet atau menyunat huruf-huruf ketika berkata-kata.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wartawan itu makin heran. Ia diajak naik taksi, menuu ibukota,&lt;br /&gt;Sepanjang jalan ia lihat gapura yang hanya dibangun satu sisi, banyak mobil hanya&lt;br /&gt;beroda tiga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Pasti gapura itu dkoruosi separo ya? Dan mobil-mobil tu dikorupsi banna satu ya?”&lt;br /&gt;“Wah, saudara sangat cerdas. Baru menit pertama tiba di negeri ini sudah cepat&lt;br /&gt;paham. Biasanya kalau turisnya koplo atau kemplu butuh waklu lebih lama lho.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sepanjang perjalanan menuju hotel, pemandu wisata itu memberi briefing pada&lt;br /&gt;si wartawan tentang segala sesuatu yang menyangkut negeri ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Disini dasar negaranya adalah Korupsila. Hanya satu kalimat.&lt;br /&gt;Korupsi adalah tradisi kami. Mudah mengingatnya kan?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Disini Undang-undang dasar nya juga ringkas, satu kalimat, bunyinya;&lt;br /&gt;Undang-Undang Duit ini merupakan sumber dari segala sumber kemakmuran.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Semboyan warga negeri ini juga sederhana, ringkas, bunyinya;&lt;br /&gt;Kemakmuran tanpa keadilan tidak apa-apa, ya tak apa-apa.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Lagu kebangsaa kami berjudul Korupsi Raya. Syairnya pendek sekali;&lt;br /&gt;Korupsi raya, merdeka-merdeka, merdeka-merdeka korupsi raya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang wartawan tertawa ngakak mendengar briefing itu.&lt;br /&gt;“Wah, negerimu lucu,” komentarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemandu wisata marah,”Jangan mengejek kami. Kami serius.&lt;br /&gt;Apa yang terjadi di negeri ini sudah berlangsung sejak empat ribu tahun lalu.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang wartawan melongo,” jadi negeri Korupsiana sudah ada sejak sebelum Masehi?”&lt;br /&gt;“Ya. Makanya jangan glenyengan atau menganggap lucu. Semua ini serius.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wartawan itu memasang tampang serius walau batinnya masih ngakak terus.&lt;br /&gt;“Lantas Festival Korupsinya diadakan dimana?” ia coba mengalihkan pembicaraan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Nanti malam, di Gelanggang Olah-olah.”&lt;br /&gt;“Gelanggang Olah-olah?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ya, di gelanggang Olah-olah. Tempat itu biasa untuk mengolah raga, mengolah jiwa, mengolah masakan, mengolah tender proyek, mengolah suara Pemilu, dan&lt;br /&gt;lainnya. Termasuk mengola suara Pilkadal dan mengolah keputusan hakim.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wartawan itu takjub bukan main. Setelah sampai hotel, ia berpesan agar malamnya dijemput dan diantar ke tempat pembukaan Festival Tahunan Korupsi negeri ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Baik siap.”&lt;br /&gt;“Saya juga siap dengan bayarannya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Siap, terima kasih.”&lt;br /&gt;“Siap, terima kasih kembali. Yes.”&lt;br /&gt;Keduanya berpisah. Sang wartawan segera masuk ke kamar hotel yang tadi telah dipesan oleh pemandu wisata. a tertidur nyenyak sampai tidak tahu kalau sebenarnya&lt;br /&gt;isi kamari itu unik juga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Baru ketka bangun ia tahu kalau kasurnya ternyata Cuma separo, bantalnya juga&lt;br /&gt;Separo, lampu menyala separo, air ledeng mengalir separo, air kemasan dalam&lt;br /&gt;botol beris separo, ketika ia menyalakan televisi, hanya separo layar televisi&lt;br /&gt;yang memancarkan gambar-gambar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia sadar, hari ini benar-benar ada di negeri Korupsiana. Ia memesan nasi goreng,&lt;br /&gt;Telur gorengnya separo, pelayannya berpakaian separo tubuh, wah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam hari, Festival Korups negeri itu dimulai. Dibuka oleh seorang Presiden&lt;br /&gt;“Perhatikan Bapak itu,” bisik pemandu wisata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wartawan itu mengamati seroang Presiden yang tengah berpidato,&lt;br /&gt;“Tak ada yang aneh Bung.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemandu wisata tersenyum. “Perhatikan lagi,” katanya.&lt;br /&gt;“Wah, biasa-bisa saa dia. Orang penting suka pidato itu kan biasa.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Bukan pidatonya yang perlu diperhatikan, pakaiannya Bung.”&lt;br /&gt;Wartawan ditegur begitu segera mengamati pakaian Bapak itu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ya, beliau telah mengorupsi kancing bajunya sendiri. Itu yang seharusnya&lt;br /&gt;lima hanya terpasang tiga. Ya, ya, dasinya dipotong sepertiganya. Wah-wah,&lt;br /&gt;Gila. Kok tali sepatunya hanya satu ang dipakai? Kaos kakinya juga hanya satu.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Begitulah negeri ini. Semua orang telah menyatu dengan nafas korupsi, dari orang tertinggi sampai orang terendah semua mahir ngunthet dan ngoruosi barangnya&lt;br /&gt;Sendiri.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sehabis pidato ada pemukulan gong, hanya sekali, sebagai tanda resmi dimulainya&lt;br /&gt;Festival Korupsi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pembawa acara atau MC lalu menjelaskan bahwa festival ini akan diawali dengan penamplan kelompok-kelompok musik antik dari berbagai pelosok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Pertama kali tampil, Kiai Jangkung, akan menampilkan lagu Tombo A…”&lt;br /&gt;“Harap bersiap kelompok kedua Kiai Jengking, menampilkan lagu terkenal&lt;br /&gt;Ili-ili tandue wong sumili..”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kiai Jangkung dan Kiai Jengking main bagus. “Kelompok ketiga, Kiai Jengkang&lt;br /&gt;Akan menampilkan lagu berjudul Gun-gun pa..”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menjelang pagi, tampil kelompok musik The Mbesengut, menapilkan lagu&lt;br /&gt;Ibu Pertiwi Tengah Berduka. Ditampilkan tanpa musik tanpa syair, cukup&lt;br /&gt;dengan memasang tampang dan wajah mbesengut saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penonton bertepuk tangan, bersorak-sorak.&lt;br /&gt;“Untuk malam ini acara selesai. Sampai jumpa besok malam.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemandu wisata mengajak jalan-jalan, cari makan, sebelum ke hotel.&lt;br /&gt;Ada warung nasi goreng masih buka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wartawan memesan nasi goreng istimewa. Sepiring penuh.&lt;br /&gt;“Lho, rasanya kok anyep, tanpa garam dan bumbu?” protesnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang menjual hanya tersenyum,” Masak nggak tahu Anda ada dimana.”&lt;br /&gt;O, ternyata di negeri ini penjual makanan pun pandai korupsi bumbu&lt;br /&gt;Malah garam saja disembunyikan tak untuk memasak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wartawan itu makin terbiasa dan paham dengan apa yang terjadi,&lt;br /&gt;Ia tidak kaget lagi ketika kopi panasnya pahit tanpa gula.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitulah, malam begikutnya ada lomba nasi tumpeng paling korup.&lt;br /&gt;Tahu juaranya? Juara kedua, nasi itu luarnya tampak kuning karena dipilox&lt;br /&gt;Daun pisangnya diganti daun bambu, telur ayamnya diganti telur puyuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Juara pertama? Berupa penampilan hologram tumpeng yang indah dan&lt;br /&gt;Tampak lezat. Begitu mesin hologram dimatikan, tumpeng lenyap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang seru adalah malam ketiga Festival Korupsi. Malam lomba menampilkan buku yang paling berharag di negeri ini tahun ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Juara buku sastra adalah buku novel yang ketika dibuka ternyata berisi cerpen, dan buku cerpen yang ketika dibaca berisi puisi, dan buku puisi yang ketika dibuka ternyata kosong melompong. Putih. Ini juara pertama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ternyata penyair adalah orang yang paling ahli daam mengkorupsi kata-kata,” begitu kata dewa yuri dalam pidato pertanggungjawaban yuri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitulah, selama empatpuluh hari empatpuluh malam wartawan itu meliput&lt;br /&gt;Festival Korupsi di negeri Korupsiana. Macam-macam hal yang difestivalkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Festival ini ditutup oleh Wakil Presiden negeri itu. Ia datang ke panggung dengan mengenakan kaos bergambar mulut mengangga dan celana pendek kepunyaan isteri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dengan tidak usah berdoa, festival ini saya nyatatakan ditu…”&lt;br /&gt;Penonton bertepuk tangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiba-tiba lampu padam kekurangan stroom. Stroom listrik yang dikorupsi oleh&lt;br /&gt;petugas perusahaan listrik Korupsiana mengakibatkan seluruh lampu di ibukota padam&lt;br /&gt;total, sampai siang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wartawan itu berniat kembali ke negerinya sendiri. Ia ingin membandingkan korupsi&lt;br /&gt;yang ada di negerinya dengan di negeri ajaib Korupsiana ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Betapa terkejutnya ketika pesawat mendarat di kota kelahiran, meluncur tanpa ban, masuk ke kolam jadi ampibi. Lampu sinyal di bandara diganti dengan senthir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Wah, negeriku ternyata jauh lebih maju dibanding negeri tadi,” keluhnya.&lt;br /&gt;Dan ketika akan membuat laporan, semua catatan hilang dan gambar di kamera digital pun tidak ada lagi. Ia lemas. Memilih tidur berhari-hari. 2007&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/27272043-285313420241770833?l=amirhady.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://amirhady.blogspot.com/feeds/285313420241770833/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=27272043&amp;postID=285313420241770833&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27272043/posts/default/285313420241770833'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27272043/posts/default/285313420241770833'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://amirhady.blogspot.com/2009/09/festival-korupsi-di-sebuah-negeri.html' title='FESTIVAL KORUPSI DI SEBUAH NEGERI'/><author><name>PC MUHAMAMDIYAH ANGGANA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08640132165921001261</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/SjL338F4wKI/AAAAAAAAAeQ/nm8lZtosxrg/S220/amir+hady1.bmp'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/Sr1hON7SAbI/AAAAAAAAAmk/QDgHbcFmH0E/s72-c/suap.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-27272043.post-226220601810963516</id><published>2009-08-29T00:19:00.000+08:00</published><updated>2009-08-29T00:21:54.395+08:00</updated><title type='text'>HASRAT INGIN BERUBAH (HIB)</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Hasrat Ingin Berubah…..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika aku masih muda dan bebas berkhayal,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aku bermimpi ingin mengubah dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seiring dengan bertambahnya usia dan kearifanku,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kudapati bahwa dunia tidak kunjung berubah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka cita-cita itu pun agak kupersempit,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;lalu kuputuskan untuk hanya mengubah negeriku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun tampaknya, hasrat itu pun tiada hasil&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika usiaku semakin senja, dengan semangatku yang masih tersisa,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kuputuskan untuk mengubah keluargaku,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;orang-orang yang paling dekat denganku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi malangnya, mereka pun tidak mau berubah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan kini sementara aku berbaring saat ajal menjelang,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiba-tiba kusadari:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Andaikan yang pertama-tama kuubah adalah diriku,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dan dengan menjadikan diriku sebagai teladan,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;mungkin aku dapat mengubah keluargaku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu berkat inspirasi dan dorongan mereka,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;bisa jadi aku pun mampu memperbaiki negeriku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian siapa tahu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aku bahkan dapat mengubah dunia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Dikutip dari The Willingness to Change&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebuah Puisi yang Ditulis Oleh Seorang Anglican Arch Bishop, Inggris)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/27272043-226220601810963516?l=amirhady.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://amirhady.blogspot.com/feeds/226220601810963516/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=27272043&amp;postID=226220601810963516&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27272043/posts/default/226220601810963516'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27272043/posts/default/226220601810963516'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://amirhady.blogspot.com/2009/08/hasrat-ingin-berubah-hib.html' title='HASRAT INGIN BERUBAH (HIB)'/><author><name>PC MUHAMAMDIYAH ANGGANA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08640132165921001261</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/SjL338F4wKI/AAAAAAAAAeQ/nm8lZtosxrg/S220/amir+hady1.bmp'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-27272043.post-1451230041797764366</id><published>2009-08-22T10:06:00.001+08:00</published><updated>2009-08-22T10:12:34.692+08:00</updated><title type='text'>Silahkan Petik Hikmahnya</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/So9T2wDn19I/AAAAAAAAAjk/BU4k0Hz3INM/s1600-h/thawaf.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 133px; height: 87px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/So9T2wDn19I/AAAAAAAAAjk/BU4k0Hz3INM/s400/thawaf.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5372605080554428370" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Petik hikmahnya : (1) yg singkat itu "waktu" (2) yg dekat itu "mati" (3) yg besar itu "nafsu" (4) yg berat itu "amanah" (5) yg sulit itu "ikhlas" (6) yg mudah itu "berbuat dosa" (7) yg abadi itu "amal kebajikan" (8) yg diinvestigasi itu "amal perbuatan" (9) yg diaudit itu "apa yg dimiliki" (10) yg terindah itu "saling mema'afkan" (11) yg paling ringan "meninggalkan sholat" (12) yg paling tajam itu "lidah" (13) yg paling jauh "masa lalu". Bersihkan hati sucikan jiwa. Marhaban ya ramadhan. Mohon ma'af lahir dan bathin, selamat menunaikan dan menegakkan ibadah ramadhan. Semoga ALlah SWT menjadikan kita orang yg bertaqwa.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/27272043-1451230041797764366?l=amirhady.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://amirhady.blogspot.com/feeds/1451230041797764366/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=27272043&amp;postID=1451230041797764366&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27272043/posts/default/1451230041797764366'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27272043/posts/default/1451230041797764366'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://amirhady.blogspot.com/2009/08/silahkan-petik-hikmahnya.html' title='Silahkan Petik Hikmahnya'/><author><name>PC MUHAMAMDIYAH ANGGANA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08640132165921001261</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/SjL338F4wKI/AAAAAAAAAeQ/nm8lZtosxrg/S220/amir+hady1.bmp'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/So9T2wDn19I/AAAAAAAAAjk/BU4k0Hz3INM/s72-c/thawaf.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-27272043.post-1129256488812173600</id><published>2009-07-15T10:53:00.002+08:00</published><updated>2009-07-15T10:59:24.460+08:00</updated><title type='text'>main kelereng</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/Sl1F6ePJUrI/AAAAAAAAAhw/qPsEdIxlM_I/s1600-h/Image001.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 300px; height: 400px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/Sl1F6ePJUrI/AAAAAAAAAhw/qPsEdIxlM_I/s400/Image001.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5358516002492076722" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/Sl1F58jtGjI/AAAAAAAAAho/-cdW8NhFKgU/s1600-h/Image000.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 300px; height: 400px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/Sl1F58jtGjI/AAAAAAAAAho/-cdW8NhFKgU/s400/Image000.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5358515993451502130" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Sambil menunggu anak hari ketiga di SD, sempat melihat anak-anak main kelereng, jadi ingat waktu kecil dulu, juga senang main kelereng, tapi sebenarnya permainan itu bibit dari mulai berkenalan dengan unsur judi, karena ada taruhannya, yaitu siapa yang kalah membayar sebuah kelereng.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/27272043-1129256488812173600?l=amirhady.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://amirhady.blogspot.com/feeds/1129256488812173600/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=27272043&amp;postID=1129256488812173600&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27272043/posts/default/1129256488812173600'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27272043/posts/default/1129256488812173600'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://amirhady.blogspot.com/2009/07/main-kelereng.html' title='main kelereng'/><author><name>PC MUHAMAMDIYAH ANGGANA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08640132165921001261</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/SjL338F4wKI/AAAAAAAAAeQ/nm8lZtosxrg/S220/amir+hady1.bmp'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/Sl1F6ePJUrI/AAAAAAAAAhw/qPsEdIxlM_I/s72-c/Image001.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-27272043.post-7729425273344793027</id><published>2009-07-14T12:09:00.003+08:00</published><updated>2009-07-14T12:15:18.451+08:00</updated><title type='text'>Pertandingan voly dalam rangka HUT RI tahun 2009</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/SlwFe2jYHrI/AAAAAAAAAhY/A9w-cqIm51Y/s1600-h/Image001.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/SlwFe2jYHrI/AAAAAAAAAhY/A9w-cqIm51Y/s400/Image001.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5358163684262158002" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/SlwFe_bEHSI/AAAAAAAAAhQ/8E7cedDoM3Q/s1600-h/Image002.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 300px; height: 400px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/SlwFe_bEHSI/AAAAAAAAAhQ/8E7cedDoM3Q/s400/Image002.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5358163686643211554" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Di lapangan volley samping rumah diselenggarakan pertandingan volley dalam rangka memeriahkan HUT Kemerdekaan RI tahun 2009. Satu regu terdiri dari empat orang pemain, dua putra dan dua putri yang pesertanya diacak dengan undian, supaya tidak bisa memilih pasangan. Ibu termasuk yang ikut bertanding. Jumlah regu sebanyak 16 regu dengan menmggunakan sistim gugur.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/27272043-7729425273344793027?l=amirhady.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://amirhady.blogspot.com/feeds/7729425273344793027/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=27272043&amp;postID=7729425273344793027&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27272043/posts/default/7729425273344793027'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27272043/posts/default/7729425273344793027'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://amirhady.blogspot.com/2009/07/pertandingan-voly-dalam-rangka-hut-ri.html' title='Pertandingan voly dalam rangka HUT RI tahun 2009'/><author><name>PC MUHAMAMDIYAH ANGGANA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08640132165921001261</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/SjL338F4wKI/AAAAAAAAAeQ/nm8lZtosxrg/S220/amir+hady1.bmp'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/SlwFe2jYHrI/AAAAAAAAAhY/A9w-cqIm51Y/s72-c/Image001.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-27272043.post-8100346925036233727</id><published>2009-07-14T12:03:00.002+08:00</published><updated>2009-07-14T12:06:58.072+08:00</updated><title type='text'>Hari kedua di SD Qyqy masih menangis</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/SlwECCcYgjI/AAAAAAAAAhI/oCpF6o2gU1w/s1600-h/Image015.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 240px; height: 320px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/SlwECCcYgjI/AAAAAAAAAhI/oCpF6o2gU1w/s400/Image015.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5358162089726214706" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/SlwEB1msCHI/AAAAAAAAAhA/dKCS5edTGBQ/s1600-h/Image013.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/SlwEB1msCHI/AAAAAAAAAhA/dKCS5edTGBQ/s400/Image013.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5358162086279776370" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/SlwEBTq0WxI/AAAAAAAAAg4/QfLtbLJJo6o/s1600-h/Image016.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/SlwEBTq0WxI/AAAAAAAAAg4/QfLtbLJJo6o/s400/Image016.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5358162077170293522" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Hari kedua di SD, Qyqy sudah tidak ditunggu sama ibu, tapi ditunggu oleh Abah. Awalnya tidak menangis, tapi saat abah mau pergi, Qyqy menangis, padahal abah mau ke kantin saja.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/27272043-8100346925036233727?l=amirhady.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://amirhady.blogspot.com/feeds/8100346925036233727/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=27272043&amp;postID=8100346925036233727&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27272043/posts/default/8100346925036233727'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27272043/posts/default/8100346925036233727'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://amirhady.blogspot.com/2009/07/hari-kedua-di-sd-qyqy-masih-menangis.html' title='Hari kedua di SD Qyqy masih menangis'/><author><name>PC MUHAMAMDIYAH ANGGANA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08640132165921001261</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/SjL338F4wKI/AAAAAAAAAeQ/nm8lZtosxrg/S220/amir+hady1.bmp'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/SlwECCcYgjI/AAAAAAAAAhI/oCpF6o2gU1w/s72-c/Image015.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-27272043.post-3693769669926986196</id><published>2009-07-13T14:35:00.005+08:00</published><updated>2009-07-13T14:47:27.862+08:00</updated><title type='text'>Hari pertama Qyqy belajar di SD</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/SlrYG9sULFI/AAAAAAAAAgw/PfgrWlRGtp8/s1600-h/Image006.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/SlrYG9sULFI/AAAAAAAAAgw/PfgrWlRGtp8/s400/Image006.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5357832320861875282" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/SlrYGoKCzLI/AAAAAAAAAgo/3mY_WtQs9FY/s1600-h/Image007.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/SlrYGoKCzLI/AAAAAAAAAgo/3mY_WtQs9FY/s400/Image007.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5357832315080985778" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;(gambar bawah:Qyqy baris kedua, tangan diatas ransel/tas)&lt;br /&gt;(gambar atas:para ortu di depan pintu kelas)&lt;br /&gt;Beberapa hari sebelum turun belajar di sekolah dasar, Qyqy dibelikan baju seragam, setelah pulang dengan rasa senang dikenakan seragam tersebut, dan menyatakan bahwa sudah pengen cepat-cepat turun ke sekolah, sudah tidak sabar lagi katanya. Abah dan ibu merasa senang dengan pernyataan tersebut. Akan tetapi pada hari pertama ini, setelah baju dikenakan Qyqy minta dipotongkan kuku dengan abah, suasana masih normal, akan tetapi setelah itu Qyqy mulai menangis, rupanya grogi atau bagaimanakah perasaannya, sehingga tetap menangis. Ibu berusaha member pengertian bahwa tidak kan terjadi apa-apa, tapi Qyqy tetap menangis, dan berkata ingin kembali ke sekolah TK ABA saja, tidak mau turun ke SD. Tapi akhirnya mau juga pergi ke sekolah dengan diantar abah dan ibu, asal ibu jangan pergi meninggalkan Qyqy, katanya. Sesampai di sekolah Qyqy tetap menangis, murid baru kelas satu yang lain sudah sebagian duduk dikursi masing-masing. Qyqy masuk diantar ibu menempati kursi yang masih kosong, duduk disebelah salah seorang perempuan. Bu guru belum datang, Qyqy masih menangis, sementara di kursi lain juga ada seorang anak laki-laki yang juga menangis yang dibujuk juga oleh bapaknya. Sebagian dari ibu dan bapak yang mengantar anak-anak yang baru masuk itu juga masih berada di dalam kelas. Kemudian Ibu guru tiba dan masuk ke kelas. Beberapa orang tua ada yang berbicara dengan ibu guru sambil menerima baju batik dan seragam olah raga, dan langsung Ibu bayar harga baju tersebut sebesar 80 ribu. Kemudian lonceng berbunyi, Orang tua dipersilahkan menunggu di luar kelas, tapi masih di depan pintu, begitu pula ibu pergi ke depan pintu, yang penting masih dilihat oleh Qyqy.  Anak-anak dipersilahkan untuk berbaris di depan kelas, Bu guru membimbing cara berbaris. Setelah itu satu persatu anak-anak disuruh masuk dan duduk kembali dikursi masing-masing. Kemudian Bu guru memperkenalkan diri yaitu nama beliau Ibu Sumi Rahayu dengan menulis nama tersebut di papan tulis. Mengeja dan membaca bersama anak-anak. Setelah anak-anak bisa membacanya (karena sebagian sudah kenal huruf sewaktu di TK), bu guru mengabsen para siswa dengan menyebut nama masing-masing. Setelah itu bu guru memberikan pengarahan tentang tata tertib dan peraturan di sekolah, tidak lupa mengajak bernyanyi anak-anak. Suasana sudah mulai mencair.  Kemudian istirahat. Anak-anak keluar begitu pula Qyqy dengan ibu pergi ke kantin untuk beli jajan. Setelah itu masuk kembali ke kelas.  Bu guru mengajari cara berdo’a dan membaca surat Al Fatihah. Pada dasarnya bagi anak-anak yang pernah sekolah TK hal tersebut sudah biasa, tapi karena masih grigi, jadi masih belum lancer. Setelah itu jam 10 pulangan. Ibu abah antar ke smp, Qyqy pulang dulu untuk ganti pakaian, setelah itu di antar ke tempat mbah momong. Abah pergi ke samarinda untuk transfer dana pendidikan Yahya di Madrasah Mu’allimin Muhammadiyah Yogyakarta.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/27272043-3693769669926986196?l=amirhady.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://amirhady.blogspot.com/feeds/3693769669926986196/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=27272043&amp;postID=3693769669926986196&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27272043/posts/default/3693769669926986196'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27272043/posts/default/3693769669926986196'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://amirhady.blogspot.com/2009/07/hari-pertama-qyqy-belajar-di-sd.html' title='Hari pertama Qyqy belajar di SD'/><author><name>PC MUHAMAMDIYAH ANGGANA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08640132165921001261</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/SjL338F4wKI/AAAAAAAAAeQ/nm8lZtosxrg/S220/amir+hady1.bmp'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/SlrYG9sULFI/AAAAAAAAAgw/PfgrWlRGtp8/s72-c/Image006.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-27272043.post-6796947177092115566</id><published>2009-06-20T17:46:00.001+08:00</published><updated>2009-06-20T17:49:37.970+08:00</updated><title type='text'>perayaan kelulusan sma</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/SjywO8AF8DI/AAAAAAAAAfo/vcELnDCpO9g/s1600-h/Image010.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 300px; height: 400px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/SjywO8AF8DI/AAAAAAAAAfo/vcELnDCpO9g/s400/Image010.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5349344228080480306" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/SjywOibXPGI/AAAAAAAAAfg/r_EWORw5-gw/s1600-h/Image011.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 300px; height: 400px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/SjywOibXPGI/AAAAAAAAAfg/r_EWORw5-gw/s400/Image011.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5349344221215538274" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;setelah dinyatakan lulus, para siswa sma ramai-ramai mencoret-coret baju dan dilanjutkan konvoi di jalan raya. prihatin, sebab tidak produktif dan tidak edukatif.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/27272043-6796947177092115566?l=amirhady.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://amirhady.blogspot.com/feeds/6796947177092115566/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=27272043&amp;postID=6796947177092115566&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27272043/posts/default/6796947177092115566'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27272043/posts/default/6796947177092115566'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://amirhady.blogspot.com/2009/06/perayaan-kelulusan-sma.html' title='perayaan kelulusan sma'/><author><name>PC MUHAMAMDIYAH ANGGANA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08640132165921001261</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/SjL338F4wKI/AAAAAAAAAeQ/nm8lZtosxrg/S220/amir+hady1.bmp'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/SjywO8AF8DI/AAAAAAAAAfo/vcELnDCpO9g/s72-c/Image010.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-27272043.post-4744436386193637048</id><published>2009-06-20T17:40:00.002+08:00</published><updated>2009-06-20T17:45:20.465+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='bola voly'/><title type='text'>main bola volly</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/SjyvL4JJvoI/AAAAAAAAAfY/f4rd0jApXP8/s1600-h/S4024272.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/SjyvL4JJvoI/AAAAAAAAAfY/f4rd0jApXP8/s400/S4024272.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5349343075993501314" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/SjyvL_gvLKI/AAAAAAAAAfQ/i3BMUx9p3tI/s1600-h/S4024273.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/SjyvL_gvLKI/AAAAAAAAAfQ/i3BMUx9p3tI/s400/S4024273.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5349343077971471522" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/SjyvLkmBFBI/AAAAAAAAAfI/GxVJtCZOpME/s1600-h/S4024274.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/SjyvLkmBFBI/AAAAAAAAAfI/GxVJtCZOpME/s400/S4024274.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5349343070745859090" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Ibu main bola volly melawan klub RT tetangga.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/27272043-4744436386193637048?l=amirhady.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://amirhady.blogspot.com/feeds/4744436386193637048/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=27272043&amp;postID=4744436386193637048&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27272043/posts/default/4744436386193637048'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27272043/posts/default/4744436386193637048'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://amirhady.blogspot.com/2009/06/main-bola-volly.html' title='main bola volly'/><author><name>PC MUHAMAMDIYAH ANGGANA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08640132165921001261</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/SjL338F4wKI/AAAAAAAAAeQ/nm8lZtosxrg/S220/amir+hady1.bmp'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/SjyvL4JJvoI/AAAAAAAAAfY/f4rd0jApXP8/s72-c/S4024272.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-27272043.post-2848069638864592408</id><published>2009-06-14T12:42:00.005+08:00</published><updated>2009-06-14T12:52:24.552+08:00</updated><title type='text'>Professor Termuda AS ternyata adalah orang Indonesia</title><content type='html'>&lt;span style="color: rgb(102, 204, 204);font-size:130%;" &gt;&lt;b&gt;Nelson Tansu&lt;/b&gt; meraih gelar Profesor di bidang Electrical Engineering di Amerika sebelum berusia 30 tahun. Karena last name-nya mirip nama Jepang, banyak petinggi Jepang yang mengajaknya "pulang ke Jepang" untuk membangun Jepang. Tapi Prof. Tansu mengatakan kalau dia adalah pemegang paspor hijau berlogo Garuda Pancasila. Namun demikian, ia belum mau pulang ke Indonesia . Kenapa?&lt;br /&gt;Nelson Tansu lahir di Medan , 20 October 1977. Lulusan terbaik dari SMA Sutomo 1 Medan. Pernah menjadi finalis team Indonesia di Olimpiade Fisika. Meraih gelar Sarjana dari Wisconsin University pada bidang Applied Mathematics, Electrical Engineering and Physics (AMEP) yang ditempuhnya hanya dalam 2 tahun 9 bulan, dan dengan predikat Summa Cum Laude. Kemudian meraih gelar Master pada bidang yang sama, dan meraih gelar Doktor (Ph.D) di bidang Electrical Engineering pada usia 26 tahun. Ia mengaku orang tuanya hanya membiayai-nya hingga sarjana saja. Selebihnya, ia dapat dari beasiswa hingga meraih gelar Doktorat. Dia juga merupakan orang Indonesia pertama yang menjadi Profesor di Lehigh University tempatnya bekerja sekarang.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center; color: rgb(102, 204, 204);"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;a rel="nofollow" href="http://4.bp.blogspot.com/_rlTOI_eC7dY/SfVBXJb0HwI/AAAAAAAAFwM/IT2QGEOJRA8/s1600-h/Nelson_Tansu.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img style="text-align: center; height: 173px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_rlTOI_eC7dY/SfVBXJb0HwI/AAAAAAAAFwM/IT2QGEOJRA8/s400/Nelson_Tansu.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 204, 204);font-size:130%;" &gt;Thesis Doktorat-nya mendapat award sebagai "The 2003 Harold A. Peterson Best ECE Research Paper Award" mengalahkan 300 thesis Doktorat lainnya. Secara total, ia sudah menerima 11 scientific award di tingkat internasional, sudah mempublikasikan lebih 80 karya di berbagai journal internasional dan saat ini adalah visiting professor di 18 perguruan tinggi dan institusi riset. Ia juga aktif diundang sebagai pembicara di berbagai even internasional di Amerika, Kanada, Eropa dan Asia .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena namanya mirip dengan bekas Perdana Menteri Turki, Tansu Ciller, dan juga mirip nama Jepang, Tansu, maka pihak Turki dan Jepang banyak yang mencoba membajaknya untuk "pulang". Tapi dia selalu menjelaskan kalau dia adalah orang Indonesia . Hingga kini ia tetap memegang paspor hijau berlogo Garuda Pancasila dan tidak menjadi warga negara Amerika Serikat. Ia cinta Indonesia katanya. Tetapi, melihat atmosfir riset yang sangat mendukung di Amerika , ia menyatakan belum mau pulang dan bekerja di Indonesia . Bukan apa-apa, harus kita akui bahwa Indonesia terlalu kecil untuk ilmuwan sekaliber Prof. Nelson Tansu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia juga menyatakan bahwa di Amerika, ilmuwan dan dosen adalah profesi yang sangat dihormati di masyarakat. Ia tidak melihat hal demikian di Indonesia . Ia menyatatakan bahwa penghargaan bagi ilmuwan dan dosen di Indonesia adalah rendah. Lihat saja penghasilan yang didapat dari kampus. Tidak cukup untuk membiayai keluarga si peneliti/dosen. Akibatnya, seorang dosen harus mengambil pekerjaan lain, sebagai konsultan di sektor swasta, mengajar di banyak perguruan tinggi, dan sebagianya. Dengan demikian, seorang dosen tidak punya waktu lagi untuk melakkukan riset dan membuat publikasi ilmiah. Bagaimana perguruan tinggi Indonesia bisa dikenal di luar negeri jika tidak pernah menghasilkan publikasi ilmiah secara internasional?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Prof. Tansu juga menjelaskan kalau di US atau Singapore , gaji seorang profesor adalah 18-30 kali lipat lebih dari gaji professor di Indonesia . Sementara, biaya hidup di Indonesia cuma lebih murah 3 kali saja. Maka itu, ia mengatakan adalah sangat wajar jika seorang profesor lebih memilih untuk tidak bekerja di Indonesia . Panggilan seorang profesor atau dosen adalah untuk meneliti dan membuat publikasi ilmiah, tapi bagaimana mungkin bisa ia lakukan jika ia sendiri sibuk "cari makan".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="color: rgb(102, 204, 204);" align="center"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;INDONESIA LAYAK BERBANGGA&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Dari: Isna Asyri Syahrina &lt;'email:syahrina_psi@yahoo.co.id'&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/27272043-2848069638864592408?l=amirhady.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://amirhady.blogspot.com/feeds/2848069638864592408/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=27272043&amp;postID=2848069638864592408&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27272043/posts/default/2848069638864592408'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27272043/posts/default/2848069638864592408'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://amirhady.blogspot.com/2009/06/professor-termuda-as-ternyata-adalah.html' title='Professor Termuda AS ternyata adalah orang Indonesia'/><author><name>PC MUHAMAMDIYAH ANGGANA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08640132165921001261</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/SjL338F4wKI/AAAAAAAAAeQ/nm8lZtosxrg/S220/amir+hady1.bmp'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_rlTOI_eC7dY/SfVBXJb0HwI/AAAAAAAAFwM/IT2QGEOJRA8/s72-c/Nelson_Tansu.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-27272043.post-5196718427685514714</id><published>2009-06-13T08:27:00.002+08:00</published><updated>2009-06-13T08:38:12.760+08:00</updated><title type='text'>Inspiring Story :  HATI SEORANG AYAH</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/SjL0IPr5qkI/AAAAAAAAAeI/0TBowDxyvsQ/s1600-h/S4023764.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 300px; height: 400px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/SjL0IPr5qkI/AAAAAAAAAeI/0TBowDxyvsQ/s400/S4023764.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5346604130128996930" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/SjL0H0z5vdI/AAAAAAAAAeA/8bshj3WU5Fs/s1600-h/S4023961.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 300px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/SjL0H0z5vdI/AAAAAAAAAeA/8bshj3WU5Fs/s400/S4023961.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5346604122914799058" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;font-size:100%;"&gt;Suatu ketika, ada seorang anak wanita bertanya kepada&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;font-size:100%;"&gt;Ayahnya, tatkala tanpa sengaja dia melihat Ayahnya sedang mengusap&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;font-size:100%;"&gt;wajahnya yang mulai berkerut-merut dengan badannya yang terbungkuk-&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;font-size:100%;"&gt;bungkuk, disertai suara batuk-batuknya. Anak wanita itu bertanya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;font-size:100%;"&gt;pada ayahnya: Ayah , mengapa wajah Ayah kian berkerut-merut dengan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;font-size:100%;"&gt;badan Ayah yang kian hari kian terbungkuk?" Demikian pertanyaannya,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;font-size:100%;"&gt;ketika Ayahnya sedang santai di beranda.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;font-size:100%;"&gt;Ayahnya menjawab : "Sebab aku Laki-laki." Itulah jawaban&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;font-size:100%;"&gt;Ayahnya. Anak wanita itu berguman : " Aku tidak mengerti."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;font-size:100%;"&gt;Dengan kerut-kening karena jawaban Ayahnya membuatnya tercenung rasa&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;font-size:100%;"&gt;penasaran. Ayahnya hanya tersenyum, lalu dibelainya rambut anak&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;font-size:100%;"&gt;wanita itu, terus menepuk nepuk bahunya, kemudian Ayahnya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;font-size:100%;"&gt;mengatakan : "Anakku, kamu memang belum mengerti tentang  Laki-laki."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;font-size:100%;"&gt;Demikian bisik Ayahnya, membuat anak wanita itu tambah kebingungan..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;font-size:100%;"&gt;Karena penasaran, kemudian anak wanita itu menghampiri&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;font-size:100%;"&gt;Ibunya lalu bertanya :"Ibu mengapa wajah ayah menjadi berkerut-merut&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;font-size:100%;"&gt;dan badannya kian hari kian terbungkuk? Dan sepertinya Ayah menjadi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;font-size:100%;"&gt;demikian tanpa ada keluhan dan rasa sakit?"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;font-size:100%;"&gt;Ibunya menjawab: "Anakku, jika seorang Laki-laki yang benar&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;font-size:100%;"&gt;benar bertanggung jawab terhadap keluarga itu memang akan demikian."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;font-size:100%;"&gt;Hanya itu jawaban Sang Bunda.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;font-size:100%;"&gt;Anak wanita itupun kemudian tumbuh menjadi dewasa, tetapi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;font-size:100%;"&gt;dia tetap saja penasaran.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;font-size:100%;"&gt;Hingga pada suatu malam, anak wanita itu bermimpi. Di dalam mimpi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;font-size:100%;"&gt;itu seolah-olah dia mendengar suara yang sangat lembut, namun jelas&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;font-size:100%;"&gt;sekali. Dan kata-kata yang terdengar dengan jelas itu ternyata suatu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;font-size:100%;"&gt;rangkaian kalimat sebagai jawaban rasa penasarannya selama ini.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;font-size:100%;"&gt;"Saat Ku-ciptakan Laki-laki, aku membuatnya sebagai pemimpin&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;font-size:100%;"&gt;keluarga serta sebagai tiang penyangga dari bangunan keluarga, dia&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;font-size:100%;"&gt;senantiasa akan menahan setiap ujungnya, agar keluarganya merasa&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;font-size:100%;"&gt;aman teduh dan terlindungi. "&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;font-size:100%;"&gt;"Ku-ciptakan bahunya yang kekar &amp;amp; berotot untuk membanting&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;font-size:100%;"&gt;tulang menghidupi seluruh keluarganya &amp;amp; kegagahannya harus cukup&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;font-size:100%;"&gt;kuat pula untuk melindungi seluruh keluarganya. "&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;font-size:100%;"&gt;"Ku-berikan kemauan padanya agar selalu berusaha mencari&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;font-size:100%;"&gt;sesuap nasi yang berasal dari tetesan keringatnya sendiri yang halal&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;font-size:100%;"&gt;dan bersih, agar keluarganya tidak terlantar, walaupun seringkali&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;font-size:100%;"&gt;dia mendapatkan cercaan dari anak-anaknya. "&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;font-size:100%;"&gt;"Kuberikan Keperkasaan &amp;amp; mental baja yang akan membuat&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;font-size:100%;"&gt;dirinya pantang menyerah, demi keluarganya dia merelakan kulitnya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;font-size:100%;"&gt;tersengat panasnya matahari, demi keluarganya dia merelakan badannya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;font-size:100%;"&gt;basah kuyup kedinginan karena tersiram hujan dan hembusan angin, dia&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;font-size:100%;"&gt;relakan tenaga perkasanya terkuras demi keluarganya  &amp;amp; yang selalu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;font-size:100%;"&gt;dia ingat, adalah disaat semua orang menanti kedatangannya dengan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;font-size:100%;"&gt;mengharapkan hasil dari jerih payahnya."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;font-size:100%;"&gt;"Ku berikan kesabaran, ketekunan serta keuletan yang akan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;font-size:100%;"&gt;membuat dirinya selalu berusaha merawat &amp;amp; membimbing keluarganya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;font-size:100%;"&gt;tanpa adanya keluh kesah, walaupun disetiap perjalanan hidupnya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;font-size:100%;"&gt;keletihan dan kesakitan kerap kali menyerangnya. "&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;font-size:100%;"&gt;"Ku berikan perasaan keras dan gigih untuk berusaha berjuang&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;font-size:100%;"&gt;demi mencintai &amp;amp; mengasihi keluarganya, didalam kondisi &amp;amp; situasi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;font-size:100%;"&gt;apapun juga, walaupun tidaklah jarang anak-anaknya melukai&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;font-size:100%;"&gt;perasaannya melukai hatinya. Padahal perasaannya itu pula yang telah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;font-size:100%;"&gt;memberikan perlindungan rasa aman pada saat dimana anak-anaknya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;font-size:100%;"&gt;tertidur lelap. Serta sentuhan perasaannya itulah yang memberikan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;font-size:100%;"&gt;kenyamanan bila saat dia sedang menepuk-nepuk bahu anak-anaknya agar&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;font-size:100%;"&gt;selalu saling menyayangi &amp;amp; mengasihi sesama saudara."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;font-size:100%;"&gt;"Ku-berikan  kebijaksanaan &amp;amp; kemampuan padanya untuk&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;font-size:100%;"&gt;memberikan pengetahuan padanya untuk memberikan pengetahuan &amp;amp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;font-size:100%;"&gt;menyadarkan, bahwa Istri yang baik adalah Istri yang setia terhadap&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;font-size:100%;"&gt;Suaminya, Istri yang baik adalah Istri yang senantiasa menemani.. &amp;amp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;font-size:100%;"&gt;bersama-sama menghadapi perjalanan hidup baik suka maupun duka,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;font-size:100%;"&gt;walaupun seringkali kebijaksanaannya itu akan menguji setiap&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;font-size:100%;"&gt;kesetiaan yang diberikan kepada Istri, agar tetap berdiri, bertahan,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;font-size:100%;"&gt;sejajar &amp;amp; saling melengkapi serta saling menyayangi."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;font-size:100%;"&gt;"Ku-berikan kerutan diwajahnya agar menjadi bukti bahwa Laki-&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;font-size:100%;"&gt;laki itu senantiasa berusaha sekuat daya pikirnya untuk mencari &amp;amp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;font-size:100%;"&gt;menemukan cara agar keluarganya bisa hidup di dalam keluarga bahagia&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;font-size:100%;"&gt;&amp;amp; BADANNYA YANG TERBUNGKUK agar dapat membuktikan, bahwa sebagai&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;font-size:100%;"&gt;laki-laki yang bertanggungjawab terhadap seluruh keluarganya,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;font-size:100%;"&gt;senantiasa berusaha mencurahkan sekuat tenaga serta segenap&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;font-size:100%;"&gt;perasaannya,  kekuatannya, keuletannya demi kelangsungan hidup&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;font-size:100%;"&gt;keluarganya. "&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;font-size:100%;"&gt;"Ku-berikan Kepada Laki-laki tanggung jawab penuh sebagai&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;font-size:100%;"&gt;Pemimpin keluarga, sebagai Tiang penyangga, agar dapat dipergunakan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;font-size:100%;"&gt;dengan sebaik-baiknya. dan hanya inilah kelebihan yang dimiliki oleh&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;font-size:100%;"&gt;laki-laki, walaupun sebenarnya tanggung jawab ini adalah Amanah di&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;font-size:100%;"&gt;Dunia &amp;amp; Akhirat."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;font-size:100%;"&gt;Terbangun anak wanita itu, dan segera dia berlari, berlutut&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;font-size:100%;"&gt;&amp;amp; berdoa hingga menjelang subuh. Setelah itu dia hampiri bilik&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;font-size:100%;"&gt;Ayahnya yang sedang berdoa, ketika Ayahnya berdiri anak wanita itu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;font-size:100%;"&gt;merengkuh dan mencium telapak tangan Ayanya. " AKU MENDENGAR &amp;amp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;font-size:100%;"&gt;MERASAKAN BEBANMU, AYAH."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;font-size:100%;"&gt;Dunia ini memiliki banyak keajaiban, segala ciptaan Tuhan yang&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;font-size:100%;"&gt;begitu agung,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;font-size:100%;"&gt;tetapi tak satu pun yang dapat menandingi keindahan tangan Ayah...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;font-size:100%;"&gt;With Love&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;font-size:100%;"&gt;to All Father " JIKA KAMU MENCINTAI Ayah mu / sekarang merasa&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;font-size:100%;"&gt;sebagai AYAH KIRIMLAH CERITA INI KEPADA  ORANG&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;font-size:100%;"&gt;LAIN, AGAR SELURUH ORANG DIDUNIA INI DAPAT MENCINTAI DAN MENYAYANGI&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;font-size:100%;"&gt;AYAHNYA &amp;amp; Dan Mencintai Kita Sebagai Seorang Ayah&lt;br /&gt;(sumber : e mail anonim)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/27272043-5196718427685514714?l=amirhady.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://amirhady.blogspot.com/feeds/5196718427685514714/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=27272043&amp;postID=5196718427685514714&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27272043/posts/default/5196718427685514714'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27272043/posts/default/5196718427685514714'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://amirhady.blogspot.com/2009/06/inspiring-story-hati-seorang-ayah.html' title='Inspiring Story :  HATI SEORANG AYAH'/><author><name>PC MUHAMAMDIYAH ANGGANA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08640132165921001261</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/SjL338F4wKI/AAAAAAAAAeQ/nm8lZtosxrg/S220/amir+hady1.bmp'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/SjL0IPr5qkI/AAAAAAAAAeI/0TBowDxyvsQ/s72-c/S4023764.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-27272043.post-1630896772614869312</id><published>2009-06-08T16:51:00.004+08:00</published><updated>2009-06-08T17:13:08.074+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='mulawarman'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kutai'/><title type='text'>SITUS KERAJAAN KUTAI MULAWARMAN ING MARTADIPURA</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/SizU1jCuGJI/AAAAAAAAAdg/siZAMf6Kbyw/s1600-h/DSC04373.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 300px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/SizU1jCuGJI/AAAAAAAAAdg/siZAMf6Kbyw/s400/DSC04373.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5344880874186741906" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/SizU1ecoCyI/AAAAAAAAAdY/-F_QVEI2Rk8/s1600-h/DSC04369.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 300px; height: 400px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/SizU1ecoCyI/AAAAAAAAAdY/-F_QVEI2Rk8/s400/DSC04369.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5344880872953219874" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;LESONG BATU, terletak di Desa Muara Kaman Ulu, Kec.Muara Kaman, Kab.Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur. Dianggap sebagai pusat kerajaan tertua di Nusantara, yaitu Karajaan Kutai.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/27272043-1630896772614869312?l=amirhady.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://amirhady.blogspot.com/feeds/1630896772614869312/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=27272043&amp;postID=1630896772614869312&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27272043/posts/default/1630896772614869312'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27272043/posts/default/1630896772614869312'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://amirhady.blogspot.com/2009/06/situs-kerajaan-kutai-mulawarman-ing.html' title='SITUS KERAJAAN KUTAI MULAWARMAN ING MARTADIPURA'/><author><name>PC MUHAMAMDIYAH ANGGANA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08640132165921001261</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/SjL338F4wKI/AAAAAAAAAeQ/nm8lZtosxrg/S220/amir+hady1.bmp'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/SizU1jCuGJI/AAAAAAAAAdg/siZAMf6Kbyw/s72-c/DSC04373.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-27272043.post-8158935376877683261</id><published>2009-05-28T11:41:00.001+08:00</published><updated>2009-05-28T11:44:32.015+08:00</updated><title type='text'>Camat Anggana Lounching PIK KRR Rasega</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/Sh4Ifa4d1NI/AAAAAAAAAbo/V4GXseC8sUY/s1600-h/rasega.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/Sh4Ifa4d1NI/AAAAAAAAAbo/V4GXseC8sUY/s400/rasega.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5340715543993111762" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Berangkat dari keprihatinan dimana kondisi 10 tahun terakhir di kalangan remaja yang jumlahnya di Indonesia 64 juta sangat mengkhawatirkan, menjadikan satu alasan yang paling mendasar bagi Camat Anggana Bapak Akh.Taufik Hidayat,S.IP untuk mendirikan Pusat Informasi dan Konseling Kesehatan Reproduksi Remaja  disingkat PIK-KRR “Rasega” (Remaja Sehat Anggana)  di Kecamatan Anggana.&lt;br /&gt;Pada Hari Rabu 27 Mei 2009, telah diselenggarakan Launching dan Sosialisasi PIK-KRR “Rasega”, oleh Camat Anggana dan disaksikan oleh Kepala Bidang Keluarga Berencana Badan Keluarga Berencana, Pemberdayaan perempuan dan perlindungan Anak kabupaten Kutai kartanegara. Acara tersebut  dihadiri seluruh pengurus PIK KRR dan  sejumlah siswa-siswi SMA Negeri 1 Anggana dan Madrasah Aliyah Miftahul Ulum Sungai Mariam.&lt;br /&gt;Bapak Camat Anggana dalam sambutannya amenyampaikan bahwa Masa remaja adalah masa transisi dari masa anak-anak kemasa dewasa, adalah masa transisi dari masa ketergantungan menjadi masa kemandirian, dan adalah masa pembentukan identitas dan karakter individu. Oleh sebab itu masa remaja menjadi sangat penting dan merupakan kunci kesuksesan menuju manusia dewasa, yang sehat, produktif, berkepribadian yang kokoh, peduli dan tanggap lingkungan. Melalui generasi muda yang sukses melewati masa remaja inilah akan tumbuh keluarga yang bahagia dan sejahtera, dan melalui remaja ini pula bangsa Indonesia akan menitipkan  masa depannya menuju bangsa yang bermartabat, bangsa yang terhormat, dan bisa memberikan peran penting bagi upaya perbaikan kehidupan bangsa-bangsa di dunia.&lt;br /&gt;Banyak hal yang berkaitan dan dapat menjadi pemicu kenaikan angka-angka ini, termasuk diantaranya adalah kurangnya pengetahuan tentang kesehatan reproduksi, terbatasnya pemahaman dan kesadaran beragama, peran media masa dengan infotainmentnya yang sangat intens, pengaruh teman dan keluarga yang kurang baik, dan persepsi yang keliru serta kemampuan adaptasi yang  lemah terhadap sesuatu yang terjadi di lingkungannya. Seiring dengan pesatnya perkembangan teknologi informasi di era global ini, remaja lebih mudah mengakses dan terkekspos terhadap berbagai bentuk informasi yang baik maupun yang buruk, yang positif maupun yang negatif, yang menguntungkan atau yang merugikan, kapan saja dan dimana saja. Tidak ada seorangpun yang mampu dan tidak ada satu cara apapun yang efektif untuk bisa mencegah dan menghalangi remaja untuk bisa komunikasi dengan dunia luar, bahkan dibalik jeruji sel-pun seorang remaja masih bisa mengakses dunia maya. Hal ini tentu berbeda sekali dengan situasi remaja di zaman siti nurbaya. Dalam kenyataannya  budaya artis, budaya pop, budaya instan dan aneka ragam informasi lain yang kurang mendidik dan menempatkan remaja pada ”a more risky behavior” di kemas lebih baik, lebih menarik dan diekpos lebih sering kepada para remaja sehingga banyak remaja terutama di kota-kota besar yang tidak berdaya untuk membedakan ”what is really good” dari ”what is just looking good”, “what should be done” dari “what should not be done”. Sebagai akibatnya, tidak sedikit dari remaja kita yang terjebak pada TRIAD ”adolecent risk” atau tiga risiko utama remaja, yaitu premarital sex, napza dan HIV-AIDS. Sebagai akibat lebih lanjut, umumnya mereka putus sekolah, menjadi pengangguran, dan lain sebagainya yang mengarahkan pada perilaku yang lebih merugikan dan membahayakan termasuk tindak kriminal dan bunuh diri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai wujud kepedulian dan rasa tanggungjawab kami terhadap persoalan –persoalan diatas, Camat Anggana bekerja sama dengan Badan Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak kab.Kukar hari ini me-lounching berdirinya Pusat Informasi &amp; Konseling-Kesehatan Reproduksi Remaja yang diberi nama ”Rasega (Remaja sehat Anggana)”. Melalui Rasega ini mudah-mudah bisa berbuat lebih dan bisa memberikan kontribusi dalam pembangunan bangsa Indonesia tercinta ini khususnya pada upaya peningkatan kualitas dan kesehatan remaja Indonesia. Melalui Rasega ini pula mudah-mudahan para pengelola yang sebagian besar remaja dapat memberikan informasi yang seimbang tentang kesehatan reproduksi dan tentang isu-isu baru dikalangan remaja, memberikan sinar cahaya (guiding light) yang bisa mengarahkan remaja pada perilaku yang positif, sehat, dan produktif, yaitu perilaku yang dapat mengantarkan para remaja menjadi generasi muda yang sehat, cerdas dan produktif, bermanfaat, bagi diri sendiri, keluarga dan bangsa Indonesia.&lt;br /&gt;Bpk. H.Hendriansyah Amin,Sm.Ph, M.Si selaku Kepala Bidang Keluarga Berencana  Badan Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak kab.Kukar dalam sambutannya mengatakan masalah kesehatan reproduksi remaja telah menuntut perhatian semua pihak, baik pemerintah maupun swasta, guru, dosen, orang tua, dan masyarakat luas karena masalahnya yang komplek dan makin hari makin meningkat. Pada saat ini, kurang lebih 64 juta penduduk Indonesia atau seper-empat penduduk Indonesia adalah berusia remaja. &lt;br /&gt;Data empiris dilapangan menunjukkan bahwa cukup besar jumlah remaja yang salah langkah, salah arah, dan terjebak pada perilaku yang merugikan diri sendiri, membuat kabut masa depannya, mencederai diri sendiri, bahkan mencelakakan diri sendiri.  Beberapa survei yang dilakukan di kota-kota besar Indonesia dalam 10 tahun terakhir ini menunjukkan bahwa 40% remaja Indonesia mempraktek-kan sex pranikah. Data empirik juga menunjukkan bahwa pengguna napza dan penderita HIV-AIDS di Indonesia dari tahun ketahun meningkat jumlahnya. Yang cukup mencengangkan ialah bahwa penduduk remaja memberikan kontribusi 70% dari pengguna napza, dan 50% dari pengidap HIV-AIDS. Meski angka ini belum setinggi yang bisa ditemukan di negara-negara Eropa dan Amerika, tetapi angka ini terus meningkat dari waktu kewaktu dan jika tidak ada perhatian yang serius dari semua pihak, baik pemerintah maupun swasta tentu bisa menjadi sumber petaka bagi bangsa.&lt;br /&gt;Oleh karena itulah beliau sangat menghargai peresmian PIK-KRR Rasega ini. Dengan acara ini beliau berharap kita semua menyadari masalah besar yang dihadapi oleh remaja sehingga kita semua dengan komitmen yang sangat kuat untuk secara bersama-sama mengatasai dan membantu para remaja untuk tidak menjadi korban dari resiko Kesehatan Reproduksi Remaja.&lt;br /&gt;PIK-KRR yang ingin dikembangkan adalah PIK-KRR yang tidak saja memberikan informasi dan konseling tentang Kesehatan Reproduksi kepada para remaja dan mahasiswa, tetapi juga PIK-KRR yang mampu memberikan kesempatan pada para remaja untuk curhat dan mendiskusikan cara-cara untuk mengatasi berbagai stres dan pengaruh negatif.&lt;br /&gt;PIK-KRR Rasega adalah suatu unit kegiatan yang menaruh perhatian terhadap Problematika Remaja, Narkoba, KTD, HIV/AIDS dan masih banyak lagi. Melalui PIK-KRR, para remaja akan paham tentang kesehatan reproduksinya dan menerapkan pendewasaan usia perkawinannya dan menghindari penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan terlarang lainnya,”&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/27272043-8158935376877683261?l=amirhady.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://amirhady.blogspot.com/feeds/8158935376877683261/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=27272043&amp;postID=8158935376877683261&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27272043/posts/default/8158935376877683261'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27272043/posts/default/8158935376877683261'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://amirhady.blogspot.com/2009/05/camat-anggana-lounching-pik-krr-rasega.html' title='Camat Anggana Lounching PIK KRR Rasega'/><author><name>PC MUHAMAMDIYAH ANGGANA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08640132165921001261</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/SjL338F4wKI/AAAAAAAAAeQ/nm8lZtosxrg/S220/amir+hady1.bmp'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/Sh4Ifa4d1NI/AAAAAAAAAbo/V4GXseC8sUY/s72-c/rasega.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-27272043.post-7298631004908709066</id><published>2009-04-05T17:25:00.002+08:00</published><updated>2009-04-06T15:17:14.253+08:00</updated><title type='text'>iseng tapi kreatif</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;sumber : http://lunjap.wordpress.com/&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/Sdmrr0vssuI/AAAAAAAAAbg/sYrenHq7tOo/s1600-h/ponarisweat1.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 339px; height: 400px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/Sdmrr0vssuI/AAAAAAAAAbg/sYrenHq7tOo/s400/ponarisweat1.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5321473204096381666" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/SdmrrrVpQmI/AAAAAAAAAbY/CK3WaIN_40Y/s1600-h/batucelupponari.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/SdmrrrVpQmI/AAAAAAAAAbY/CK3WaIN_40Y/s400/batucelupponari.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5321473201571185250" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/27272043-7298631004908709066?l=amirhady.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://amirhady.blogspot.com/feeds/7298631004908709066/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=27272043&amp;postID=7298631004908709066&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27272043/posts/default/7298631004908709066'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27272043/posts/default/7298631004908709066'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://amirhady.blogspot.com/2009/04/iseng-tapi-kreatif.html' title='iseng tapi kreatif'/><author><name>PC MUHAMAMDIYAH ANGGANA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08640132165921001261</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/SjL338F4wKI/AAAAAAAAAeQ/nm8lZtosxrg/S220/amir+hady1.bmp'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/Sdmrr0vssuI/AAAAAAAAAbg/sYrenHq7tOo/s72-c/ponarisweat1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-27272043.post-7508567848377799310</id><published>2009-03-29T15:59:00.003+08:00</published><updated>2009-03-29T16:12:35.462+08:00</updated><title type='text'>Donor Darah di Milad IMM</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/Sc8tSGWmkCI/AAAAAAAAAag/DSzww0AKBf0/s1600-h/DSC04265.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 400px; height: 300px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/Sc8tSGWmkCI/AAAAAAAAAag/DSzww0AKBf0/s400/DSC04265.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5318519473914155042" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/Sc8tRy-gpHI/AAAAAAAAAaY/INm3i0CnUJ4/s1600-h/DSC04264.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 400px; height: 300px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/Sc8tRy-gpHI/AAAAAAAAAaY/INm3i0CnUJ4/s400/DSC04264.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5318519468712830066" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Disela-sela penyelenggaraan Lokakarya Peranan Jaringan Dalam Pengembangan Dakwah Muhammadiyah yang diselenggarakan oleh LPPM STIE Muhammdiyah Samarinda, dan bertepatan dengan peringatan Milad IMM yang digagas oleh IMM Komisariat STIEM Samarinda, diselenggaraan bakti sosial berupa pengumpulan donor darah oleh Palang Merah Indonesi (PMI) Samarinda. Penulis ikut berpartisipasi menyumbang darah dengan menjadi pendonor.  &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/27272043-7508567848377799310?l=amirhady.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://amirhady.blogspot.com/feeds/7508567848377799310/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=27272043&amp;postID=7508567848377799310&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27272043/posts/default/7508567848377799310'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27272043/posts/default/7508567848377799310'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://amirhady.blogspot.com/2009/03/donor-darah-di-milad-imm.html' title='Donor Darah di Milad IMM'/><author><name>PC MUHAMAMDIYAH ANGGANA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08640132165921001261</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/SjL338F4wKI/AAAAAAAAAeQ/nm8lZtosxrg/S220/amir+hady1.bmp'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/Sc8tSGWmkCI/AAAAAAAAAag/DSzww0AKBf0/s72-c/DSC04265.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-27272043.post-3379716667057847594</id><published>2009-03-16T23:41:00.006+08:00</published><updated>2009-03-19T00:11:28.168+08:00</updated><title type='text'>MARIO TEGUH STAR POINT</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/ScBb68VEdoI/AAAAAAAAAZo/DUylzW7b-KU/s1600-h/MTSP-20090112-Pura_pura_itu_sesuatu_yg_perlu.gif"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 400px; height: 395px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/ScBb68VEdoI/AAAAAAAAAZo/DUylzW7b-KU/s400/MTSP-20090112-Pura_pura_itu_sesuatu_yg_perlu.gif" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5314348628482225794" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/ScEahE4--QI/AAAAAAAAAZw/tivCy3L2to4/s1600-h/MTSP-20090105-Kepurapuraan_dan_kepalsuan.gif"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 400px; height: 395px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/ScEahE4--QI/AAAAAAAAAZw/tivCy3L2to4/s400/MTSP-20090105-Kepurapuraan_dan_kepalsuan.gif" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5314558190824651010" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/ScBb68VEdoI/AAAAAAAAAZo/DUylzW7b-KU/s1600-h/MTSP-20090112-Pura_pura_itu_sesuatu_yg_perlu.gif"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/27272043-3379716667057847594?l=amirhady.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://amirhady.blogspot.com/feeds/3379716667057847594/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=27272043&amp;postID=3379716667057847594&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27272043/posts/default/3379716667057847594'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27272043/posts/default/3379716667057847594'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://amirhady.blogspot.com/2009/03/mario-teguh-strat-point.html' title='MARIO TEGUH STAR POINT'/><author><name>PC MUHAMAMDIYAH ANGGANA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08640132165921001261</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/SjL338F4wKI/AAAAAAAAAeQ/nm8lZtosxrg/S220/amir+hady1.bmp'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/ScBb68VEdoI/AAAAAAAAAZo/DUylzW7b-KU/s72-c/MTSP-20090112-Pura_pura_itu_sesuatu_yg_perlu.gif' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-27272043.post-6136764762912199465</id><published>2009-03-16T23:41:00.001+08:00</published><updated>2009-03-16T23:53:46.854+08:00</updated><title type='text'>Vatikan Himbau Industri Keuangan Barat Adopsi Sistem Syariah Islam</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/Sb510pI1ZjI/AAAAAAAAAZg/unXrk5uXtBg/s1600-h/fxdwr7.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 350px; height: 269px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/Sb510pI1ZjI/AAAAAAAAAZg/unXrk5uXtBg/s400/fxdwr7.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5313814157600319026" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Vatikan menghimbau industri perbankan mengadaptasi sistem keuangan syariah untuk memulihkan kepercayaan para nasabah dan mengatasi krisis yang melanda industri keuangan global.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Surat kabar resmi Vatikan Osservatore Romano dalam sebuah artikelnya menulis, bahwa sistem keuangan syariah yang mengedepankan etika bisa membawa para nasabah untuk kembali percaya pada sistem keuangan dan semangat dari makna layangan jasa keuangan yang sebenarnya. Untuk itu, bank-bank di negara-negara Barat seharusnya mengadopsi konsep syariah, misalnya konsep surat berharga syariah yang dikenal dengan sebutan Sukuk untuk jaminan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Artikel itu menyebutkan, Sukuk bisa digunakan untuk membiayai industri otomotif atau membiayai pelaksanaan Olimpiade yang akan digelar di kota London. Pembagian keuntungan yang didapat dari Sukuk, bisa dijadikan alternatif untuk mendapatkan profit yang bisa membantu sektor otomotif dan investasi di bidang infrastruktur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena dalam konsep Sukuk, uang hanya diinvestasikan pada proyek-proyek yang konkrit dan keuntungannya dibagi rata pada semua pihak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Editor Obsservatore, Giovanni Maria Vian pada surat kabar Corriere della Sera mengatakan, setiap agama memiliki perhatian yang sama besar pada dimensi kemanusiaan dalam sektor perekonomian dan konsep ekonomi Islam sudah membuktikannya. (ln/mol/eramuslim)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/27272043-6136764762912199465?l=amirhady.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://amirhady.blogspot.com/feeds/6136764762912199465/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=27272043&amp;postID=6136764762912199465&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27272043/posts/default/6136764762912199465'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27272043/posts/default/6136764762912199465'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://amirhady.blogspot.com/2009/03/vatikan-himbau-industri-keuangan-barat.html' title='Vatikan Himbau Industri Keuangan Barat Adopsi Sistem Syariah Islam'/><author><name>PC MUHAMAMDIYAH ANGGANA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08640132165921001261</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/SjL338F4wKI/AAAAAAAAAeQ/nm8lZtosxrg/S220/amir+hady1.bmp'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/Sb510pI1ZjI/AAAAAAAAAZg/unXrk5uXtBg/s72-c/fxdwr7.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-27272043.post-7535305760367802283</id><published>2009-03-08T23:38:00.003+08:00</published><updated>2009-03-08T23:52:06.623+08:00</updated><title type='text'>YPO (Young President's Organizations) Belajar Islam</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/SbPpOxYNctI/AAAAAAAAAZQ/IHQlutVeUE0/s1600-h/syamsiali1.jpeg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 105px; height: 79px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_uIT1GbUS91U/SbPpOxYNctI/AAAAAAAAAZQ/IHQlutVeUE0/s400/syamsiali1.jpeg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5310844825582269138" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;font-size:100%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:85%;color:#000000;"&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;font-size:100%;"&gt;Kamis malam, 5 Maret kemarin, terjadi sebuah  hajatan akbar di Islamic Center New  York. Kelompok presiden-presiden muda yang tergabung  dalam sebuah perkumpulan yang disebut YPO (Young President's Organizations) atau  presiden muda organisasi-organisasi (profesional) dalam berbagai bidang  berkunjung ke Islamic Center. Kunjungan ini telah direncanakan secara  profesional sejak sekitar dua bulan lalu. Maksud kunjungan adalah untuk  melakukan dialog terbuka tentang Islam dan budaya Islam. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;font-size:100%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;font-size:100%;"&gt;Tidak kurang dari 125 presiden berbagai institusi,  termasuk presiden-presiden bisnis, media, dll., sangat antusias mendengarkan  paparan tentang Islam dari saya sendiri, Imam Faisal Abdur Rauf (Imam Masjid  Farah di NYC) dan Sr. Dalia Majid, penulis buku Who Speaks for Islam bersama Dr.  John Esposito dari DC. Bagi Islamic Center ini sebuah gebrakan luar biasa,  mengingat pesertanya adalah pimpinan-pimpinan berbagai institusi bergengsi di  kota New York dan sekiatarnya. Bahkan sebagian  adalah CEO beberapa perusahaan ternama dan berafiliasi ke Wall Street.  &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;font-size:100%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;font-size:100%;"&gt;Yang menarik, acara ini sebenarnya dilakukan atas  inisiatif Islamic Center dan Cordova Institute pimpinan Imam Faisal Abdur Rauf.  Tapi seluruh kebutuhan pendukung, termasuk katering makan malamnya ditanggung  oleh mereka. Bahkan, untuk penyajian makan malam, ruangan masjid Islamic Center  ruang dasar disulap menjadi sebuah restoran mewah. Semua didesign oleh sebuah  perusahaan katering yang bergengsi, namun dengan menu yang halal. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;font-size:100%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;Tiga Pertanyaan Utama&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;font-size:100%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;font-size:100%;"&gt;Acara dimulai dengan pembukaan oleh Presiden YPO,  yang pada intinya menyampaikan terima kasih tak terhingga kepada Islamic Center  atas kebaikannya menjadi tuan rumah dan mengundang anggota YPO untuk berdialog  tentang Islam. Menurutnya, sejak lama, dan khususnya setelah 11 September,  mereka sudah meniatkan untuk melakukan sebuah acara seperti ini. Tapi,  menurutnya lagi, tidak tahu bagaimana dan dari mana memulai. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;font-size:100%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;font-size:100%;"&gt;Presiden YPO, Mr. Cristian Dubb, menegaskan bahwa  banyak di antara anggota YPO yang sama sekali 'buta' tentang Islam. Dan,  menurutnya lagi, cenderung salah memahami segala sesuatu yang terkait dengan  berbagai peristiwa yang terjadi,. khususnya jika hal itu dikaitkan oleh orang  Islam (Muslim). "Saya merasa bersalah jika hal ini terjadi terus menerus dan  tidak ada usaha klarifikasi langsung dari pihak-pihak yang punya otoritas akan  hal tersebut", jelasnya. "Semoga langkah ini menjadi saksi bahwa kita tidak  terpenjara oleh persepsi kita sendiri, yang boleh jadi merupakan kejahilan  (ignorance) yang tidak dibenarkan (justified)", lanjutnya. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;font-size:100%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;font-size:100%;"&gt;Presiden YPO kemudian mempersilahkan saya untuk  menyampaikan 'ucapan selamat datang' (welcome remarks). Oleh karena saya adalah  salah seorang pembicara, saya hanya menyampaikan 'kebahagiaan atas kehormatan  yang diberikan kepada Islamic Center sebagai tuan rumah acara yang langka  tersebut'. Terima kasih kepada Cordova dan Imam Faisal, YPO president, dan juga  semua yang hadir. Saya tutup dengan mengatakan "I am trying to avoid my instinct  as an Imam". "As you know, for Imam, when you hand over the microphone to him,  he will not be able to stop speaking", kata saya disambut gelak tawa para  hadirin. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;font-size:100%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;font-size:100%;"&gt;Acara kemudian dilanjutkan dengan diskusi yang  dimoderatori oleh sekretaris YPO, Mr. Paul Bergmen (or Bergman). Tidak satu dari  kami bertiga yang diberikan kesempatan untuk menyampaikan kata pengantar  diskusi. Acara langsung dimulai dengan pertanyaan kepada setiap pembicara.  &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;font-size:100%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;font-size:100%;"&gt;Pertanyaan pertama ditujukan kepada Imam Faisal  mengenai apa artinya menjadi seorang Muslim. Dalam jawabannya, beliau  menyampaikan pokok-pokok Iman dan Islam (Rukun Iman dan rukum Islam). Tapi  tentunya dalam pembahasan yang cukup ilmiyah mendasar. Pada intinya beliau  menyampaikan bahwa untuk menjadi seorang Muslim, ada dua hal yang mutlak  terpenuhi, yaitu iman dan amal. Iman adalah ungkapan hati, sementara amal adalah  ungkapan anggota tubuh. Dankeduanya harus sejalan (seiya). Ketika amal  menunjukkan Islam, namun hati tidak setuju, maka disebut 'munafik'. Sebaliknya,  jika hati menyatakan Islam (submission), namun anggota tubuh menolak, makan ini  disebut "kefasikan". &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;font-size:100%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;font-size:100%;"&gt;Pertanyaan kedua ditujukan kepada saya sendiri.  'Imam, Ibnu Taimiyah in one of his books said that Jihad is so essential, and  even might be considered the sixth pillar of Islam. Could you tell us what does  jihad mean?'. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;font-size:100%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;font-size:100%;"&gt;'Barangkali dalam berbagai forum yang saya pernah  ikuti, pertanyaan tentang jihad memang selalu muncul', kataku memulai. Sayang  sekali, ketika kata jihad terdengar, yang pertama kali sampai dibenak mereka  yang mendengarkan kata itu adalah 'killings, bombings, wars, and so forth.  Persepsi ini, jelasku, sangat sempit, bahkan bisa dianggap 'misleading'.  &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;font-size:100%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;font-size:100%;"&gt;Saya katakan sempit karena konsep jihad jauh lebih  besar dan luas ketimbang perang. Perang hanya bagian kecil dan tempat perang  dalam konsepsi jihad memiliki kedudukan dengan segala keterbatasan. Yaitu di  saat situasi memaksa, dan ini memerlukan penjelasan tersendiri yang  komprehensif. Saya katakan 'misleading' karena kata jihad sangat tidak benar  untuk diterjemahkan dengan 'holy war'. Bahkan perintah untuk berjihad telah  diturunkan dalam Al Qur'an jauh sebelum ada perintah perang dalam sejarah Islam.  &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;font-size:100%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;font-size:100%;"&gt;Singkatnya, saya katakan, jihad merupakan perintah  sangat global untuk melakukan perjuangan dan kerja keras menuju kepada situasi  yang lebih baik. Baik itu pada tataran pribadi, kelurga, bangsa, maupun dalam  upaya menciptakan dunia yang lebih baik. Maka, kata jihad berarti "usaha  sungguh-sungguh dan profesional". &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;font-size:100%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;font-size:100%;"&gt;Usaha sungguh-sungguh dan profesional ini mencakup  tiga hal:&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;font-size:100%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;font-size:100%;"&gt;Satu: biljawarih; yaitu jihad dengan anggota tubuh  (physical involvement). Yaitu segala usaha yang sungguh dan profesional yang  menyangkut anggota tubuh untuk menciptakan situasi yang lebih baik dalam segala  skal kehidupan. Pebisnis Muslim yang sungguh-sungguh dan profesional (melakukan  berdasarkan ilmu dan hukum Islm yang benar), seperti jujur, tidak terlibat  dengan bisnis haram, dll., adalah mujahid dalam kategori ini. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;font-size:100%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;font-size:100%;"&gt;Perang dalam membela hak dan keadilan adalah  bagian penting dari sisi jihak bil jawarih ini. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;font-size:100%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;font-size:100%;"&gt;Dua: bil-aql; yaitu jihad dengan melibatkan  kecerdasan akal dan pemikiran. 'Knowledge in Islam is one of the two basic keys  for any action to be considered a worship', jelas saya. Menuntut ilmu adalah  perintah mendasar, dan bahkan ayat pertama yang turun kepada Rasulullah (SAW)  adalah perintah untuk 'berpikir atau membaca' (Iqra'). Maka, menuntut ilmu  adalah kewajiban bagi semua Muslim, pria maupun wanita. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;font-size:100%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;font-size:100%;"&gt;Tiga: bil-qalb; yaitu dengan hati dan nurani atau  dalam bahasa keseharian mungkin bisa disebutkan sebagai al-jihad ar-ruuhy  (spiritual struggle). 'This is the largest part, and in fact, the most important  jihad in our life', jelasku merujuk kepada statement yang mengatakan: "raja'na  minal jihad al-asghar ila al-jihad al-akbar". Bahkan ayat perintah untuk  berjihad akbar (wa jaahid-hum bihi jihaadan kabira) justeru turun di Mekah, jauh  sebelum diturunkan perintah perang. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;font-size:100%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;font-size:100%;"&gt;Kesimpulannya, jihad adalah mengerahkan segala  daya dan upaya secara sungguh-sungguh, terus menerus dan profesional dalam upaya  menciptakan keadaan yang lebih ahsan. Dari kezaliman kepada keadilan. Dari  kemiskinan kepada kemakmuran. Dari kejahilan kepada pengetahuan. Dari  kesemrawutan kepada kedisiplinan, dst., semua ini membutuhkan jihad yang  sungguh-sungguh. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;font-size:100%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;font-size:100%;"&gt;Pertanyaan ketiga ditujukan kepada Sr. Dalia  Majid. 'Dalia, what many are questioning around is that why we did not hear  strong voice of Muslims, especially Muslim scholars, condemning terrorism and  radicalism?'. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;font-size:100%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;font-size:100%;"&gt;Sr. Dalia yang memakai jilbab rapih itu menjawab  dengan sangat ilmiyah dan sistimatis. Intinya, beliau menyampaikan bahwa ada  beberapa alasan kenapa 'Muslim voices are not heard'. Maksud beliau, bukan  karena tidak ada atau kurang yang mengutuk terorisme, tapi kenapa suara-suara  yang mengutuk itu tidak didengar. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;font-size:100%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Time
